You are on page 1of 1

BAB IV

KESIMPULAN

Diagnosa pitiriasis versikolor pada seorang pria usia 23 tahun. Di tegakan dari
anamnesis dan pemeriksaan fisik, yang menunjang adalah bercak putih di punggung
leher dan eksrimitas sejak 3 minggu yang lalu. Bercak putih lama-kelamaan
bertambah jumlahnya. Bercak putih menjadi bersisik jika digores dengan jari dan
gatal. Pasien memiiliki kebiasaan tidak segera mengganti baju dan bekerja di ruangan
ber AC. Dari pemeriksaan fisik, ditemukan makula hiperpigmentasi, multipel, ukuran
3-5 mm, berbatas tegas, bentuk bulat dan oval, tertutup skuama tipis dan putih pada
punggung. Ditemukan juga makula hipopigmentasi, multipel, ukuran 2-4 mm, batas
tegas, bentuk bulat dan oval pada leher dan ekskrimitas. Didapatkan fenomena coup
dongle of Besnier (skuama tipis). Diberikan terapi Selenium sulfide 1,8% dalam
bentuk shampoo 2-3 kali seminggu. Obat digosokkan pada lesi dan didiamkan selama
15-30 menit sebelum mandi, Ketokonazole salep 2% di berikan 2x sehari selama 10-
14 hari, fungsinya sebagai anti jamur pada kulit. Ketokonazole tab 200mg/hari selama
10 hari, sebagai anti jamur. Edukasi berupa mandi 3 kali sehari, handuk di gunakan
sendiri dan setip 2 minggu di cuci, menggunakan baju pribadi, gunakan oabat sampai
habis kemudian kontrol kembali ke polik, jika ada gejala alergi, segera kembali ke
dokter. Prognosis untuk pasien ini quo ad vitam : Ad bonam, quo ad fungtionam : Ad
bonam, quo ad Sanationam : Ad bonam.