You are on page 1of 5

Potret Pemuda di Dalam Al Quran

*Mukaddimah
*Shalawat
*Wasiat Takwa
*Membaca Surah Al Quran (Ar Rum: 54)

Sidang Jumah Rahimakumullah


1. Hari ini tanggal 28 oktober merupakan hari yang bersejarah bagi

bangsa indonesia. Terutama bagi pemuda Indonesia. Karena hari ini

lahirlah sebuah sumpah yang biasa disebut sebagai sumpah pemuda.

Isi sumpah pemuda yang sudah sama sama kita hapal yaitu : Kami

putra dan putri indonesia mengaku bertumpah darah yang satu tanah

air Indonesia, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan menjunjung

bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Berdasarkan isi yang sangat

dalam tersebut sehingga Sumpah pemuda inilah yang menjadi tonggak

atau landasan awal persatuan bagi bangsa Indonesia untuk melawan

penjajah.
2. Sumpah Pemuda yang diikrarkan ssangat besar peranannya bagi

perjalanan bangsa Indonesia sehingga bangsa Indonesia bisa merdeka

dan tetap eksis hingga saat ini. Sumpah pemuda merupakan sebuah

produk yang muncul dari pelaksanaan Kongres Pemuda Kedua yang

dilangsungkan 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Kongres ini

diikuti oleh para pemuda yang berasal dari berbagai wakil organisasi

pemuda di Indonesia yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong

Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong

Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll.


3. Sungguh besar peranan pemuda pada saat itu. Tidak hanya sumpah

pemuda, tetapi banyak peristiwa pergerakan di Indonesia dimulai

dengan aksi para pemuda seperti Revolusi Agustus tahun 1945,


Peristiwa Malari, hingga penggulingan diktator Soeharto. Semuanya

dilakukan oleh para pemuda. Sehingga tidak berlebihan jika seorang

sastrawan besar indonesia yang bernama Pramoedya Ananta Toer

mengatakan bahwa sejarah Indonesia adalah sejarah pemuda

Indonesia.

Sidang Jumah Rahimakumullah


4. Al Quran mendefinisikan pemuda di dalam surah Ar Rum ayat 54. Yang

berbunyi

Sidang Jumah Rahimakumullah


Ayat tersebut secara umum menjelaskan perjalanan hidup manusia,

bahwa manusia pada awalnya diciptakan dalam keadaan lemah yaitu

pada massa bayi hingga balita. Kemudian beranjak dewasa, Allah

menjadikannya Kuat, setelah itu Allah menjadikan manusia lemah

kembali dan beruaban atau massa tua. Dari ayat tersebut, Al Quran

mendefinisikan pemuda bahwa pemuda adalah fase dimana manusia

dalam kuat. Kuat yang dimaksud adalah dalam banyak hal yaitu kuat

dalam hal fisik (jasmani), pemikiran (intelektualitas), dan Idealitas. Di

dalam ayat tersebut Al Quran tidak mengaitkan pemuda dengan usia.

Sehingga tidak dikatakan sebagai pemuda ketika seseorang dalam

massa hidupnya berada dalam kelemahan kendatipun umur orang

tersebut masih belia. Begitupun sebaliknya ketika seseorang sudah

berada dalam usia tua, namun masih kuat layaknya seorang pemuda

maka orang tersebut dapat dikatakan sebagai seorang pemuda.


Namun ayat tersebut juga seca eksplisit memberi kabar kepada kita

bahwa massa muda yang penuh dengan kekuatan dibatasi oleh dua

kelemahan. yaitu kelemahan pada massa balita dan orang tua. Artinya,

massa muda ini dibatasi oleh waktu. Namun banyak diantara pemuda

yang tidak sadar dan menyianyiakan massa mudanya. Massa muda

nya digunakan tidak digunakan untuk hal hal yang tidakbermanfaat,

seperti malas belajar, berperilaku buruk, pergaulan bebas, merokok,

dan lain sebagainya. Padahal massa muda ini, jika dimanfaatkan untuk

hal hal yang bermanfaat akan menjadi bekal dihari tua.

Sidang Jumah Rahimakumullah


5. Ada banyak kisah tentang pemuda yang diabadikan dalam Al Quran.

Yang dapat kita jadikan pelajaran untuk pemuda pada saat ini. Ada

kisah kisah pemuda yang tidak baik, agar menjadi pelajaran bagi kita

untuk tidak mengulanginya dan ada kisah yang baik yang juga menjadi

pelajaran agar kita mencontohnya.


Kisah pemuda yang pertama terdapat di dalam al quran surat QS Al

Maidah ayat 27 31 yang menceritakan tentang Qabil dan Habil. kakak

adik yang di usia remaja, Allah rekam jejaknya hingga hari ini kita dapat

mengambil hikmah sejarah darinya. Habil yang giat bekerja dan Qabil yang

malas bekerja. Qabil yang tidak senang kepada saudaranya Habil lantas

membunuh Habil, disanalah terjadi pembunuhan pertama manusia di Bumi.


Kisah yang kedua datang dari Kanan, Putra nabi Nuh AS, Kanan terpengaruh

lingkungan yang buruk, ia dididik masyarakatnya untuk membenci ayahnya

sendiri, mengutamakan egoisme, dan nafsu belaka, sehingga puncaknya, walau

kebenaran terlihat jelas di hadapan mata, yaitu terjadi banjir bandang dan air bah

menjangkau seluruh permukaan bumi tak akan ada yang selamat kecuali

menaiki bahtera Nabi Nuh, namun Kanan tetap menjauh dan mencela Ayahnya.

Kisah Kanan tersebut diabadikan oleh Allah di dalam QS Hud : 42.


Kisah yang ketiga adalah Kisah pemuda Sholeh yang bernama Nabi Ismail as.

Nabi Ismail as di usia remajanya sudah memiliki keimanan yang tinggi dengan

membenarkan mimpi nabi Ibrahim dan bersedia dikurbankan.


Nabi Ismail pada saat usia remajanya yang sholeh tidak serta merta terbentuk

dengan sendirinya. Ada peran ayah yang memang juga soleh di usia mudanya

yaitu Nabi Ibrahim as. Sebagai seorang Nabi.


Kita akan belajar dari kisah seorang Nabi Ibrahim muda yang diabadikan di

dalam Al Quran surat Al Anam : 74 83.

Sidang Jumah Rahimakumullah

Di dalam ayat tersebut dikisahkan bahwa Nabi Ibrahim menentang ayahnya yang bekerja

sebagai pembuat berhala. Nabi Ibrahim muda ketika itu berfikir bahwa berhala yang selama ini

disembah oleh kaumnya tidak dapat memberikan manfaat dan memberikan azab sedikit pun

sehingga Nabi Ibrahim berfikir bahwa yang disembah selama ini adalah salah. Inilah ciri

pertama dari seorang pemuda yang bernama Ibrahim, yaitu memiliki jiwa yang cerdas dan mau

berpikir kritis. Mampu menangkap adanya kesalahan yang dilakukan mayoritas masyarakat

ketika itu. Tidak hanya cerdas dan kritis, namun Nabi Ibrahim juga berani menentang ayahnya

karena sebuah kebenaran.

Sidang Jumah Rahimakumullah

Setelah Ibrahim Muda mengalami kegelisahan, akhirnya Nabi Ibrahim berfikir, siapa

sesungguhnya Tuhannya yang berhak disembah? Akhirnya Nabi Ibrahim melihat bintang pada

malam hari, sinarnya terang dan lebih hebat dari pada patung yang dibuat oleh ayahnya. Dia

berkeyakinan bahwa Bintang itu adalah Tuhannya. Namun ketika pagi menyingsing, bintang

yang ia bangga banggakan semalam mulai hilang dan digantikan oleh matahari. Ia melihat,

ukuran matahari lebih besar dan cahayanya lebih terang sehingga ia beranggapan bahwa

matahari ini lebih hebat dari pada bulan sehingga ia berpikir bahwa matahari lebih tepat

dijadikan tuhan daripada bintang. Namun ketika matahari terbenam, Nabi Ibrahim berkata,

"Wahai kaumku! Sungguh, aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. Aku hadapkan

wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan

(mengikuti) agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.

Sidang Jumah Rahimakumullah

Dari kisah tersebut dapat diambil hikmah bahwa Nabi Ibrahim memiliki jiwa yang solutif.

Berusaha mencari solusi terhadap permasalahan yang dia alami. Berusaha mencari jalan keluar

terhadap kegundahannya selama ini. Maka seorang pemuda juga seharusnya memiliki jiwa

solutif mencari solusi terhadap permasalahan tidak hanya yang ia alami namun juga

permasalahan yang terjadi di masyarakatnya ketika itu.

Masyarakat yang tidak terima terhadap kayakinan Nabi Ibrahim, berusaha membantah dan

melawannya termasuk bapaknya sendiri. Namun, Nabi Ibrahim dengan keteguhan hati tetap

berada dalam keimanan dan berusaha untuk menyadarkan masyarakat yang masih sesat.

Hingga suatu ketika Nabi Ibrahim berkesempatan untuk menghancurkan berhala yang berada
di mekah. Tidak membuang kesempatan tersebut, akhirnya nabi Ibrahim menghancurkan

seluruh berhala yang ada di sana dan menyisakan satu berhala yang paling besar. Nabi Ibrahim

menyisakan berhala tersebut dan menggantungkan kapak yang ia gunakan untuk

menghancurkan berhala pada berhala itu. Masyarakat yang mengetahi bahwa berhala

berhalanya dihancurkan oleh Nabi Ibrahim, langsung mendatangi Nabi Ibrahim dan meminta

nabi Ibrahim bertanggung jawab atas perbuatannya. Namun, dengan kecerdasan nabi Ibrahim,

ia berkata: Wahai kaumku, apakah engkau tidak melihat bahwa yang menghancurkan patung

itu adalah berhala yang paling besar yang memegang kapak. Kemudian kaumnya

menjawab.,Wahai Ibrahim, apakah kamu telah gila. Mana mungkin berhala itu mampu

menghancurkan berhala yang lain, ia tidak bisa bergerak dan berbuat apa apa. Kalau berhala

itu tidak bisa bergerak dan berbuat apa apa, mengapa masih kalian sembah? Bagai petir di

siang bolong ketika Masyarakat mendengar jawaban dari Nabi Ibrahim. Logika masyarakat

yang tadinya ingin menyerang Nabi Ibrahim, dibalik oleh Nabi Ibrahim sehingga masyarakat

yang tadberinya sesat menjadi sadar.

Sidang Jumah Rahimakumullah

Betapa Nabi Ibrahim muda dianugrahi oleh Allah sebuah kecerdasan yang mampu mengubah

dan mengarahkan masyarakat menuju jalan kebenaran.

Itulah beberapa hikmah yang dapat kita ambil sebagai pemuda saat ini dari seorang Ibrahim

Muda. Pertama, seorang pemuda harus menyadari bahwa masa muda yang ia miliki sangat

terbatas. Dibatasi oleh dua kelemahan, kelemahan balita dan kelemahan masa tua. Oleh karena

itu, jangan sia sia kan masa muda. Kedua seorang pemuda harus memiliki kecerdsan yang

baik, berpikir kritis, solutif, memiliki idealisme yang tinggi kepada kebenaran, dan berani

memperjuangkan kebenaran walaupun banyak yang menentang.

Demikian khutbah jumat yang dapat khotib sampaikan, semoga menjadi pelajaran dan hikmah

khusunya bagi khatib sendiri dan umumnya bagi para jamaah.

*Khutbah kedua.

*Mukaddimah
*Shalawat
*Wasiat Takwa
*Membaca Surah Al Quran
*Doa untuk kaum muslimin