You are on page 1of 8

KESEHATAN LINGKUNGAN HIDUP

Kesehatan lingkungan sangat penting untuk dijaga bersama dan harus ada kesadaran dari tiap
masyarakat dari semua kalangan betapa penting dan berharganya kesehatan lingkungan.

Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umumdan secara
khusus.

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara umum, antara lain:
1. Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan
kesejahteraan hidup manusia.
2. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya
meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
3. Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi
pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah
penyakit menular.
Adapun tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan
atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:
1. Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
2. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh
masyarakat.
3. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun
yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya
perubahan ekosistem.
4. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah
sakit, dan lain-lain.
5. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan
rantai penularan penyakitnya.
6. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
7. Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
8. Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan
HUTAN HANCUR MASA DEPAN KABUR
ketika bencana alam banjir dan tanah longsor menewaskan puluhan warga, orang2 pun sadar
bahwa mereka telah kehilangan semua fungsi hutan. pohon2 peindung yg sekaligus menahan
atau menangkap air hujan diperbukitan daratan tinggi pulau itu telah habis ditebang hanya untuk
memuaskan nafsu keserakahan materi sesaat.padahal, hasil jual kayu hutan itu sama sekali tidak
membuat rakyat sekitar menjadi sejahtera.
sebaliknya, tindakan penebangan kayu hutan itu justru menjadikan penduduk yang sudah
sengsaram semakin menderita karena bencana banjir dan longsor yang telah melululantahkan
perkampungan mereka. hutan alam yang sebenarnya mampu memberikan manfaat bagi
kehidupan mereka berubah menjadi murka dan menimbulkan bencana.
terbukti, kerugian yang ditimbulkan akibat penebangan liar itu sungguh tidak ternilai. selain
harta, jiwa manusia juga plasma nutfah serta ekologi sumber daya hutan yang sebenarnya
berguna untuk kehidupan manusia juga musnah. fungsi ekonomi, ekologi, dan sosial sumber
daya hutan itu hancur sekaligus. tidak ada hutan, tidak ada masa depan.
penebangan liar yang tidak terkendali dewasa ini merupakan masalah serius yg dihadapi sektor
kehutanan. kasus ini menjadi sorotan dunia.penebangan liar berlangsung karna didukung
lemahnya penegakan hukum.
penebangan liar disertai penjarahan hutan sangat marak terutama di perbatasan kalimantan --
serawak -- karna melibatkan berbagai pihak, mulai dari anggota masyarakat hingga aparat.
situasi telah mempercepat laju degradasi hutan tropis indonesia yang sekaligus merupakan paru -
paru dunia. penebangan liar itu sudah tidak memedulikan lagi apakah yg mereka babat adlh
hutan produksi, hutan konservasi, ataupun hutan lindung.
kondisi sumber daya hutan (SDH) yg semakin rusak dari hari ke hari tampaknya tidak akan
membaik dalam waktu dekat ini. tidak stabilnya politik dan penyelenggaraan kehutanan sejak
medio tahun 1998 yang semakin bertambah buruk pada akhir2 inmi menjadi dorongan kuat
meningkatnya degradasu dan deforestasi hutan (penurunan dan pemusnahan hutan)
"angka penurunan hutan yang kini dinyatakan mencapai 1,6-1,8 juta hektar pertahun sangat
mungkin meningkat cepat dalam lima tahun mendatang". transtoto handari pengamat ekonomi
kehutanan memprediksi pengamat ekonomi kehutanan memprediksi. bahkan, bank dunia telah
memperkirakan bahwa seluruh hutan alami di sumatera akan hilang pada tahun 2005 - 2010 dan
di kalimantan pd tahun 2010 - 2015.
penegakan hukum yang selama ini menjadi titik lemah pengamanan hutan harus diprioritaskan
secara sungguh2. integritas moral dalam menjaga kekayaan alam hutan harus mampu
ditumbuhkan secara swadiri di setiap aparat kehutaan ataupun pihak2 yang terkait seperti
pengusaha perkayuan dan masyarakat.
hal yang tidak boleh dilupakan, tanggung jawab pelestarian pemanfaatan SDH ini bukan hanya
berada dipundak departemen kehutanan, melainkan kini justru merupakan tugas utama
pemerintah daerah dengan seluruh aparatnya. menurut transtoto, kekayaan SDH yang sangat
melimpah seharusnya dapat digunakan sebagai modal kesejahteraan dalam pembangunan
nasional dan regional.
Fakta Menarik Seputar Olahraga
Absen ber-Olahraga tiga hari bisa membuat tubuh jadi melar? Benarkah waktu olahraga
sebaiknya dilakukan sebelum sarapan? Nah, jika selama ini anda terbiasa mengikuti mitos-mitos
semacam itu, ayo kita cari tahu kebenarannya, mana yang mitos dan mana yang fakta.

Mitos : Banyak orang berkata bahwa Waktu Olahraga Terbaik adalah di pagi hari dan sebelum
sarapan.

Faktanya : Waktu olahraga baik dilakukan kapan saja, bisa pagi, boleh siang di sela sela makan
siang, sore, bahkan malam hari. Dan bahkan dizaman sekarang ini kebiasaan waktu olahraga bisa
disalurkan tepat sebelum berangkat bekerja yang diwujudkan dalam nge-gym, yoga, atau fitness
ditempat kebugaran. Hal ini akan menghasilkan manfaat dan tampilan tubuh yang sama, kenapa?
karena hasil berolahraga baru akan terlihat setelah kita melakukannya secara rutin.

Nah, kenapa para ahli biasa mengatakan waktu olahraga terbaik adalah di pagi hari, Pasalnya
pada saat dipagi hari tepatnya setekah sholat subuh, kondisi udara dan lingkungan sekitar belum
banyak terjadi polusi udara dan tubuh masih dalam kondisi fit untuk merenggangkan otot otot
kita.

Mitos : Benarkah Olahraga harus dilakukan setiap hari? jika tidak tubuh bisa langsung melar..

Faktanya : Tak perlu khawatir, pada kenyataannya perubahan penampilan akibat absen
pembentukan keringat hanya karena metabolisme tubuh yang melambat dan otot yang perlahan
mengendur akibat kurang bergerak. Nah, solusinya adalah nikmati semua latihan yang
memungkinkan anda untuk tetap termotivasi berolahraga untuk terus banyak keringat.

Mitos : Waktu Olahraga baru efektif kalau sudah terjadinya proses bersimbah keringat !

Faktanya : Untuk kondisi fisik yang berbeda dibutuhkan pula penanganan mekanisme jenis dan
porsi olahraga yang berbeda. Jadi bukan berarti asal terjadi keringat, namun pada proses keringat
itu sendiri. Perlu juga disadari olahraga tak perlu dilakukan setiap hari, karena otot tubuh perlu
diberikan istirahat setelah melakukan aktivitas berat.
Pendidikan Jujur yang Membebaskan
Apa yang bisa mengguncang institusi pendidikan prestisius? Ternyata bukan nilai, sarana-
prasarana, atau dana, tapi ketidakjujuran.

Itulah yang terjadi di Universitas Harvard, AS, yang prestisius itu. Baru-baru ini Harvard
terguncang hebat oleh skandal nyontek yang melibatkan sekitar 125 mahasiswa dalam mata
kuliah pemerintahan.

Sesungguhnya penulis rindu guncangan semacam itu juga terjadi dalam pendidikan kita.
Guncangan karena skandal nyontek justru menunjukkan penyelenggara pendidikan teguh
memperjuangkan martabatnya. Kejujuran harga mati, martabat, sekaligus roh pendidikan.
Sebaliknya, menutup-nutupi fakta ketidakjujuran dan beragam dinamika pendidikan manipulatif
tindakan pembusukan dunia pendidikan dan penghancuran bangsa.

Alasan mencontek

Ada banyak alasan mengapa siswa/mahasiswa mencontek. Pada kasus Harvard, pencontek- an
dilakukan puluhan atlet universitas itu. Diduga, seperti banyak perguruan tinggi lain, Harvard
memberikan keringanan bagi para atlet mahasiswa. Dalam konteks ini, mencontek terjadi karena
pencontek tak ada di tempat belajar yang tepat. Pembelajar harus mempertimbangkan kultur dan
dinamika tempat belajarnya agar terhindar dari tekanan terlampau tinggi karena tuntutan institusi
pendidikan di luar kemampuannya. Sekolah/universitas yang bagus dan baik belum tentu
berguna bagi semua pembelajar.

Tekanan yang terlampau berat juga terjadi karena tuntutan prestasi/nilai. Tuntutan itu bisa datang
dari orangtua atau lembaga. Sesungguhnya tak selalu salah menuntut pembelajar mendapat
prestasi tinggi asal lembaga pendidikan sungguh-sungguh menekankan dan menghargai proses.
Nalarnya: kalau semua proses pendidikan berjalan dengan baik, akuntabel, dan transparan,
nilai/prestasi yang baik akan terjadi dengan sendirinya.

Sayangnya, pendidikan kita telah mengabaikan proses. Akibatnya sebagian besar pembelajar di
negeri ini tak memiliki kepercayaan diri. Ketika penulis bertanya kepada para murid tentang
alasan mereka sulit mengendalikan dorongan spontan untuk tidak mencontek adalah nihilnya
kepercayaan diri. Sejak SD mereka tak pernah mengalami nikmatnya belajar, indahnya belajar
dengan menekuni proses. Lebih parah lagi, guru mereka tak banyak menghargai, apalagi
mengajarkan proses belajar.

Kita bisa memahami pengakuan para murid itu ketika menyadari rendahnya kompetensi guru.
Kian jarangnya digunakan soal-soal uraian dalam ujian adalah petunjuk lain. Pragmatisme
pembelajaran yang berjiwa hedonis dengan menjadikan nilai ujian sebagai penentu prestasi
pantas kita pertimbangkan juga. Padahal, banyak pembelajar sesungguhnya unggul dalam
mengerjakan tugas harian (proses), tetapi ringkih saat ujian karena kurang percaya diri. Di sini
kita mestinya sadar, para pencontek itu adalah korban dinamika pembelajaran yang pragmatis-
hedonis, mengabaikan proses, tidak transparan dan akuntabel.
Kita juga mesti merenung jujur: tidakkah dinamika pendidikan yang begitu memuja pencitraan
dan beragam tindakan manipulatif hanya akan melahirkan generasi pencontek? Apalagi bila
dinamika semacam itu justru difasilitasi dan dimobilisasi lembaga pemerintahan-negara. Itu
sebuah pelanggaran hak asasi manusia yang serius, sistematis, dan kejam, tetapi terjadi dalam
sunyi. Lebih parah lagi, ini efektif menghancurkan eksistensi bangsa kita karena pada saatnya
negeri ini akan diurus generasi nihil kepercayaan diri.

Pembelajar jujur

Pendidikan jujur niscaya demi menjaga eksistensi bangsa ini dalam percaturan dunia. Pendidikan
jujur meniscayakan dinamika pembelajaran yang menekankan dan menghargai proses,
transparan, serta akuntabel. Dinamika pendidikan semacam itu membantu pembelajar mengalami
apa yang oleh Paulo Freire disebut humanisasi.

Dalam humanisasi, manusia dibantu menyadari keterbatasannya dengan praksis. Pendidikan


yang menekankan dan menghargai proses membantu pembelajar menyadari keterbatasannya
hingga sanggup mengatasi situasi yang membatasinya itu.

Karena itu, pembelajar perlu dibantu memilih institusi belajar yang memiliki kultur dan
dinamika pembelajaran yang cocok baginya. Tujuannya agar pembelajar mampu berproses. Ia
mampu nyaman dengan dirinya, menentukan target prestasi yang terukur, serta melakukan
dinamika proses pembelajaran yang unik untuk mencapai target itu. Pada akhirnya ia terbantu
untuk memiliki banyak pengalaman sukses dan melampaui keterbatasan-keterbatasan yang
disadarinya. Inilah jalan melahirkan generasi berkarakter dan jujur.

Beragam pencitraan dan kastanisasi pendidikan yang memengaruhi perekrutan pembelajar perlu
dipertimbangkan. Institusi pendidikan sebaiknya merekrut mereka yang mampu belajar sesuai
kultur institusinya. Sekolah/ universitas dibangun untuk pembelajaran, bukan gerombolan.
Cara Mudah Untuk Langsing
Tips ini saya dapatkan dari Health.com, ternyata ada beberapa cara mudah untuk jadi langsing,
yaitu dengan cara merubah kebiasaan dan pola makan kita. Berikut adalah tips tips yang dibagi
oleh beberapa orang yang sudah mempraktekkannya.

1. Hindari cemilan yang gurih dan asin


Makanan gurih dan asin memang enak, akibatnya biasanya kita tidak bisa berhenti untuk
mengunyah kentang goreng atau pop corn sebelum habis. Heater Del Baso mengungkapkan
bahwa dia lebih mudah menjalankan diet setelah menghentikan menstok cemilan yang gurih dan
asin pada belanja bulanannya.

2. Ganti Cemilan Sehat


Lori Fieldman mengatakan kalau saat dia mulai diet, maka dia mulai dengan membersihkan
almari dapur dan kulkasnya. Cemilan seperti es krim harus disingkirkan, dan ganti dengan buah
atau kuaci bunga matahari. Dengan menghilangkan cemilan tidak sehat di rumah kita, maka kita
tidak akan tergoda untuk memakannya.

3. Jangan menghindari sarapan, sarapanlah 300 Kalori


Bo Hale dari Tunisia menyatakan kalau dia dulunya menjalankan diet dengan menghindari
sarapan, tapi ternyata itu tidak membantu. Jangan menghindari sarapan, 300 Kalori itu cukup
mengenyangkan. Anda bisa sarapan dengan roti isi selai kacang atau selai apel.

4. Sertakan selalu sayuran dalam makanan kita


Di Indonesia, bersyukurlah kita kaya dengan sayuran. Biasanya dalam menu makanan kita selalu
ada sayur. Kitapun bisa menyertakan toping sayuran dalam pizza atau roti, pokok jangan
melupakan sayuran dalam setiap hidangan makan kita, karena sayuran serat tinggi dapat
mencegah penumpukan lemak dalam tubuh kita.

5. Ambillah porsi kecil


Kalau kita ingin makan di luar, jangan pesan makanan dalam porsi jumbo, pesanlah dalam porsi
kecil saja, sekedar untuk memuaskan keinginan makanan kita saja.

6. Stop makan di malam hari


Deborah Gilboa mengatakan bahwa saat dia ingin menurunkan berat badan maka dia akan
berhenti makan pada jam 18.30 selama 5 hari dalam seminggu.

7. Sehatkan Waktu Bergembira Anda


Maksudnya begini, kalau anda sedang bergembira bersama teman-teman biasanya kan dengan
acara makan-makan, maka luangkanlah setelah itu bergembira untuk olahraga bersama, seperti
jalan atau lari mengelilingi tempat makan tersebut atau lingkungan sekitar. Ini tips dari Ellen
Setzer, dia mengatakan dengan menjalankan tipsnya ini, dia berhasil mengurangi 40 pounds
walaupun sering pergi makan bersama teman-temannya.
Pentingnya Pendidikan Disiplin Anak Usia Dini

Pendidikan Disiplin untuk Anak UsiaDini Kedisplinan anak adalah memberikan pengertian akan
mana yang baik dan yang buruk. Perlu di tanamkan pada anak bahwa berbuat kesalahan tentu
mengandung sejumlah konsekuensi,untuk itulah fungsi hukuman dalam pendidikan anak.
Memberikan hukuman pada anak yang benar seharusnya tetap berlandaskan kasih sayang, dan
tidak sampai menggunakan kekerasan fisik.

Cara efektif memberikan pendidikandisiplin pada anak.


1. Arahan dan nasihat
2. Dialog hati
3. Memberi contoh
4. Limpahi dengan hadiah atas prestasinya
5. Hukuman dengan kasih sayang.
6. Kata-kata bijak

Cara yang benar dalam pemberian hadiah kepada anak:


1. Orang tua jangan membuat target untuk nilai prestasi anak disekolah.
2. Tidak memberikan hadiah kepada anak agar patuh kepada orang tua.
3. Berikan hadiah yang menjadi kebutuhan utama terutama yang mendukung kegiatan
belajar.
4. Tidak memberikan hadiah diluar batas kemampuan.
5. Jangan sampai menjadikan hadiah sebagai janji.

Prinsip penting dalam menyayangidengan hukuman antara lain:


1. Menghukum sesuai tahapan usia anak
2. Menghukum sesuai bobot kesalahan.
3. Tidak menghukum karena kesalahan oranglain
4. Aturan hukum diterangkan pada anak
5. Menghukum tidak depan orang lain.

Hukuman yang baik,adalah:


1. Hukuman yang mengandung nilai kasih dan membuat anak tahu dimana letak
kesalahannya.
2. Ajari mengucapkan kata maaf ketika salah dan terima kasih ketika ada yang
meminta maaf.
3. Kesabaran dan ketelatenan untuk terus dan terus melakukan pengertian.
4. Berikan Pujian dari setiap hukuman.

Mengatasi perasaan emosi orang tuayang mengarah pada kekerasan.


1. Kenali kegusaran anda.
2. Berikan suatu pembenaran untuk marah. Ubah arah kemarahan anda pada hal selain
anak,misalnya memencet boneka bebek karet dengan kuat.
3. Salurkan kemarahan anda kearah positif..
4. Cobalah merelaksasikan diri. Menarik nafas dalam-dalam dan dihembuskan.
5. Lebih baik membawa kemarahan untuk tidur.

KESIMPULAN

Dalam memberikan pendidikan dispilin terhadap anak tidak harus sampai menggunakan
kekerasan,karena tanpa disadari bukan kedisplinan yang diajarkan melainkan pendidikan
kekerasan yang akan diingat anak dan ditirunya di masa berikutnya. Untuk mendisiplinkan
anak,hukuman-hukuman juga bisa diterapkan dalam mendidik kedisplinanan. Tapi yang perlu di
ingat tak semua hukuman bisa dipakai,hukuman pun sesungguhnya memiliki aturan dan prinsip
dalam pemakainnya agar hukuman tak menjurus kearah kekerasan baik fisik maupun psikis.
.