You are on page 1of 31
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

1 dari 31

1.

PENDAHULUAN, TUJUAN, ISTILAH DAN DEFINISI

 
  • 1.1 Pendahuluan

 

Manual Mutu ini menjelaskan secara garis besar Sistem Manajemen Mutu yang diterapkan di PUSKESMAS SECANG Kabupaten Magelang (selanjutnya disebut dengan Puskesmas). Semua ketentuan/persyaratan serta kebijakan yang tertuang dalam Manual ini merupakan acuan untuk menjalankan kegiatan operasional Puskesmas. Sistem Manajemen Mutu yang dianut adalah versi ISO 9001 : 2008 dan mulai berlaku 1 Juli 2011. Puskesmas mengecualikan klausul 7.3 tentang Desain dan Pengembangan sehingga Puskesmas tidak memiliki tanggung jawab dalam menyediakan desain dan pengembangan pelayanan. Meskipun demikian pengecualian ini tidak mempengaruhi kemampuan dan tanggung jawab untuk menyediakan pelayanan rawat jalan sesuai dengan persyaratan konsumen dan peraturan yang berlaku, dan diharapkan dapat menjamin terwujudnya kepuasan pelanggan dan perbaikan secara berkesinambungan di Puskesmas Secang Kabupaten Magelang.

  • 1.2 Tujuan dan Ruang Lingkup

 
  • 1.2.1 Tujuan

 

Manual Mutu ini dibuat sebagai pedoman penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008 di Puskesmas Secang secara sistematis, efektif dan efisien. Penerapan Sistem Manajemen Mutu dimaksudkan untuk memastikan Puskesmas dapat menghasilkan produk sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan sehingga dapat menjamin kepuasan pelanggan. Yang dimaksud dengan “Produk“ adalah pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas dalam bentuk jasa

  • 1.2.2 Ruang Lingkup

 
 

Manual Sistem Manajemen Mutu menurut ini digunakan pada semua

kegiatan operasional di lingkungan Puskesmas Secang meliputi bidang unit jasa pelayanan sebagai berikut:

 
  • 1. Pelayanan Pendaftaran

 
  • 2. Pelayanan Pengobatan Umum.

 
  • 3. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut.

  • 4. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.

  • 5. Pelayanan Laboratorium.

  • 6. Pelayanan Obat.

 
  • 7. Unit Tata Usaha.

 

Pengecualian persyaratan yang tidak dilakukan adalah:

 

Klausul 7.3 tentang Desain dan Pengembangan.

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

2 dari 31

1.3 Istilah dan Definisi

 
  • 1.3.1 Manual Mutu :

 
 

Dokumen Level l yang mencakup kebijakan dan komitmen organisasi terhadap

penerapan persyaratan-persyaratan yang ditetapkan dalam Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008, termasuk persyaratan-persyaratan lain yang ditetapkan oleh manajemen dalam rangka mencapai target Puskesmas Secang secara efektif dan efisien.

  • 1.3.2 Sistem Mutu :

 
 

Struktur, tanggung jawab, susunan prosedur dan sumberdaya untuk

melaksanakan manajemen mutu.

 
  • 1.3.3 Catatan Mutu :

 
 

Semua catatan, hasil inspeksi dan dokumentasi hasil kerja lainnya, yang secara objektif dapat membuktikan pencapaian sasaran.

  • 1.3.4 Management Review atau Tinjauan Manajemen :

 
 

Pertemuan yang dilaksanakan untuk membahas hal-hal yang menyangkut

pelaksanaan maupun evaluasi atas efektifitas Sistem Manajemen Mutu.

  • 1.3.5 Management Representative atau Wakil Manajemen :

 
 

Orang yang ditunjuk manajemen untuk bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu dan mengembangkan kesadaran organisasi akan persyaratan-persyaratan pelanggan.

  • 1.3.6 Pemasok :

 
 

Pihak yang mengirimkan dan menjual barang kepada Puskesmas Secang.

  • 1.3.7 Customer atau pelanggan :

 
 

Pihak yang memakai dan memanfaatkan jasa pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Secang.

  • 1.3.8 Kebijakan Mutu :

 
 

Maksud dan arahan secara menyeluruh tentang mutu seperti yang dinyatakan

secara resmi oleh Kepala Puskesmas (manajemen puncak).

 
  • 1.3.9 Sasaran Mutu :

 
 

Sesuatu yang ingin dicapai, atau yang ingin dituju, yang berhubungan dengan kualitas.

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

 

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

3 dari 31

2

PROFIL PUSKESMAS dan STRUKTUR ORGANISASI.

 

2.1.

Profil Puskesmas

 
  • a. Nama Puskesmas : PUSKESMAS SECANG

 
  • b. Alamat

 

:

Jl.Raya Secang Kecamatan Secang Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Kode pos Telp / Fax.

 
  • c. Batas wilayah :

 
 

Puskesmas Secang termasuk wilayah Kabupaten Magelang dengan batas-batas :

Utara

 

:

Kecamatan

 

Selatan

:

Kecamatan

Barat

:

Kecamatan

Timur

:

Kecamatan

 
  • d. Luas wilayah kecamatan Secang : ha.

 

Jumlah desa

:

desa

 

Jumlah dusun

:

dusun

 
  • e. Produk :

 
 

Jasa Pelayanan Kesehatan Dasar Strata I (Berdasarkan SK Menkes Nomor 128 tahun 2004 tentang kebijakan Puskesmas) meliputi Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat yang diberikan oleh Puskesmas. Secara lebih terinci Produk Puskesmas dibagi menjadi 6 jenis pelayanan dasar, yaitu:

Promosi kesehatan

 

KIA dan KB

Perbaikan gizi

Kesehatan lingkungan

Pemberantasan penyakit menular

Pengobatan: Rawat Jalan

 

Profil selengkapnya dapat dilihat pada Profil Lengkap Puskesmas

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

4 dari 31

2.2

Tim Kerja Puskesmas Secang

 
Kepala Puskesmas Ka Sub Bag TU KEUANGAN KEPEGAWAIAN UMUM UNIT PELAYANAN KESEHATAN UNIT PENGGERAK PEMBANGUNAN KESEHATAN
Kepala Puskesmas
Ka Sub Bag TU
KEUANGAN
KEPEGAWAIAN
UMUM
UNIT PELAYANAN
KESEHATAN
UNIT
PENGGERAK
PEMBANGUNAN
KESEHATAN
UNIT
PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
DAN KELUARGA
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

5 dari 31

2.3 Uraian Tugas (Job Description)

 
  • 1. Kepala Puskesmas

Tugas :

  • 1. Menetapkan Sistem Manajemen Mutu Puskesmas

 
  • 2. Memantau perkembangan/ kemajuan SMM yang di ingin dicapai

  • 3. Melakukan evaluasi efektifitas SMM

 
  • 4. Merumuskan rencana kebutuhan personil, keuangan dan sarana prasarana pendukung penyelenggaraan tugas operasional pelayanan kesehatan

Wewenang :

  • 1. Melakukan perubahan kebijakan

 
  • 2. Memberikan sanksi terhadap pegawai yang lalai dalam penerapan SMM

  • 2. Wakil Manajemen

 

Tugas :

  • 1. Mengembangkan SMM sesuai persyaratan standart

 
  • 2. Menjamin SMM dilaksanakan secara efektif pada semua bagian, dipertahankan dan di perbaiki terus menerus

  • 3. Melaporkan hasil/ kerja SMM kepada Kepala Puskesmas

 
  • 4. Mengupayakan peningkatan kesadaran/ pemahaman pegawai tentang SMM

  • 5. Bertanggung jawab terhadap kegiatan internal Audit.

 

Wewenang :

 
  • 1. Membina hubungan dengan pihak eksternal untuk hal-hal yang berkaitan dengan SMM

  • 2. Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan yang diperlukan pegawai bekerja sama dengan bagian kepegawaian

  • 3. Sekretariat ISO

 

Tugas :

  • 1. Melakukan penarikan dokumen yang sudah kadaluarsa dari unit-unit

 
  • 2. Memusnahkan salian hasil penarikan dokumen

 
  • 3. Menyimpan master dokumen yang kadaluarsa sebagai catatan mutu

 
  • 4. Mendistribusikan hasil perubahan dokumen yang terakhir ke unit-unit untuk dipakai sebagai acuan terbaru

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

6 dari 31

4. Penaggungjawab Pelayanan Klinis (Yanis) Tugas :

 
  • 1. Menerapkan dan memelihara SMM yang berada dibawah tanggung jawabnya

  • 2. Bertanggung jawab terhadap kegiatan pelayanana klinis medis di Puskesmas

Wewenang :

 
  • 1. Menegur penanggung jawab unit pelayanan bila melakukan kesalahan

 
  • 2. Merencanakan kegiatan pelayanan klinis medis di Puskesmas

  • 5. Penanggung jawab Unit Pelayanan Pengobatan Umum Tugas :

  • 1. Menerapkan dan memelihara SMM yang berada dibawah tanggung jawabnya

  • 2. Bertanggung jawab terhadap kegiatan pelayanan di Unit Pelayanan Pengobatan Umum

  • 3. Memastikan perawat di Unit Pelayanan Pengobatan Umum melakukan kegiatan sesuai uraian tugasnya

Wewenang :

 
  • 1. Mengatur pelaksanaan kerja di unit pelayanan

 
  • 2. Menegur dokter dan perawat di unit pelayanan yang melakukan kesalahan dalam tugasnya

  • 6. Penanggung jawab Unit Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

 

Tugas:

  • 1. Menerapkan dan memelihara SMM yang berada dibawah tanggung jawabnya

  • 2. Bertanggung jawab terhadap kegiatan pemeriksaan dan perawatan Kesehatan Gigi dan

Mulut

  • 3. Melakukan perencanaan dan evaluasi kegiatan di unit pelayanan kesehatan gigi dan mulut

Wewenang :

 
  • 1. Mengatur pelaksanaan kerja di unit pelayanan

 
  • 2. Menegur perawat gigi di unit pelayanan yang melakukan kesalahan

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

7 dari 31

  • 7. Penanggung jawab Unit Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

 

Tugas :

  • 1. Menerapkan dan memelihara SMM yang berada dibawah tanggung jawabnya

  • 2. Bertanggung jawab terhadap kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya ibu hamil dan bayi sehat di puskesmas

  • 3. Melakukan perencanaan dan langkah kegiatn di unit pelayan kesehatan ibu dan anak

Wewenang :

 
  • 1. Mengatur pelaksanaan kerja di unit pelayanan

 
  • 2. Menegur bidan di unit pelayanan yang melakukan kesalahan

 
  • 8. Penagnggung jawab Unit Laboratorium

 

Tugas :

  • 1. Menerapkan dan memelihara SMM yang berada di bawah tanggung jawabnya

  • 2. Bertanggung jawab terhadap kegiatan pelayanan di Laboratorium

 
  • 3. Melakukan perencanaan dan evaluasi kegiatan di Unit pelayanan Laboratorium

Wewenang :

 
  • 1. Mengatur kegiatan di Laboratorium

 
  • 2. Menegur petugas Laboratorium yang melakukan kesalahan dalan tugasnya

  • 9. Penanggung jawab Pelayanan Ruang Obat

 

Tugas :

  • 1. Menerapkan dan memelihara SMM yang berada di bawah tanggung jawabnya

  • 2. Membuat laporan LPLPO

 
  • 3. Mempersiapkan pengadaan obat di puskesmas

 
  • 4. Bertanggung jawab terhadap pelayanan obat di Ruang Obat kepada pasien

 

Wewenang :

  • 1. Menentukan jadwal kegiatan di loket Ruang Obat

 
  • 2. Menegurkan petugas Ruang Obat yang melakukan kesalahan dalam tugasnya

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

8 dari 31

10. Penaggung jawab Pelayanan Pendaftaran Tugas :

 
  • 1. Menerapkan dan memelihara SMM yang berada dibawah tanggung jawabnya

  • 2. Mempersiapkan seluruh kegiatan pendaftaran sebelum pasien mendapatkan pelayanan di Puskesmas Secang

  • 3. Mempersiapkan dan mengendalikan Family Folder

 
  • 4. Melakukan perencanaan dan evaluasi kegiatan di unit pelayan pendaftaran

 

Wewenang :

  • 1. Menentukan jadwal kegiatan di Unit Palayanan Pendaftaran

 
  • 2. Menegurkan petugas di Unit Pelayanan Pendaftaran yang tidak sesuai dalam melakukan tugasnya

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

9 dari 31

3. VISI, MISI, FILOSOFI, MOTO DAN INTERAKSI PROSES 3.1. Visi, Misi, Filosofi dan Motto VISI :

 

Menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar yang bermutu, agar tercapai Kecamatan Secang Sehat pada tahun 2015

MISI :

  • 1. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan bermutu dan memuaskan masyarakat.

  • 2. Meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan.

  • 3. Meningkatkan pembinaan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan sehingga masyarakat bisa mandiri.

  • 4. Menjadikan puskesmas sebagai pusat pengembangan pembangunan kesehatan masyarakat

  • 5. Menjalin kemitraan dengan semia pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan dalam pengembangan kesehatan masyarakat.

FILOSOFI PUSKESMAS :

 
  • 1. Menjalankan kesehatan dasar yang baik dan berorientasi kepada pelanggan.

  • 2. Menjunjung tinggi profesionalisme kerja.

 
  • 3. Mengikutsertakan masyarakat dalam usaha peningkatan kesehatan.

 
  • 4. Mengembangkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

  • 5. Meningkatkan kerjasama lintas sektoral.

 

MOTTO PUSKESMAS

 

Kepuasan dan Kesembuhan Anda Tujuan Kami

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG No. Dokumen : Edisi : Revisi : Berlaku Efektif : Halaman
MANUAL MUTU
UPT PUSKESMAS SECANG
No. Dokumen :
Edisi
:
Revisi
:
Berlaku Efektif :
Halaman :
MM-SCG-2012
02
02
10 dari 31
3.2.
Interaksi Proses
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

11 dari 31

4. SISTEM MANAJEMEN MUTU

 

4.1.

Persyaratan Umum

Puskesmas Secang mendokumentasikan, menerapkan dan memelihara Sistem Manajemen

Mutu yang telah ditetapkan, dan secara terus menerus melakukan penyempurnaan efektifitas Sistem Manajemen Mutu berdasarkan Standard Internasional ISO 9001 : 2008, dengan cara :

  • a. Mengidentifikasi proses-proses yang diperlukan Sistem Manajemen Mutu dan penerapannya di setiap kegiatan.

  • b. Menentukan urutan dan interaksi masing-masing proses tersebut.

 
  • c. Menentukan kriteria dan metode yang diperlukan untuk menjamin pelaksanaan dan pengendalian proses-proses tersebut berjalan efektif.

  • d. Mengelola ketersediaan sumber daya dan informasi yang diperlukan untuk mendukung operasional dan pemantauan proses-proses tersebut.

  • e. Memantau, mengukur dan menganalisa proses-proses tersebut.

 

f.Menerapkan tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil-hasil yang direncanakan dan secara terus menerus menyempurnakan proses-proses tersebut.

4.2.

Persyaratan Dokumentasi

 

4.2.1. Umum

 

Dokumen Sistem Manajemen Mutu yang diterapkan di Puskesmas Secang meliputi:

 
  • a. Mendokumentasikan pernyataan mengenai kebijakan mutu dan sasaran mutu.

  • b. Menerbitkan Manual Mutu (Pedoman Mutu).

 
  • c. Menerbitkan Prosedur-prosedur Mutu.

 
  • d. Menerbitkan Instruksi-instruksi kerja.

  • e. Mengendalikan dokumen-dokumen lain yang diperlukan oleh Puskesmas Secang untuk mendukung operasional supaya dapat berjalan secara efektif, seperti petunjuk pelaksanaan, petunjuk teknis dan sebagainya. Dokumen lain ini dapat berasal dari luar Puskesmas (dokumen eksternal) dalam berbagai bentuk media (cetak, file komputer, gambar, dan sebagainya).

  • f. Catatan mutu: Adalah catatan/rekaman tentang pelaksanaan proses Sistem Manajemen Mutu yang dipersyaratkan oleh ISO 9001:2008. Rekaman dapat dalam berbagai bentuk media (cetak, file komputer, gambar, foto, video film, dan sebagainya).

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

12 dari 31

4.2.2.

Pengendalian Dokumen

 

Dokumen-dokumen Sistem Manajemen Mutu dipastikan terkendali. Pengendalian dokumen dimaksudkan agar dokumen Sistem Manajemen Mutu yang

dipergunakan sebagai acuan adalah dokumen yang berisi informasi yang tepat dan benar. Manual Mutu dan Prosedur Mutu serta dokumen eksternal yang terkait dengan Sistem Manajemen Mutu dikendalikan secara tersentral oleh Wakil Manajemen dibantu oleh Sekretariat ISO. Sedangkan dokumen pendukung lainnya seperti Instruksi Kerja, uraian tugas, rencana monitoring dikendalikan oleh masing-masing unit. Wakil Manajemen mengendalikan semua dokumen yang dipersyaratkan oleh Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2008. Proses Pengendalian tersebut diatur dalam prosedur pengendalian dokumen yang meliputi :

 
  • a. Cara pembuatan dokumen.

 
  • b. Cara pengesahan dokumen sebelum diterbitkan.

 

c.Cara Peninjauan ulang & revisi dokumen.

 
  • d. Cara Penempatan / penggunaan dokumen.

  • e. Identifikasi dan penelusuran dokumen.

  • f. Cara menangani dokumen yang berasal dari luar (dokumen eksternal) yang terkait dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu.

  • g. Penyimpanan dokumen yang sudah tidak berlaku.

 

Hirarki Sistem dokumentasi yang diterapkan di Puskesmas Secang adalah sebagai berikut

:

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG No. Dokumen : Edisi : Revisi : Berlaku Efektif : Halaman
 

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-01 : Prosedur Mutu Pengendalian Dokumen

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

13 dari 31

4.2.3.

Pengendalian Catatan Mutu / Sistem Kearsipan

 

Catatan-catatan mutu dikelola dengan baik sebagai bukti kesesuaian terhadap persyaratan-persyaratan penerapan Sistem Manajemen Mutu secara efektif. Tujuan pengendalian Catatan Mutu adalah untuk memastikan semua data kegiatan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk perbaikan dan peningkatan. Arsip dipastikan aman, teridentifikasi dengan jelas dan ditata dengan rapi sehingga mudah dan cepat ditemukan bila diperlukan. Arsip yang ada pada unit dikendalikan oleh masing-masing unit.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-02

: Prosedur Mutu Pengendalian Catatan Mutu

 
 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

14 dari 31

5.

TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN 5.1. Komitmen Manajemen

 
 

Manajemen Puskesmas Secang bertekad untuk menjalankan Sistem Manajemen Mutu secara

konsisten dan konsekuen dan berkomitmen terhadap penerapan dan pengembangan Sistem Manajemen Mutu. Untuk itu maka manajemen Puskesmas mewajibkan semua Penanggungjawab pelayanan dan Penanggungjawab unit untuk meningkatkan secara terus menerus efektifitas Sistem Manajemen Mutu dengan cara :

  • a. Memahami konsep Sistem Manajemen Mutu dan menjalankannya secara konsisten

  • b. Mengkomunikasikan kepada seluruh pegawai, pentingnya kepuasan pelanggan dan peningkatan mutu yang berkesinambungan.

  • c. Memastikan seluruh pegawai memahami esensi Sistem Manajemen Mutu.

  • d. Menetapkan dan mensosialisasikan Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu yang ingin dicapai.

  • e. Melakukan Tinjauan Manajemen dalam waktu paling lambat setiap 1 tahun sekali.

  • f. Menjamin ketersediaan sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan proses- proses yang telah direncanakan

  • g. Memastikan perbaikan terus menerus dilakukan pada semua aspek kegiatan.

5.2. Fokus Kepada Pelanggan

 
 

Pegawai dan pimpinan khususnya fungsi-fungsi terkait dengan pelanggan berkewajiban memiliki pengetahuan yang baik tentang gambaran umum pelanggan Puskesmas. Tim Pengaduan Masyarakat memelihara dan senantiasa memperbaharui catatan tentang pelanggan untuk memungkinkan pegawai memahami gambaran umum pelanggan serta bertanggungjawab untuk :

  • a) Mengidentifikasi dan memahami persyaratan dan harapan setiap pelanggan.

  • b) Mengkomunikasikan informasi persyaratan pelanggan kepada unit-unit terkait secara terkendali.

  • c) Memastikan Penanggungjawab unit penerima informasi persyaratan pelanggan bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan kegiatan berikutnya secara terkendali.

  • d) Memastikan unit-unit terkait bertanggung jawab kepada wakil manajemen mengenai persyaratan pelanggan dan memastikan semua terpenuhi.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-08

: Prosedur Mutu Pengendalian Pelayanan Rawat Jalan

 

PM-SCG-09

: Prosedur Mutu Pengendalian Pelayanan Penunjang

PM-SCG-13

: Prosedur Mutu Pengukuran Kepuasan Pelanggan

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

15 dari 31

5.3. Kebijakan Mutu

 

Puskesmas Secang menentukan dan menetapkan kebijakan mutu :

 
  • a. Sejalan dengan visi dan misi Puskesmas Secang

 
  • b. Meliputi komitmen untuk memenuhi persyaratan-persyaratan dan peningkatan efektifitas Sistem Manajemen Mutu

c.Menyediakan kerangka kerja untuk menetapkan dan meninjau sasaran mutu.

  • d. Dikomunikasikan dan difahami oleh seluruh pegawai di Puskesmas Secang.

Kebijakan Mutu Puskesmas Secang :

 

Puskesmas Secang bertekad untuk terus meningkatkan kinerja mutu, ketepatan pelayanan dan ketepatan waktu pelayanan. Puskesmas Secang melatih karyawan agar memiliki kompetensi yang diperlukan. Puskesmas Secang bertekad untuk terus memperbaiki sasaran mutu yang berorientasi kepada pelanggan.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-03

: Prosedur Tinjauan Manajemen

 

5.1.

Perencanaan

 

5.4.1.Tujuan Mutu / Sasaran Mutu

 
 
  • a. Setiap unit menetapkan sasaran-sasaran secara spesifik dan terukur termasuk sasaran mutu pelayanan yang dihasilkan oleh unit tersebut.

  • b. Sasaran Mutu dibuat dan ditinjau secara periodik.

 
  • c. Penanggungjawab unit bertanggung jawab untuk memastikan unit yang dipimpinnya membuat perencanaan kerja untuk mencapai sasaran-sasaran unit kerjanya

  • d. Sasaran mutu sesuai dengan kebijakan mutu Puskesmas Secang

  • e. Sasaran–sasaran setiap unit dipastikan terdokumentasi.

 

Dokumen Terkait :

 

Rencana Manajemen Mutu

5.4.2. Perencanaan Sistem Manajemen Mutu

 

Kepala Puskesmas Secang menjamin bahwa :

 
  • a. Perencanaan Sistem Manajemen Mutu ditetapkan supaya dapat memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam Sistem Manajemen Mutu

  • b. Keutuhan Sistem Manajemen Mutu harus tetap terpelihara apabila terjadi perubahan pada Sistem Manajemen Mutu yang direncanakan dan diterapkan.

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG
 

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

 

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

16 dari 31

 

Rencana Mutu Pelayanan (RMP) di Puskesmas Secang

 
  • a) Pasien mengambil nomor urut pendaftaran sesuai bagian yang dituju di bagian Informasi, kemudian nomor urut ditumpuk di pendaftaran sesuai dengan bagian yang dituju.

  • b) Petugas Pendaftaran memanggil pasien sesuai dengan nomor urut pendaftaran., kemudian mendaftar pasien dengan mencari data di Simpus untuk pasien lama atau memasukkan data di Simpus untuk pasien baru.

  • c) Pasien membayar restribusi dari pasien sesuai Perda yang berlaku untuk pasien umum dan memberikan bukti pembayaran (karcis). Mengisi form Jamkesmas / Askes bagi pasien Jamkesmas/Askes

  • d) Petugas mencari kartu rawat jalan lama atau membuat kartu rawat jalan baru dan membawa sesuai dengan bagian masing-masing

  • e) Bagian BP Umum, atau BP Gigi, atau KIA/KB, atau MTBS menerima RM dari bagian pendaftaran. Bagian – bagian tersebut mengelola pasien. Petugas BP Umum, BP Gigi, KIA/ KB melakukan anamnesa, pemeriksaan dan tindakan medis,

  • f) Apabila dilakukan tindakan , setelah selesai pasien membayar biaya tindakan di kasir.

  • g) Pasien

mengambil

obat di Ruang obat, apabila tidak memakai obat pasien bisa

langsung pulang.

 
  • h) Petugas mengambil kartu rawat jalan pasien yang telah selesai diperiksa dari masing- masing unit pelayanan yang kemudian akan disimpan dalam rak kartu rawat jalan.

5.2.

Wewenang, Tanggung Jawab dan Komunikasi

 

5.5.1Tugas Tanggung Jawab dan Wewenang

 

Tugas, tanggung jawab & wewenang pegawai / penanggung jawab diatur dengan jelas dan terdokumentasi khususnya pegawai yang melaksanakan pekerjaan yang terkait langsung dengan mutu dan kepuasan pelanggan

  • a) Setiap pegawai / Penanggungjawab dipastikan memahami tugas, tanggung jawab dan wewenangnya.

 
  • b) Uraian tugas, tanggung jawab & wewenang dibuat kepala Puskesmas dibantu oleh bagian kepegawaian

 
  • c) Penanggungjawab unit menentukan pegawai mana saja yang disyaratkan memiliki uraian tugas.

  • d) Dokumen Uraian tugas dipegang oleh pegawai yang bersangkutan dan copy disimpan oleh unit kepegawaian

  • e) Dokumen Uraian tugas harus dikendalikan, isinya diperbarui bila terjadi perubahan pekerjaan.

  • f) Uraian tugas dibuat berdasarkan nama nama posisi yang ada dalam struktur organisasi pada masing-masing unit

  • g) Penggunaan nama posisi / job title dikoordinasikan oleh unit kepegawaian

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

17 dari 31

Uraian Tugas (Job Description) Pegawai Puskesmas Tugas Kepala Puskesmas diatur dalam Peraturan Bupati Magelang, sedangkan Uraian tugas karyawan Puskesmas Secang tertuang dalam Surat Keputusan Kepala puskesmas Secang (seperti dalam lampiran).

Dokumen Terkait :

 

MM-SCG-2011

: 2.2 Tim Kerja Puskesmas Secang

 

MM-SCG-2011

: 2.3 Uraian Tugas (Job Description)

Uraian Tugas (Job Description) Pegawai Puskesmas

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

18 dari 31

5.5.2 Wakil Manajemen (Manajemen Representative) Kepala Puskesmas Secang menetapkan dan menunjuk seorang pegawai Puskesmas Secang sebagai Wakil Manajemen (Management Representative) untuk menjamin

efektifitas implementasi Sistem Manajemen Mutu. Wakil Manajemen mendapat otoritas yang cukup untuk menjalankan tugas dan mempunyai tanggung jawab dan wewenang sebagai berikut :

 
  • a. Menjamin Proses-proses yang diperlukan dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu diterapkan dan dipelihara.

  • b. Melaporkan kinerja Sistem Manajemen Mutu dan setiap keperluan untuk penyempurnaannya ke Manajemen Puncak (Kepala Puskesmas), dan

  • c. Menjamin pemahaman dan kepedulian terhadap kepuasan pelanggan disampaikan ke seluruh pegawai puskesmas.

Dokumen Terkait :

 

SK Kepala Puskesmas No. 800/49.2/16.05/II/2007

 

MM-SCG-2011

: 2.2 Tim Kerja Puskesmas Secang

 

MM-SCG-2011

: 2.3 Uraian Tugas (Job Description)

MM-SCG-03

: Prosedur Mutu Rapat Tinjauan Manajemen

5.5.3 Komunikasi Internal

 

Kepala Puskesmas menjamin bahwa proses Komunikasi Internal yang sesuai telah ditetapkan di lingkungan organisasi melalui Rapat Bulanan, Disposisi, dan komunikasi langsung (arahan, konsultasi) dan menunjukan efektifitas Sistem Manajemen mutu yang ditetapkan. Ruang Tata Usaha dilengkapi dengan papan pengumuman yang dipergunakan untuk komunikasi. Pertemuan rutin 1 bulan 1 kali, dan Pertemuan khusus bila diperlukan.

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

19 dari 31

5.6. Tinjauan Manajemen

 
  • 5.6.1 Umum

 

Tinjauan Manajemen dilaksanakan oleh Kepala Puskesmas Secang minimal satu tahun

sekali untuk evaluasi dan menjamin secara terus menerus, kesesuaian, ketepatan dan keefektifan Sistem Manajemen Mutu. Tinjauan Manajemen mencakup penilaian untuk perubahan dan perbaikan yang dipersyaratkan dalam sistem manajemen mutu. Agenda tinjauan manajemen ditentukan jauh hari sebelum evaluasi dilaksanakan. Kebijakan mutu dan sasaran mutu dinilai dalam Tinjauan Manajemen, Hasil Tinjauan Manajemen memuat keputusan / kesimpulan mengenai tindakan yang perlu diambil dan dibagikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Catatan Rapat dipelihara berdasarkan prosedur “Tinjauan Manajemen”.

  • 5.6.2 . Masukan Tinjauan Manajemen

 

Masukan-masukan terhadap Tinjauan Manajemen (management review) meliputi informasi-informasi mengenai :

 
  • a. Hasil-hasil Audit

 
  • b. Umpan balik Pelanggan termasuk keluhan pelanggan

 
  • c. Kinerja proses dan hasil pelayanan

 
  • d. Status tindakan pencegahan dan tindakan perbaikan

 
  • e. Tindak lanjut terhadap Tinjauan Manajemen sebelumnya

  • f. Perubahaan-perubahaan yang dapat mempengaruhi Sistem Manajemen Mutu

  • g. Rekomendasi terhadap penyempurnaan Sistem Manajemen Mutu

5.6.3. Keluaran Tinjauan Manajemen

 
 

Keluaran (Output) dan hasil Tinjauan Manajemen meliputi setiap keputusan dan tindakan yang perlu diambil berkaitan dengan :

  • a. Penyempurnaan efektivitas Sistem Manajemen Mutu dan proses-prosesnya

  • b. Penyempurnaan produk berkaitan dengan persyaratan-persyaratan pelanggan,

  • c. Kebutuhan terhadap sumber daya

 

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-03

: Prosedur Mutu Tinjauan Manajemen

 
 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG
 

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

 

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

20 dari 31

6.

MANAJEMEN SUMBER DAYA

 

6.1.

Penyediaan Sumber Daya

 

a) Kepala Puskesmas dipastikan memenuhi dengan cara mengelola Sumber Daya untuk

menjalankan Sistem Manajemen Mutu serta untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. b) Penanggungjawab Unit mengidentifikasi Sumberdaya yang diperlukan dan disampaikan kepada manajemen melalui mekanisme yang telah diatur / dibahas dalam Tinjauan Manajemen.

 

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-04

 

: Prosedur Mutu Pengelolaan Pegawai

 

PM-SCG-05

: Prosedur Mutu Pelatihan

PM-SCG-10

: Prosedur Mutu Pengadaan Barang

6.2.

Sumber Daya Manusia

 
 

6.2.1.

Umum

 

Kepala Puskesmas mengidentifikasi kompetensi setiap pegawai. Pegawai yang melakukan pekerjaan yang berdampak terhadap mutu pelayanan harus kompeten ditinjau dari latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, ketrampilan, dan pelatihan. Persyaratan tersebut dituangkan dalam kualifikasi jabatan. Kepala Puskesmas menempatkan pegawai sesuai kompetensi fungsi jabatan masing- masing. Tim Manajemen menetapkan kebutuhan pelatihan untuk mencapai kompetensi SDM yang diperlukan. Penetapan pelatihan harus mengacu kepada pemenuhan standar kompetensi yang telah ditetapkan.

Puskesmas menyediakan pelatihan atau kegiatan lain untuk memenuhi atau meningkatkan kompetensi Pegawai, baik diselenggarakan secara mandiri atau oleh pihak luar. Penanggungjawab TU

  • a. Menyimpan dan mengelola setiap catatan pendidikan, latihan, ketrampilan dan pengalaman setiap pegawai puskesmas.

  • b. Menerapkan dan memelihara Prosedur Mutu Pengelolaan Pegawai dan Prosedur Mutu Pelatihan.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-04

   

PM-SCG-05

: Prosedur Mutu Pengelolaan Pegawai : Prosedur Mutu Pelatihan

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

21 dari 31

6.2.2.

Pengembangan Sumber Daya Manusia

 

Seluruh Penanggungjawab Unit bertanggung jawab untuk :

 
 
  • a. Mengidentifikasi dan menetapkan kebutuhan kompetensi untuk pegawai yang melaksanakan pekerjaan di unitnya.

  • b. Memberikan pelatihan atau tindakan lain yang diambil untuk memenuhi kebutuhan kompetensi setiap pegawai.

  • c. Melakukan evaluasi efektifitas dari pelatihan dan tindakan yang dilakukan.

  • d. Meningkatkan kesadaran pegawai mengenai pentingnya peranan setiap pegawai dalam pekerjaan mereka untuk mencapai sasaran mutu demi kepuasan pelanggan.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-05

: Prosedur Mutu Pelatihan

 

2.3.

Sarana dan Prasarana

 
  • 1. Puskesmas Secang menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur.

  • 2. Puskesmas Secang menyediakan, mengidentifikasi dan memelihara fasilitas yang digunakan untuk menunjang penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 yang mencakup gedung, alat - alat kesehatan dan penunjang, sarana komunikasi, sarana transportasi dan system informasi

  • 3. Puskesmas Secang memastikan gedung, alat - alat kesehatan dan penunjang, sarana komunikasi, sarana transportasi dan system informasi terpelihara dengan baik.

  • 4. Puskesmas Secang memastikan fasilitas yang disediakan dapat memenuhi fungsi pelayanan kesehatan untuk pelanggan, dan menunjang penerapan sistem manajemen mutu.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-10

: Prosedur Mutu Pengadaan Barang

 

PM-SCG-07

 

PM-SCG-06

: Prosedur Mutu Perbaikan Sarana dan Prasarana :Prosedur Mutu Pemeliharaan Saran Prasarana dan Lingkungan Kerja

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

22 dari 31

2.4.

Lingkungan Kerja

 
  • 1. Lingkungan kerja dikendalikan untuk mendukung komitmen mutu dan kepuasan pelanggan.

  • 2. Pengendalian lingkungan kerja dimaksudkan agar lingkungan kerja senantiasa dalam keadaan bersih dan rapi

  • 3. Pegawai dan pimpinan berkewajiban mengupayakan dan mewujudkan agar lingkungan kerjanya terkendali.

  • 4. Lingkup pengendalian lingkungan meliputi :

 
  • a. Kebersihan lingkungan

 
  • b. Kesehatan dan keselamatan lingkungan

 
  • c. Keamanan lingkungan

 
  • 5. Kepala puskesmas mewajibkan semua pegawai untuk menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan kerja

  • 6. Setiap Penanggungjawab unit bertanggung jawab untuk memastikan kebersihan dan kerapihan lingkungan kerja di unitnya dipahami dan dijalankan oleh seluruh pegawai pada setiap unit kerja.

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG
 

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

23 dari 31

7.

REALISASI PELAYANAN

 

7.1.

Perencanaan Realisasi Pelayanan

 

Puskesmas Secang menetapkan dan merencanakan proses yang dibutuhkan dalam

memberikan pelayanan:

 
 

a.

Sasaran mutu untuk pelayanan,

 

b.

Proses-proses dan dokumentasi serta sumber daya dan fasilitas terhadap pelayanan,

c.

Catatan-catatan yang diperlukan agar dapat membuktikan kesesuaian dari proses- proses dan pelayanan yang dihasilkan.

 

Dokumen Terkait

 

PM-SCG-08

 

: Prosedur Mutu Pengendalian Pelayanan Rawat Jalan

 

PM-SCG-09

: Prosedur Mutu Pengendalian Pelayanan Penunjang

7.2.

Proses-proses yang Berkaitan dengan Pelanggan

 

7.2.1.

Penentuan Persyaratan-Persyaratan yang berkaitan dengan produk

 

Tim Manajemen Puskesmas berusaha untuk mengidentifikasi secara jelas semua persyaratan yang diminta pelanggan atau persyaratan yang dibutuhkan pelanggan atau persyaratan yang ditentukan oleh Puskesmas dan persyaratan lain seperti undang- undang, peraturan pemerintah dan sebagainya yang terkait dengan Produk Puskesmas.

Puskesmas melakukan koordinasi dengan unit-unit terkait untuk meninjau / membahas semua persyaratan tersebut dan untuk menilai apakah persyaratan itu dapat dipenuhi, termasuk apabila ada perubahan persyaratan produk Puskesmas melakukan komunikasi dengan pelanggan dengan cara menyediakan:

 
  • 1. Papan pengumuman bagi pelanggan

 
 
  • 2. Petugas informasi dan Pengaduan Masyarakat

 
  • 3. Kotak saran untuk menerima keluhan secara langsung

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-08

: Prosedur Mutu Pengendalian Pelayanan Rawat Jalan

 

PM-SCG-09

: Prosedur Mutu Pengendalian Pelayanan Penunjang

 

7.2.2.

Tinjauan persyaratan yang berkaitan dengan produk

 
 

Menetapkan persyaratan pelanggan yang terkait dengan pelayanan, meliputi :

  • a. Persyaratan untuk menerima pelayanan dan proses pelayanan.

 
 
  • b. Persyaratan lain yang diperlukan untuk pelanggan tertentu.

 

7.2.3.

Komunikasi dengan pelanggan

 
 

Puskesmas Secang menetapkan dan menerapkan proses komunikasi yang efektif dengan

pelanggan mengenai :

 
  • a. Informasi pelayanan

 
  • b. Umpan balik pelanggan, termasuk keluhan-keluhan pelanggan.

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

24 dari 31

  • 7.3. Desain dan Pengembangan

 

Tidak diterapkan.

 
  • 7.4. Pengadaan Barang

 

7.4.1.

Proses Pengadaan

Puskesmas Secang Kabupaten Magelang

 
 
  • a. Menetapkan dan memenuhi kebutuhan barang yang diperlukan dalam proses pelayanan.

  • b. Menetapkan prosedur pengadaan barang dan atau pembelian untuk memenuhi kebutuhan barang yang diperlukan dalam proses pelayanan.

  • c. Kegiatan pengadaan barang dilakukan oleh Pengurus Barang dan Bagian Rumah Tangga.

  • d. Sebelum pengadaan barang dilaksanakan semua persyaratan produk harus dibahas secara jelas.

  • e. Perencanaan pengadaan barang harus terlebih dahulu dibuat sebelum dilaksanakan.

  • f. Bila kegiatan pengadaan barang melibatkan unit-unit yang lain, maka harus dipastikan adanya kejelasan pengaturan mengenai keterlibatan / wewenang unit-unit terkait.

  • g. Komunikasi pada semua tahap kegiatan pengadaan barang harus tercatat.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-10

: Prosedur Mutu Pengadaan Barang

 
  • 7.4.2. Informasi Pembelian

 
 
  • a) Sebelum melaksanakan pembelian, Informasi tentang berbagai persyaratan dan spesifikasi yang diperlukan oleh Puskesmas harus dibuat secara jelas untuk menghindari kesalahan / ketidak-sesuaian

  • b) Dokumen pembelian harus dipastikan memuat penjelasan mengenai semua persyaratan yang ditetapkan termasuk :

  • 1. Kejelasan mengenai jumlah barang yang akan dibeli

 
  • 2. persyaratan spesifikasi / mutu barang yang akan dibeli

  • 7.4.3. Verifikasi Barang yang dibeli

 
 
  • a) Pengurus Barang dan Penanggungjawab Pelayanan Klinis bertanggung jawab melakukan verifikasi terhadap barang yang dibeli.

  • b) Hasil Verifikasi / pemeriksaan dicatat dan disimpan.

 
  • c) Penanggungjawab Pelayanan Klinik memiliki kewenangan untuk memutuskan apakah barang yang datang memenuhi persyaratan mutu atau tidak.

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

25 dari 31

7.5.

Proses Pelayanan

 
  • 7.5.1. Pengendalian Proses Pelayanan

 

Puskesmas Secang Kabupaten Magelang menentukan pengendalian proses pelayanan di

dalam lingkup puskesmas melalui:

 
 
  • a. Ketersediaan informasi dari pelayanan.

 
  • b. Menetapkan instruksi-instruksi kerja (IK) yang dibutuhkan.

 
  • c. Penggunaan dan pemeliharaan peralatan yang sesuai untuk proses pelayanan.

  • d. Menetapkan aktivitas pengukuran dan pemantauan oleh Penanggungjawab unit dengan sistem sampling.

  • 7.5.2. Validasi Proses Pelayanan

 

Menetapkan peraturan untuk validasi proses apabila diterapkan meliputi

 
 
  • a. Prosedur peninjauan-ulang dan adanya kriteria persetujuan dari proses-proses.

  • b. Persetujuan peralatan dan kualifikasi pegawai.

 
  • c. Penggunaan prosedur dan metode yang dispesifikasikan

  • d. Kebutuhan untuk catatan-catatan

 
  • e. Validasi ulang

 
  • 7.5.3. Identifikasi dan Mampu Telusur

 
 
  • a) Semua tahap – tahap pelayanan rawat jalan harus dipastikan diberikan identifikasi secara jelas.

  • b) Cara identifikasi harus dituangkan dalam prosedur identifikasi

 
  • c) Identifikasi dimaksudkan untuk menghindari kesalahan atau ketidak-sesuaian yang tidak diinginkan.

  • d) Identifikasi juga diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan/ pengukuran dan pemantauan terhadap proses / produk.

  • e) Bilamana persyaratan ketelusuran merupakan suatu keharusan yang dipersyaratkan oleh pelanggan maka identifikasi wajib dilaksanakan berdasarkan persyaratan yang diminta pelanggan pada semua tahapan.

  • f) Cara identifikasi diatur dalam prosedur identifikasi

 
  • 7.5.4. Barang Milik Pelanggan

 
 
  • a) Barang milik pelanggan adalah barang-barang yang bukan milik Puskesmas Secang yang berada di wilayah tanggung jawab Puskesmas Secang.

  • b) Barang milik pelanggan harus ditangani dengan hati- hati untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

  • c) Semua unit/pihak yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dengan penggunaan, penyimpanan, pemeriksaan barang milik pelanggan harus melakukan identifikasi, melindungi dan mengamankan barang-barang milik pelanggan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

  • d) Yang termasuk barang milik pelanggan adalah informasi pasien di dalam catatan rekam medis, kartu identitas pasien, obat pasien yang belum diserahkan, dan barang lain yang merupakan milik pasien.

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG
 

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

26 dari 31

 

7.5.5.

Penyimpanan Barang

 
  • a) Barang pada semua tahapan proses dijaga kondisinya dan dipertahankan kesesuaiannya selama penyimpanan dan selama proses penggunaannya.

 
  • b) Selama barang ditangani secara internal, harus dilengkap identifikasi secara jelas.

7.6.

Pengendalian Alat Pemeriksaan dan Pengukuran

 
  • a. Peralatan yang dipergunakan untuk pemantauan/pengukuran/pengujian pelayanan rawat jalan harus dikendalikan.

  • b. Pengendalian diarahkan untuk memastikan peralatan yang dipergunakan berada dalam kondisi laik pakai.

  • c. Peralatan pemantauan/pengukuran/pengujian diinventarisasikan

 
  • d. Prosedur pemantauan /pengukuran/pengujian harus dibuat

  • e. Peralatan pengukuran / pemantauan harus dikalibrasi atau diverifikasi pada interval waktu yang telah ditentukan.

  • f. Bila dipandang perlu kalibrasi harus dilakukan setiap kali peralatan akan dipergunakan/dioperasikan.

  • g. Kalibrasi dilakukan dengan cara membandingkan alat kerja/standar kerja terhadap

alat standard.

 
  • h. Bila kalibrasi dilakukan, maka catatan kalibrasi harus dapat ditelusuri ke standard nasional / internasional

  • i. Bilamana puskesmas/ lembaga kalibrasi tidak memiliki standard yang lebih tinggi dan sesuai, maka cara pengecekan ketepatan peralatan harus ditentukan dalam prosedur.

j. Peralatan pengukuran/pemantauan harus dilindungi dari kerusakan selama

penanganan, pemeliharaan dan penyimpanan.

 
  • k. Bila terjadi penyimpangan terhadap akurasi peralatan, maka harus diambil tindakan terhadap peralatan tersebut dan terhadap produk yang mungkin telah terkena akibatnya.

  • l. Bilamana software komputer dipergunakan dalam kegiatan pemantauan dan pengukuran, maka kemampuan komputer tersebut diverifikasi sebelum digunakan.

Dokumen Terkait

 

Kalibrasi

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

 

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

27 dari 31

8.

PENGUKURAN, ANALISA, DAN PENINGKATAN

 
 
  • 8.1. Umum

Wakil Manajemen Merencanakan, Menentukan dan Menerapkan proses-proses pengukuran,

analisa dan peningkatan yang diperlukan dalam sistem manajemen mutu agar :

 
  • a. Menjamin kesesuaian pelayanan

 
  • b. Menjamin kesesuaian dari sistem manajemen mutu

 
  • c. Meningkatkan terus-menerus efektifitas dari sistem manajemen mutu

Meliputi penggunaan metode-metode yang diterapkan termasuk statistika, dan lainnya.

Dokumen Terkait:

 

PM-SCG-13

: Prosedur Mutu Pengukuran Kepuasan Pelanggan

 
  • 8.2. Proses Pemantauan dan Pengukuran

 
  • 8.2.1. Proses Pengukuran Kepuasan Pelanggan

Puskesmas Secang memantau informasi yang berkaitan dengan persepsi pelanggan terhadap pemenuhan persyaratan-persyaratan pelanggan. Metoda yang digunakan dapat dengan Metoda survey, Kuisioner atau Metoda lain yang ditetapkan kemudian sesuai situasi dan kebutuhan. Pelaksanaan pengukuran kepuasan pelanggan ditetapkan 1 tahun sekali atau sewaktu-waktu jika diminta oleh keperluan dinas/pemerintah Kabupaten.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-13

: Prosedur Mutu Pengukuran Kepuasan Pelanggan

 
  • 8.2.2. Audit Mutu Internal

 

Wakil Manajemen beserta tim auditor mutu internal menyelenggarakan audit mutu internal

dalam periode waktu yang telah ditetapkan untuk mengetahui :

 
 

a. Kesesuaian perencanaan yang disusun terhadap persyaratan sistem manajemen mutu yang diterapkan.

b.

Sistem manajemen mutu diterapkan dan dipelihara secara efektif

 

Audit mutu internal direncanakan atas pertimbangan status dan kepentingan area yang akan diaudit. Kriteria audit, frekuensi, ruang lingkup dan metoda audit ditentukan sebelum melaksanakan audit mutu internal. Pelaksanaan audit ditetapkan mengikuti prosedur audit mutu internal.

Dokumen terkait :

 

PM-SCG-15 : Prosedur Mutu Audit Mutu Internal

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

28 dari 31

  • 8.2.3. Pemantauan dan Pengukuran Proses-proses

 
 

Wakil Manajemen menerapkan metoda yang sesuai pada proses pemantauan dan pengukuran proses-proses sistem manajemen mutu. Metoda yang diterapkan bertujuan untuk menunjukkan kemampuan proses dalam mencapai hasil yang direncanakan. Apabila hasil yang direncanakan tidak tercapai maka perbaikan dan tindakan perbaikan yang sesuai harus dilaksanakan untuk menjamin kesesuaian terhadap produk.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-17

: Prosedur Mutu Tindakan Pencegahan

 
  • 8.2.4. Pemantauan dan Pengukuran Produk

 
 

Wakil Manajemen melakukan pemantauan dan pengukuran terhadap karakteristik produk untuk mengetahui persyaratan-persyaratan produk terpenuhi. Proses pengukuran dilaksanakan sesuai dengan tahapan-tahapan dalam proses realisasi produk. Bukti kesesuaian terhadap kriteria Keberterimaan disimpan, catatan-catatan tersebut harus mencantumkan pegawai yang mempunyai kewenangan. dalam pemberi pelayanan. Pemberian pelayanan tidak akan dilakukan sebelum seluruh persyaratan dipenuhi.

8.3.

Pengendalian Produk tidak Sesuai

 

Wakil Manajemen menjamin bahwa produk / pelayanan yang tidak sesuai dengan persyaratan teridentifikasi dan terkendali untuk mencegah kesalahan dalam pelayanan. Pengendalian, tanggung jawab dan wewenang terhadap pelayanan tidak sesuai ditetapkan dalam prosedur pengendalian ketidaksesuaian layanan. Pengendalian pelayanan tidak sesuai mencantumkan tindakan-tindakan :

  • a. Menetapkan prosedur tertulis yang mendefinisikan proses-proses yang dilibatkan dalam pengendalian pelayanan yang tidak sesuai.

  • b. Mengidentifikasi dan mengendalikan pelayanan yang tidak sesuai dengan persyaratan untuk mencegah dari penggunaan yang tidak sesuai, pelayanan yang tidak sesuai segera diperbaiki ulang dan diverifikasi kembali agar menjamin kesesuaian.

  • c. Menetapkan konsekuensi dari ketidaksesuaian itu, apabila pelayanan yang tidak sesuai telah dilakukan kepada pelanggan.

Apabila ketidaksesuaian produk terdeteksi setelah pelayanan, maka Puskesmas akan mengambil tindakan yang sesuai dengan dampak atau potensi ketidaksesuaian tersebut.

Dokumen Terkait :

 

PM-SCG-16

 

: Prosedur Mutu Pengendalian Ketidaksesuaian Pelayanan

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

29 dari 31

  • 8.4. Analisis Data

 

Wakil Manajemen menentukan, mengumpulkan dan menganalisis data untuk menunjukkan kesesuaian dan efektifitas sistem manajemen mutu, serta mengevaluasi kemungkinan peluang

melaksanakan peningkatan sistem manajemen mutu secara berkelanjutan. Hal ini meliputi pembuatan data sebagai hasil pemantauan dan pengukuran dari sumber yang relevan. Data yang digunakan untuk analisa data meliputi :

  • a. Kepuasan dan/atau ketidakpuasan pelanggan.

 
  • b. Kesesuaian terhadap kebutuhan pelanggan.

  • c. Karakteristik dari proses, produk dan kecenderungannya

 
  • d. Pemasok.

 
  • 8.5. Peningkatan (Improvement)

 
  • 8.5.1. Peningkatan yang Berkelanjutan

 

Puskesmas Secang dengan seluruh komponennya melakukan peningkatan yang berkelanjutan terhadap efektifitas sistem manajemen mutu meliputi fungsi kebijakan mutu,

sasaran mutu, hasil audit, analisis data, tindakan perbaikan dan pencegahan dan Tinjauan manajemen.

  • 8.5.2. Tindakan Perbaikan

 

Wakil Manajemen mengambil tindakan untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian

agar tidak terjadi lagi. Tindakan perbaikan harus sesuai dengan dampak ketidaksesuaian yang ditemukan. Prosedur tindakan perbaikan ditetapkan sebagai acuan dalam :

 
  • a. Meninjau ketidaksesuaian (termasuk keluhan pelanggan),

 
  • b. Menentukan penyebab ketidaksesuaian,

 
  • c. Melakukan evaluasi terhadap tindakan-tindakan yang dianggap perlu dalam menjamin agar ketidaksesuaian tidak terjadi lagi,

  • d. Menentukan dan menerapkan tindakan-tindakan yang dianggap perlu,

  • e. Mencatat hasil-hasil tindakan yang telah dilakukan,

 
  • f. Meninjau kembali dan mengevaluasi tindakan perbaikan yang dilakukan.

Dokumen terkait :

 

PM-SCG-17

: Prosedur Mutu Tindakan Perbaikan

 
MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

MM-SCG-2012

02

02

30 dari 31

8.5.3.

Tindakan Pencegahan

 

Wakil Manajemen menentukan tindakan-tindakan untuk meniadakan penyebab potensi ketidaksesuaian dalam upaya mencegah agar tidak terjadi. Tindakan pencegahan harus seusai dengan dampak potensi masalah. Prosedur tindakan pencegahan ditetapkan sebagai acuan dalam :

 
  • a. Menentukan potensi ketidaksesuaian dan penyebab-penyebabnya.

  • b. Melakukan evaluasi terhadap tindakan pencegahan dalam upaya mencegah terjadinya ketidaksesuaian,

  • c. Menentukan dan menerapkan tindakan-tindakan yang dianggap perlu,

  • d. Mencatat hasil-hasil tindakan-tindakan yang telah dilakukan,

 
  • e. Meninjau kembali dan mengevaluasi tindakan pencegahan yang telah dilaksanakan.

Dokumen terkait :

 

PM-SLM-18

: Prosedur Mutu Tindakan Pencegahan

 

8.6.

PENUTUP

 

Demikian manual mutu ini dibuat dan telah disahkan oleh Kepala Puskesmas untuk dijadikan acuan dalam bertindak dan mengambil keputusan dalam rangka menjalankan sistem manajemen mutu. Laksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai dengan kapasitas dan wewenang yang telah diberikan.

Selamat bekerja, Kepala Puskesmas mendukung sepenuhnya pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu ini sebagai komitmen yang tidak dapat ditawar-tawar.

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG
 

MANUAL MUTU UPT PUSKESMAS SECANG

 

No. Dokumen :

Edisi

:

Revisi

:

Berlaku Efektif :

Halaman :

 

MM-SCG-2012

02

02

31 dari 31

 

DISTRIBUSI PEDOMAN MUTU

 

NO.

PENERIMA DOKUMEN MANUAL

 

KODE

 

JML SALINAN

COPY NO.

 

MUTU

UNIT

(SET)

1

Wakil Manajemen

 

WM

1 (satu)

Master

2

Kepala Puskesmas

 

KP

1 (satu)

 

1

3

Penanggungjawab Tata Usaha

 

TU

1 (satu)

 

2

4

Penanggungjawab Pelayanan Klinis

 

YNS

1 (satu)

 

3

5

Penanggungjawab Unit Pendaftaran

 

PDF

1 (satu)

 

4

6

Penanggungjawab Unit Pelayanan Pengobatan Umum

 

BPU

1

(satu)

5

 

7

Penanggungjawab Unit Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

 

KGM

1

(satu)

6

8

Penanggungjawab Unit Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

 

KIA

1

(satu)

7

9

Penanggungjawab Unit Pelayanan Laboratorium

 

LAB

1

(satu)

8

10

Penanggungjawab Unit Pelayanan Farmasi

 

ROB

1

(satu)

9