You are on page 1of 5

MUSEUM SERANGGA

Sejarah Museum Serangga ( Taman Mini Indonesia Indah )


Oleh:
Muhamad Bahtiar Mubarok
NIM :13660110
Mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas
Maulana Malik Ibrahim Malang
Email: hamz_bar@yahoo.com

Abstrak

Museum serangga taman mini indah didirikan adalah museum yang didirikan oleh
Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) dan Museum Zoologicum
Bogoriense (MZB) dengan restu Ibu Tien Soeharto mendirikan Museum Serangga dengan
tujuan mengenalkan keanekaragaman khasanah serangga serta merangsang keinginan dan
kepedulian masyarakat terhadap peran dan potensinya di alam.

Kata kunci : arsitektur hijau, flora building, dan Budi Pradono

Secara etimologis, museum berasal bukti otentik mengenai catatan sejarah


dari kata Yunani, atau mouseion, kebudayaan.
yang sebenarnya merujuk kepada nama kuil Di Indonesia, museum yang
untuk sembilan Dewi Muses, anak-anak pertama kali dibangun adalah Museum
Dewa Zeus yang melambangkan ilmu dan Radya Pustaka Selain itu dikenal
kesenian. Bangunan lain yang diketahui pula Museum Gajah yang dikenal sebagai
berhubungan dengan sejarah museum yang terlengkap koleksinya di Indonesia,
adalah bagian kompleks perpustakaan yang Museum Wayang, Persada Soekarno,
dibangun khusus untuk seni dan sains, Museum Tekstil serta Galeri Nasional
terutama filsafat dan riset di Alexandria Indonesia yang khusus menyajikan koleksi
oleh Ptolemy I Soter pada tahun 280 SM. seni rupa modern Indonesia.
Museum berkembang seiring Pada awalnya, museum bermula sebagai
berkembangnya ilmu pengetahuan dan tempat untuk menyimpan koleksi milik
manusia semakin membutuhkan bukti- individu, keluarga atau institusi kaya.
Benda-benda yang disimpan biasanya
merupakan karya seni dan benda-benda Kemudian tahun 2004 bertambah lagi
yang langka, atau kumpulan benda alam sarana koleksi binatangnya selain serangga.
dan artefak arkeologi.
Jenis serangga dunia diperkirakan
sekitar 16% ada di Indonesia. Sebanyak 500
jenis, terdiri atas kupu-kupu (sekitar 250
PEMBAHASAN
jenis), kumbang (sekitar 150 jenis), dan
Perhimpunan Kebun Binatang kelompok serangga yang lain (sekitar 100
Seluruh Indonesia (PKBSI) dan Museum jenis) menjadi koleksi Museum Serangga
Zoologicum Bogoriense (MZB) dengan dan Taman Kupu (MSTK). Diorama-
restu Ibu Tien Soeharto mendirikan diorama yang dapat dilihat meliputi pesona
Museum Serangga dengan tujuan kumbang nusantara, peranan serangga
mengenalkan keanekaragaman khasanah tanah dalam ekosistem dan pelestarian
serangga serta merangsang keinginan dan ekosistem, peta serangga Indonesia,
kepedulian masyarakat terhadap peran dan serangga-serangga perombak, peta kupu-
potensinya di alam. kupu Indonesia, kupu-kupu Bantimurung,
dan serangga-serangga di pekarangan, serta
kotak-kotak koleksi yang menampilkan
kelompok serangga lain. Selain koleksi
serangga mati, juga mempunyai koleksi
serangga hidup yang dapat dilihat langsung
oleh pengunjung, antara lain kumbang
tanduk, kumbang air, lebah madu, belalang
Museum ini menempati areal seluas
ranting, belalang daun, dan kumbang
500 m2 mengambil bentuk tubuh belalang
badak. Di dalam Taman Kupu terdapat
dan diresmikan oleh Presiden Soeharto
sekitar 20 jenis tanaman berbunga yang
tanggal 20 April 1993. Pada tahun 1998,
sering dikunjungi kupu-kupu. Selain itu
atas bantuan Dr. Soedjarwo melalui
juga dipelihara beberapa jenis binatang,
Yayasan Sarana Wana Jaya, menambah
antara lain tupai Sumatera, tupai Bali,
wahana baru berupa Taman Kupu beserta
oppusum layang, kadal lidah biru, kancil,
kebun pakan, kandang penangkaran, dan
dan tarsius. Laboratorium digunakan
laboratorium yang diharapkan menjadi
sebagai sarana penangkaran dan terbuka
usaha penangkaran dan pelestarian kupu-
bagi mahasiswa dan pelajar yang ingin
kupu yang dilindungi dan langka.
belajar bagaimana mengoleksi, membuat
awetan serangga, identifikasi, serta Pameran keanekaragaman fauna dari
memelihara serangga hidup dan mati. kepulauan Nusantara ini disajikan
berdasarkan kelompok persebarannya,
Museum juga menyediakan layanan
yakni dari daerah barat ke timur dan dari
untuk menambah pengetahuan mengenai
pantai ke pegunungan. Dari barat ke timur
berbagai hal yang berhubungan dengan
menunjukan persebaran hewan dari
serangga, misalnya bimbingan umum
Sumatera sampai Papua, sedangkan dari
tentang serangga dan kehidupannya,
pantai ke pegunungan menunjukan
pemutaran film tentang kehidupan serangga
habitatanya, yakni tempat dimana satwa
dan penjelasan di ruang audio visual,
tersebut hidup.
bimbingan mengawetkan serangga, dan
penangkaran serangga (kupu, belalang Peragaan di lantai pertama,
ranting dan belalang daun), yang dilengkapi pengunjung akan diajak melihat koleksi
dengan perpustakaan. berbagai jenis binatang mamlia, serangga

Museum fauna Indonesia


Komodo adalah museum yang
bertemakan dunia satwa Indonesia dalam
bentuk awetan. Bangunan museum sangat
unik karena ruang pameran berbentuk
Komodo, jenis reptile purba yang hidup di
habitat aslinya Pulau Komodo, Nusa dan reptilian lengkap dengan kondisi

Tenggara Timur. Museum ini didirikan di lingkungan alamnya. Binatang mammalia

atas lahan 10.120 m2 dengan luas bangunan yang dilindungi, ditampilkan untuk

1.500 m2, dibangun mulai tanggal 1 mengingatkan apabila tidak dijaga dan

Oktober 1975 sampai dengan 1 Juli 1976, dilestarikan akan segera punah, antara lain:

dan diresmikan pada tanggal 20 April 1978 harimau, gajah dan beruang. Di dalam

oleh prsiden Soeharto. Museum Komodo vitrin-vitrin disajikan berbagai macam

sangat cocok untuk pengunjung usia anak- kupu-kupu yang terdapat di bagian barat

anak dan pelajar guna melihat kekayaan sampai dengan bagian timur. Berjenis-jenis

fauna Indonesia yang disajikan dalam keong dan kerang, kepiting serta udang

bentuk diorama yang menarik. Tak kurang dipamerkan mewakili kekayaan fauna laut.

dari 150 jenis binatang yang sudah Di sudut lain juga dipamerkan binatang

diawetkan, diperagakan dalam ruang-ruang beruas seperti kaki seribu, laba-laba dan

kaca di gendung berlantai dua tersebut. kalajengking


dengan restu Ibu Tien Soeharto mendirikan
Museum Serangga dengan tujuan
Gambar ini merupakan view dari
mengenalkan keanekaragaman khasanah
museum serangga yang diambil pada sisi
serangga serta merangsang keinginan dan
kiri museum. Museum ini terletak pada
kepedulian masyarakat terhadap peran dan
lahan seluas 500 m2, di dalam museum
potensinya di alam. Museum ini menempati
tidak hanya terdapat serangga yang sudah
areal seluas 500 m2 mengambil bentuk
diawetkan, terdapat juga serangga dan
tubuh belalang dan diresmikan oleh
kupu-kupu yang masih hidup yang dapat
Presiden Soeharto tanggal 20 April 1993.
dilihat di belakang

museum yang merupakan taman hidup


kupu-kupu

Gambar ini merupakan finishing dari


fasade bangunan museum air tawar yang
terdapat jendela yang menyerupai garis-

garis pada bagian tubuh serangga di setiap


sudut bangunan.
Pada gambar diatas merupakan plafon
ruang ruang museum serangga yang
mengikuti pola grid dengan warna yang
bernuansa serangga

KESIMPULAN
Perhimpunan Kebun
Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) dan
Museum Zoologicum Bogoriense (MZB)
DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Ser
angga_dan_Taman_Kupu-Kupu diakses
pada tahun 2015.