You are on page 1of 4

ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA DALAM KELAYAKAN BISNIS

Menghadapi era globalisasi ini banyak orang yang meramalkan apa yang akan terjadi di
masa yang akan datang, dimana pada masa mendatang akan membawa tantangan dan
kesulitan-kesulitan yang harus dihadapi oleh masyarakat dan negara yang sedang
membangun ini. Walaupun masa mendatang membawa tantangan dan kesulitan, suatu
perusahaan tetap dituntut untuk efektif dalam pengelolaan perusahaannya, karena bila tidak
demikian perusahaan itu tidak dapat bersaing dengan perusahaan lain atau tidak dapat
mengikuti perubahan yang terjadi. Untuk menghadapi tantangan dan kesulitan tersebut maka
aset perusahaan yang paling berharga adalah sumber daya manusianya. Sumber daya manusia
ini berharga, bukan saja untuk tujuan perkembangan ekonomi, tetapi untuk segala aspek
perkembangan kehidupan.

Peranan dan tantangan manajemen sumber daya manusia terus berkembang dan
semakin hari semakin bertambah banyak, beraneka ragam, rumit, fleksibel dan penting
seiring dengan makin besarnya perusahaan, makin rumitnya tugas yang harus dikerjakan,
makin besarnya dampak lingkungan serta dinamikanya, makin luas dan besar keterpaduannya
dengan lingkungan dan makin besar ketidakpastian yang harus dihadapi perusahaan. Pada
saat ini pentingnya peranan manajemen sumber daya manusia tercermin dari kebijaksanaan
perusahaan untuk mengatur sumber daya manusianya. Sehingga dapat berperan besar dalam
bekerja sama dan mendukung strategi perusahaan.

Proses untuk mendapatkan, menyeleksi, dan menempatkan tenaga kerja telah


menempati peran yang terpenting bagi perusahaan. Faktor manusia pada kenyataannya tidak
dapat disangkal lagi dan telah disadari merupakan faktor penentu bila dibanding dengan
segala alat pelengkap seperti uang, mesin dan sebagainya di dalam usaha-usaha perusahaan
untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu,tenaga kerja yang cakap adalah salah satu faktor
penting bagi negara-negara yang sedang berkembang dan kurangnya tenaga-tenaga yang
cakap akan menghambat perkembangan tersebut.

Kekayaan yang paling berharga dalam suatu organisasi ialah Sumber Daya Manusia
(SDM). SDM merupakan investasi sangat berharga bagi sebuah organisasi yang perlu dijaga.
Setiap organisasi harus mempersiapkan program yang berisi kegiatan yang dapat
meningkatkan kemampuan dan profesionalisme SDM supaya organisasi bisa bertahan dan
berkembang sesuai dengan lingkungan organisasi. Untuk mencapai produktivitas yang
maksimum, organisasi harus menjamin dipilihnya tenaga kerja yang tepat dengan pekerjaan
serta kondisi yang memungkinkan mereka bekerja optimal.

PEMBAHASAN

Rencana bisnis yang akan diimplementasikan melalui pembangunan proyek bisnis


secara rutin memerlukan kelayakan aspek SDM. Keberadaan SDM hendaknya dianalisis
untuk mendapatkan jawaban apakah SDM yang diperlukan untuk pembangunan maupun
mengimplementasian bisnis dapat dimiliki secara layak atau sebaliknya.
Perencanaan SDM sangat perlu diterapkan dalam pembangunan sebuah proyek bisnis,antara
lain :

Perencanaan sumber daya manusia

Merupakan proses analisis dan identifikasi yang dilakukan organisasi terhadap kebutuhan
akan sumber daya manusia, sehingga organisasi tersebut dapat menentukan langkah yang
harus diambil guna mencapai tujuannya. Selain itu, pentingnya diadakan perencanaan sumber
daya manusia ialah organisasi akan memiliki gambaran yang jelas akan masa depan, serta
mampu mengantisipasi kekurangan kualitas tenaga kerja yang diperlukan. Perencanaan SDM
sering diartikan sebagai kegiatan penentuan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia
yang diperlukan oleh suatu organisasi pada masa yang akan datang.. Perencanaan SDM atau
tenaga kerja didefinisikan sebagai proses menemukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti
mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana
organisasi. Perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan, pengembangan
pengimplementasian, dan pengontrolan yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian
jumlah pegawai, penempatan pegawai secara benar, dan waktu yang tepat yang sangat
bermanfaat secara ekonomis. Perencanaan ini dimaksudkan agar perusahaan dapat terhindar
dari kelangkaan SDM pada saat dibutuhkan maupun kelebihan sumber daya manusia pada
saat kurang dibutuhkan.

Memilih Manajer proyek

Manajer proyek merupakan salah satu anggota terpenting dari suat proyek. Manajer proyek
bertugas menjelaskan kepada organisasi dan kepada pihak luar perihal proyek yang akan
dibangun. Beberapa hal pokok dalam memilih manajer proyek :

Pemilihan Waktu

Waktu yang tepat untuk memilih seorang manajer proyek, yang harus secepatnya dalam
perencanaan proyek sehingga mereka akan lebih terikat untuk segera merealisasikan proyek
tersebut.

Kriteria Seleksi

Seorang pemimpin proyek perlu memiliki karakteristik yang dominan yang dapat
digolongkan dalam 5 kategori : Latar belakang dan pengalaman, kepemimpinan dan keahlian
strategis, kemampuan teknis, kemampuan kehumasan, dan kemampuan manajerial.

Memilih Tim Proyek

Setelah manajer proyek dipilih, selanjutnya dipilih pula tim proyek. Memilih tim proyek
tergantung pada beberapa faktor dan hasil dari proyek yang diharapkan, dan pekerjaan teknis
yang harus dilakukan.
Dengan perencanaan sumber daya manusia, manfaat yang dapat diperoleh suatu
organisasi adalah :

1. Dapat mengintegrasikan kegiatan manajemen sumber daya manusia dengan tujuan o


organisasi;

2. Dapat menghindari terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas;

3. Memudahkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi;

4. Menghindari kekurangan atau kelebihan karyawan;

5. Untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan mutasi;

6. Untuk dijadikan dasar dalam melakukan penilaian kinerja;

7. Menetapkan program penarikan, pengembangan, kompensasi, pemeliharaan, dan


pemberhentian karyawan.

Syarat

Terdapat beberapa syarat untuk membuat sebuah perencanaan SDM yang baik, yakni:

1. Harus mengetahui secara jelas masalah yang direncanakannya.

2. Harus mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang SDM dalam organisasi tersebut
secara lengkap.

3. HarusMempunyai pengalaman luas tentang analisis pekerjaan (job analysis), kondisi


organisasi, dan persediaan SDM.

4. Harus mampu membaca situasi SDM saat ini dan masa mendatang.

5. Mampu memperkirakan peningkatan SDM dan teknologi masa depan.

6. Mengetahui secara luas peraturan dan kebijaksanaan pemerintah, khususnya yang


menyangkut tenaga kerja.

Langkah

Untuk sebuah perencanaan SDM yang baik, diperlukan tahapan-tahapan atau langkah
dasar yang harus ditempuh:

1. Mampu menetapkan secara jelas kualitas dan kuantitas SDM.

2. Mengumpulkan data dan informasi yang lengkap mengenai SDM.


3. Mengelompokkan data dan informasi tersebut, kemudian menganalisisnya.

4. Menetapkan beberapa alternatif yang kira-kira sanggup ditempuh.

5. Memilih alternatif terbaik dari berbagai alternatif yang ada.

6. Menginformasikan rencana terpilih kepada para karyawan agar direalisasikan.

Tiga Model Proses Perencanaan

1. Perencanaan dari atas kebawah, model ini adalah bahwa jumlah tenaga kerja yang
dibutuhkan telah disesuaikan dengan rencana menyeluruh dari perusahaan baik jangka
pendek maupun menengah dan jangka panjang,

2. Perencanaan dari ke bawah ke atas, model ini bermula dari kelompok kerja yang terkecil
yang menghasilkan taksiran kebutuhan pegawai untuk tahun berikutnya dalam ranka
mencapai target kerja yang telah ditetapkan. Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan dapat
diketahui setelah tenaga kerja yang ada dihitung kapasitas kerja maksimalnya,

3. Ramalan, cara yang jelas untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja adalah dengan
meningkatkan pendayagunaan orang-orang yang sekarang ada. Masalahnya sekarang adalah
bahwa persediaan tenaga kerja itu tidak pernah statis, tetap akan dipengaruhi oleh arus masuk
seperti rekrutmen dan transfer masuk dan arus keluar seperti penyusutan dan stranseper
keluar. Untuk mengetahui secara akurat catatan tentang tenaga kerja yang ada maka perlu
diketahui status pegawai seperti yang akan pensiun atau yang mengundurkan diri, yang akan
dipromosikan, yang akan melahirkan, dan yang akan cuti panjang.