You are on page 1of 2

Sabtu, 01 Oktober 2016 09:58

Wabah Jamur Serang Lahan Merica

WONOGIRI Diserang jamur, tanaman merica di Karangtengah mendadak mati. Dinas


Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Wonogiri pun mengakui sejak 2015 terjadi wabah
jamur.

Petani merica Jumari, asal Desa Jeblogan, Kecamatan Karangtengah saat acara sambang
kecamatan beberapa waktu lalu di Kecamatan Karangtengah mengatakan hampir setiap
kepala keluarga di desanya menanam merica sebagai penghasilan tambahan. Namun, sepekan
belakangan tanaman merica mati mendadak. Kita tidak tahu, mendadak tanaman jadi mati,
kata Jumari, beberapa waktu lalu.

Menurut Jumari, tanaman merica mendadak mati dalam waktu empat hari. Diawali dengan
tanaman layu, kering dan kemudian mati. Maka sebagai petani kami mohon bimbingan dari
pemerintah. Ini penyakit apa dan bagaimana mengatasinya, ujarnya.

Kepala Dishutbun Wonogiri Gatot Siswoyo mengakui bahwa sejak akhir 2015, telah terjadi
wabah jamur yang menyerang tanaman merica di Karangtengah dan Manyaran. Hal tersebut
telah diantisipasi dengan menerjunkan Petugas Penyuluh Lapangan untuk sosialisasi dan
pendataan.

Serangan jamur busuk pangkal batang. Akibatnya tanaman layu, daun mengering
Pangkal batang manjadi busuk lalu mati. Untuk kerugian belum dihitung, kata Gatot melalui
sambungan teleponnya, Jumat (30/9).

Menurut Gatot, untuk tahun ini segera dibantu pengobatan bagi petani yang terserang hama.
Namun, bagi yang telah terserang bisa langsung melakukan tindakan sendiri dengan membuat
parit dan membakar tanaman yang telah mati. Nanti kita berikan tanaman dengan varietas
yang tahan hama. Kemudian yang sudah terserang bisa membuat parit karena jamur mudah
menyerang melalui serangga, terangnya. (kwl/bun)

http://radarsolo.jawapos.com/read/2016/10/01/4039/wabah-jamur-serang-lahan-merica
Jamur

Pada suatu hari, ridho dan teman-temannya melakukan pengamatan di suatu hutan. Disana
terdapat berbagai macam organisme