You are on page 1of 3

Tugas 3 : Membuat Artikel Ekonomi

Anggaran APBN Indonesia Defisit? Apa Itu Tax Amnesty Dan Dubungannya Dengan
Defisit?

APBN setiap tahunnya diharapkan dapat mendukung pencapaian berbagai sasaran


pembangunan secara lebih efektif, efisien, dan berkualitas. Namun kenyataanya telah terjadi
defisit anggaran APBN 2016 terhadap PDB sebesar 2,15 %. Bisakah pemerintah menangani
permasalahan defisit yang seringkali menghantui keuangan negara? Bagaimanakah cara
pemerintah mengatasi defisit tersebut? Apa saja upaya yang dilakukan pemerintah untuk
memperkecil angka defisit atau bahkan membuat anggaran APBN surplus terhadap PDB? Itulah
beberapa pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh masyarakat.
Sudah seringkali pemerintah harus dihadapkan dengan masalah defisit anggaran APBN,
ditambah lagi dengan tanggungan hutang pemerintah yang masih ambigu apakah sudah terlunasi
atau belum. Namun, sebenarnya apa yang sering menjadi penyebab defisit suatu anggaran APBN
itu sendiri. Penyebab suatu anggaran APBN mengalami defisit seringkali dikarenakan masih
terdapat selisih antara belanja negara dengan pendapatan. Saat ini saja selisih belanja negara
dengan pendapatan negara sebesar 273,2 triliun. Meskipun terdapat penurunan pendapatan
sebesar 25,6 triliun terhadap RAPBN 2016 dan menurunnya belanja negara sebesar 25,6 triliun
terhadap RAPBN 2016 pula. Tetapi tetap saja jumlah belanja negara lebih besar dari pendapatan
negara.
Tetapi berpendapat Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo yang melihat
konsolidasi dari fiskal, memperkirakan defisit tidak akan melebihi 3%. Defisit anggaran tidak
akan menembus 3% hingga akhir 2016. Karena pemerintah akan terus melakukan kebijakan-
kebijakan untuk mencegahnya. Pemerintah akan mengambil beberapa kebijkan fiskal yang
arahnya ditujukan untuk menguatkan pengelolaan fiskal dalam rangka memperkokoh
fundamental pembangunan dan pertumbuhan ekonomi berkualitas. Strategi yang ditempuh yaitu
memperkuat stimulus yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan penguatan
daya saing, meningkatkan ketahanan fiskal dan menjaga terlaksananya program-program
prioritas di tengah tantangan perekonomian global, mengendalikan risiko dan menjaga
kesinambungan fiskal dalam jangka menengah dan panjang dan mengendalikan resiko serta
menjaga kesinambungan fiskal dalam jangka menengah dan panjang.
Seharusnya anggaran APBN Indonesia terhadap PDB tidak defisit, agar APBN dapat
memenuhi 6 fungsinya serta dapat mencapai tujuannya. Untuk menutup defisit, pemerintah
melakukan beberapa kebijakan fiskal. Salah satunya dengan tax amnesty yang baru saja
diberlakukan. Apa itu Tax Amnesty? Tax Amnesty adalah program pengampunan yang diberikan
oleh Pemerintah kepada Wajib Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan, Wajib Pajak yang
bergerak di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM), Orang Pribadi atau Badan yang
belum menjadi Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak yang seharusnya terutang, penghapusan
sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta
yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan dalam SPT, dengan cara
melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan.
Kemudian apa keuntungan dari tax amnesty untuk anggaran RAPBN 2016 yang defisit
terhadap PDB? Jawabannya adalah penerimaan akan bertambah dalam APBN, baik di tahun
2016 atau tahun-tahun sesudahnya yang akan membuat APBN kita lebih sustainable atau
berkelanjutan. Selain APBN akan lebih sustainable, kemampuan pemerintah untuk belanja juga
akan semakin besar sehingga otomatis mungkin dapat menutup defisit anggaran APBN dan juga
akan banyak membantu program-program pembangunan tidak hanya infrastruktur saja tapi juga
perbaikan kesejahteraan masyarakat. Selain itu tax amnesty tahun ini dan seterusnya juga akan
sangat membantu upaya pemerintah dalam memperbaiki kondisi perekonomian, pembangunan
dan mengurangi pengangguran, mengurangi kemiskinan serta memperbaiki ketimpangan.
Dengan diberlakukannya kebijakan baru ini masih timbul kesalahpahaman tentang
kebijakan dalam tax amnesty selain dari penghapusan sanksi pajak. Masyarakat yang masih
belum sepenuhnya paham dengan kebijakan tax amnesty beranggapan semua yang mengikuti tax
amnesty adalah wajib pajak yang nakal. Padahal tidak, dapat diklarifikasi bahwa tidak semua
yang ikut amnesty adalah Wajib Pajak yang nakal karena uang yang ditebus sebesar 2% itu tidak
sama dengan tarif pajak normal yang sekarang ini sebesar 25% kalau untuk badan, atau 30%
untuk orang. Mengapa demikian? Karena tarif pajak dikenakannya terhadap pendapatan bukan
aset, sedangkan untuk yang 2% itu dikenakan terhadap aset. Jadi berbeda, karena jumlah aset
pasti jauh lebih besar dari pada pendapatan sehingga sebenarnya yang dibayarkan oleh para
peminta amnesty ini cukup besar karena yang dilihat adalah asetnya bukan dari pendapatannya.
Kedua, uang tebus ini bukan tarif pajak normal, uang tebus ini adalah uang persentase terhadap
aset yang belum pernah dilaporkan, sedangkan tarif pajak normal dikalikan
dengan pendapatan yang diterima perorangan dalam setahun.
Meski demikian kebijakan baru ini tidak langsung diterima masyarakat, masih terdapat
pro dan kontra. Padahal jika dilihat dari sisi lain di luar kebijakan fiskal atau pajaknya, kebijakan
amnesty ini diharapkan dapat membantu stabilitas ekonomi makro Indonesia dengan diikutinya
repatriasi sebagian atau keseluruhan aset orang Indonesia di luar negeri. Apakah itu dilihat dari
nilai tukar rupiah, apakah itu dilihat dari cadangan devisa, apakah itu dilihat dari neraca
pembayaran kita atau bahkan sampai kepada likuiditas dari perbankan. Jadi dapat dilihat bahwa
kebijakan ini sangat tepat karena dampaknya bersifat makro, menyeluruh dan fundamental bagi
perekonomian Indonesia. Dari sisi lain manfaat Tax Amnesty seperti yang diungkap oleh Dirjen
Pajak Ken Dwijugiasteadi tax amnesty dapat membuat investasi meningkat, di mana investasi
membuat pertumbuhan ekonomi naik, dapat menyerap tenaga kerja, dan menciptakan keadilan
bagi masyarakat. Kalau orang lain mempunyai uang kemudian menciptakan lapangan kerjaan,
maka itu bisa disebut sebuah keadilan bagi masyarakat.
Namun suatu kebijakan yang dibuat tidak semata-mata langsung dapat berjalan lancar,
pasti terdapat suatu hambatan dan tantangan dalam pelaksanaanya. Selain dari masyarakat
sendiri yang masih pro dan kontra terhadap kebijakan ini dan masih awamnya dengan kebijakan
ini, masih juga terdapat beberapa hambatan lain dari luar, yaitu kepentingan asing. Karena
dengan kita melakukan tax amnesty apalagi dengan jumkah repatriasi yang cukup banyak maka
akan ada beberapa negara yang selama ini diuntungkan dengan adanya uang Indonesia di luar
negeri kemudian harus mengalami kerugian atau dampak negatif dari adanya tax amnesty ini.
Jadi mungkin mereka dapat melakukan berbagai cara untuk mempengaruhi opini masyarakat
Indonesia khususnya mereka yang menaruh sebagian besar uangnya di luar negeri. Kemungkinan
yang lain adalah salah pengertian karena di awal sempat ada ide total amnesty, yang langsung
menghapuskan semua jenis tindak pidana. Perlu ditegaskan bahwa yang ada di Undang-Undang
Pegampunan Pajak sesuai namanya, yang dihapuskan hanya pelangaran di bidang pajak saja
tidak bisa mengampuni atau menghapuskan pelanggaran di bidang lainnya.
Amnesty pajak paling lama berlaku sampai akhir tahun ini, sangat sebentar, bukan waktu
yang lama. Jadi setelah amnesty sampai menjelang 2018 Sepember, setelah kebijakan amnesty
dilakukan, pemerintah akan melakukan program yang namanya Voluntary Declaration. Yaitu
mereka dipersilahkan untuk melaporkan aset yang sama yang belum terlaporkan
secara sengaja tapi dengan tarifnya yang normal, dengan diberikan tahun bebas sanksi pada
2017. Jadi kesimpulannya, pemerintah membuat kebijakan ini dengan pemikiran yang matang
dan dengan tujuan yang baik untuk kepentingan bersama bukan untuk kepentingan golongan.
Jadi sebagai warga negara yang menginginkan perubahan alangkah baiknya kita mendukung dan
mengikuti kebijakan tersebut untuk kebaikan perekonomian Indonesia.

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3299898/defisit-apbn-2016-melebar-bi-jamin-
tak-sampai-3
http://bisnis.liputan6.com/read/2574916/ini-manfaat-tax-amnesty-bagi-masyarakat