You are on page 1of 2

Nama : Dwi Kurniawati

NIM : 4311415019

Rombel : 01

KEGUNAAN LOGAM PERAK (Ag) DALAM

KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Perak adalah unsur logam dengan nomor atom 47. Simbolnya adalah Ag. Sebuah logam
transisi lunak, putih, mengkilap. Perak sendiri memiliki konduktivitas listrik yang baik, serta
memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga banyak orang tertarik dengan perak, sebagai alternatif
pengganti emas.

Apa saja kegunaan logam perak dalam kehidupan sehari-hari?

Selain itu perak dapat digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan ornamen-ornamen
dan juga hiasan pada rumah. Biasanya ornament dan juga hiasan ini dapat berupa pajangan.
Koloid perak dan larutan perak nitrat (AgNO3) encer digunakan sebagai campuran bahan obat
antiseptik dan pembunuh bakteri. Manfaat perak dalam kehidupan manusia juga
digunakan sebagai salah satu bahan utama dari pembuatan peralatan makan, seperti garpu,
sendok, sumpit dan juga cawan. Biasanya, peralatan makan degan bahan perak ini jauh lebih
berkualitas daripada peralatan makan yang terbuat dari stainless steel biasa. Senyawa perak yang
biasa digunakan untuk fotografi adalah perak nitrat (AgNO3 ) dan perak bromida (AgBr). Salah
satu hasil olahan dari perak adalah ion perak,yang dijadikan air, sehingga dapat dikonsumsi. Ion
perak ini saat ini sudah mulai banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas, karena memilki banyak
sekali manfaat kesehatan. Kegunaan ion perak antara lain ion perak ini dapat membantu
melancarkan proses pencernaan pada tubuh anda. Hal ini dapat terhindar dari gejala-gejala
gangguan pencernaan, seperti diare, sakit perut, wasir, dan sulit buang air besar. Kemudian, bagi
kesehatan sangat baik untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan
berbagai macam penyakit, seperti kanker, dan juga dapat mencegah penuaan dini dan
meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, logam perak memiliki banyak manfaat dalam
kehidupan sehari-hari dan ion perak juga bermanfaat dalam kesehatan manusia.

Referensi :

http://manfaat.co.id/manfaat-perak

http://repository.ubaya.ac.id/2/1/Art0004_Indrajati.pdf