You are on page 1of 2

1.

Masalah dalam Jurnal

Masalah seksualitas adalah topik yang menarik untuk dibahas, terutama pada masa
remaja yang rasa ingin tahu sangat tinggi. Cara remaja mengenal seks yang tidak tepat
yaitu sejumlah 50% dari teman, 35% dari film porno, 15% dari ibu. Pemberian informasi
masalah seksual sangat penting untuk remaja karena remaja berada dalam potensi seksual
yang tinggi. Banyak remaja yang tidak tahu dampak dari perilaku seksual yang mereka
lakukan seperti hamil diluar nikah, abortus, hingga risiko terkena penyakit HIV/AIDS.
Menurut Kementrian Kesehatan RI kasus HIV dari Januari sampai Desember 2011
jumlah kasus baru HIV yang dilaporkan sebanyak 21.031 kasus, berdasarkan data yang
saat ini dibanding dengan tahun 2010 terjadi penurunan sebanyak 560 kasus (tahun 2010
: 21.591 kasus).

2. Objek Penelitian

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan pelajar SMA Harapan-
1 Medan tentang seks bebas dengan Risiko HIV/AIDS, karena kurangnya pengetahuan
remaja tentang seksualitas, sehingga menimbulkan kenyataan-kenyataan pahit atau
dengan kata lain, dari beberapa kenyataan pahit yang sering terjadi pada remaja sebagian
akibat pemahaman yang keliru mengenai seksualitas.

3. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan


potong lintang, yaitu dengan satu kali pengamatan pada rentang waktu tertentu yang
ditentukan.

Berdasarkan survei awal penelitian, diperoleh jumlah populasi adalah 596


orang.Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode
stratified random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak dan berstrata. Hasil
perhitungan dengan memakai tingkat kepercayaan 90% atau d = 0,1 adalah 86 orang.

Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang sudah


terstandar (standardized), diperiksa ketepatan dan kelengkapannya (editing), diberi kode
(coding), dimasukkan ke dalam program komputer SPSS (entry), diperiksa dimasukkan
ke dalam komputer (cleaning), disimpan untuk dianalisis (saving), kemudian data
dianalisis lebih lanjut secara univariat.

4. Analisis Data

Dari 86 responden, 77 responden (89,5%) tingkat pengetahuan baik dan 8 orang


(9,3%) tingkat pengetahuan cukup dan 1 orang (1,2%) tingkat pengetahuan kurang.
Angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pelajar di SMA Harapan 1
Medan sudah baik. Dari 86 responden, 77 responden yang memiliki tingkat pengetahuan
baik, terdapat 48 responden perempuan, lebih banyak dibandingkan 29 responden laki -
laki yang memiliki tingkat pengetahuan baik. Jadi lebih banyak jumlah responden
perempuan yang memiliki tingkat pengetahuan baik tentang seks bebas dengan risiko
HIV/AIDS dibandingkan dengan responden laki - laki.

A. Kesimpulan

Hasil dari jurnal diatas bahwa tingkat pengetahuan pelajar SMA Harapan-1 Medan
tentang seks bebas dengan Risiko HIV/AIDS sudah baik.
Untuk para remaja agar memanfaatkan pengetahuan yang telah dimilikinya untuk
menghindari perilaku seks bebas dan dapat pula menghindari dampak buruk yang akan
terjadi seperti hamil diluar nikah, abortus, bahkan terkena penyakit HIV/AIDS.
Dan untuk orang tua agar memberi pendidikan sejak dini mengenai seks bebas, dan
mendampingi perkembangan dan pertumbuhan anaknya sehingga tidak mudah
terjerumus dalam perilaku seks bebas.
5.