You are on page 1of 3

Pencemaran tanah disebabkan oleh hasil pembuangan limbah yang mengandung bahan-

bahan anorganik yang sukar terurai dalam tanah seperti plastik, kaca, dan kaleng. Bahan-bahan ini
sukar diuraikan oleh organisme dan mengakibatkan produktivitas tanah akan berkurang.
Jika limbah atau sampah yang dibuang mudah terurai oleh mikroorganisme, bahan-bahan itu
akan mengalami proses pembusukan kemudian terurai dan menyatu dengan tanah sehingga tidak
menimbulkan pencemaran.
Dampak langsung akibat limbah yang dirasakan manusia adalah timbulnya bau yang tidak
sedap dan kotor. Dampak yang tidak langsung diantaranya tempat pembuangan limbah dapat
menjadi tempat berkembangnya organisme penyebab penyakit. Organisme ini dapat menyebabkan
pernyakit ataupun hanya sebagai vektor (pembawa) penyakit yang merugikan manusia.
Adapun penyakit yang dapat berkembang pada daerah berlimbah yang tidak terjada sanitasinya
sepertipes, kaki gajah, malaria, demam berdarah ataupun penyakit yang lain.

Pemanasan Global (Global Warming), adalah masalah sosial yang harus ditangani lebih serius lagi.
Dampak dari pemanasan global sudah sangat terasa dalam kehidupan sehari-hari. Pemanasan
Global (Global Warming) itu sendiri menurut kamus Wikipedia adalah suatu proses meningkatnya
suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah
meningkat 0.74 0.18 C (1.33 0.32 F) selama seratus tahun terakhir. Lapisan Atmosfer yang
terdiri dari lima lapisan, yaitu: Troposfer (lapisan paling bawah sekitar 8 km di kutub dan 18 km di
khatulistiwa), Stratosfer (letaknya di atas troposfer sampai ketinggian 50 km), Mesosfer (letaknya di
atas stratosfer pada ketinggian 50 km 75 km), Thermosfer/Ionosfer (letaknya di atas Mesosfer
pada ketinggian sekitar 75 km hingga 650 km, di lapisan ini tempat pemantulan gelombang radio
yang dipancarkan dari bumi untuk kemudian diterima di tempat lain) dan yang terakhir Lapisan
Eksosfer (letaknya di atas Thermosfer dan merupakan lapisan paling atas dari Atmosfer) mengalami
pemanasan akibat aktifitas manusia, sehingga Cuaca tidak menentu dan Iklim berubah-ubah.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/agus_oloan/nabung-pohon-yuk-rajin-tanam-pohon-di-
sekolah-sekolah-ini-menjadi-sekolah-berbasis-lingkungan-hidup-pembelajaran-yang-perlu-
ditiru_551f6af58133111b6e9de1ee

pohon yang menghasilkan oksigen ini bisa menghirup CO2 yang merupakan penyebab
utama dari global warming. Kalau kamu menanam banyak pohon, gas CO2 itu bisa
berubah menjadi oksigen. Kalau jumlah pohon yang kamu tanam ini semakin banyak,
semakin banyak pula kadar oksigen yang dihasilkan. Maka dari itu, Loopers harus
banyak menanam pohon ya demi kelangsungan kehidupan di masa depan.

kalau kamu menanam pohon, di musim semi kamu nggak perlu khawatir bakalan
merasa kekeringan. Pasalnya, pohon-pohon berdaun mirip jarum mampu
meningkatkan air tanah sebanyak 60 %, sedangkan pohon yang berdaun lebar akan
mengikat air tanah hingga 80 %. Maka dari itu, semakin banyak pohon, semakin baik
juga kualitas iar tanah pada daerah tersebut.

kalau di rumah kamu banyak pohon, otomatis udara yang ada di sekitar rumah kamu
bakalan sejuk dan teduh. Kalau kamu sedang bersantai di rumah, kamu nggak perlu
nyalain AC segala. Kamu tinggal buka jendela lalu bersantai. Loop yakin deh kamu
bakalan merasa sejuk, dingin karena angin yang dihembuskan dari pepohonan
tersebut. Kalau mau lebih sejuk lagi, kamu bisa langsung duduk bersantai dibawah
pepohonan tersebut.

Menjaga kesehatan lingkungan adalah berupa suatu kewajiban bagi setiap individu. Kesehatan
adalah anugerah dari Sang Pencipta dan lingkungan harus tetap dijaga agar kita dan keluarga juga
masyarakat sekitar kita terhindar dari penyakit akibat lingkungan kita yang kotor dan tidak bersih.
Karena kesehatan adalah hal yang tidak ternilai harganya.
Terkadang pada saat kita sehat, kita lupa akan nikmatnya menjadi sehat dan ketika sakit kita baru
akan tersadar dan merasakan betapa kesehatan itu sungguh sangat berharga.

Tubuh yang sehat bisa didapatkan dari berolahraga secara teratur, menkomsumsi makanan bergizi,
dan lingkungan yang sehat dan bersih. Lingkungan yang sehat terkadang sering tidak kita
perhatikan karena kesibukan dalam aktivitas kita masing-masing sehingga lingkungan sekitar tidak
dijaga kebersihannya. Akibat dari lingkungan yang tidak bersih atau tidak sehat dapat menimbulkan
berbagai macam penyakit, salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah demam berdarah (DBD)
karena dapat menyebabkan kematian. Demam berdarah ini biasanya terjadi akibat lingkungan
tempat tinggal yang tidak sehat.

Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk di dalamnya, debu,
sampah, dan bau. Di Indonesia, masalah kebersihan lingkungan selalu menjadi perdebatan dan
masalah yang berkembang. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan lingkungan setiap
tahunnya terus meningkat.

Kita harus tahu tentang manfaat menjaga kebersihan lingkungan, karena menjaga kebersihan
lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang aman,
bersih, sejuk dan sehat.