You are on page 1of 2

JURNAL REFLEKTIF

ADIMAS DRETA PAMUNGKAS

Harta yang kita miliki baik berupa benda bergerak maupun benda tidak bergerak disadari

atau tidak merupakan amanah yang harus dipegang dan dijalankan menurut ketentuan hukum

yang berlaku. Bagi ummat Muslim ketentuan itu berdasarkan Alquran dan Alhadist. Harta

menurut bahasa yaitu sesuatu yang dapat diperoleh dan dikumpulkan oleh manusia dengan suatu

tindakan baik berwujud materi maupun manfaat. Contohnya seperti: emas, perak, hewan dan

tumbuhan. Atau manfaat dari sesuatu seperti: kendaraan, pakaian dan tempat tinggal. Adapun

sesuatu yang tidak dapat dikumpulkan oleh manusia, menurut bahasa bukan dinamakan harta.

Contohnya seperti: burung di udara, ikan di air, pepohonan di hutan dan barang tambang di

dalam bumi.

Dusun Nitis merupakan dusun yang paling kecil dibanding dusun lainya dari Desa
mojoduwur, sekiranya kurang dari 50 KK (Kepala Keluarga) di dusun. Meskipun kecil dusun ini
memiliki ke eratan sosial yang kuat, yang mana kentalnya kerukunan dan kebersamaan terdapat
didalam satu sama lain penghuni Dusun Nitis. Antusias masarakat Dusun Nitis dalam mencari
nafkah sangatlah tinggi, akan tetapi hasil akhir dari bekerja sangaatlah minim dari kata cukup.
Hal ini tergambarkan kehidupan di Dusun Nitis yang komoditasnya bekerja sebagai petani dan
pencari batu, dikarenakan pendidikan yang putus sekolah pada tingkat sekolah menegah pertama
dan sekolah menengah atas, bahkan ada pula yang hanya berstatus ijazah sekolah dasar.
Pada posisi ini memaksa para penduduk Dusun Nitis untuk keluar desa untuk mencari
pekerjaan yang lebih layak, dan itu pun juga masih berat seperti buruh dan kuli di dalam kota
maupun diluar kota nganjuk. Ada beberapa keluarga yang suskses setelah melakukan perantauan,
hal ini terbukti dengan bagusnya tempat tinggal keluarga tersebut. Akan tetapi kebanyakan
masyarakat di dusun ini lebih banyak masyarakat yang jauh dibawah kata cukup.
Terdapat beberapa tanaman yang ditanam oleh masyarakat Dusun Nitis yang tumbuh
dengan baik dan juga lumayan baik, berikut tanaman yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi :
1. Pohon jati
2. Pohon kasia

Untuk bernilai menengah adalah sebagai berikut:

1. Jagung
2. Padi
3. Bambu
4. Mangga
5. Labu
6. Sukun
7. Kacang
8. Pohon randu

Untuk tanaman yang bernilai rendah adalah sebagai berikut:

1. Ketela
2. Pepaya
3. Pisang
4. Gadung
5. Jambu biji
6. Rumput
7. Sukun

Berdasarkan apa yang saya lihat, warga dusun Nitis bepotensi untuk ,maju karena

memiliki banyak asset yang cukup untuk menjadi Negara maju. Harapan saya warga akan

semakin giat menanam dan merawat tanaman tersebut sehingga dapat menghasilkan pendapatan

yang bernilai tinggi.