You are on page 1of 5

DIAGNOSA KEHAMILAN ( dr. Bambang wijanarko, Sp.

OG)

dr.Bambang Widjanarko, SpOG

Fak.Kedokteran UMJ Jakarta

Diagnosa kehamilan ditegakkan atas dasar :

1. Riwayat amenorea

2. Pembesaran uterus

3. Tes kehamilan positif

Keluhan subyektif lain yang mungkin terjadi selama kehamilan : mual dan muntah serta rasa
berat pada payudara.

Manifestasi kehamilan dapat dibagi menjadi :

Dugaan kehamilan (presumptive)

Kemungkinan kehamilan (probable)

Diagnosa pasti kehamilan (positive)

DUGAAN KEHAMILAN
Presumptive Diagnosis

Gejala:

1. Amenorea :

Berhentinya menstruasi disebabkan oleh kenaikan kadar estrogen dan progesteron yang
dihasilkan oleh corpus luteum

Mempunyai arti penting dalam dugaan kehamilan hanya bila siklus haid sebelumnya
berlangsung secara teratur dan spontan.

Selain kehamilan, amenorea juga dapat terjadi akibat : ketegangan emosional, penyakit
menahun, obat-obat opioid dan dopaminergik, penyakit endokrin dan tumor ginekologi
tertentu.
2. Mual dan muntah:

50% diderita oleh ibu hamil, mencapai puncak pada 8 12 minggu

Keluhan semakin berat pada pagi hari (morning sickness)

Derajat keluhan dipengaruhi oleh ketegangan emosi

Hiperemesis gravidarum : mual muntah disertai dengan dehidrasi dan ketonuria sehingga
mengganggu aktivitas keseharian pasien. Keadaan ini memerlukan perawatan intensif di
Rumah Sakit

Terapi emesis gravidarum sedang:

o Makan sedikit dan sering

o Dukungan emosional

o Vitamin B6 dosis tinggi dan Vitamin prenatal

o Anti muntah diberikan sebagai pilihan akhir

Keluhan mual disebabkan oleh kenaikan kadar hCG dimana pada trimester I kadar hCG
dapat mencapai 100 mIU/ml

3. Perubahan pada payudara:

Mastodinia (rasa tegang pada payudara).

Pembesaran kelenjar sebaseus sirkumlakteal (Montgomery tubercle) pada kehamilan 6


8 minggu akibat stimulasi hormonal.

Sekresi kolustrum setelah kehamilan 16 minggu.

Quickening. Persepsi gerakan janin pertama kali (pada multigravida 14 16 minggu; pada
primigravida 18- 20 minggu)

5. Perubahan pada traktus urinarius:

Iritabilitas vesika urinaria, sering berkemih dan nocturia

Infeksi traktus urinarius

Tanda:
1. Kenaikan suhu basal kenaikan suhu basal persisten selama 3 minggu.

2. Perubahan pada kulit:

o Chloasma gravidarum: setelah kehamilan 16 minggu kulit didaerah muka


menjadi gelap dan menjadi semakin gelap bila terkena sinar matahari.

Linea nigra: warna puting susu dan linea alba menjadi gelap akibat adanya
rangsangan oleh melanophore akibat peningkatan kadar MSH-melanocyte
stimulating hormon.

striae gravidarum: striae pada payudara dan abdomen akibat separasi jaringan kolagen yang
terlihat sebagai jaringan parut iregular. Diperkirakan akibat pengaruh hormon
adrenocorticosteroid dan nampak pada kehamilan lanjut.

Spider telengangiectasis : kelainan kulit akibat tingginya kadar estrogen sirkulasi yang juga
dapat terlihat pada kegagalan hepar.

KEMUNGKINAN KEHAMILAN-

Probable Diagnosis

1. Gejala: Gejala sama dengan yang sudah dijelaskan

2. Tanda

Organ panggul Terjadi sejumlah perubahan pada organ panggul yang dapat dirasakan oleh
dokter saat melakukan pemeriksaan vagina.

1.

1. Chadwicks sign: kongesti pembuluh darah yang menyebabkan perubahan warna


servik dan vagina yang kebiruan

2. Leukorea: peningkatan sekresi vagina yang terdiri dari sel epitel dan peningkatan
sekresi lendir servik akibat rangsangan hormon. Lendir servik yang disapukan
pada objek glas dan dibiarkan mengering tidak memperlihatkan gambaran daun
pakis tapi gambaran granular.

3. Ladins sign: pada minggu ke 6 terjadi pelunakan uterus dibagian mid-line


anterior sepanjang uterocervical junction
Hegars sign: Meluasnya daerah isthmus yang menjadi lunak, sehingga pada
pemeriksaan vaginal corpus uteri seolah terpisah dari bagian servik. Keadaan ini
dijumpai pada kehamilan 6-8 minggu.

Von Fernwalds sign: perlunakan fundus uteri yang iregular diatas lokasi implantasi pada
kehamilan 4 5 minggu. Bila kejadian ini terjadi pada bagian cornu (Piskaceks sign)
maka harus dibedakan dengan adanya leiomioma uteri atau kelainan uterus lain. Pada
kehamilan 10 minggu, uterus menjadi simeteris dan berukuran dua kali lipat.

1. Perubahan pada tulang dan ligamentum panggul: selama kehamilan tulang panggul dan
struktur ligamen mengalami sedikit perubahan. Terjadi relaksasi ringan pada sendi
simfsis pubis.

2. Pembesaran abdomen

Terjadi pembesaran abdomen secara progresif dari kehamilan 7 sampai 28 minggu. Pada minggu
16-22, pertumbuhan terjadi secara cepat dimana uterus keluar panggul dan mengisi rongga
abdomen.

3. Kontraksi uterus

Oleh karena uterus membesar, bentuk uterus menjadi globular dan sering mengalami dextro-
rotasi. Kontraksi uterus tanpa rasa sakit (Braxton Hicks contraction) mulai muncul pada
kehamilan 28 minggu dan biasanya menghilang bila dibawa berjalan-jalan. Kontraksi uterus
tersebut menjadi semakin kuat mendekati saat persalinan.

4. Balotemen

Pada kehamilan 16 20 minggu, dengan pemeriksaan bimanual dapat terasa adanya benda yang
melenting dalam uterus ( tubuh janin ).

MANIFESTASI POSITIF KEHAMILAN

Diagnosa kehamilan pasti didasarkan pada temuan objektif yang tidak selalu dapat ditemukan
pada trimester pertama.

A. Detik jantung janin

Detik jantung janin dapat terdengar dengan menggunakan fetoskop pada ibu yang
bertubuh langsing pada kehamilan 17 18 minggu.

Dengan tehnik Doppler, detik jantung janin dapat terdengar pada kehamilan 10 minggu.

B. Palpasi bagian janin


Bentuk tubuh janin sering dapat diperiksa melalui palpasi abdomen pada kehamilan lebih
dari 28 minggu.

Gerakan janin dapat dirasakan setelah kehamilan 18 minggu

C. Ultrasonografi

Tehnik ini sangat bermanfaat bagi pemantauan viabilitas janin.

Aktivitas jantung dapat dilihat pada kehamilan 5 6 minggu

Ekstrimitas janin terlihat pada kehamilan 7 8 minggu

Gerakan jari tangan terlihat pada kehamilan 9 10 minggu