You are on page 1of 5

Tugas KimiaTerapan Andi Dinul Haq Abdullah

1727042002
Kelas A
1. Sumber air yang higienis dan sumber air yang paling berbahaya
A. SUMBER AIR YANG HIGIENIS
Air Zam-Zam
Air pegunungan, yang keluar dari celah celah batu.

B. SUMBER AIR YANG PALING BERBAHAYA


Air sungai berasal dan mata air dan air hujan yang
mengalir pada permukaan tanah. Secara fisik, air sungai
terlihat berwarna cokelat dengan tingkat kekeruhan yang
tinggi karena bercampur dengan pasir, lumpur, kayu, dan
kotoran lainnya.
Kualitas air sungai juga dipengaruhi oleh lingkungan di
sekitar aliran sungai. Secara umum, kualitas air sungai di
daerah hulir (muara) lebih rendah dibandingkan di daerah
hulu (mata air). Hal ini terjadi akibat limbah industri dan
rumah tangga yang dibuang langsung ke sungai tanpa
melalui proses pengolahan terlebih dahulu terkumpul di
muara sungai.
Akibatnya, secara kualitas fisika, kimia, maupun biologi, air
di daerah muara sungai sangat rendah dan tidak layak
dijadikan bahan baku air minum.

Air danau atau rawa merupakan air permukaan yang


mengumpul pada cekungan permukaan tanah. Permukaan
air danau biasanya berwarna hijau kebiruan. Warna ini
disebabkan oleh banyaknya lumut yang tumbuh di
permukaan air maupun di dasar danau atau rawa.
Selain lumut, warna pada air danau juga dipengaruhi oleh
bahan organik (kayu, daun, dan bahan organik lainnya) yang
membusuk akibat proses dekomposisi oleh mikroorganisme
di da lam air.
Akibat proses pembusukan tersebut, air danau memiliki
kadar besi (Fe) dan mangan (Mn) yang relatif tinggi.
Kebanyakan, air danau memiliki kualitas yang lebih baik
daripada air sungai. Hal tersebut disebabkan tingkat
pencemaran di danau relatif lebih kecil dibandingkan di aliran
sungai.
2. Potensi emas di Indonesia, sifat fisik dan manfaatnya
Potensi emas di Indonesia
Desa Pujon, Kapuas, Kalimantan Tengah
Gosowong, Halmahera
Cikotok, Jawa Barat
Grashberg , Puncak Jaya
Kencana, Maluku Utara
Batu Hijau, Sumbawa
Martabe, Tapanuli Selatan

Sifat Emas
Sifat Fisik
Fase :solid
Massa jenis :19.30 gcm3
Massa jenis :17.31 gcm3
Titik lebur :1337.33 K; 1947.52 F; 1064.18 C,
Titik didih :5173 F; 2856 C; 3129 K,
Kalor peleburan :12.55 kJmol1
Kalor penguapan :324 kJmol1
Kapasitas kalor :25.418 Jmol1K1

Sifat Fisika Emas


Fase : Solid (Padat)
Titik Leleh : 10640C
Titik Didih : 29700C
Massa Jenis pada suhu kamar : 19,3 gr/ml
Jari-jari Atom : 144 pm
Electrical Resistivity : 22,14 n.m
Sifat Kemagnetan : Diamagnetik
Cepat Rambat Suara : 2030 m/detik
Sifat Kimia Emas
Nomor Atom : 79
Massa Atom : 197
Kategori Unsur : Logam Golongan Transisi
Grup dan Blok : Grup 11, blok d
Perioda :6
Konfigurasi Elektron : [Xe] 4f14 5d10 6s1
Elektronegatifitas : 2,54 skala Pauling
Manfaat Emas

Manfaat Emas dalam bidang Ekonomi


Pada zaman dahulu emas digunakan sebagai alat tukar dalam
perdagangan. Seiring berjalannya waktu, dibuatlah uang emas
untuk keperluan transaksi. Namun, karena jumlah emas yang
langka, akhirnya uang emas tidak dipakai lagi.
Di sisi lain, emas digunakan sebagai cadangan devisa negara
karena nilai jualnya yang tinggi dan nggak pernah susut. Para
investor juga menggunakan emas sebagai investasi jangka
panjang ataupun pendek.

Manfaat Emas dalam bidang Sosial


Emas dan perhiasan emas merupakan simbol dari
kemakmuran.
Semakin banyak emas dan perhiasan yang dimiliki oleh
seseorang, maka semakin tinggi kedudukannya dalam status
sosial. Dikarenakan emas dianggap sebagai barang yang
mewah dan bernilai tinggi.

Manfaat Emas dalam Bidang Industri


Karena sifatnya yang lunak dan mudah ditempa, emas dapat
diubah menjadi bentuk yang diinginkan. Sehingga banyak sekali
industri yang menggunakan emas untuk dijadikan perhiasan
dalam bentuk cincin, kalung, gelang, atau yang lainnya sesuai
dengan keinginan konsumen

Manfaat Emas dalam bidang Produksi Elektronik


Emas dipakai sebagai lapisan untuk perangkat kecil sebagai
penghantar listrik pada beberapa alat elektronik seperti radio,
elevise, komputer dan perangkat lain. Ada juga handphone atau
alat elektronik lain yang menggunakan emas sebagai lapisan
pelindungnya.
3. Contoh perubahan zat
a. Padat menjadi cair (mencair)

Gula pasir yang dipanaskan akan mencair


Mentega dipanaskan akan mencair
Coklat padat yang dipanaskan akan mencair
Es batu yang dibiarkan di udara terbuka akan mencair
Lilin dipanaskan akan mencair
Logam dipanaskan dengan suhu tinggi akan mencair
Plastik dipanaskan akan mencair

b. Benda cair menjadi gas (menguap)


Bensin, spirtus, dan solar yang dibiarkan di udara terbuka
lama-kelamaan akan habis karena menguap menjadi gas
Baju basah yang dijemur lama-kelamaan menjadi kering
arena air menguap
Minyak kayu putih dalam botol yang dibiarkan terbuka lama -
kelamaan akan berkurang volumenya karena menguap
Minyak wangi yang disemprotkan ke pakaian lama-
kelamaan baunya tidak harum lagi karena minyak wangi
menguap
Pembuatan garam dengan cara menguapkan air laut,
sehingga garam dapat mengendap
Pembuatan batu bata; batu bata dijemur sehingga bata
kering karena air dalam batu bata menguap

c. Benda cair menjadi padat (membeku)

Air yang dimasukkan ke dalam freezer lama -kelamaan akan


membeku menjadi es batu/es balok
Pembuatan gula jawa ( mencetak gula jawa )
Agar-agar masak yang berwujud cairjika dibiarkan lama -
kelamaan akan membeku
Minyak goreng menjadi padat saat udara dingin

d. Perubahan gas penjadi benda cair


Dinding luar gelas basah apabila gelas berisi es
Titik-titik air ( embun ) di dedaunan pada pagi hari
Terjadinya embun di pagi hari
Bagian dalam kaca mobil ikut basah saat mobil dikendarai
dan kehujanan
Berubahnya awan menjadi titik-titik air hujan

e. Perubahan gas menjadi padat atau sebaliknya (menyublim)


Kapur barus yang diletakkan di dalam almari lama-kelamaan
akan habis (padat menjadi gas)
Kamper yang dibiarkan di udara lama-kelamaan akan
mengecil ukurannya dan habis (padat menjadi gas)
Lubang knalpot menjadi kotor dan berwarna hitam karena
gas C02 yang dikeluarkan menjadi padat (gas menjadi
padat)
Pembuatan es kering dari gas C02 ( gas menjadi padat )
Es kering yang dibiarkan di tempat terbuka akan akan habis
menjadi gas (padat menjadi gas)