You are on page 1of 2

Batu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Untuk hal lainnya, lihat Batu (disambiguasi).

Batuan yang terletak di tamanGarden of the Gods di Colorado Springs, Colorado, AS.

Dalam geologi, batu (tunggal) dan batuan (jamak) adalah benda padat yang tebuat secara alami
dari mineral dan atau mineraloid. Lapisan luar padat Bumi, litosfer, terbuat dari batuan. Dalam
batuan umumnya adalah tiga jenis, yaitu batuan beku, sedimen, dan metamorf. Penelitian ilmiah
batuan disebut petrologi, dan petrologi merupakan komponen penting dari geologi.
Dalam bangunan batuan biasanya dipakai pada pondasi bangunan untuk bangunan dengan
ketinggian kurang dari 10 meter, Batuan juga dipakai untuk memperindah fasade bangunan dengan
memberikan warna dan tekstur unik dari batu alam.

Jenis batuan[sunting | sunting sumber]

Batuan disepanjang sungai di dekatOros, Kosta Rika.

Batuan umumnya diklasifikasikan berdasarkan komposisi mineral dan kimia, dengan tekstur partikel
unsur dan oleh proses yang membentuk mereka. Ciri - ciri ini mengklasifikasikan batuan menjadi
beku, sedimen, dan metamorf. Mereka lebih diklasifikasikan berdasarkan ukuran partikel yang
membentuk mereka. Transformasi dari satu jenis batuan ke batuan yang lain digambarkan oleh
model geologi.
Pengkelasan ini dibuat dengan berdasarkan:

1. kandungan mineral yaitu jenis-jenis mineral yang terdapat di dalam batu ini.

2. tekstur batuan, yaitu ukuran dan bentuk hablur-hablur mineral di dalam batu

3. struktur batuan, yaitu susunan hablur mineral di dalam batu.

4. proses pembentukan
Batuan lepasan yang dapat kita temui di pinggir sungai.

Batuan secara umum biasanya dibagi menurut proses yang membentuknya, dan dengan itu dibagi
kepada tiga kumpulan yang besar yaitu:

1. batuan beku

2. batuan sedimen

3. batuna metamorf.
Batuan beku adalah batu yang terbentuk dari magma cair, batuan sedimen terbentuk dari endapan
sedimen dan tekanan bahan tertentu, dan batuan metamorf melalui salah satu dari dua cara yang
disebut terdahulu yang kemudian berubah akibat suhu dan tekanan. Dalam kasus-kasus di mana
bahan organik meninggalkan jejak dirinya pada batuan, hasil ini dikenali sebagai fosil.