You are on page 1of 3

SOAL OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT NASIONAL (OSN) 2007

Bidang Studi: Fisika


Tingkat: SMA
Waktu: 4 Jam

1. (nilai 20)
A. Sebuah mobil bergerak menuruni suatu jalan yang miring (dengan sudut
kemiringan terhadap horisontal) dengan percepatan a. Di dalam mobil terdapat
sebuah bandul bermassa m dengan panjang tali l. Hitung periode osilasi bandul
dalam mobil ini. Nyatakan dalam l,a,g, dan . (nilai 5)
B. Sebuah truk yang mula-mula diam dipercepat ke kanan sampai suatu kecepatan
v0 dalam waktu t. energi mekanik diperoleh dari perubahan energi kimia bahan
baker. Hal ini terlihat jelas dari penurunan bahan baker dalam mobil. Menurut
pengamat yang bergerak ke kanan dengan kecepatan v0, truk mula-mula
terlihat bergerak ke kiri dengan kecepatan v0 dan setelah selang waktu t,
kecepatan mobil menjadi v0 ke kanan. Bagi pengamat tersebut, energi mekanik
mobil tidak berubah, tetapi tetap saja jumlah bensin mobil menurun. Ke manakah
hilangnya energi bensin ini menurut pengamat yang bergerak ini? (nilai 5)
C. Di belakang sebuah truk terdapat suatu batang dengan massa m dan panjang l
yang bersandar di dinding belakang truk. Sudut antara batang dengan lantai truk
adalah . Jika lantai dan dinding truk licin, berapakah percepatan yang dibutuhkan
oleh truk agar batang tidak terpeleset? Nyatakan dalam g dan . (nilai 5)
D. Sebuah kereta bergerak dengan kecepatan konstan v0. di dalam kereta ini ada
sebuah bandul seperti ditunjukkan pada gambar. Panjang bandul adalah R dengan
massa m dan mula-mula bandul diam relatif terhadap kereta. Tinjau 3 kasus:
i. Ketika m pada posisi A, kereta mulai diperlambat dengan perambatan tetap
sebesar a. Mungkinkah m bergerak mencapai posisi C mengikuti lintasan garis
putus-putus pada gambar? Jika mungkin apakah syaratnya? (ingat bahwa a
bukan sesaat, tetapi sepanjang waktu). (nilai 1,5)
ii. Kereta diperlambat dengan perlambatan tetap sebesar a saat m pada posisi A
hingga m pada posisi B. Agar m bisa mencapai posisi C, berapakah nilai
minimum a? (nyatakan dalam g). ( nilai 2)
iii. Ketika m pada posisi A, kereta direm mendadak sampai kecepatannya
seketika menjadi 0. berapakah nilai minimal v0 agar m bisa mencapai posisi
C? (natakan dalam g dan R). (nilai 1,5)

vo
2. (nilai 20)
A. Dua buah manik-manik masing-masing
massanya m diletakkan di puncak sebuah
hoop licin tanpa gesekan bermassa M dan
berjari-jari R. Hop diletakkan di atas lantai.
Manik-manik diberi gangguan yang sangat
kecil, sehingga meluncur ke bawah, satu ke
kiri dan satu ke kanan. Tentukan nilai
minimum m/M sehingga hoop akan terangkat.
(nilai 10)
B. Pada gambar di samping, balok bermassa m
dan silinder bermassa M, sedangkan pegas tak
bermassa dengan konstanta pegas k. Tidak ada
gesekan antara balok m dengan lantai, namun
ada gesekan antara lantai dengan silinder,
cukup besar sehingga menggelinding tanpa
slip. Panjang mula-mula pegas L. Silinder
ditarik menjauh dari m sehingga panjang
pegas bertambah sebesar A. Mula-mula semua
sistem diam, kemudian sistem dilepas. Hitung
percepatan pusat massa sistem. Nyatakan
D C
dalam k, A, m, dan M. (nilai 10)
3. (nilai 20)
Enam batang identik (masing-masing memiliki
massa m, panjang l, dan momen inersia 1/12 ml2)
dihubungka membentuk suatu hexagon. Hexagon E B
ini diletakkan di atas permukaan licin. Titik
sambung (A, B, C, D, E, dan F) bebas bergerak.
Saat t=0, batang FA dipukul dengan suatu impuls I
sedemikian sehingga FA bergerak dengan F A
kecepatan v1. karena impuls persis diberikan di
tengah-tengah batang FA, maka seluruh sistem
akan bergerak secara simetris.
A. Anggap kecepatan batang FA = v1 dan kecepatan batang DC = v2. hitung
kecepatan titik B arah x dan arah y. Nyatakan dalm v1 dan v2 (nilai 3). Dari
jawaban ini, hitung juga kecepatan pusat massa batang AB dan batang BC,
masing-masing dalam arah x dan y (nyatakan dalam v1 dan v2)(nilai 4). Hitung
juga hubungan antara = d/dt dengan v1, v2, dan l (nilai 2).
B. Pada setiap titik sambung A, B, C, D, E, dan F muncul impuls sebagai respon dari
impuls I. Impuls titik A dinyatakan dalam arah x dan y. Demikian juga untuk titik
B, C, D, E, dan F. Gambarkan arah impuls pada batang FA, AB, BC, dan DC.
(nilai 3)
C. Tulis persamaan gerak batang FA (hanya dalam arah y saja). (nilai 1)
D. Tulis persamaan gerak batang AB (arah x, y, juga rotasi). (nilai 3)
E. Tulis persaman gerak batang BC (arah x, y, juga rotasi). (nilai 3)
F. Tulis persamaan gerak batang DC (arah y saja). (nilai 1)
4. (nilai 10)
Pada sebuah bidang miring dengan kemiringan terhadap bidang datar dipasang
banyak sekali roda berbentuk silinder dengan massa m dan jari-jari r. Permukaan roda
dilapisi karet dan jarak antara roda adalah d. Sebuah balok bermassa M dilepas di atas
bidang miring dan meluncur turun di atas bidang miring ini. Anggap dimensi balok
jauh lebih besar daripada d. Karena adanya lapisan karet, maka ada gesekan antara
balok dan roda. Setelah beberapa saat balok M mencapai kecepatan terminal. Hitung
kecepatan terminal massa M (nyatakan dalam d, M, m, g, dan ).
5. (nilai 10)
Perhatikan gambar di samping. Dua buah dumb-
bell bergerak sambil mendekat dengan
kecepatan masing-masing v. Setiap dumb-bell
terdiri dari dua massa m yang terpisah pada
jarak 2l oleh suatu batang tak bermassa. Mula- v
mula keduanya tidak beroasi sama sekali. Saat
t=0 keduanya bertumbukan secara elastis
sempurna.
A. Jelaskan arah dan kelajuan masing-masing
massa dumb-bell. (nilai 4) v
B. Anggap tumbukan terjadi di titik koordinat
(0,0). Gambar grafik posisi y(x) untuk setiap
masa. (nilai 6).