You are on page 1of 22

Apa Itu Undercarriage?

Undercarriage adalah sistem penggerak untuk jenis kendaraan yang besar roda yang di gunakan
excavator dan dozer untuk bergerak, tidak seperti roda pada umumnya yang berbentuk bulat dan
kebanyakan terbuat dari karet, Undercarriage terbuat dari besi yang saling berhubungan dan di
gunakan karena tujuan tertentu yaitu untuk menggerakan alat-alat berat excavator dan dozer yang
memiliki beban yang sangat berat.

Part dari underccariage terdiri dari :


-Track link
-Shoe plate
-Track roller
-Carie roller
-Shaft
-Pin,bush
-Idler
-dll
Meskipun sama-sama terbuat dari besi undercarriage excavator dan dozer berbeda dari warna
maupun sistemnya.

Komponen Under Carriage Pada Alat Berat


Undercarriage adalah komponen bawah dari alat berat tipe track rantai yang berfungsi sebagai pembawa
dan pendukung unit alat berat. Menurut bentuknya undercarriage terbagi atas 2 macam yaitu :

Oval Track

Konstruksi oval track yaitu Sprocket berada pada bagian belakang machine dan idler berada pada bagian
depan machine. Terdapat satu atau dua buah carrier roller pada bagian atas track frame dan sejumlah
rangkaian track roller pada bagian bawah. Komponen penggerak machine yang langsung bersentuhan
dengan tanah terdiri dari track link yang bekerja sebagai rantai penghubung dan track shoe sebagai
tapakan.

Elevated Sprocket Track

Pada tipe ini memungkinkan final drive dan sprocket tidak memikul beban berat machine secara langsung
dan lebih bersih dari lumpur karena posisinya berada diatas. Hal ini memungkinkan komponen final drive
lebih awet, maschine lebih seimbang, gaya dorong (traksi) lebih tinggi dan memungkinkan track roller
frame lebih fleksibel.
Komponen-komponen under carriage yang digunakan pada tractor /dozer adalah :

Track Link

Track link merupakan komponen yang berguna sebagai tempat pemasangan track shoe dan bantalan
roller.

Track Pin

Track Pin bersama-sama dengan bushing berfungsi sebagai penahan dan penyambung antara track link
yang satu dengan yang lain.
Track bushing

Pada sistem undercarriage, track bushing dan track pin bersama-sama menahan track link dan
menyambung track link yang satu dengan yang lain dan menyekat rangkaian antara link dan bushing.

Track link joint

Trak link berfungsi sebagai penyambung track track linksatu dengan yang lain.

Track Shoe

Track shoe berfungsi untuk menahan berat machine, menyediakan traksi melalui tahanannya dengan
permukaan tanah guna memungkinkan track-type machine bergerak. Track shoe memiliki beberapa tipe
sesuai dengan kondisi tempat machine beroperasi yang terdiri beberapa tipe yaitu : Single grouser shoe,
Extreme service shoe, Double grouser shoe, Self cleaning low ground pressure shoe, Trapezoidal center
hole shoe, Chopper shoe.

Track Roller
Track roller berfungsi menahan machine pada track dan memandu machine untuk tepat bergerak diatas
track. Track Roller terdiri dua jenis, yaitu : Single flange roller, Double flange roller.

Carrier Roller

Carrier roller digunakan pada undercarriage pada yang berfungsi untuk menahan berat track antara idler
dan sprocket. Carrier roller juga berfungsi menghaluskan gerakan track bagian atas.

Sprocket

Fungsi sprocket assembly adalah untuk meneruskan tenaga dari final drive menuju bushing track link.
Gigi-gigi sprocket bekerja dengan menarik track bushing dan menggerakkan track group sehingga alat
berat bergerak.

Idler

Idler berfungsi untuk memandu track keluar dan masuk ke track roller, menahan sebagian beban machine
dan komponen yang memungkinkan kekencangan track dikontrol. Undercarriage dengan Elevated
sprocket memiliki dua idler yang berada pada bagian dan belakang machine. Undercarriage dengan oval
track hanya memiliki satu idler yang ada pada bagian depan machine.
UNDERCARRIAGE

KERANGKA BAWAH

Pada umumnya unit alat berat terutama yang berjenis track/crawler berdasarkan
struktur chasisnya di bagi menjadi 2 yaitu upper sama lower sedangkan sisi yang di
namakan kerangka bawah/undercarriage adalah sisi lower, berikut adalah
komponen komponen pada undercarriage :

1. Oval undercarriage didesign untuk digunakan sebagai standar konfigurasi


untuk semua unit yang memiliki track, dimana sprocket penggerak berada dibagian
belakang unit dan idler berada dibagian depan unit, terdapat satu atau dua carrier
roller pada bagian atas dan serangkaian track roller pada bagian bawah untuk
mendukung unit.
2. Elevated merupakan pengembangan yang dilakukan terhadap tipe unit Type
Track Tractor untuk menjaga performance unit, dimana elevated sproclet track di
disain agar dapat mengisolasi komponen final drive dari guncangan dan material
material, selain itu disain elevated sprocket track memperbaiki keseimbangan unit
dan traksi serta memberikan fleksibilitas maksimum untuk mounting track roller
frame. Elevated sprocket memiliki front roller frame dan rear roller frame pada
masing masing sisi. Pivot shaft menghubungkan frame roller belakang sebelah
kanan dan roller frame belakang sebelah kiri, pivot shaft berfungsi mentransfer
goncangan yang berasal dari ground langsung ke main frame dibandingkan ke
komponen powertrain, roller frame dapat berosilasi pada pivot shaft. Equalizer bar
menghubungkan roller frames depan sebelah kanan dan roller frames depan sebelah
kiri dan dipin pada bagian tengah unit, agar equalizer bar dapat berputar pada
center pin joint, equalizer bar mengontrol sudut derajat yang dibuat oleh roller
frame ketika berosilasi dipivot shaft. Front roller frame meluncur masuk kedalam
roller frame belakang, sebuah recoil spring memaintain dari kekencangan track.
Pada unit unit track type tractor tybe besar (Caterpillar D8 ke atas), Elevated
sprocketnya dilengkapi dengan suspended undercarriage, komponen ini
memberikan kontak lebih banyak 15% terhadap ground, hal ini disebabkan adanya 4
buah major bogies dan 4 buah minor bogies dapat berosilasi pada roller frame, ini
menyebabkan track dapat bergerak dengan lebih baik pada saat berjalan
dipermukaan tanah yang rata.
3. Track frame merupakan tulang punggung dari pada Undercarriage, baik yang
tipe oval maupun elevated track frame sebagai tempat kedudukan komponen
komponen undercarriage ada track roller,carrier roller,sprocket,idler,track
shoe,track link dll seperti pada 2 gambar di atas. Track frame merupakan gabungan
baja yang dibentuk menyerupai konstruksi box yang saling menyilang dan dirakit
dengan plat baja yang dilas. Track frame khusus di design mampu melawan beban
kejut selama operasi berat atau ringan dari kondisi kerja unit . Pada setiap unit
terdapat 2 buah track frame yang dipasang pada sisi kiri dan kanan dari crawler
tractor.
4. Track roller berfungsi sebagai pembagi berat dozer ke track dan
tanah,berdasarkan letaknya track roller ada 2 yaitu : track rooler( posisi di bawah
frame) dan carrier roller (di atas frame) seperti pada gambar oval undercarriage di
atas. Sedang dari kontruksinya juga di bagi 2 singgle flange dan double flange(flange
adalah sisi penahan dari tracklink agar tidak lepas). Pada track roller ada komponen
istilah bogie type yaitu komponen ini bisa bekerja lebih flexible terhadap
permukaan tanah/batu yang di lewatinya. Komponen ini ditopang 4 buah major
bogie berporos pada pin cartridge sealed and lubricated. Major boggies pada masing
masing bagian depan dan belakang mendukung idler dan minor bogie, masing
masing 2 buah major bogie pada bagian tengah roller frame mendukung minor
bogie, dan masing masing minor bogie mendukung 2 track roller,minor bogie juga
berporos pada pin catridge lubricated and sealed. idler berputar pada shaft
lubricated and sealed.
8 buah rubber pad digunakan secara berpasangan pada masing masing roller
frame, rubber pad dipasang pada bagian atas dari masing masing major bogie, 4
lainnya dipasang pada bagian bawah roller frame yang sejajar dengan pads yang
terpasang pada major bogie, fungsi pads ini adalah membatasi pergerakan keatas
dari major boogies dan juga berfungsi untuk menyerap goncangan selama unit
tersebut berjalan. Seperti pada gambar berikut :

5. Front idler & Track Adjuster berfungsi untuk membantu menegangkan atau
mengendorkan track dan juga meredam kejutan.Kejutan yang diterima oleh front
idler diteruskan ke recoil spring untuk di redam sehingga hal ini tidak
mengakibatkan komponen lain cepat rusak seperti pivot shaft,equalizer bar rubber
bogie dll, serta membuat operator lebih nyama dalam mengoperasikan unit. Selain
itu dengan adanya track adjuster akan mempermudah bagi mekanik jika akan
melakukan perbaikan pada komponen undercarriage,cotoh sederhananya misal jika
akan melakukan penggantian track roller maka mekanik bisa mengerdorkan track
dari nipple adjusternya dan setelah selesai penggantian mekanik bisa
mengencangkanya kembali sesuai setandar pada shopmanual unit tersebut.
6. Sprocket Sprocket berfungsi : Meneruskan tenaga gerak ke track, melalui
bushing dan merubah putaran menjadi gulungan pada track agar unit dapat
bergerak. Sprocket sendiri dibagi menjadi 2 tipe yaitu :
Segment type bentuknya perbagian ada 3 teeth dan mempermudah mekanik
dalam melakukan penggantian, tidak perlu melepas track link.
Solid type berbentuk bulat dengan teeth/roda giginya berada penuh satu
lingkaran,setiap penggantian harus melepas track link.

7. Link berfungsi untuk :


a. Penumpu berat unit ke landasan.
b. Tempat kedudukan pin, bushing dan track shoe.
c. Tempat persinggungan dengan roller saat crawler tractors diam maupun bergerak.
d. Menghubungkan dan memutuskan crawler ( ada yang menggunakan master pin
dan ada juga master link ).
8. Track shoe adalah bagian dari undercarriage yang berfungsi disamping tempat
persinggungan dengan tanah juga merupakan alas gerak crawler tractors.Track shoe
merupakan pembagi berat unit ke permukaan tanah ( ground

pressure).
9. Equalizing beam berfungsi untuk menahan bagian depan unit ( bulldozer,
dozer shovel ) yang diteruskan ke track frame tersebut dengan ditahan oleh bracket.
Bagian depan track frame dipasang pada bagian ujung equalizer bar, rangkaian ini
akan membuat roller frame dapat
berosilasi melalui sudut vertikal yang kecil tetapi tidak dapat bergerak secara lateral.
Sesuai kontruksinya beam ini di topang 3 pin, 2 pada frame kiri dan kanan dan 1
pada chassis bagian tengah yang membutuhkan perawatan greasing daily 10 jam.

Pada akhirnya dari ulasan artikel saya ini yang terpanting adalan perawatan
mengenai komponen undercarriage, karena total harga komponennya sangat mahal
untuk unit bulldozer bisa mencapai 60 persen dari harga unit, sedang exscavator
mencapai 40 persen dari harga unit. Biasanya setiap deller penjual akan
menyediakan Program Pemeriksaan Undercarriage gratis sebagai fasilitas dan
merekomendasikan kita untuk prepare order schedule perawatanya.
Perawatan Under Carriage System
on Under Carriage

Under carriage carriage merupakan komponen alat berat tipe track yang mahal dengan harga mencapai
20% dari harga unit/machine baru. Persentase biaya perawatan under carriage mencapai 50% dari biaya
keseluruhan biaya perawatan machine. Program perawatan under carriage yang baik dapat mengurangi
biaya operasi, oleh karena itu program perawatan under carriage menjadi hal yang harus mendapat
perhatian serius dari pemilik unit alat berat.

Usia pakai dari komponen under carriage disebabkan oleh tipe pekerjaan yang dilakukan oleh alat
berat dan tipe material atau area operasi alat berat tersebut. Tipe pekerjaan yang mempengaruhi usia
pakai komponen under carriage antara lain :

Dozing dan Push Loading, biasanya mengakibatkan tumpuan beban machine pada bagian depan dan
menyebabkan kerusakan lebih cepat pada bagian front roller dan idler.

Ripping dan Drawbar, mengakibatkan tumpuan beban berpindah ke bagian belakang, sehingga
menyebabkan kerusakan lebih cepat pada bagian rear roller dan sprocket.

Loading, mengakibatkan tumpuan bergeser dari depan ke belakang sehingga akan mempercepat
kerusakan pada bagian rear roller.

Excavating, mengakibatkan beban bertumpu pada bagian samping.

Packing , pada saat machine beroperasi, material dapat menempel dan melapisi bagian komponen seperti:
rollers, links, sprocket teeth dan bushing. Packing mengakibatkan komponen tidak dapat bersentuhan
secara benar, hal ini menyebabkan beban bertambah dan kerusakan komponen. adapun yang dapat
membantu mengurangi packing: Gunakan shoe tipe center punch untuk daerah operasi pasir basah dan
salju, Bersihkan komponen undercarriage sesering mungkin, dan Gunakan roollers guard untuk daerah
operasi tertentu.

Daerah atau situasi medan operasi juga berpengaruh pada usia pakai komponen under carriage,
antara lain:

- Bekerja pada daerah yang menanjak mengakibatkan beban tertumpu pada bagian belakang machine
sehingga kerusakan lebih cepat terjadi pada rear carrier roller dan bushing.

- Bekerja pada daerah turunan mengakibatkan beban tertumpu pada bagian depan machine sehingga
kerusakan lebih cepat terjadi pada front track dan front carrier rollers.

- Bekerja pada daerah samping bukit, mengakibatkan beban tertumpu pada salah satu sisi machine
sehingga mempercepat kerusakan komponen di salah satu sisi machine.
- Bekerja di daerah yang bertekanan, yang dapat mengakibatkan beban tertumpu pada rooler, idler
thread dan outer link.

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kerusakan Undercarriage


Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi kerusakan under carriage:

Selalu menggunakan shoe yang tipis (sempit).

Penggunaan shoe yang sempit masih memberikan efek floatation pada unit. Semakin lebar permukaaan
shoe maka akan menyebabkan peningkatan kerusakan pada bushing, sprocket, link, track roller, idler
thread dan track joint.

Pengoperasian unit /alat yang salah

Salah satu cara terbaik untuk melindungi machine dari kerusakan yang tidak wajar adalah dengan
memastikan bahwa machine beroperasi secar benar. Beberapa kondisi yang menyebabkan keausan dini
pada komponen under carriage adalah sebagai berikut: slip pada track, machine berjalan mundur secara
berlebihan, mengoperasikan machine pada kecepatan tinggi yang tidak diperlukan, selalu memutar unit
pada satu arah.

Penyetelan track tidak benar

Setiap jenis pekerjaan unit/machine alat berat mengakibatkan keausan berbeda dan memerlukan track
adjustment yang berbeda. Semisal apabila sebuah track sudah di-adjust dengan benar pada kondisi track
bersih, kemudian pada saat unit beroperasi terdapat packing di beberapa komponen, maka packing
tersebut akan menyebabkan track menjadi lebih kencang. Track yang terlalu kencang akan
menyebabkan penekanan berlebih pada komponen under carriage. Penyetelan kekencangan track yang
salah dapat menyebabkan: kerusakan pada bushing dan sprocket, kerusakan pada link, track rollers dan
idler.

Prosedur Penyetelan Track Tipe Elevated Sprocket

Penyetelan track juga harus memperhatikan keselamatan kerja, grease yang keluar dari relief
valve yang bertekanan dapat sehingga menyebabkan cedera atau kematian. Jangan mengamati relief
valve untuk melihat apakah grease keluar. Amati track atau track adjustment cylinder untuk melihat
apakah track sedang dikendorkan, Longgarkan relief valve hanya satu putaran, Gerakkan mesin ke
depan/maju. Biarkan mesin berhenti tanpa menggunakan rem kaki. Setel track ketika Anda berada
dalam kondisi operasi umum mesin. Jika kondisi penumpukan material (packing)terjadi di tempat kerja,
track harus disesuaikan dengan bahan packing (packing material).
Jika mesin tidak dilengkapi dengan carrier roller, kelonggaran(sag) track diukur di antara sprocket dan
front idler (B). Setelan dimensi (B) yang benar adalah 115 10mm (2,2 0,4 inci).

Prosedur Penyetelan Track yang Kendor

1. Lepaskan access cover.

2. Tambahkan grease serbaguna (MPGM) melalui track adjustment valve (5). Tambahkan MPGM hingga
dimensi (B) benar.

3. Operasikan mesin maju mundur untuk menyamakan tekanan. Biarkan mesin melambat sampai
berhenti sepenuhnya. Jangan gunakan rem.

4. Ukur kembali dimensi (B).

Prosedur Penyetelan Track Kencang

1. Longgarkan relief valve (D) dengan satu putaran atau 360 derajat. Biarkan grease keluar.

2. Tutup relief valve.

3. Tambahkan MPGM melalui track adjustment valve (C). Tambahkan grease hingga dimensi (B) benar.

4. Pasang accesscover.
Roller Frame Oil Compartment

Pada bagian atas masing-masing roller frame, terdapat sebuah cover plate dan fill plug. Di dalam bagian
belakang roller frame, terdapat dua buah kompartemen oli (oil compartment). Compartment belakang
(di bawah plug) mensuplai oli untuk pelumasan pada pivot shaft dan bearing-bearing-nya.

Compartment depan, di bawah cover plate, mensuplai oli untuk pelumasan tube pada bagian depan
roller frame, bearing depan, kunci-kunci, dan mekanisme penyetelan track (track adjustment
mechanism). Kedua compartment diisi dengan oli SAE 30. Setelah roller frame dipasang, oli dapat
ditambahkan pada lubang plug untuk membantu pengisian awal pivot shaft oil compartment.
Pada tractor jenis track dengan sprocket berukuran besar, ketinggian permukaan oli untuk pivot shaft
compartment diperiksa pada botol plastik yang terletak di bawah cover berengsel di bagian belakang kiri
engine compartment. Ketinggian permukaan oli harus diperiksa setiap hari selama pemeriksaan keliling.
Yang penting adalah bahwa oli tidak ditambahkan di atas tanda penuh. Ini akan mencegah luapan bila oli
hangat. Jika ketinggian permukaan oli sering tampak rendah, maka harus dicurigai adanya kebocoran.
Pada tractor jenis track yang memiliki sprocket berukuran lebih kecil, ketinggian permukaan oli diperiksa
di bawah pelat pada bagian atas roller frame. Ketinggian permukaan oli harus tepat di bawah lubang
sumbat pengisian (fill plug hole).

Oli di dalam compartment depan harus diperiksa setiap 50 jam pengoperasian atau setiap pekan ( kiri).

Pemeriksaan ketinggian permukaan oli dilakukan dengan mengamati ketinggian permukaan oli yang
berhubungan dengan dua permukaan horisontal pada track adjustment cylinder ( kanan). Kedua
permukaan tersebut menunjukkan ketinggian permukaan oli maksimum dan minimum.
Fungsi dan Klasifikasi Undercarriage
Fungsi Undercarriage

Undercarriage atau disebut juga sebagai kerangka bawah merupakan bagian dari sebuah crawler tractor
yang berfungsi:

untuk menopang dan meneruskan beban unit ke tanah.


bersama-sama dengan sistem steering dan rem mengarahkan unit untuk bergerak maju,
mundur, ke kanan, dan ke kiri.
sebagai pembawa dan pendukung unit.

Jika dilihat dari fungsinya di atas, maka undercarriage adalah salah satu komponen yang sangat
vital dari sebuah crawler tractor. Komponen-komponen undercarriage harus dilakuakan perbaikan atau
penggantian (service) secara berkala, sebab jika tidak akan berakibat pada menurunnya performa alat
tersebut, sehingga pengguna harus mengeluarkan banyak biaya untuk perawatan undercarriage . Dari
hasil penelitian dikatakan bahwa biaya perawatan undercariage sekitar 45%-60% dari total biaya
perawatan alat.

Di bawah ini ditunjukkan sebuah struktur undercarriage assembly. Pada gamabar terlihat
beberapa komponen-komponen undercarriage, seperti front idler, carrier roller, track chain assembly,
track frame, track rollers, dan sprocket. Pada pelajaran 2 akan dibahas secara lebih mendalam dari
masing-masing komponen tersebut.
Klasifikasi Undercarriage

Undercarriage dapat diklasifikasikan kedalam dua tipe,yaitu: tipe rigid dan tipe semi rigid.

Tipe rigid

Pada undercarriage tipe ini, front idler tidak dilengkapi dengan rubber pad. Final drive juga tidak
dilengkapi dengan rubber bushing dan equalizing beam hanya menempel pada main frame.
Contoh unit yang menggunakan undercarriage tipe ini adalah bulldozer D80/85A dan D155A.

Tipe semi rigid

Tipe kerangka bawah ini pada track frame-nya dilengkapi dengan rubber pad dan pada sprocket
dilengkapi dengan rubber bushing. Undercarriege tipe ini equalizing beam-nya diikat dengan pin
pada frame utama (Main frame).
Program Pemeliharaan Undercarriage (P2U)
Program Pemeliharaan Undercarriage (P2U) - Satu lagi yang tak bisa ditinggalkan dari
bagian perawatanyang tergabung dalam condition based maintenance adalah Program
Pemeliharaan Undercarriage (P2U). Sama halnya dengan Program Pemeriksaan Mesin
(PPM), Program Pemelihaman Undercarriage (P2U) ini pun merupakan bagian dari konsep total
service yang diusung oleh perusahaan Komatsu dan perusahaan besar lainnya. Tujuan program
ini adalah mengurangi biaya pemeliharaan undercarriageyang ditunjukkan kepada para pemilik
alat. Kenapa harus membuang 90% komponen-komponen undercarriage, jika hanya terdapat
10% saja yang mengalami keausan?

Program Pemeliharaan Undercarriage


Dengan melakukan Program Pemeliharaan Undercarriage (P2U), melalui proses peremajaan
(rebuild), bisa dikurangi biaya (cost) sebesar 60% dari harga komponen baru dengan kualitas
yang dijamin 80% dari jangka waktu pakai komponen baru. Program Pemeliharaan
Undercarriage (P2U) terdiri dari 2 (dua) bagian, yaitu :

Inspeksi keausan secara berkala atas komponen-komponen undercarriage seperti track


link, track roller, carrier roller, front idler atau sprocket.

Analisa keausan komponen undercarriage berupa Track Inspection Report yang memberikan
rekomendasi secara terperinci mengenai langkah-langkah yang sebaiknya diambil untuk
pemeliharaan undercarriage agar dapat mencapai jangka waktu pakai yang maksimal.

Pemeriksaan Track Undercarriage pada Alat Berat


Pemeriksaan Track Undercarriage pada Alat Berat - Track adalah komponen penting pada alat berat yang
menggunakan undercarriage. Dengan adanya track maka alat berat seperti ini bisa berjalan maju dan
mundur. Maka dari itu, pemeriksaan track undercarriage termasuk ke dalam kegiatan service atau
perawatan pada alat berat.

Gerakkan maju unit, kemudian hentikan (tanpa direm) di tempat yang rata dengan memposisikan
directional control lever ke posisi netral. Gunakan batang lurus untuk memeriksa kekencangan track
seperti diperlihatkan pada gambar di bawah. Ukur jarak antara batang dengan ujung grousher (a).
Lakukan penyetelan jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan nilai standar.

Mengukur Track
Pompakan grease melalui grease fitting (2) dengan menggunakan grease pump, untuk menambah
kekencangan track. Gerakkan unit maju mundur untuk memeriksa apakah kekencangan track sudah
tepat. Pompa terus grease jika kekencangan belum tepat sampai ukuran celah S (0 mm). Jika
kekencangan belum juga tepat, berarti telah terjadi keasuan yang berlebih pada pin dan bushing. Untuk
mengurangi kekencangan track, kendorkan lubricator (1) secara bertahap (maksimal 1 putaran). Jika
grease tidak keluar dengan lancar, gerakkan unit maju mundur pada jarak yang pendek.

Periksa kekencangan botl track shoe (1) seperti gambar di bawah. Kencangkan jika terdapat bolt yang
kendor, dengan urutan pengencangan seperti diperlihatkan pada gambar di bawah.

Pengecekan Bolt Track Shoe

Perawatan Undercarriage System Alat Berat

Perawatan Undercarriage System Alat Berat - Memahami Perawatan Undercarriage System


berupa komponen investasi yang mahal dengan harga mencapai 20% dari harga unit/machine
baru. Dari biaya keseluruhan biaya perawatan machine dari Persentase biaya perawatan under
carriage mencapai 50%.

Dapat mengurangi biaya operasi melalui program perawatan under carriage sehingga program
perawatan under carriage menjadi kebutuhan yang utama.Faktor yang mempengaruhi usia
pakai under carriage terdiri dari beberapa diantaranya :

Aplikasi Apa yang dikerjakan oleh machine merupakan aplikasi yang didefinisikan tipe material
tempat unit bekerja memberikan dampak yang berbeda pada kerusakan komponen dan tipe
dari pekerjaan yang dilakukan. Berikut ini terdapat beberapa situasi unit antara lain :

Dozing dan Push Loading menyebabkan kerusakan lebih cepat pada bagian front roller dan
idler dan mengakibatkan tumpuan beban machine pada bagian depan.
Operasi dozer saat dozing
Ripping dan Drawbar, ini berakibat pada tumpuan beban yang berpindah ke bagian
belakang serta menyebabkan terjadinya kerusakan yang lebih cepat pada bagian
komponen alat berat rear roller dan sprocket.
Operasi dozer saat ripping

Loading, mempercepat kerusakan pada bagian rear roller yang diakibatkan tumpuan
bergeser dari depan ke belakang.
Operasi dozer saat excavating dan loading
Excavating menyebabkan beban bertumpu pada bagian samping.
Packing : Material dapat menempel dan melapisi bagian komponen seperti: rollers, links,
sprocket teeth dan bushing pada saat machine beroperasi.

Packing pada sprocket

Packing menyebabkan adanya komponen yang tidak dapat bersentuhan secara benar serta
mengakibatkan beban yang bertambah serta kerusakan komponen sehingga dapat membantu
serta mengurangi packing :

Gunakan shoe tipe center punch untuk daerah operasi pasir basah dan salju.
Bersihkan komponen undercarriage sesering mungkin.
Gunakan roollers guard untuk daerah operasi tertentu.
Terrain merupakan daerah operasi unit yang tidak sepenuhnya untuk selalu bisa kita kontrol.

Terrain

Efek permukaan area kerja terhadap komponen under carriage perlu untuk diketahui :

Mengakibatkan beban tertumpu pada bagian belakang machine dan bekerja pada daerah
yang menanjak sehingga kerusakan lebih cepat terjadi pada rear carrier roller dan bushing.
Mengakibatkan beban tertumpu pada bagian depan machine dan bekerja pada daerah
turunan sehingga kerusakan lebih cepat terjadi pada front track dan front carrier rollers.
Mengakibatkan beban tertumpu pada salah satu sisi machine dan Bekerja pada daerah
samping bukit sehingga mempercepat kerusakan komponen di salah satu sisi machine.
Dapat mengakibatkan beban tertumpu pada rooler, idler thread dan outer link dan Bekerja
di daerah yang bertekanan.
Demikian Perawatan Undercarriage System Alat Berat semoga bermanfaat.