You are on page 1of 10

Nama : DHANI ARISTYAWAN

NPM : 160110130070
Fakultas : Kedokteran Gigi

UKGS di Desa Kroya

Berdasarkan hasil survei lapangan dan pencarian data-data terkait, permasalahan


utama di desa Kroya adalah pada bidang kesehatan. Masalah-masalah kesehatan seperti
masih tingginya angka kesakitan/ angka penyakit yang dikeluhkan masyarakat desa Kroya
merupakan bukti bahwa masalah kesehatan merupakan masalah utama yang seharusnya
kami sebagai mahasiswa KKNM Unpad periode Juli Agustus 2016 sepatutnya membantu
untuk menemukan solusi atau gagasan penyelesaian permasalahan, khususnya saya,
Dhani Aristyawa, sebagai salah seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi.

Pada bidang kesehatan gigi dan mulut, angka kelainan pada rongga mulut cukup
tinggi. berdasarkan data laporan program kesehatan gigi dan mulut Puskesmas
Kecamatan Kroya, pada tahun 2014 jumlah jenis kelainan seperti: karies gigi sebesar 139
gigi; penyakit pulpa dan jaringan periapikal sebesar 150 gigi; gingivitis dan jaringan
periodontal sebanyak 154 orang; gangguan gigi dan jaringan lainnya sebanyak 198 orang;
penyakit rongga mulut sebanyak 32 orang. Pada tahun 2015, karies gigi sebesar 139 gigi;
penyakit pulpa dan jaringan periapikal sebesar 106 gigi; gingivitis dan jaringan periodontal
sebanyak 118 orang; gangguan gigi dan jaringan lainnya sebanyak 340 orang; penyakit
rongga mulut tidak ada data terlampir. Sedangkan yang terakhir pada tahun 2016, data
yang kami peroleh adalah data sampai dengan bulan Juni 2016 yaitu: karies gigi sebesar
54 gigi; penyakit pulpa dan jaringan periapikal sebesar 46 gigi; gingivitis dan jaringan
periodontal sebanyak 51 orang; gangguan gigi dan jaringan lainnya sebanyak 155 orang;
penyakit rongga mulut tidak ada yang terlampir. Hal-hal tersebut semakin dipersulit
dengan tidak adanya dokter gigi pada Puskesmas Kecamatan Kroya, dimana membawahi
4 desa di kecamatan Kroya, termasuk di dalamnya desa Kroya.

Gambar 1 Salah Satu Contoh Laporan Program Kesehatan Gigi dan Mulut Puskesmas Kecamatan
Kroya Tahun 2014

Selanjutnya, kami berdiskusi dengan pihak puskesmas terkait program kerja apa
yang dilakukan untuk menindaklanjuti masalah-masalah kesehatan gigi dan mulut. Kami
memperoleh informasi bahwa ada dua program kerja yaitu, UKGMD (Usaha Kesehatan
Gigi Masyarakat Desa) dan UKGS (Usaha Kesehatan Gigi Sekolah). Namun untuk periode
KKNM kali ini, kami hanya berkesempatan untuk membantu pelaksaanaan UKGS saja.

UKGS menurut buku pedoman UKGS Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)
adalah upaya kesehatan masyarakat yang ditujukan untuk memelihara, meningkatkan
kesehatan gigi dan mulut seluruh peserta didik di sekolah binaan yang ditunjangi dengan
upaya kesehatan perorangan berupa upaya kuratif bagi individu (peserta didik) yang
memerlukan perawatan kesehatan gigi dan mulut. Salah satu bentuk kegiatan UKGS
adalah pelatihan/ pendidikan dan juga kegiatan sikat gigi bersama.

Di desa Kroya, kegiatan UKGS dilakukan setiap tahun ajaran baru di setiap sekolah
dasar. Menurut informasi yang kami peroleh dari Ibu Tati, perawat gigi di Puskesmas
Kecamatan Kroya, bentuk kegiatan UKGS yaitu penyuluhan, sikat gigi bersama, dan ada
pemeriksaan (screening) yang dikhususkan hanya untuk siswa kelas 1. Sejalan dengan hal
tersebut, kami yang sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan pihak puskesmas
sepakat untuk melakukan kegiatan UKGS pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2016 di SD
Negeri Kroya 1, adapun bentuk kegiatannya yaitu penyuluhan kesehatan gigi dan mulut,
dan sikat gigi bersama untuk siswa kelas 1, namun kami tidak melakukan pemeriksaan
(screening) dikarenakan waktu, peralatan, dan sumber daya manusia yang tidak memadai.

Pelaksanaan UKGS kami awali dengan briefing membahas detail teknis


keseluruhan. Mulai dari saat kami sampai disekolah, koordinasi tiap kelas, materi
penyuluhan, kegiatan sikat gigi bersama, sampai saat kepulangan. Tidak lupa pula kami
berkoordinasi dengan Ibu Tati sebelum keberangkatan terkait apa yang telah kami
persiapkan dan akan kami lakukan. Sebelum berangkat, kami berdoa demi kelancaran
kegiatan UKGS dan juga menyempatkan berfoto bersama. Karena tidak terlalu jauh, kami
jalan kaki bersama menuju SD Negeri 1 Kroya.

Gambar 2 Berdoa Bersama sebelum Memulai Kegiatan UKGS


Gambar 3 Foto Bersama sebelum Keberangkatan ke SD Negeri Kroya 1

Gambar 4 Jalan Kaki Bersama Menuju SD Negeri Kroya 1


Sesampainya di SD Negeri 1 Kroya, kami langsung menuju ruang guru, kami
bertemu dengan Ibu Kepala Sekolah. Kedatangan kami disambut dengan baik oleh pihak
sekolah, terlebih lagi anak-anak sekolah yang beberapa dari kami sudah cukup akrab
dengan mereka. Sementara itu, Ibu Tati belum masih dalam perjalanan menuju SD Negeri
1 Kroya. Sambil menunggu kedatangan Ibu Tati, kami langsung bergegas menuju kelas
masing-masing. Pembagian kelas dibagi menjadi 3, sesuai arahan dari puskesmas juga,
yaitu di kelas 1, kelas 3, dan kelas 5. Di kelas 1 ada: saya, Mitchelle (FIB), Voon (FK), Nurul
(FPIK), Harry (FH), dan Fathur (FPIK). Di kelas 3 ada: Ajeng (FaPsi), Laly (FK), Erma (FaPet),
Agung (FEB), dan Yudha (FaPet). Dan terakhir di kelas 5 ada: Puji (Fkep), Padmini (FK), Nia
(FMIPA), Sigit (FTG), dan Deden (FTG).

Gambar 5 Kedatangan Kami Langsung Menuju Ruang Guru


Gambar 6 Kedatangan Kami disambut Anak-anak Sekolah

Setelah kami memasuki kelas masing-masing, kami memperkenalkan diri. Untuk


kelas 1, sambil memperkenalkan diri, ada yang mempersiapkan logistik untuk
penyuluhan, seperti laptop, proyektor, layar, dan kabel-kabel. Dan setelah itu, tidak lama
kemudian Ibu Tati datang dan langsung masuk ke kelas 1. Kami membagi tugas, ada yang
sebagai MC (Master of Ceremony), penyuluh/ pemberi materi, operator laptop, dan
dokumentasi. Bentuk kegiatannya ada pemberian materi, sesi tanya jawab, sikat gigi
bersama, dan penutupan. Sedangkan untuk kelas 3 dan 5 tidak dilakukan sikat gigi
bersama, hanya ada penyuluhan dan sesi tanya jawab,.
Gambar 7 Suasana di Kelas 1 saat Penyuluhan/ Pemberian Materi

Gambar 8 Suasana Tanya Jawab


Gambar 9 Penyuluhan saat Penjelasan tentang Cara Menyikat Gigi yang Baik dan Benar

Gambar 10 Suasana Sikat Gigi Bersama


Gambar 11 Suasana Penyuluhan di Kelas 3

Gambar 12 Foto Bersama sebelum Pulang


Khusus untuk kelas 1, setelah sikat gigi bersama dilakukan, murid-murid
diarahkan untuk memasuki kelas kembali. Setelah itu kami memberikan hadiah dalam
bentuk paket sikat gigi anak lengkap kepada yang menjawab pertanyaan saat sesi tanya-
jawab. Ada juga pembagian susu kepada semua murid kelas 1. Dan terakhir kami foto
bersama semua murid kelas 1, Ibu Tati, dan juga ibu guru wali kelas. Sebelum kepulangan,
kami kembali menemui kepala sekolah di ruang guru, kali ini kami dijamu dengan suguhan
makanan ringan khas daerah setempat sebelum akhirnya kami berpamitan untuk pulang.