You are on page 1of 1

SATU bukti Islam sebagai agama yang menghargai akal dapat dibuktikan dari

banyaknya ayat-ayat Al-Quran, baik yang tersurat maupun tersirat memerintahkan


umatnya untuk berpikir dengan memperhatikan apa saja yang ada di dunia ini,
bahkan di dalam diri manusia itu sendiri.

Sebagaimana firman-Nya:

Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?. (QS
Adz-Dzariyat [51]: 21).

Dengan demikian, sungguh beruntung umat Islam, karena kitab sucinya justru
mendorongnya untuk mempergunakan akalnya secara maksimal guna mengetahui
hingga haqqul yaqinkebenaran ajaran Islam. Oleh karena itu seorang Muslim itu
idealnya adalah orang yang benar-benar memanfaatkan akalnya.