You are on page 1of 3

Jobsheet : 01 INSTALASI MOTOR LISTRIK RANGKAIAN Kelas : XI

Kode : DOL (DIRECT ON LINE) Semester : 1


Waktu : Kode : TIPTL 02

A. Tujuan
1. Dapat menjelaskan fungsi, cara kerja dan kontruksi dari kontaktor dengan
benar
2. Dapat menjelaskan fungsi, cara kerja dan kontruksi dari thermal overload
dengan benar
3. Dapat merangkai rangkaian control system DOL (Direct On Line)

B. Teori Singkat
Kontaktor /Magnetic Contactor (MC)
Merupakan saklar yang bekerja berdasarkan prinsip kemagnetan, Artinya sakelar ini
bekerja jika ada gaya kemagnetan pada penarik kontaknya. Magnet berfungsi sebagai
penarik dan dan sebagai pelepas kontak-kontaknya dengan bantuan pegas
pendorong.
Prinsip kerja : apabila coil (A1-A2) diberikan sumber tegangan maka akan terjadi
induksi magnet yang akan menarik setiap kontak yang terdapat pada kontaktor itu
sendiri.

Gambar 1. kontruksi kontaktor Gambar 2. Simbol kontaktor

TOR (thermal overload Relay )


Merupakan peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau
menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau
peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi
beban lebih.
Prinsip kerja : apabila arus yang melewati Thermal Overload Relay melebih batas
kemampuan hantar arus yang ditentukan , maka bimetal akan panas dan mendorong
kontak kontaknya. NC (95-96) akan membuka dan NO (97-98) akan menutup
Thermal overload relay (TOR) mempunyai tingkat proteksi yang lebih efektif
dan ekonomis, yaitu:
1. Pelindung beban lebih / Overload
2. Melindungi dari ketidakseimbangan phasa / Phase failure imbalance
3. Melindungi dari kerugian / kehilangan tegangan phasa / Phase Loss.
Gambar 4. Simbol TOR
Gambar 4. kontruksi TOR

C. Alat dan Bahan

Alat Jumlah Bahan Jumlah


Testpen 1 buah Kontaktor 1 buah
Stop kontak 1 buah TOR 1 buah
MCB 1 buah
Push Button 1 buah
Lampu Pilot 3 buah
Kabel Jumper Secukupnya

D. Keselamatan Kerja
1. Sebelum memulai praktik mahasiswa harus mengetahui tata tertib ruang
praktek Bengkel Instalasi Listrik
2. Gunakanlah pakaian praktek (wearpack) selama melakukan praktek.
3. Bacalah dan pahami petunjuk praktikum!
4. Jangan menghubungkan rangkaian dengan sumber tegangan atau men-
ON kan catu daya sebelum diperiksa oleh dosen pengajar dan mendapat
persetujuanya.
5. Gunakanlah alat sesuai dengan fungsinya
6. Jika ada kesulitan saat melakukan praktek, konsultasikan dengan dosen
pengajar atau instruktur.

E. Gambar Rangkaian
R
S
T
N

MCB
3

L1 L3 L5
A1

K1

L2 L4 L6 A2

Z Y

U W

Gambar rangkaian control DOL Gambar rangkaian daya

F. Langkah Kerja
1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktikum.
2. Buatlah rangkaian sesuai dengan gambar 3 rangkaian kontrol DOL pada rangkaian.
3. Nyalakan catu daya dan MCB.
4. Lakukan uji coba pada rangkaian.
5. Catat dan pahami hasil percobaan.
6. Matikan catu daya dan MCB.
7. Bongkar rangkaian yang telah selesai di uji coba.

G. Prinsip Kerja
.

H. Kesimpulan
.