Вы находитесь на странице: 1из 6

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI PELAYANAN UKM PUSKESMAS LENEK

ASPEK KAJIAN
CAPAIAN/
KONDISI SAAT INI
STANDAR YANG DIGUNAKAN
ANALISA
-
-
-
- dasar belum berkualitas
- Ante
PERMASALAHAN PELAYANAN PUSKESMAS

Internal

Eksternal

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

Masih Rendahnya Cakupan Kunjungan Bayi

47,7%

50%
Rendahnya kunjungan rumah oleh bidan
Keterbatasanjumlahtenagakesehatan didesa
Kurangnya kesadaran ibu dan keluarga untuk memeriksakan kesehatan bayinya
Akses ke sarana kesehatan sulit terjangkau karenakondisiwilayah
Keterbatasan tenaga kesehatan di desa,
sehingga kunjungan rumahmasihrendah
Cakupan Pelayanan
Anak Balita

37,5%

50%
Rendahnya kunjungan rumah oleh bidan
Keterbatasanjumlahtenagakesehatan didesa
KurangnyapembinaanPosyanduoleh petugas
Masih rendahnya peran serta masyarakat dalam mengelola posyandu
Masih rendahnya kesadaran orang tua tentang manfaat posyandu
Keterbatasan tenaga dan kurangnya
pembinaan posyandu oleh tenagakesehatan
Balita GiziBuruk Mendapat Perawatan

Koordinasi lintas program PHBS belum menjadi kebutuhan Kualitas dan Kuantitas petugas
dalam penerapan PHBS belum masyarakat promkes masih kurang
terjalin dengan baik Masih adanya tradisi dan sarana penunjang penyebar
Kualitas dan kuantitas kebiasaan masyarakat yang luasan informasi PHBS masih
petugas Promkes dalam tidak sesuai dengan PHBS kurang
pembinaan PHBS masih kurang Pengetahuan dan kesadaran
Rumah Tangga Ber- PHBS 27,8 % Keterbatasan dana serta sarana Masyarakat untuk mebudayakan
70% dan prasarana penunjang PHBS masih rendah
penyebar luasan informasi Dukungan lintas sektor terkait
PHBS. masih rendah
PHBS belum menjadi prioritas

Koordinasi lintas program dalam Pemekaran desa yang cukup banyak Tenaga teknis belum semuanya terlatih
pembinaan posyandu belum terjalin dengan Banyaknya pengembangan posyandu baru Koordinasi petugas kesehatan didesa belum
baik sehingga banyak kader yang belum dilatih optimal
Kualitas dan kuantitas petugas Promkes Belum adanya pendanaan secara khusus dari Kualitas dan Kuantitas tenaga kesehatan
dalam pembinaan posyandu masih kurang desa khususnya petugas promkes masih kurang
Keterbatasan dana serta sarana dan Kurangnya sarana pendukung pelaksanaan
prasarana penunjang posyandu
kemandirian masyarakat dalam upaya
kesehatan masih rendah
Posyandu Aktif 80 % 80% Belum optimalnya keterlibatan pihak
swasta/LSM dalam kegiatan posyandu

10%

50%
Terlambatnyapenemuankasus
KeterlambatanmerujukkeRS
Rendahnyamonitoring dan evaluasi
Rendahnya pengetahuan orang tuadalam menemukan tanda-tanda gizi buruk
Kurangnya kepatuhan orang tua dalammengikutiprosesperawatan
Kurangpengetahuanibu dalam mengolahmakananbayi dalamrangka prosespemulihan
Penemuan dini kasus dan penanganan
lanjutan kasusgiziburukbelum optimal
Masih Rendahnya Penemuan dan Pelayanan Kesehatan Jiwa

4,7%

50%
kunjungan rumah oleh petugas
Kurang optimal penemuan oleh petugas
Jumlah tenaga yang terlatih jiwa masih rendah
Jumlah puskesmas dengan pelayanan poli jiwa masih kurang
Keterlibatan lintas sektor dalam penemuan kasus belum maksimal
Stigma jiwa di masyarakat masih tinggi.
Pemahaman keluarga dan masyarakat masih kurang
Pelayanan kesehatan jiwa belum optimal
Masih Rendahnya Penemuan Kasus Mata (Katarak) dan Operasi Katarak Sebagai PenyebabKebutaan
15,7%
50%
Dana yang belum mencukupi untuk screening dan operasi katarak
Kemampuan petugas untuk melakukan screening masih kurang

Pengetahuan masyarakat tentang penyakit katarak dan operasinya masih kurang


Pelayanan kesehatan mata belum optimal
Masih Rendahnya Cakupan Pelayan Kesehatan Gigi dan Mulut
30,3%
50%
Jumlah tenaga gigi masih kurang
Bahan habis pakai untuk perawatan gigi masih kurang
Belum ada dokter gigi
Peran lintas sektor masih kurang
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut belum optimal
Belum Optimalnya Pelayanan Kesehatan Batra dan Kesehatan Olehraga Di Puskesmas
0%
10%
Tenaga terlatih belum ada
Dana operasional belum tersedia
Peran lintas sektor masih kurang
Pelayanan kesehatan batra dan kesehatan olah raga belum optimal

Masih Rendahnya Penemuan BTA 16,7 % 50 % Rendahnya Penemuankasus Masih rendahnya kesadaran Pelayanan Kesehatan dasar
Positifyang Memenuhi secara masyarakat untuk memeriksakan belumyang
berkualitas memenuhi
dan belum
Persentase Rumah 1,7- % 42,5 % Survey Perumahan dan Lingkungan (SPL) Pengetahuan masyarakat tentang syarat-
Masih Rendahnya 100% Kualitas dan kuantitas serta jenis tenaga Belum semua masyarakat memahami Upaya pembinaan rumah
Keterjangauan akses danbelum
pemerataan
Syarat penemuan
Cakupan Kesehatan HIV/AIDS
Masih Rendah
Secara belum maksimal syarat rumah sehat masih rendah syarat kesehatan masih kurang
kesehatan yang kurang penyakit HIV/AIDS pelayanan kesehatan ke masyarakat belum
Masih Rendahnya Cakupan Penemuan Anggaran
Rendahnyauntuk Survey Perumahan
sosialisasi dan
petugas ke masyar Tidak
Kurangnya kesadaran
ada regulasi masyarakat
yang mengatur agar Keterbatasan tenaga kesehatan terlatih di
Penyakit Tidak Menular Secara Dini 3,3% 14 % Lingkungan (SPL)
Keterbatasan masih
jumlah kurang
tenaga kesehatan untuk memeriksakan kesehatan secara Puskesmas
masyarakat yang membangun
peran rumah
serta harus
Cakupan Pelayanan 41,8 % 50% Jumlah dan kualitas
Rendahnya tengarumah
kunjungan sanitasioleh bidan memenuhi
masih Masih rendahnya Keterbatasan tenaga dan kurangnya
Anak Balita kurang masyarakat syarat kesehatan
dalam mengelola pembinaan posyandu oleh tenaga kesehatan
Keterbatasan jumlah tenaga kesehatan di Kesadaran
posyandu masyarakat untk membangun
Penyebaran tenaga sanitasi di Puskesmas
desa rumah
Masih yang memenuhi
rendahnya syarat kesehatan
kesadaran orang tua
tidak merata, terutama untuk melakukan
Kurangnya pembinaan
Survey Perumahan danposyandu
Lingkunganoleh(SPL) tentangkurang
masih manfaat posyandu
11,6 % 42,5 % petugas
Pengetahuan
Upaya dan keterampilan
pengawasan dan perbaikanpetugas
kualitas Sumber matakoordinasi
Kurangnya air terbataslintas sektor, LSM, Upaya pengawasan dan perbaikan kualitas air belum
Akses Keluarga Menggunakan Air airmasih
belumrendah untuk melakukan Survey
maksimal Faktor geografis
swasta, dan topografi yang sangat
dan masyarakat maksimal
Perumahan dan Lingkungan (SPL)
Minum Masih Rendah Anggaran kurang untuk pengawasan dan sulit dijangkau air minum
Sarana transportasi petugas untuk
perbaikan kualitas air masih kurang Perlindungan dan pemelihraan sumber mata
melaksanakan Survey Perumahan dan
Tenaga sanitasi
Lingkungan masih
(SPL) kurang,
masih dan
terbatas air sangat kurang

Program kesehatan Lansia merupakan Kurangnya dukungan pendanaan progran Upaya pelayanan kesehatan lansia belum berjalan
program pengembangan lansia optimal
Tidak semua dusun memiliki posyandu lansia Kurangnya kerjasama lintas program dan
Rendahnya Cakupan Pelayanan Kegiatan Posyandu Santun Lansia belum lintas sektoral
Kesehatan bagi Lansia 47,1% 50 % berjalan sesuai standar
Kesadaran masyarakat tentang pentingnya
Jangkauan program terbatas
posyandu lansia masih kurang
Belum tersedia kader posyandu lansia
terlatih

Lenek. 02 Juli 2016


Mengetahui Ketua Manajemen Mutu Puskesmas Lenek
Kepala Puskesmas Lenek
Jalaludin Sayuti, SKM. MPH H. Herry Syamsul Wara, S.Kep.
Nip. 19751231 199803 1 013 Nip. 19781028 200701 1 009