You are on page 1of 6

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH

PUSKESMAS SIDODADI

Jln.Air rikis desa Sidodadi kec pondok kelapaKodePos 38371

Kreteria pasien yang perlu dirujuk

A.Bedah
1.Abses cerebri

2.Abses submandibula

3.Amputasi penis

4.Anuria

5.Appendiksitis

6.Atresia ani

7.Benigna prostat hypertrofi

8.Cedera kepala berat

9.Cedera kepala ringan

10.Cedera vertebra/tulang belakang

11.Cedera wajah dengan gangguan nafas

12.Cedera wajah tanpa gangguan jalan napas namun termasuk dalam:

-Patah tulang hidung terbuka/tertutup

-patah tulang pipi( os zygoma ) terbuka/tertutup

-Patah tulang rahang ( os maksila dan mandibula ) terbuka/tertutup

-Luka terbuka diwajah

13.selulitis

14.Kolesistisis akut

15.Corpus alineum pada ( intra cranial,leher,dada/thorak,abdomen,anggota


gerak,genetalia )

16.cardiovaskuler accident tipe perdarahan

17.Dislokasi persendian

18.Tenggelam

19.Flail chest

20.Fraktur Cranium
21.Gastrokisis

22.Gigitan hewan beracun

23.Hematothoraks dan pneumothorak

24.Hematuria

25.Hemoroid grade IV

26. Hernia inkaserata

27.Hidrosefalus dengan peningkatan tekanan intracranial

28.Hisprung

29.ileus obstruktif

30.Perdarahan internal

31.Luka bakar

32.Luka terbuka abdomen

33.Luka terbuka kepala

34.Luka terbuka thoraks

35.Meningokel pecah

36.Trauma multiple

37.Omfalokel pecah

38.Pankreatitis akut

39.Patah tulang dengan Cedera pembuluh darah

40.Patah tulang iga multiple

41.Patah tulang leher

42.patah tulang terbuka

43.Patah tulang tertutup

44.Infiltrat periapendikuler

45.Peritonitis generalisasia

46.Priapiemus

47.Perdarahan rectal

48.Ruptur tendon dan otot

49.Stragulasi penis

50.Tension pneumotoraks
51.Tetanus Generalisata

52.Torsio testis

53.Fistula trakeoesofagus

54.Trauma tajam dan tumpul daerah leher

55.Trauma tumpul abdomen

56.Traumatik amputasi

57.Tumor otak dengan penurunan kesedaran

58.Unstable pelvis

59.Urosepsia

B.Anak

1. Anemia sedang/berat
2. Apneua/gasping
3. Bayi/anak dengan ikterus
4. Bayi kecil/premature
5. Cardiac arrest
6. Cyanotic spell ( tanpa penyakit jantung )
7. Diare profus
8. Defteri
9. Murmur/bising jantung,aritmia
10. Edema anasarka
11. Epitaksis dengan tanda perdarahan lain disertai dengan demam/febris
12. Gagal ginjal akut
13. Gangguan kesadaran dengan fungsi vital masih baik
14. Hematuria
15. Intoksikasi atau keracunan dengan kesadaran umum masih baik
16. Intoksikasi dengan gangguan fungsi vital
17. Kejang dengan penurunan kesadaran
18. Muntah profus ( 6x dalam satu hari ) baik dengan dehidrasi maupun tidak
19. Demam tinggi > 40 C
20. Sangat sesak ;gelisah;kesadaran menurun ;sianosis dengan retraksi hebat
dinding dada / otot-otot pernapasan
21. Sesak tetapi dengan kesadaran dan kondisi umum baik
22. Syok berat ,dengan nadi tidak teraba dan tekanan darah tidak terukur
termasuk didalamnya sindrom renjatan dengue
23. Tetanus
24. Tidak BAK > 8 jam
25. Tifus abdominalis dengan komplikasi
C. Kebidanan & Kandungan ( Obsgin )

1. Abortus
2. Distosia
3. Eklampsia
4. Kehamilan ektopik terganggu (KET)
5. Perdarahan antepartum
6. Perdarahan postpartum
7. Inversio uteri
8. Febris puerperalis
9. Hiperemesis gravidarum dengan dehidrasi
10. Persalinan kehamilan resiko tinggi dan / atau persalinan dengan
penyulit

D. Penyakit Dalam

1. Demam berdarah dengue


2. Demam tifoid
3. Disekuilibrium pasca hemodialisa
4. Gagal ginjal akut
5. GEA dan dehidrasi
6. Hematemesis melena
7. Hipertensi maligna
8. Keracunan makanan
9. Keracunan obat
10. Koma metabolic
11. Leptopirosis
12. Malaria
13. Observasi renjatan syok

E. Jantung & Pembuluh Darah ( Kardiovaskuler)

1. Aritmia
2. Aritmia dan renjatan / syok
3. Korpulmonaie dekompensata akut
4. Edema paru akut
5. Henti jantung
6. Hipertensi berat bawaan dengan kelainan ABC
7. Infark miokard dengan komplikasi
8. Hipertensi berat dengan komplikasi
9. Krisis hipertensi
10. Miokarditis dengan syok
11. Nyeri dada ( angina pectoris)
12. Sesak napas karena payah jantung
13. Pingsan yang dilatarbelakangi oleh penyakit/ kelainan jantung
F. Mata

1. Benda Asing di kornea mata / kelopak mata


2. Bienorrhoe /gonobienorrhoe
3. Dakriosistisis akut
4. Endoftalmitis akut / penoftalmitis
5. Glukoma akut dan sekunder
6. Penurunan tajam pengelihatan mendadak
7. Selulitis orbita
8. Semua kelainan kornea mata ( misal : erosi ,ulkus /
abses.,descematolisis)
9. Semua trauma mata ( misal : trauma tumpul , trauma fotoelektrik/
radiasi, trauma tajam / tembus )
10. Trombosis sinus kavernosus
11. Tumor orbita dengan perdarahan
12. Uveitis / skleritis/ iritasi

G . Paru

1. Asma bronchial sedang parah


2. Aspirasi pneumonia
3. Emboli paru
4. Gagal napas
5. Cedera paru
6. Hemoptisis dalam jumlah banyak
7. Hemoptoe berulang
8. Efusi pleura dalam jumlah banyak ( massive )
9. Edema paru non kardiogenik
10. Pneumotoraks tertutup / terbuka
11. Penyakit paru obstruktif menahun dengan eksaserbasi akut
12. Pneumonia sepsis
13. Pneumotoraks ventil
14. Status asmatikus
15. Tenggelam

H. Telinga Hidung Tenggorokan (THT)

1. Abses di bidang THT


2. Benda asing dilaring,trakea,bronkus, atau di tenggorokan
3. Benda asing di telingga dan hidung
4. Disfagia
5. Obstruksi jalan nafas atas grade II,III dan IV
6. Otalgia akut
7. Parese fasialis akut
8. Perdarahan bidang THT
9. Syok karena kelainan di bidang THT
10. Trauma akut di bidang THT
11. Tuli mendadak
12. Vertigo (berat )

I.Syaraf

1. Kejang
2. Stroke
3. Meningitis