You are on page 1of 6

B.

ANALISA DATA
Nama : Ny. R No. RM : 01355760
Umur : 31 tahun Diagnosa Medis : Pansitopenia
No Hari/Tanggal
Data Fokus Masalah Etiologi TTD
. /Jam
1 Senin/24 DS : Nyeri akut Agen cidera
Pasien mengatakan nyeri berkurang pada persendian. Pasien
Oktober biologis
juga mengatakan saat ini sudah bisa berjalan walaupun masih
2016/10.00 Dona
dibantu suaminya
P : Nyeri pada persendian saat kambuh
Q : Senut-senut
R : Persendian
S:5
T : Hilang timbul
DO :
Pasien tampak lemas, kekuatan otot 4 (dapat bergerak dan
jatuh apabila diberikan tekanan yang kuat)
TTV : 120/85 mmHg
Suhu : 36,8C
Nadi : 90 x/menit
RR : 20 x/menit

2 Senin/24 DS : Intoleransi aktifitas Kelemahan


Pasien mengatakan tidak kuat untuk melakukan aktifitas
Oktober umum
sehari-hari karena sendi-sendi badanya nyeri. Pasien juga
2016/10.00 Dona
mengatakan tidak bisa berjalan saat penyakitnya kambuh
DO :
Pasien terlihat lemas
Didapatkan hasil laboraturium :
- Hemoglobin : 10.7 g/dl (Rendah)
- Hematokrit : 31 % (Rendah)
- Leukosit : 2.5 ribu/ul (Rendah)
- Trombosit : 116 ribu/ul (Rendah)
- Eritrosit : 3.58 juta/ul (Rendah)
Diagnosa medis : Pansitopenia

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis
2. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelemahan umum

D. RENCANA KEPERAWATAN
Nama : Ny. R No. RM : 01355760
Umur : 31 tahun Diagnosa Medis : Pansitopenia
No Tgl/Ja Diagnosa
NOC NIC Ttd
. m Keperawatan
Nyeri akut Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama Paint management
1. Observasi tanda-tanda vital dan
berhubungan 3x24 jam masalah nyeri akut dapat teratasi dengan
keadaan umum pasien
dengan agen kriteria hasil : Dona
2. Lakukan pengkajian nyeri secara
Pain control
cidera biologis
1. Nyeri berkurang menjadi skala 3 komprehensif meliputi lokasi,
2. Pasien tampak rileks karakteristik, awitan, durasi,
3. Tanda-tanda vital dalam rentang normal
intensitas dan faktor presipitasi
Tekanan Darah : 120/80 130/90 mmHg
3. Ajarkan penggunaan teknik non
Nadi : 80 100 x/menit
Respiratory Rate : 18 - 24 x/menit farmakologi (relaksasi nafas dalam)
Suhu 36,5 37,5 C 4. Berikan dukungan terhadap keluarga
5. Kolaborasi pemberian obat
Intoleransi Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama Energy Management
1. Observasi adanya pembatasan pasien
aktifitas 3x24 jam masalah intoleransi aktifitas teratasi
dalam melakukan aktifitas
berhubungan dengan kriteria hasil : Dona
2. Kaji faktor yang menyebabkan
Energy conversation
dengan
1. Berpartisipasi dalam aktifitas fisik tanpa disertai kelelahan
kelemahan
peningkatan tekanan darah, nadi dan RR
umum 2. Mampu melakukan aktivitas sehari-hari (ADLs)
secara mandiri

E. TINDAKAN KEPERAWATAN/IMPLEMENTASI
Nama : Ny. R No. RM : 01355760
Umur : 31 tahun Diagnosa Medis : Pansitopenia
Hari/Tgl/Jam No. Dx Implementasi Respon Ttd
Senin/24 1 1. Mengobservasi tanda-tanda vital S : Pasien mengatakan bersedia untuk ukur tanda-tanda vital
Oktober O : TTV : 120/85 mmHg, Suhu : 36,8C, Nadi : 90 x/menit,
2016 RR : 20 x/menit Dona
2. Melakukan pengkajian nyeri S : Pasien mengatakan nyeri berkurang pada persendian.
(PQRST) Pasien juga mengatakan saat ini sudah bisa berjalan
walaupun masih dibantu suaminya
P : Nyeri pada persendian saat kambuh
Q : Senut-senut
R : Persendian
S:6
T : Hilang timbul
O : Pasien terlihat lemas
S : Pasien mengatakan bisa melakukanya sendiri
O : Pasien terlihat mau mengikuti teknik relaksasi nafas
3. Mengajarkan teknik non farmakologi
dalam, pasien juga dapat melakukanya secara mandiri
(teknik relaksasi nafas dalam)
S : Keluarga pasien mengatakan mampu mengajari pasien
apabila pasien merasa nyeri
4. Memberikan dukungan terhadap
O : Keluarga pasien terlihat mampu mendampingi pasien
keluarga
untuk melakukan teknik relaksasi nafas dalam
Senin/24 2 1. Mengobservasi adanya pembatasan S : Pasien mengatakan tidak kuat untuk melakukan aktifitas
Oktober pasien dalam melakukan aktifitas sehari-hari karena sendi-sendi badanya nyeri. Pasien juga
2016 mengatakan tidak bisa berjalan saat penyakitnya kambuh Dona
O : Pasien terlihat lemas
S : Pasien mengatakan sendi-sendi badanya nyeri. Pasien
2. Mengkaji faktor yang menyebabkan
juga mengatakan tidak bisa berjalan saat penyakitnya
kelelahan
kambuh
O : Pasien terlihat lemas, diagnose medis : pensitopenia
Selasa/25 1 1. Mengobservasi tanda-tanda vital S : Pasien mengatakan bersedia untuk ukur tanda-tanda vital
Oktober O : TTV : 120/80 mmHg, Suhu : 36,9C, Nadi : 88 x/menit,
2016 RR : 18 x/menit Dona
2. Melakukan pengkajian nyeri S : Pasien mengatakan nyeri berkurang pada persendian.
(PQRST) Pasien juga mengatakan saat ini sudah bisa berjalan
walaupun masih dibantu suaminya
P : Nyeri pada persendian saat kambuh
Q : Senut-senut
R : Persendian
S:4
T : Hilang timbul
O : Pasien terlihat lemas
S : Pasien mengatakan bisa melakukanya sendiri
O : Pasien terlihat mau mengikuti teknik relaksasi nafas
3. Mengajarkan teknik non farmakologi
dalam, pasien juga dapat melakukanya secara mandiri
(teknik relaksasi nafas dalam)
S : Keluarga pasien mengatakan mampu mengajari pasien
apabila pasien merasa nyeri
4. Memberikan dukungan terhadap
O : Keluarga pasien terlihat mampu mendampingi pasien
keluarga
untuk melakukan teknik relaksasi nafas dalam
Rabu/26 2 1. Mengobservasi adanya pembatasan S : Pasien mengatakan tidak kuat untuk melakukan aktifitas
Oktober pasien dalam melakukan aktifitas sehari-hari karena sendi-sendi badanya nyeri. Pasien juga
2016 mengatakan tidak bisa berjalan saat penyakitnya kambuh Dona
O : Pasien terlihat lemas,
S : Pasien mengatakan sendi-sendi badanya nyeri. Pasien
2. Mengkaji faktor yang menyebabkan
juga mengatakan tidak bisa berjalan saat penyakitnya
kelelahan
kambuh
O : Pasien terlihat lemas, tetapi pasien sudah dapat berjalan
meski dibantu suaminya
F. EVALUASI
Nama : Ny. R No. RM : 01355760
Umur : 31 tahun Diagnosa Medis : Pansitopenia
No. Dx Hari/Tgl/Jam Evaluasi Ttd
1 Senin/24 Oktober 2016 S : Pasien mengatakan nyeri pada persendian sudah berkurang dari 6 menjadi 5
O : Senut-senut
A : Masalah teratasi sebagian
P : Lanjutkan interversi Dona
Memotifasi pasien untuk melakukan relaksasi nafas dalam secara mandiri
2 Senin/24 Oktober 2016 S : Pasien mengatakan tidak kuat untuk melakukan aktifitas sehari-hari karena sendi-sendi
badanya nyeri. Pasien juga mengatakan tidak bisa berjalan saat penyakitnya kambuh
O : Pasien terlihat lemas
Dona
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
Kolaborasi dengan dokter pemberian analgetik
1 Selasa/24 Oktober 2016 S : Pasien mengatakan nyeri pada persendian sudah berkurang dari 5 menjadi 4
O : Senut-senut
A : Masalah teratasi sebagian
P : Lanjutkan interversi Dona
Memotifasi pasien untuk melakukan relaksasi nafas dalam secara mandiri

2 Rabu/24 Oktober 2016 S : Pasien mengatakan sudah bisa berjalan meski dibantu suaminya
O : Pasien terlihat lemas
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi Dona
Kolaborasi dengan dokter pemberian analgetik