You are on page 1of 5

PENGERINGAN RUMPUT LAUTPADA SUHU 450C SELAMA 8 JAM

Oleh: Angger Siambudi W., Nisa Aina Fauziah

Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

ABSTRAK

Pengeringan merupakan proses pengurangan kandungan air sampai batas yang


sangat sedikit dengan menggunakan pemanasan. Tujuan pada percobaan ini adalah
untuk memahami fenomena pengeringan dari data kinetika pengeringan material. Di
industry, proses pengeringan biasa digunakan pada batubara sebab memiliki
kandungan air yangtinggi sehingga mudah menggumpal dan lengket. Prosedur
percobaan pada praktikum ini adalah dengan memasukkan bahan (rumput laut) 150
gram ke dalam keranjang dan melakukan pengeringan atau mengalirkan udara panas
pada suhu 45 0C selama 8 jam dengan pengecekan setiap 30 menit. Hasil data yang
diperoleh menunjukan penurunan massa rumput laut dari 150 gram menjadi 31,2 gram.
Semakin lama waktu pengeringan maka akan semakin baik laju pengeringannya
maupun moisture content.

Kata kunci: pengeringan, rumput laut, moisture content, factor

PENDAHULUAN Rumput laut merupakan tumbuhan


tingkat rendah berupa batang yang
Indonesia merupakan negara
bercabang-cabang, dan hidup di laut
kepulauan yang memiliki wilayah laut
dan tambak dengan kedalaman yang
yang luas dan kaya akan sumber daya
masih dapat dicapai oleh sinar
alam. Salah satu kekayaan sumber daya
matahari.
alam dari laut adalah rumput laut.
Potensi rumput laut di yakni tahap persiapa bahan baku serta
Indonesia mempunyai prospek yang prosedur pengeringan rumput laut..
cukup cerah, karena diperkirakan
A. Metode
terdpat 555 spesies rumput laut yang
tersebar diperairan Indonesia dengan Rumput laut
total luas lahan perairan yang dapat
dimanfaatkan sebesar 1,2 juta hektar,
Memotong dengan
sehingga Indonesia berpotensi bersaing ukuran 0,5 cm
di dunia bisnis internasional. Namun,
sebagian besar rumput laut Indonesia
Ukuran partikel
diekspor dalam bentuk rumput laut material
kering.

Rumput laut merupakan Gambar 1. Diagram alir proses


persiapan bahan baku
penghasil karaginan. Karaginan
merupakan hidrokoloid yang penting Sedangkan gambar 2 menjelaskan

karena memiliki aplikasi yang dsangat mengenai prosedur percoban

luas dalam industri pangan dan non pengeringan.

pangan. Karaginan dapat digunakan A. Alat dan Bahan


sebagai bahan bahu untuk industri Bahan utama yang digunakan
farmasi, kosmetik, makanan dan lain- dalam praktikum ini adalah rumput laut
lain. Kegunaan karaginan antara lain dari pontang, Cilegon yang disimpan
sebagai pengatur kestabilan produk, dalam freezer Selama seminggu.
bahan pengental, pembentuk gel dan Adapun alat yang digunakan adalah alat
pengemulsi.

METODOLOGI PENELITIAN

Terdapat dua perlakuan pada


percobaan pengeringan rumput laut ini
pengering, cawan, oven, manometer
air, thermometer dan timbangan digital.

150 gram rumput


laut Keranjang

Memasang thermometer
Gambar 3. Grafik waktu terhadap laju
wet dan dry bulb
pengeringan

Memasukkan keranjang ke Pada gambar 3 menunjukan


dalam alat pengeringan pengaruh waktu pada laju pengeringan
menurun seiring dengan bertambahnya

Menyalakan fan. Bukaan 10 waktu. Pada waktu 30 menit sampai 1


jam awal terjadi peningkatan laju
pengeringan yang signifikan atau
Menyalakan heater, set disebut dengan initial adjustment.
450C
Penurunan laju pengeringan
disebabkan jumlah kandungan air
Mancatat perubahan massa
rumput laut tiap 30 menit semakin sedikit akibat pemanasan pada
tiap waktunya. Penaikan yang
signifikan disebabkan kandungan air
Gambar 2. Diagram alir prosedur
pada rumput laut masih sangat banyak,
pengeringan rumput laut
sehingga banyak air yang teruapkan.
Sedangkan semakin lama grafik akan
HASIL DAN PEMBAHASAN
semakin menurun disebabkan jumlah
A. Pengaruh Waktu terhadap Laju kandungan air yang teruapkan makin
Pengeringan sedikit karena terjadinya pengurangan
air.
B. Pengaruh Moisture Content C. Pengaruh Waktu Pengeringan
terhadap Laju Pengeringan terhadap Moisture Content

Gambar 5. Grafik hubungan waktu


Gambar 4. Grafik hubungan moisture pengeringan terhadap moisture content
content terhadap laju pengeringan
Berdasarkan grafik di atas
terlihat bahwa moisture content
Grafik diatas dapat dilihat
menurun seiring dengan bertambahnya
bahwa proses pengeringan berjalan
waktu. Hal ini menunjukan bahwa
dengan baik. Hal ini disebabkan
kandungan air dalam rumput laut dari
semakin lama dilakukan pengeringan
waktu ke waktu semakin sedikit namun
air yang teruapkan akan semakin
tidak mencapai 0. Penurunan terjadi
sedikit, akibat dari kandungan air
secara beraturan tanpa terjadi
dalam bahan juga semakin sedikit.
penurunan secara signifikan, sebab
Artinya semakin besar moisture content
suhu dijaga konstan sehingga
maka akan semakin besar pula laju
kandungan air yang menguap pun akan
pengeringan yang dibutuhkan. Waktu
konstan.
pengeringan yang semakin lama, kadar
air dalam bahan semakin berkurang KESIMPULAN
namun dengan kecepatan penurunan
Berdasarkan hasil percobaan
kadar air akan semakin lambat.
dapat disimpulkan bahwa pengeringan
rumput laut pada suhu 450C selama 8
jam berkurang menjadi 31,2 gram.
Semakin lama waktu pengeringan Pendidiakn Dasar dan Menengah
maka laju pengeringanpun akan Departemen Pendidikan
semakin berkurang akibat Nasional.
berkurangnya kandungan air pada
Treybal, W.L, Smith, J.C and Harrot, P.
rumput laut.
1993. Unit Operation of
SARAN Chemical Fifth Edition. Mc Graw
Hill. USA
Adapun saran untuk praktikan
selanjutnya adalah penggunaan bahan MArtunis. 2012. Pengasuh Suhu dan
dapat diganti dengan wortel ataupun Lama Pengeringan terhadap
ubi-ubian jenis lain dan sebaiknya lebih Kuantitas dan Kualitas Pati
teliti dalam menimbang bahan maupun Kentang Varietas Granola.
saat pengecekan bahan. Banda Aceh: Universitas Syiah
Kuala. Jurnal Teknologi dan
DAFTAR PUSTAKA
Industry Pertanian Indonesia vol.
Geankoplis, C.I. 1993. Transport (4) no.3
Process and Operation Second
Edition, Allyn and Bacon, inc.
Boston

Tim Penyusun. 2010. Modul Praktikum


teknik Pengawetan dan
Pengolahan Hasil Pertanian.
Fakultas Pertanian UNSOED.

Supriyono. 2003. Mengukur Faktor-


faktor Pengeringan. Bagian
Pengembangan Kurikulum
Direktorat Pendidikan Menengah
Kejuruan Direktorat Jendral