You are on page 1of 3

Ketika Sedang Stres Dikejar Skripsi, Tenangkan Hati Dengan 5 Makanan Berikut Ini!

Stres adalah musuh setiap orang. Bahkan ada yang sampai harus pergi ke psikolog untuk
meredakan stres yang membebani pikirannya. Untukmu yang masih ada di bangku kuliah, salah
satu sumber stres yang paling menyiksa ialah skripsi. Meski setiap hari kamu jabani, rasanya
tugas yang satu itu kok tidak selesai-selesai.

Iya, memikirkan deadline skripsi memang melelahkan. Namun apa salahnya untuk berpaling
sejenak dari kecemasanmu, dan mulai melakukan sesuatu untuk meredakan kecemasan itu. Salah
satu yang bisa kamu lakukan adalah mengubah pola makan. Pola makan yang benar mampu
menjauhkanmu dari stres berlebihan.

Memang sih nggak semudah kelihatannya. Tapi kasihan tubuhmu kalau nggak pernah
diperhatikan selama proses pengerjaan skripsi. Dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan-
makanan di bawah ini, paling tidak kamu sudah berusaha membuat tubuhmu nyaman, dan
tingkat stresmu sedikit teredakan.

1. Perbanyak susu, serta makanan bervitamin D dalam dietmu. Kandungan kalsium


yang ada juga akan membuat tidurmu lebih nyenyak
Meskipun tubuh kita secara alami menyerap vitamin D dari matahari, vitamin D yang didapat
dari suplemen mampu membantu meningkatkan antibodi terhadap stres. Vitamin D juga
mampu menormalkan tekanan darah, meredakan sakit dan nyeri tubuh, serta membantu
melancarkan pernapasan.

Untuk mendapatkan asupan vitamin D yang cukup, konsumsi keluarga kacang polong, kacang
merah dan kacang berwarna putih. Kamu juga bisa mendapatkannya dari segelas susu sebelum
tidur, karena riset membuktikan bahwa kalsium juga membantumu untuk menenangkan suasana
hati sehingga cocok untuk dikonsumsi saat sedang stres.
2. Perbanyak makan ikan yang kaya omega 3. Agar adrenalin terkendali dan rasa
cemas berlebihan tak menghampiri.

Omega-3 yang terdapat pada ikan terbukti mampu memicu tubuh untuk mengendalikan adrenalin
dan hormon pemicu stres. Jika kamu pecinta ikan, bergembiralah! Makan ikan banyak-banyak
agar kamu cukup memiliki asam lemak esensial untuk mengusir stres jauh-jauh.

James Pottala, ketua tim peneliti dari University of South Dakota, Sanford School of Medicine
menyebutkan, Omega 3 membantu mengoptimalkan kinerja otak sehingga kamu jadi lebih nggak
gampang stres. Asupan Omega 3 yang memadai juga dapat membantu menambah jumlah
neurotransmiter pada otak. Neurotransmitter berfungsi untuk menyambungkan satu fungsi otak
dengan yang lainnya. Semakin banyak neurotransmitter, semakin banyak pula informasi yang
terserap, dan semakin cepat juga suatu informasi diproses, sehingga kamu bisa semakin lancar
dan nyaman dalam mengerjakan skripsi.

3. Agar gula darahmu tetap terjaga dan kadar stresmu tak meroket, minumlah jus jeruk
dengan gula alami

Vitamin C sangat baik untuk melawan stres. Buah-buahan citrus kaya akan gula alami sehingga
mampu untuk tetap menjaga gula darah stabil, dan jika gula darahmu stabil maka stres tak akan
mau menghampiri.

Saat stres, tubuh akan memproduksi radikal bebas dalam jumlah besar dibandingkan biasanya.
Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat yang mampu menangkal radikal bebas dengan
efektif. Selain membantu mengurangi stres, vitamin C juga membantu mengembalikan tekanan
darah dan kortisol atau hormon stres ke tingkat normal.

4. Selain makanan, meditasi adalah senjata ampuh untuk mengatasi stres yang
menghampiri.

Caranya mudah. Duduk bersila di lantai dan tutup matamu. Fokuskan perhatianmu pada
keheningan dan mulailah untuk memberi sugesti pada diri sendiri: misalnya saja, I feel at
peace atau I love myself. Tempatkan satu tangan pada perutmu untuk mensinkronkan sugesti
dengan hembusan nafas. Perlahan-lahan biarkan semua keramaian di sekitarmu melayang,
tidak kamu dengarkan.

Sedikit tambahan: buatlah sebuah jurnal untuk membantumu selalu mengingat hal-hal penting
yang membuatmu bahagia dalam hidup. Bersyukurlah atas apa yang kamu punya dan jangan
biarkan pikiran negatif menguasai keadaan. Gunakan jurnal kecil ini untuk menyimpan momen
indah seperti daftar hal-hal yang membuatmu tersenyum seperti; senyuman seorang anak kecil,
hari yang cerah, dan kesehatan yang tak ternilai harganya.

Dan ketika kamu mulai merasa stres atau mentok dengan skripsimu, habiskan beberapa menit
untuk membaca jurnal (pribadi, bukan akademik) agar semangatmu terangkat kembali.

Mungkin stres memang sudah menjadi bagian yang nggak bisa dipisahkan. Namun terlepas dari
masalah skripsi yang sedang kamu hadapi, kamu selalu lebih kuat dari apa yang kamu pikirkan