Вы находитесь на странице: 1из 4

MIRINGITIS BULOSA

2.8 Diagnosis Banding : 1

Komplikasi otitis media


Penyakit inflamasi telinga luar
Penyakit infeksi telinga luar, Otitis eksterna
Otitis eksterna maligna
Perforasi membran timpani
Otitis media efusi
Herpes zoster otikus (Sindrom Ramsay-Hunt)

Sindrom Ramsay Hunt harus dibedakan dengan miringitis akut. Pada sindrom Ramsay Hunt, ada
paralisis saraf perifer pada wajah, yang disertai dengan ruam vesikuler erimatosa di telinga (oticus
zoster) atau di dalam mulut, dan lepuh terlihat dalam banyak kasus di daerah antiheliks, fosa
antiheliks dan luboles. Dalam beberapa kasus lepuhan juga terlihat pada liang telinga. Penyebab dari
sindrom ini adalah virus varisela zoster. 1

2.9 Penatalaksaan 1,2,3,4

Membersihkan liang telinga dari kotoran, irigasi liang telinga untuk membuang debris
(kontraindikasi bila membran timpani perforasi). Bisa juga dilakukan timpanosentesis yaitu pungsi
kecil yang dibuat d membran timpani dengan sebuah jarum untuk bisa masuk ke telinga tengah,
prosedur ini dilakukan untuk kultur mikroorganisme dan mengetahui penyebab dari miringitis
bulosa. Selain itu juga bisa dilakukan miringotomi.

Miringotomi atau insisi bula, pada beberapa dekade terakhir telah direkomendasikan
sebagai terapi pilihan. Namun beberapa penelitian mengatakan bahwa miringotomi dapat
meningkatkan resiko infeksi sekunder pada telinga tengah. Miringotomi adalah tindakan insisi pada
pars tensa membran timpani agar terjadi drainase sekret dari telinga tengah ke telinga luar.

Miringotomi merupakan tindakan pembedahan kecil yang dilakukan dengan syarat tindakan
ini harus dilakukan secara a-vue (dilihat langsung), anak harus tenang dan dapat dikuasai, sehingga
membran timpani dapat dilihat dengan baik. Lokasi miringotomi ialah di kuadran postero-inferior.
Untuk tindakan ini haruslah memakai lampu kepala yang mempunyai sinar cukup terang, memakai
corong telinga yang sesuai dengan besar liang telinga dan pisau khusus (miringotom) yang digunakan
berukuran kecil dan steril. Penderita dari miringitis bulosa akan mengeluhkan rasa sakit yang hebat.
Oleh karena itu, penderita selain diberikan antibiotik juga diberikan analgesik dan antiinflamasi.

Pengobatan khusus perforasi membran timpani meliputi :

-Larutan alkohol yang mengandung asam salisilat meransang pertumbuhan epitel yang sangat
berguna jika tingkat pertumbuhan epitelium berkurang. Namun, ketika kontak dengan mukosa
telinga tengah, alkohol bisa menyebabkan sakit telinga dan iritasi berlebihan mukosa dengan
meningkatnya sekresi lendir berikutnya.

-Larutan burowi dapat membantu menghilangkan peradangan pada mukosa telinga tengah, tetapi
dapat menyebabkan maserasi dari epidermis liang telinga.
antibiotik

Lini I: -Amoksisilin

-Eritromisin

-Cotrimoksazol

Lini II: -Kombinasi amoksisilin dan asam klavulanat

-Sefalosporin generasi II/III (cefuroksim, cefiksim, cefadroxyl).

Antibiotik diberikan selama 7-10 hari.

Kortikosteroid
Prednison 40-60 mg/hari (single dose) diberikan pada pagi hari selama satu minggu
kemudian dosis diturunkan perlahan.
Analgetik
Dengan pemberian asetaminofen dengan kodein

Pencegahan miringitis bulosa


1. Hindari telinga berkontak dengan air pada kolam renang ataupun kolam air hangat.
2. Berikan vaksin penumonia dan flu kepada anak-anak agar terhindar dari penyakit ini.
3. Jauhi orang dengan infeksi saluran nafas atas
4. Jagalah kebersihan dan rajin mencuci tangan.

Prognosis 1
Dalam kebanyakan kasus pasien dengan miringitis memiliki prognosis yang baik
apabila bulla di drainase segera.
KOMPLIKASI 1
Adanya penurunan pendengaran (tuli konduktif dan sensorineural)
Perforasi membran timpani
Paralisis fasial
Vertigo
Proses supuratif yang bekelanjutan pada struktur disekitarnya yang dapat menyebabkan
meningitis, mastoiditis, abses, trombosis sinus sigmoid.
BAB 3
PENUTUP

Miringitis bulosa adalah suatu inflamasi yang ditandai dengan terbentuknya bula
pada membran timpani yang disertai dengan keluhan berkurangnya pendengaran serta rasa
nyeri yang hebat pada telinga.
Miringitis bulosa dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti trauma dan infeksi.
Diagnosis dari miringitis bulosa dapat ditegakkan melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik
yang didapatkan hasil inflamasi pada membran timpani.
Penatalaksaan dari penyakit ini dapat dilakukan dengan pembersihan liang telinga
dan pemberian beberapa obat seperti antibiotik, analgesik dan antiinflamasi.
DAFTAR PUSTAKA

1. Schweinfurth. 2009. Middle ear Tympanic membrane, infection. Available from :


http://emedicine.medscape.com/article/858558(accesed : May 8th 2017)
2. Stafel, JG. Primary Care Otolaringology. Otitis Media, Second Edition. 2005.
America.
3. Robert, BD, MD. Departemen of Pediatric, Triple Army Medical Center. The
Etiology of Bullous Myringitis and the Role of Mycoplasmas in Ear Disease : A
Review. Pediatric 1980; 761-766. Diakses dari:
http://pediatric.aappublications.org/cgi/content/abstract/65/4/761
4. Medical Clinic. Infectious Myringitis. 2009. Diakses dari:
http://www.medicalclinic.org/disease/infectious-myringitis.html
5. Kumar Santosh, Verkantaramanan R. Bullous Myringiti