You are on page 1of 9

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

DAUN ALPUKAT MENURUNKAN RESIKO DARAH TINGGI

BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh:
MahkdaAnjaniPutri 151.0030 Angkatan 2015
Aril EkiKriswanti 151.0004 Angkatan 2015
Cahyani Tri Fajarwati 151.0007 Angkatan 2015

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH


SURABAYA
2016
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-KEWIRAUSAHAAN
1. Judul Kegiatan :
2. Bidang Kegiatan :
3. Ketua Pelaksana Kegiatan :
a. Nama Lengkap :
b. NIM :
c. Jurusan :
d. Universitas/Institusi/Politeknik:
e. Alamat Rumah dan No Tel/HP:
f. Email :
4. Anggota Pelaksana Kegiatan :
5. Dosen Pembimbing :
a. Nama Lengkap dan Gelar :
b. NIDN :
c. Alamat Rumah dan No Tel.HP:
6. Biaya Kegiatan Total :
A. Kemristekdikti :
B. Sumber lain (sebutkan...) :
7. Jangka Waktu Pelaksanaan :
Menyetujui
Wakil/Pembantu Dekan atau
Ketua Jurusan/Departemen/Program Studi/
Pembimbing Unit Kegiatan Mahasiswa
RINGKASAN
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kehidupan modern menawarkan banyak kemudahan dan kenyamanan
yang membuat kita merasa semua baik-baik saja ditengah menjamurnya
makanan siap saji yang banyak mengandung lemak dan perubahan gaya
hidup sebagian masyarakat perkotaan, maka penyakit-penyakit sebagai
imbas dari perubahan gaya hidup pun bermunculan, salah satunya
hipertensi. Kondisi tersebut, banyak dialami oleh masyarakat dan hingga
saat ini sulit untuk dideteksi.
Penyembuhan dan pengobatan secara medis kedokteran tentu menjadi
pilihan bagi masyarakat luas namun sebagian orang juga berusaha
mengobati penyakit hipertensi dengan jalur alternatif, satu diantaranya ialah
pengobatan secara herbal yaitu pengobatan dengan menggunakan daun
alpukat. Tanaman alpukat telah dikenal baik oleh masyarakat, namun yang
dikenal hanya buahnya. Pemanfaatan pun hanya sebatas untuk jus atau
campuran, minuman-minuman. Padahal selain buah, daun alpukat pun
berguna bagi kesehatan. Daun alpukat mengandung polifenol, quersetin,
gula alkohol persit yang mana kandungan tersebut dapat digunakan untuk
pengobatan penyakit hipertensi
Potensi usaha pengembangan produk ini dirasa cukup besar,
mengingat hipertensi penyumbang kematian terbesar penyebab stroke dan
serangan jantung. Pemanfaatan daun alpukat sebagai bahan baku utama
dalam mengatasi permasalahan yang terjadi memberikan peluang dalam
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Produk ini mampu
bersaing di pasaran dengan kualitas produk dan dikemas dalam bentuk yang
mudah dan praktik.

1.2 Prioritas Masalah


Perlu adanya inovasi-inovasi baru dalam pengobatan hipertensi
sebagai pilihan alternatif untuk menanggapi permasalahan yang terjadi
dengan tujuan untuk mengurangi bahkan mencegah risiko terjadinya
penyakit tersebut. Dengan memanfaatkan daun alpukat menjadi obat
alternatif untuk hipertensi, maka hal ini dapat menjadi peluang usaha yang
menjanjikan dalam mengatasi permasalahan yang terjadi dengan menekan
jumlah kematian akibat hipertensi.

1.3 Luaran

1.4 Manfaat
BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1 Kondisi Lingkungan


Hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia cukup tinggi dan
diperkirakan akan terus meningkat. Selain itu, akibat yang ditimbulkan pun
menjadi masalah kesehatan tersendiri bagi masyarakat. Hipertensi,
merupakan salah satu faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap
kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah. Hipertensi sering tidak
menunjukkan gejala, sehingga baru disadari bila telah menyebabkan
gangguan organ seperti gangguan fungsi jantung atau stroke. Tidak jarang
hipertensi ditemukan secara tidak sengaja pada waktu pemeriksaan
kesehatan rutin atau datang dengan keluhan lain.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, sebagian
besar kasus hipertensi di masyarakat belum terdiagnosis. Hal ini terlihat dari
hasil pengukuran tekanan darah pada usia 18 tahun keatas ditemukan
prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 31,7%, dimana hanya 7,2%
penduduk yang sudah mengetahui memiliki hipertensi dan hanya 0,4%
kasus yang minum obat hipertensi. Hal tersebut menunjukkan, 76% kasus
hipertensi di masyarakat belum terdiagnosis atau 76% masyarakat belum
mengetahui bahwa mereka menderita hipertensi. Oleh karena itu,
pemanfaatan daun alpukat menjadi salah satu pilihan untuk membantu
mencegah risiko hipertensi dini.

2.2 Sumber Daya dan Bahan Baku


Tanaman avocado yang terkenal dengan nama alpukat (Persea
americana miller) sangat banyak ditemukan di Indonesia. Walau bukan
tanaman asli Indonesia, tetapi keberadaannya tidak asing lagi bagi
masyarakat. Daun alpukat yang menjadi bahan baku utama pembuatan
produk ini menjadi mudah untuk dijangkau. Tanaman alpukat (Persea
americana miller) berupa pohon yang tingginya dapat mencapai 15 meter,
ranting tegak dan berambut halus. Buah berbentuk seperti bola lampu atau
bulat telur yang licin dan berwarna hijau atau hijau kekuningan, terkadang
buah berbintik.
Daun alpukat (Persea american miller) berbentuk bulat telur memiliki
rasa pahit yang berkhasiat sebagai diuretik dan menghambat pertumbuhan
beberapa bakteri seperti Staphylococcus sp, Pseudomonas sp, Proteus sp,
Escherichea sp, dan Bacillus sp. Selain itu, daun alpukat berkhasiat untuk
menyembuhkan kencing batu, darah tinggi, dan sakit kepala.
Daun alpukat mengandung mineral, mangan dan seng yang dapat
meredakan tekanan darah tinggi dan dapat memantau denyut jantung serta
menjaga fungsi saraf tetap terjaga. Postasium atau Kalium Potasium yang
ada dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan
dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah. Sehingga mampu menurunkan
risiko stroke dan serangan jantung akibat hipertensi. Tanaman ini berpotensi
untuk dikembangkan dalam jumlah besar, selain dari harga yang relatif
murah tanaman ini mudah dijangkau karena dapat tumbuh di daerah tropis
beriklim sejuk dan basah yang sesuai dengan iklim di Indonesia.

2.3 Lokasi Usaha


Dalam strategi pemasaran, adanya pemilihan lokasi usaha yang
strategi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan
pemasaran dari sebuah usaha. Semakin strategis lokasi usaha yang dipilih,
semakin tinggi pula tingkat penjualan dan begitu pula sebaliknya. Beberapa
faktor harus diperhatikan sebagai bahan pertimbangan strategi dalam
memilih lokasi usaha:
1. Tingkat kepadatan penduduk sekitar lokasi
2. Memperhatikan tingkat keramaian lalu lalang kendaraan yang lewat
3. Banyaknya usaha yang mendukung lokasi tersebut
4. Sesuaikan dana dengan lokasi usaha yang akan dipilih
5. Pilih lokasi usaha yang tingkat kompetensinya rendah
6. Perhatikan akses menuju lokasi usaha
7. Kebersihan lokasi usaha
Berdasarkan pada faktor-faktor diatas, pemilihan lokasi usaha yang
sesuai untuk pemasaran produk kami adalah bertempat di Taman Bungkul
Surabaya. Diharapkan masyarakat sekitar dapat menerima produk kami
terlebih dapat menyebar ke beberapa daerah-daerah luar kota Surabaya
sehingga mampu dirasakan manfaatnya bagi masyarakat banyak.

2.4 Peluang Pasar


Pengembangan dalam pemasaran produk ini memiliki peluang usaha
yang cukup besar. Hal tersebut diperkuat dengan melihat beberapa hal
berikut:
1. Ditinjau dari lokasi
Taman Bungkul Surabaya sebagai salah satu ikon Kota Surabaya
merupakan lokasi yang cukup strategis dalam pemasaran produk ini.
Taman ini cukup dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
Daya serap pasar di dalam negeri maupun di luar negeri akan cenderung
meningkat sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk
memperbaiki derajat kesehatannya.
2. Ditinjau dari kualitas
Produk yang kami tawarkan dapat menjadi salah satu pilihan untuk
mengatasi masalah kesehatan masyarakat. Dengan memanfaatkan daun
alpukat untuk hipertensi setidaknya dapat mengurangi resiko stroke dan
serangan jantung. Keuntungan dari penggunaan tanaman obat ini adalah
dapat mengurangi efek samping jika dibandingkan dengan penggunaan
obat sintesis, karena sifat alamiah dari tanaman obat tersebut.
3. Ditinjau dari keunikan
Produk ini kami buat dengan memanfaatkan daun alpukat untuk
hipertensi yang selama ini hanya digunakan sebagai limbah dan bahan
pakan ternak. Kemasan daun alpukat ini kami buat seperti teh celup
dengan tujuan agar mudah dan praktis.
Produk ini merupakan produk yang sangat menjanjikan untuk dijual di
pasaran dan memiliki profit yang menjamin peluang berkelanjutan untuk
kedepannya dikarenakan kebutuhan masyarakat akan kesehatan mengingat
hipertensi menjadi salah satu penyebab terbanyak kematian dengan stroke
dan serangan jantung.
2.5
BAB 3. METODE PELAKSANAAN

3.1 Teknik
3.2 Cara atau tahapan pekerjaan

3.3 Pencapaian tujuan


BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya


4.2 Jadwal Kegiatan