You are on page 1of 5

Bentuk Kerja Sama

Kerja sama akan dilakukan oleh dua belah pihak :

Nama :

No. KTP :

Alamat :

Selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : .

No. KTP : ..

Alamat :

: ..

Selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK KEDUA

Untuk Selanjutnya pihak pertama dan pihak kedua sepakat mengadakan suatu perjanjian kerja
sama pengadaan Rumah Tinggal di jl. Tukad Banyupoh, Irawadi, Panjer.

Jenis Pekerjaan

Pihak Pertama sebagai penyandang dana untuk pembangunan dan pihak kedua sebagai
penyedia tanah seluas 2 are yang berlokasi di Jl. Tukad Banyu Poh, Irawadi Panjer Denpasar.

Maksud dan Tujuan

Jadi maksud dan tujuan kerja sama ini adalah untuk memperoleh keuntungan dari hasil
penjualan Rumah Tinggal yang akan di Bangun.

Jangka waktu pelaksanaan

Pihak kedua memberikan jangka waktu untuk pembangunan Rumah tinggal di Jl. Tukad
Banyu Poh, Irawadi Panjer Denpasar adalah selama 3 bulan kalender masehi, terhitung dari
penandatanganan Surat Perjanjian Kerja sama.

Pihak kedua memberikan jangka waktu untuk pemasaran Rumah tinggal di . Tukad Banyu
Poh, Irawadi Panjer Denpasar adalah selama 7 bulan kalender masehi, terhitung dari
penandatanganan Surat Perjanjian Kerja sama.

Pihak Pertama dapat memberikan bantuan untuk pemasaran rumah tinggal tersebut.

Keuangan

di sesuaikan . . . .

Kewajiban dan tanggung jawab

Pihak pertama berhak mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan rumah tinggal
tersebut, besarnya keuntungan akan di akumulasikan pada Rencana Anggaran Biaya.
Pihak pertama Wajib dan bertanggung jawab untuk melakukan pengadaan pendanaan
untuk pembangunan rumah tinggal tersebut, besarnya biaya untuk pembangunan akan
di akumulasikan pada rencana anggaran biaya.
Pihak kedua berhak mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan rumah tinggal
tersebut, besarnya keuntungan akan di akumulasikan pada Rencana Anggaran Biaya.
Pihak kedua wajib dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pemasaran rumah
tinggal tersebut, Biaya pembangunan dan Biaya pemasaran akan di akumulasikan pada
rencana anggaran biaya.

CONTOH SURAT PERJANJIAN KERJASAMA PENGADAAN SOLAR


INDUSTRI
INDO BERAS UNGGUL 1 comment

PERJANJIAN KERJASAMA
PENGADAAN SOLAR INDUSTRI
ANTARA
PT.
DENGAN
PT. PHATWONG GUMILANG
No. .../.././.

Perjanjian ini dibuat pada hari ini, Senin tanggal 25 Februari 2008, Pukul 14.00 Waktu
Indonesia Barat, di Jakarta oleh dan diantara kami yang bertandatangan dibawah ini:
1. PT. .., perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara
Republik Indonesia, berkedudukan di Samarinda, yang dalam hal ini diwakili oleh Tn.
, sebagai Direktur, yang berkantor di ., jalan ,
, . dan bertindak untuk dan atas nama perseroan. Selanjutnya
disebut sebagai Pihak Pertama.
2. PT. Phatwong Gumilang, perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara
Republik Indonesia, berkedudukan di Balikpapan, yang dalam hal ini diwakili oleh Tn. Dadan
Suwandie, sebagai Direktur, yang berkantor di ., jalan ,
, . dan bertindak untuk dan atas nama perseroan. Selanjutnya
disebut sebagai Pihak Kedua.
Para pihak selanjutnya menerangkan bahwa mereka satu dengan yang lainnya telah sepakat
mengikatkan diri dalam Perjanjian Kerjasama (untuk selanjutnya disebut Perjanjian) dengan
syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
Pasal 1
PARA PIHAK
Pihak Pertama :
- Pihak Pertama adalah sebuah perusahaan sebagai penanggungjawab terhadap kegiatan
operasional KP Pertambangan yang terletak di lokasi .., ..,
..
- Pihak Pertama bekerja sama dengan Pihak Kedua untuk mengangkut Bahan Bakar Minyak
(BBM) khususnya Solar Industri (non Subsidi) PT. Pertamina dari Depo Pertamina Samarinda
ke Lokasi Penampungan di Lokasi kerja Pihak Pertama.
- Pihak Kedua adalah Perusahaan Transportir Resmi yang ditunjuk oleh PT. Pertamina yang
dalam kerjasama ini selaku pihak Transportir untuk pengangkutan dan pengadaan Solar
Industri tersebut kepada dan di lokasi kerja Pihak Pertama.sebuah perusahaan sebagai
penanggungjawab terhadap kegiatan operasional KP Pertambangan yang terletak
di lokasi .., .., ..
Pasal 2
TUJUAN KERJASAMA
Tujuan kerjasama ini adalah mendukung kegiatan operasional kerja dalam hal ini
pengadaan Bahan Bakar Minya Solar Industri secara berkesinambungan dangan tanpa ada
ketidak sesuaian secara kuantitas dan kualitas serta ketepatan waktu pengiriman yang dapat
menghabat dan merugikan masing-masing Pihak.
Pasal 3
JANGKA WAKTU
Perjanjian ini berlaku sejak tanggal . sampai dengan tanggal
atau sampai adanya perjanjian berikutnya yang disepakati antara Pihak Pertama dengan Pihak
Kedua
Pasal 4
TUGAS & KEWAJIBAN
1. Pihak Pertama Wajib dan Bertanggung Jawab untuk :
a. Menyediakan pengadaan dan mempersiapkan ruangan/tempat yang digunakan sebagai
Penampungan Bahan Bakar Minyak Solar Industri PT. Pertamina. Jika dikarenakan lain hal
yang menyebabkan ketidaksiapan dan kelayakan tempat tersebut dapat berfungsi maka Pihak
Kedua tidak dapat dikenakan sanksi apapun maupun biaya charge apapun atas kurang
lancarnya operasional baik dalam pengadaan, mutu kualitas maupun kuantitas.
b. Membayar biaya dari harga Bahan Bakar Minyak Solar Industri PT. Pertamina sesuai
Standarisasi yang dikeluarkan oleh PT. Pertamina setiap tanggal 1 dan 15 setiap bulannya
ditambah dengan ongkos angkut dari Pihak Kedua.
2. Pihak Kedua Wajib dan Bertanggung Jawab untuk :

a. Mengantarkan Bahan Bakar Minyak Solar Industri Pertamina dangan baik secara
kualitas, kuantitas dan ketepatan waktu yang yang disepakati sesuai Purchasing Order
yang diberikan oleh Pihak Pertama.

b. Memberikan layanan yang baik kepada Pihak Pertama dari Pekerja Supir Angkutan
di lokasi kerja Pihak Pertama dan menerima keluhan dan saran serta selalu
memperbaiki kinerja untuk tercapainya kepuasan masing-masing Pihak.

Pasal 5
PERNYATAAN DAN JAMINAN
1. Pihak Pertama menjamin bahwa dalam perjanjian ini tidak dalam keadaan sengketa, tidak
dalam proses kepailitan, tidak menjadi objek perkara, dan tidak diblokir oleh pihak lain terkait
yang dapat mengganggu kelancaran pengiriman dari Pihak Kedua.
2. Pihak Pertama menjamin membebaskan Pihak Kedua dari segala tanggung jawab, tuntutan
dan/atau tagihan dari pihak manapun juga yang didasarkan atas hal-hal yang dimaksud Pasal 5
ayat (1).
3. Pihak Kedua menjamin kelancaran pengiriman Bahan Bakar Minyak Solar Industri dari
Pertamina sampai dilokasi tujuan dengan aman dan baik secara kuantitas dan kualitas serta
tepat waktu, standarisasi keamanan ditunjukkan dalam bentuk dokumen dan ikat segel pada
tangki pengiriman yang dipasang dari depo Pertamina dan buka segel di Lokasi tujuan.
Pasal 6
HAK
1. Pihak Pertama berhak untuk mendapatkan pelayanan yang baik dalam hal pengangkutan
Bahan Bakar Minyak Solar Industri ini dari Depo Pertamina sampai dengan lokasi tujuan.
2. Pihak Pertama berhak melayangkan keluhan atau klaim kepada Pihak Kedua bilamana
terjadi ketidak sesuaian dalam hal pekerjaan dengan pertimbangan segala hal terkait dan
diakibatkan oleh kesengajaan.
3. Pihak Kedua berhak untuk mendapatkan pembayaran dari Kegiatan untuk pengangkutan
Bahan Bakar Solar Industri sampai ke Lokasi Tujuan dengan kesepakatan pembayaran dan
jumlahnya akan dituangkan dalam bentuk Invoice yang ditujukan kepada Pihak Pertama.
4. Pihak Kedua berhak melayangkan Klaim kepada Pihak Pertama bilamana terjadi
keterlambatan pembayaran.
Pasal 7
CARA PEMBAYARAN
1. Pembayaran hanya dapat dilakukan melalui pembayaran dengan bukti setoran tunai atau
melalui transfer Automatic Teller Machine (ATM) dengan bukti transfer, dan atau melalui
pembayaran lain seperti bilyet giro, cek.
2. Bila pembayaran tersebut dilaksanakan jatuh pada hari libur dan/atau libur nasional, maka
pembayaran tersebut dilakukan pada hari berikutnya.

Pasal 8
LARANGAN
1. Pihak Pertama dilarang menolak Bahan Bakar Minyak Solar Industri Pertamina yang diantar
oleh Pihak Kedua bilamana barang yang diantar telah memenuhi persyaratan dan telah
disepakati sebelumnya oleh masing-masing Pihak.
2. Pihak Kedua dilarang membuka segel dan memanipulasi baik pengurangi dan menambah
dengan barang lainnya selama proses pengangkutan dari Depo Pertamina ke lokasi tujuan
tanpa persetujuan dari Pihak Pertama.
Pasal 9
PENGAKHIRAN PERJANJIAN
1. Perjanjian ini berakhir pada masa berakhirnya Perjanjian ini.
2. Apabila salah satu pihak hendak mengundurkan diri atau menghentikan Perjanjian ini, maka
yang bersangkutan harus memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada Pihak lainnya
sekurang-kurangnya dalam masa 1 (satu) bulan sebelumnya.
3. Pengunduran diri sebagaimana dimaksud Pasal 9 ayat (2) wajib membayar biaya ganti rugi
sebesar Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), jika terjadi pemutusan kerjasama di luar
kesepakatan bersama, kepada pihak yang dirugikan.
.
Pasal 10
PERUBAHAN
Perjanjian ini hanya dapat diubah dengan persetujuan tertulis para pihak. Perubahan
akan diatur dalam perjanjian yang merupakan bagian dan menjadi kesatuan yang tidak
terpisahkan dari perjanjian, dan karenanya seluruh ketentuan dalam perjanjian tetap berlaku
pada perjanjian perubahan kecuali untuk hal-hal yang disepakati untuk diubah
Pasal 11
HUKUM YANG BERLAKU DAN JURISDIKSI
1. Perjanjian ini tunduk dan diatur sesuai dengan ketentuan hukum Negara Republik Indonesia.
2. Apabila di kemudian hari, terdapat perselisihan antara para pihak, maka akan diputuskan oleh
para pihak secara musyawarah untuk mufakat.
3. Apabila jalan musyawarah untuk mufakat sebagaimana dimaksud Pasal 11 ayat (2) tidak
tercapai antara para pihak, maka perjanjian ini dan segala akibatnya yang mungkin timbul,
para pihak memilih tempat kedudukan hukum yang tetap di Kantor Panitera Pengadilan
Negeri Samarinda, Kalimantan Timur.
Pasal 12
PENUTUP
Demikian perjanjian ini disetujui dan ditandatangani di Samarinda dengan dihadiri dan
ditandatangani oleh saksi-saksi yang dikenal oleh para pihak, dibuat dalam rangkap 3 (tiga)
bermaterai cukup yang mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Samarinda, .. 2009
Pihak Pertama, Pihak Kedua PT
Kaltim Bara Jaya PT. Phatwong Gumilang

_________________ _________________
Direktur Direktur