You are on page 1of 10

AZIZ GHARIB

Hadis yang diriwayatkan melalui Hadis yang diriwayatkan hanya


dua jalan sanad melalui satu jalan sanad

AHAD HADIST

Hadis yang jalan sanadnya kurang Sesuatu yang disandarkan kepada


dari derajat Mutawatir, hadis ahad Rasulullah Saw. baik berupa
ada yang shahih, hasan, dan dhaif. perkataan, perbuatan, dan
Yang termasuk ke dalam hadis taqrirnya.
ahad ialah hadis masyhur, hadis
HASAN
aziz, dan hadis ghorib.

Hadis yang diriwayatkan oleh


DHABIT
orang yang adil, sanadnya
Dia seorang perowi yang dhabit, bersambung, tidak janggal, tidak
artinya dia seorang periwayat terrdapat illat (cacat), akan tetapi
hadis yang kuat hapalannya. terdapat perowinya yang kurang
kuat hapalannya.
DHAIF
HAMMI
Hadis yang lemah
Hadis yang menerangkan
DIRAYATAN
keinginan kuat Rasulullah Saw.
akan tetapi tidak sempat
Ilmu untuk menetapkan sah atau
terealisasi.
tidaknya suatu riwayat.

KHABAR
FILIYYAH

Khabar secara bahasa artinya


Hadis yang menerangkan
berita, dan pengertiannya secara
keadaan/perbuatan Rasulullah Saw.
istilah para ulama berbeda
pendapat. Ada yang mengatakan Orang yang hidup sejaman dan
bahwa khabar adalah sesuatu yang bertemu dengan Rasulullah Saw,
datang dari Nabi, sahabat, dan mengimani dan membenarkan
tabiin. Ada pula yang mengatakan risalah Nabi (Islam).
bahwa khabar adalah sesuatu yang
SANAD
datang selain dari Nabi Saw.

Sandaran.
KIBARUT TABIIN

SHAHIH
Tabiin besar, yaitu tabiin yang
banyak meriwayatkan hadist dari
Hadits yang sah (tidak memiliki
sahabat, seperti: Basyir bin Nasikh
cacat) bisa diterima dan bisa
As-Sadusi, Abul Aswad Ad-Dili, Rib,I
dijadikan dalil. Karena diriwayatkan
bin Hirasy, Zaid bin Wahb Abu
oleh orang yang adil (taqwa),
Sulaiman Al-Kufi, Humaid bin Hilal
hapalannya baik, sanadnya
Al-adwi, Said bin Al-Musaiyyab.
bersambung, tidak bercacat, dan
tidak janggal.
MATAN

Isi hadis, lafal-lafal hadis.

MUDLAL

Hadis yang ditengah sanadnya


gugur dua orang rowi atau lebih.
Hadis ini tergolong hadis dhaif.

RIWAYATAN

Ilmu untuk membicarakan riawayat


yang sudah ditetapkan melalui Ilmu
Dirayatan.

SAHABAT
Yordan dan Al Karak, antara
pasukan Khulafaur Rasyidin yang
dikirim oleh Nabi Muhammad dan
tentara Kekaisaran Romawi Timur
Beranda
(Bashra).
Nyantri di Al-Badar

Pendidikan
Rasulullah saw berpesan kepada
Amal Usaha mereka : Yang bertindak sebagai
Amir (panglima perang) adalah
Penerimaan Santri 2016
Zaid bin Haritsa. Jika Zaid gugur,
Jafar bin Abu Thaalib
Ajakan Donasi
penggantinya, bila Jafar gugur,
Abdullah bin Rawahah
penggantinya. Dan jika Abdullah
Home / Ulumuddin / Kisah Islam /
bin Rawahah gugur maka
Kisah Perang Mutah
hendaklah kaum Muslimin memilih
penggantinya. Selanjutnya Nabi
Kisah Perang Mutah
saw mewasiatkan kepada mereka
agar sesampainya di sana mereka
mengajak kepada Islam dan jika
Posted by: Al-Badar 2 November
mereka menolak langsung
2016 65 Views
menyerang dengan meminta
pertolongan Allah.

Perang Mutah (bahasa Arab:


, )terjadi pada 629 M
Ibnu Ishaq berkata : Rasulullah saw
atau 5 Jumadil Awal 8 Hijriah),
bersama beberapa sahabatnya
dekat kampung yang bernama
mengucapkan selamat jalan
Mutah, di sebelah timur Sungai
kepada semua pasukan dan para Kemudian Abdullah bin Rawahah
komandan mereka ketika keluar mengatakan : Tetapi aku memohon
dari Madinah. Pada saat itu ampunan kepada ar-Rahman dan
Abdullah bin Rawahah menangis tebasan pedang yang mengakhiri
tersedu-sedu. Orang-orang kehidupan atau lemparan tombak
kemudian bertanya :Apa yang ke arah dada menembus lambung
menyebabkan anda menangis? Ia dan jantung Agar orang yang
menjawab: Demi Allah, bukan menziarahi pusaraku berdoa
karena saya cinta dunia juga bukan Semoga Allah melimpahkan
karena perpisahan dengan kalian , petunjuk dan karunia-Nyqa kepada
tetapi aku pernah mendengar orang yang telah berperang.
Rasulullah saw membaca salah
satu ayat al-Quran yang
menyebutkan nereka : Dan tidak
Setelah kaum Muslimin bergerak
ada seorang pun di antaramu,
meninggalkan Madinah, musuhpun
melainkan mendatangi nereka itu.
mendengar keberangkatan
Hal itu bagi Rabb-mu adalah suatu
mereka, kemudian mempersiapkan
kepastian ynag sudah ditetapkan.
pasukan besar guna menghadapi
(QS Maryam 71 )
kekuatan kaum Muslimin. Heraclius
mengerahkan lebih dari 100.000
Aku tidak tahu apakah akan
tentara Romawi sedangkan
kembali setelah mendatanginya.
Syurahbil bin Amer mengerahkan
Keitka pasukan itu berangkat,
100.000 tentara yang terdiri dari
kaum Muslimin mengucapkan
kabilah Lakham, Juzdan, Qain dan
doa :Semoga Allah menyertai
Bahra.
kalian, melindungi kalian, dan
mengembalikan kalian pulang
dalam keadaan baik-baik.
Mendengar berita ini, kaum
Muslimin kemudian berhenti
selama dua malam di daerah
bernama Muan guna merundingkan dari dua kebajikan : Menang atau
apa yang seharusnya dilakukan. mati syahid.
Beberapa orang diantaranya
berpendapat : Sebaiknya kita
menulis surat kepada Rasulullah
Pasukan kedua belah pihak
saw melaporkan kekuatan musuh.
bertemu di Kirk. Dari segi jumlah
Mungkin beliau akan menambah
personil dan senjata, kekuatan
kekuatan kita dengan pasukan
musuh jauh lebih besar dari
yang lebih besar lagi, atau
kekuatan kaum Muslimin. Zaid bin
memerintahkan sesuatu yang
Haritsah bersama kaum Muslimin
harus kita lakukan.
bertempur menghadapi musuh
hingga ia gugur di ujung tombak
musuh, kemudian Jafar mengambil
perang mu'tahTetapi Abdullah bin alih panji peperangan dan maju
Rawahah tidak menyetujui menerjang musuh dengna berani.
pendapat tersebut. Bahkan ia Di tengah sengitnya pertempuran
mengobarkan semangat pasukan ia turun dari kudangnya lalu
dengan ucapan berapi-api : Hai membunuh, melesat menerjang
saudara-saudara, kalian tidak pasukan Romawi seraya bersyair :
menyukai mati syahid yang Alangkah dekatnya surge
menjadi tujuan kita berangkat ke Harumnya semerbak dan segar
medan perang ini! Kita berperang minumannya
tidak mengandalkan banyaknya
Kita hujamkan siksa ke atas orang-
jumlah pasukan atau besarnya
orang Romawi yang kafir nun jauh
kekuatan, tetapi semata-mata
nasabnya Pastilah aku yang
berdasarkan agama yang
memeranginya Ia terus bertempur
dikaruniakan Allah kepada kita.
sampai tertebas oleh pedang orang
Karena itu marilah kita maju ! Tidak
Romawi yang memotong tubuhnya
ada pilihan lagi kecuali salah satu
menjadi dua. Di tubuhnya terdapat
lima puluh tusukan, semuanya di menyampaikan berita gugurnya
bagian depan. Zaid, Jafar dan Ibnu Rawahah
kepada mereka kemudian bersabda
:Zaid memegang panji kemudian
gugur. Panji itu diambil oleh Jafar
Kemudian panji peperangan
dan iapun gugur, Panji itu diambil
diambil alih oleh Abdullah
oleh ibnu Rawahah ia pun gugur
Rawahah. Ia maju memimpin
pula Saat itu beliau
pertempuran seraya bermadah :
meneteskan air mata seraya
Wahai jiwa, engkau harus terjun
melanjutkan sabdanya : ..akhirnya
dengan suka atau terpaksa Musuh-
panji itu diambil oleh pedang
musuh telah maju ke medan laga
Allah (Khalid bin Walid) dan
Tidakkah engkau rindukan surga.
akhirnya Allah mengaruniainya
Telah lama engkau hidup tenang.
kemenangan kepada mereka
Engkau hanya setetes air yang hina
(kaum Muslimin)
Ia terus bertempur sampai gugur
menjadi syahid. Kemudian kaum
Muslimin menyepakati Khalid bin
Walid sebagai panglima perang. Ia Dapat disimpulkan bahwa Khalid
kemudian menggempur musuh bin Walid mengatur strategi
hingga berhasil memukul mundur. dengan membawa mundur kaum
Pada saat itulah Khalid mengambil Muslimin dan bertahan. Kemudian
langkah strategis menarik keesokkan harinya ia mulai
tentaranya ke Madinah. mengubah posisi pasukan, yang
tadinya di sayap kanan
dipindahkan ke sayap kiri dan
sebaliknya, untuk memberikan
Imam Bukhari meriwayatkan dari
kesan kepada musuh kaum
Anas ra bahwa sebelum kaum
Muslimin mendapat bala bantuan.
Muslimin mendengar berita
Kemudian Khalid menyerang
tewasnya tiga panglima perang
mereka dan berhasil memukul
mereka, Rasulullah saw
mundur, tetapi Khalid tidak Beberapa hal yang dapat dipetik
mengejar mereka dan melihat sebagai pelajaran dari terjadinya
kembalinya kaum Muslimin (ke perang mutah, antara lain :
Madinah) merupakan pampasan
yang sangat besar.

Apabila seorang khalifah telah


melakukan pengangkatan
Menjelang masuk kota Madinah, beberapa Amir maka
mereka disambut oleh Rasulullah pengangkatan semuanyanya
saw dan anak-anak yang dinyatkan sah dalam waktu yang
berhamburan menjemput mereka. sama sekali secara serentak,
Rasulullah saw bersabda : Ambillah tetapit idak dilaksanakan kecuali
anak-anak dan gendonglah sesuatu urutan.
mereka. Berikanlah kepadaku anak
Disyariatkan ijtihad kaum
Jafar. Kemudian dibawalah
Muslimin dalam memilih Amir
Abdullah bin Jafar dan digendong
mereka, apabila Amir mereka tidak
oleh Nabi saw. Orang-orang
ada (meninggal). Atau seorang
meneriaki dengan ucapan: Wahai
Khalifah menyerahkan
orang-orang yang lari ! Kalian lari
pemilihannya kepada mereka.
di jalan Allah.Tetapi Rasulullah
saw membantah : Mereka tidak
Nabi saw menyampaikan berita
lari (dari medan perang) tetapi
gugurnya, Zaid, Jafar dan Ibnu
mundur untuk menyerang kembali
Rawahah kepada para sahabatnya
insya Allah.
seraya kedua matanya meneteskan
air mata, padahal jarak antara Nabi
saw dan pasukan kaum Muslimin
Pelajaran Dari Perang Mutah sangat jauh. Ini menunjukkan
bahwa Allah telah melipat bumi
untuk Nabi-Nya, sehingga beliau
bisa melihat keadaan kaum
Muslimin yang sedang berperang di ke Madinah. Mereka tidak lari (dari
perbatasan Syam dan peristiwa- medan perang) tetapi mereka
peristiwa yang dialami para mundur untuk menyerang balik
sahabatnya. insya Allah.

Khalid ra telah menunjukkan


suatu kegigihan yang sangat
mengagumkan. Imam Bukhri
meriwayatkan dari Khalid sendiri
bahwa ia berkata :Dalam perang
Mutah, sembilan bilah pedang
patah di tanganku kecuali sebilah
pedang kecil dari Yaman. Ibnu
Hajar berkata :Hadits ini
menunjukkan bahwa kaum
Muslimin telah banyak membunuh
musuh mereka. Ketika ucapan
kaum Muslimin kepada pasukan
mereka ketika kembali ke
Madinah .Wahai orang-orang yang
lari! Kalian lari di jalan Allah,
adalah karena mereka tidak
mengejar terus orang-orang
Romawi yang sudah kalah itu dan
meninggalkan daerah yang telah
direbut melalui peperangan, sebab
hal semacam ini tidak lumrah di
kalangan mereka dalam
peperangan-peperangan yang lain.
Khalid menilai cukup sampai
sebatas itu saja kemudian kembali