You are on page 1of 6

CATATAN PERKEMBANGAN

TGL/
JAM DX CATATAN PERKEMBANGAN TT
30/10 I Data Subyektif
2001 Pasien mengatakan porsi dari Rumah sakit habis
jam 2 /3 porsi
07.00 Pasiena mengatakan masih sakit saat menelan
makanan
Pasien menagatakan lebih banyak makan sedikit
tapi sering
Pasien mengatakan mengerti tentang penjelasan
perawat tentang pentingnya nutrisi

Data obyektif
Keadaan umum baik
BB 56 kg
T 110/70 mmHg
N 88 x/menit
S 36 5 o c
R 20 x /menit
Terdapat pembesaran kelenjar lyfe di leher
dengan diameter 20 cm
PA : LNH Difuse Large cell High grade stadium
IIIB

A
Masalah teratasi sebagian

35
Lanjutkan Planning no 5, 6, 7, dan 8
30/10 Dx no Data Subyektif
2001 II Pasien mengatakan mengerti tentang penjelasan
07.00 perawat

Data Obyektif
Pasien tampak tenang
Pasien tidak gelisah
T 110/70 mmHg
N 88 x/menit
R 20 x/menit
S 36 5 o C

A
Masalah teratsi

P
Planning dihentikan
30/10 Dx no Data Subyektif
2001 III Pasien mengatakan mengerti tentang penjelasan
07.00 perawat
Pasien mengatakan beruaha menerima
keadaannya
Pasien mengatakan sering berdoa untuk
kesembuhannya
Data Obyektif
Pasien tampak tenang
Pasien kadang terlihat ngobrol dengan pasien di
sebelahnya

36
T 110/70 mmHg
N 88 x/menit
S 36 5 o C
R 20 x/menit

A
Masalah teratasi

P
Planning di hentikan

1/11 Dx no Data Subyektif


2001 I Pasien mengatakan porsi dari rumah sakit habis
07.00 Pasien mengatakan makan sedikit tapi sering
Pasien mengatakan nyeri telan berkurang

Data Obyektif
Keadaan umum baik
T 110/70 mmHg
N 88 x/menit
R 20 x/menit
S 36 5 o C
Teradapat pembesaran kelenjar limfe di leher
dengan diameter 20 cm
PA : LNH Difuse large cell High grade stadium
IIIB
BAB IV
PENUTUP

37
A. KESIMPULAN
Setelah melalui tahap demi tahap proses keperawatan diatas maka penulis
dapat menyimpulkan hal hal yang bersangkutan dengan asuhan keperawatan
pada pasien dengan LNH yang mana kesimpulan ini adalah sebagai suatu hasil
akhir dari sebuah proses dngan tujuan untuk memperoleh kemajuan pada asuhan
keperawatan yang lain.
Setelah melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan LNH maka
penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Dalam perawatan pada pasien dengan LNH yang paling penting adalah
bagaiamana kita mempertahankan kondisi agar tidak menjadi lebih buruk
2. Perawat berperan penting untuk menjaga kondisi pasien dan mempersiapkan
pasien untuk menjalani perawatan
3. Perawat haruslah menjalin hubungan terapeutik untuk kemudahan
palaksanaan tindakan
4. Informasi adalah stage yang sangat penting untuk pasien dengan LNH
meningkatkan pengetahuan dan menghindari misperseption
Dari mulai pengkajian awal sampai dengan hasil pemeriksaan fisik maka
penulis dapat mengambil diagnosa keperawatan sebagai berikut :
1. Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi behubungan dengan kesulitan
menelan
2. Gangguan psikologis (cemas) berhubungan dengan knowledge deficit
3. Gangguan konsep diri (body Image) berhubungan dengan perubahan
anatomi tubuh (adanya limfoma)

38
B. SARAN
Dari kesimpulan diatas penulis dapat menyarankan kepada pmbaca sekalian
terutama rekan rekan yang bergerak dalam profesi keperawatan adalah sebagai
berikut :
1. Tujuan perawatan pasien dengan LNH adalah mempersiapkan pasien untuk
menjalani perawatan dan mencegah keadaan lebih lanjut
2. Jadi tugas perawat adalah mempertahankan kondisi tersebut dan
meningkatkan kemampuan pasien
3. Perawat haruslah menjalin hubungan terapeutik yang sangat baik untuk
memudahkan pelaksanaan tindakan keperawatan.
4. Perawat mempunyai peranan penting dalam mempersiapkan kondisi pasien
baik secara fisik maupun psikologis untuk menerima kondisinya.
5. Kerjasama dari semua puhak sangat dibutuhkan untuk melaksanakan
perawatan yang paripurna pada pasien dengan LNH.

39
DAFTAR PUSTAKA

Junaidi P, Kapita selekta kedokteran, edisi II, 1982, Penerbit medai aesculapius
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Doenges M.E, 2000, rencana Asuhan Keperawatan, penerbit buku kedokteran, EGC,
Jakarta

Marcellus S, dkk, 2000, pedoman diagnosis dantherapy di bidang ilmu Penyakit


Dalam, pusat Informasi dan penerbitan bagian ilmu penyakit dalam fakultas
kedokteran Universitas Indonesia.

Silvia A Price, Patofisiologi konsep klinis proses proses penyakit, 1995, edisi 4,
buku I, cetakan I

UPF Ilmu penyakit dalam RSUD Dr Soetomo, 1994, Pedoman Diagnosis dan
therapy, lab Surabaya.

40