You are on page 1of 4

Geomorfologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.

Rangkaian dari

Ilmu

Ilmu formal[tampilkan]

Ilmu fisik[tampilkan]

Ilmu kehidupan[tampilkan]

Ilmu sosial[tampilkan]

Ilmu terapan[tampilkan]

Antardisiplin[tampilkan]

Portal

Kategori

Cono de Arita, Salta (Argentina).

Geomorfologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang bentuk alam dan proses yang
membentuknya. Para ahli geomorfologi mencoba untuk memahami kenapa sebuah bentang alam
terlihat seperti itu, untuk memahami sejarah dan dinamika bentang alam, dan memprediksikan
perubahan pada masa depan dengan menggunakan kombinasi pengamatan lapangan, percobaan
dan modeling. Geomorfologi dipejari di geografi, geologi, geodesi, archaeology, dan teknik
kebumian.

Daftar isi
[sembunyikan]
1Proses Pembentuk Alam by Farrel Dyco

o 1.1Proses Fluvial

o 1.2Proses Aeolian

2Proses Aeolian adalah proses yang berhubungan dengan angin yang sebagai sumber
pembentuknya. Angin dapat mengikis, membawa dan mengumpulan material

o 2.1Proses Hillslope

o 2.2Proses Glacial

o 2.3Proses Tectonic

o 2.4Proses Igneous

o 2.5Proses Biological

3Kawasan Karst

o 3.1Morfologi Makro

o 3.2Morfologi mikro

Proses Pembentuk Alam by Farrel Dyco[sunting | sunting sumber]

Grand Canyon, Arizona

Proses pembentuk utama yang bertanggung jawab terhadap pembentukan topografi adalah angin,
ombak, cuaca, pergerakan tanah, aliran air, gletser, tektonik, dan vulkanik
Proses Fluvial[sunting | sunting sumber]
Proses fluvial adalah proses pembentukan alam yang berhubungan dengan pergerakan sedimen,
erosi dan endapan di sungai
Proses Aeolian[sunting | sunting sumber]
Dierosi oleh angin di Moab, Utah

Proses Aeolian adalah proses yang berhubungan dengan angin


yang sebagai sumber pembentuknya. Angin dapat mengikis,
membawa dan mengumpulan material[sunting | sunting sumber]
Proses Hillslope[sunting | sunting sumber]

Palo Duro Canyon, Texas

Tanah dan berbatuan bergerak ke bawah dengan adanya gaya gravitasi


Proses Glacial[sunting | sunting sumber]

Fitur bentang alam gletser

Pergerakan es dan gletser dapat mengakibatkan abrasi dan memindahkan bebatuan


Proses Tectonic[sunting | sunting sumber]
Proses Tectonic terjadi karena aktifitas tektonik
Proses Igneous[sunting | sunting sumber]
Proses Igneous sangat mempengaruhi terhadap geomorfologi, baik yang berasaal dari vulkanik
maupun dari tektonik
Proses Biological[sunting | sunting sumber]

Bendungan Beaver di Tierra del Fuego


Interaksi antara makhluk hidup dan bentuk alam dapat mempengaruhi proses pembentukan
geomorfologi