You are on page 1of 1

BAB 3

KESIMPULAN

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi

Mycobacterium tuberculosis complex. Gejala sisa akibat TB masih sering

ditemukan pada pasien pasca TB dalam praktik klinik. Gejala sisa yang paling

sering ditemukan yaitu gangguan faal paru dengan kelainan obstruktif yang

memiliki gambaran klinis mirip Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Inilah

yang dikenal sebagai Sindrom Obstruksi Pasca TB (SOPT).

SOPT telah banyak dijelaskan di literature medis sejak tahun 1950 dan

1960 oleh beberapa ahli. Martin dan Hallett melaporkan bahwa telah terjadi

peningkatan sindrom obstruksi saluran nafas kronik yang sering berhubungan

dengan tuberculosis. Penelitian yang dilakukan oleh Wilcox P A dan Ferguson D

pada tahun 1968 yang dilakukan secara metode retrospektif dengan 71 pasien

yang sebelumnya diobati TB ditemukan terdapat peningkatan prevalensi obstruksi

jalan nafas dibandingkan dengan dengan control.

Tatalaksana SOPT meliputi Terapi Oksigen, Bronkodilator,

Methylxanthine, Kortikosteroid, Phosphodiesterase-4 inhibitor, Antibiotika,

Mukolitik (mukokinetik, mukoregulator) dan antioksidan.

20