You are on page 1of 2

BUDAYA BANGSA MERUPAKAN JATI DIRI BANGSA

Budaya bangsa yang sangat beragam perlu dilestarikan, dijaga dan dilindingi.
Karena budaya tersebutlah ciri dari bangsa ini ada tanpa budaya pasti negara kita
akan dipandang sebelah mata oleh negara lain. Tetapi mengapa dalam melestarikan
budaya tersebut belum ada cara yang memuaskan?

Sebagai warga negara yang baik, kita harus menjaga, melindungi, dan
melestarikan budaya yang ada. Walaupun kita berasal dari agama, ras, suku, etnik
yang berebeda-beda tetapi kita tetapi satu seperti semboyan negara kita Bhineka
Tunggal Ika. Dalam semboyan tersebut mempunyai makna berbeda-beda tetapi
tetap satu, namun apa yang dilakukan kita sebagai warga negara yang baik, kita
hanya bisa mengacuhkan budaya yang harus kita lestarikan, disaat budaya tersebut
sudah diambil oleh negara laain baru kita akan bertindak untuk merebut kembali.
Namun itu tidak ada gunannya sama sekali, jadi sebelum budaya tersebut
dilestarikan oleh bangsa lain, kita harus menjadi yang pertama untuk melestarikan
dan menjaganya. Disaat budaya tersebut dibawa kenegara lain, itu harus warga
bangsa sendiri yang membawa untuk dikenalkan kepada negara lain bahwa bangsa
kita itu beragam budaya.

Sebagai pelajar yang baik kita harus bisa menunjukan pada kancah
internasional apa saja budaya bangsa yang sangat luar biasa yang dimiliki oleh
Indonesia. Seperti wayang, batik, reog, gamelan, bahasa jawa dan masih banyak
lagi.

Bahasa jawa merupakan salah satu bahasa yang sering digunakan dalam
dunia menempati posisi ke 8. Sebagai warga negara indonesia terutama orang
Jawa kita harus bangga dengan apa yang kita miliki, dengan cara melestarikannya
dengan baik dengan cara mempelajarinya sampi kita bener-benar menguasai
bahasa tersebut.

Siswa SMKN 1PURBALINGGA dalam hal pelestarian budaya bangsa sudah


cukup, namun belum memuaskan dengan baik, hal ini terbukti dengan pembelajaran
bahasa jawa yang paling tidak memaksa atau menyadarkan siswanya untuk
mencintai dan melestarikannya, belum maksimalnya karena sudah sekian lama
bahasa jawa ditinggalkan begitu saja dan segalanya tentang jawa hampir punah
atau terlupakan. Alhamdullah siswa sudah merasa terpanggil untuk melestarikan
budaya jawa hal ini juga sudah terbuktikan dengan adanya ekskul karawitan yang
diikuti dengan seksama oleh para siswa meskipun ada yang belum
semangat.Bentuk pelestariannya adalah mereka dapat berbahasa jawa dengan
benar untuk lebih mengembangkan kompetensi siswa dalam bidang bahasa jawa,
perlu proses dan waktu. prosesnya bapak/ibu guru dapat memberikan contoh
bersama-sama untuk berbahasa dengan baik dan benar. Sarannya ialah Cintailah
dan lestarikanlah bahasa jawa jangan sampai bahasa jawa pindah menjadi milik
Belanda karena itu kita harus telanten dengan terus berlatih dan berlatih untuk
ampai menguasai bahasa jawa dengan baik. Harapannya, Kita harus bangga
dengan bahasa jawa jangan sampai merasakan malu atau minder untuk berbahasa
jawa kalau malu berbahasa jawa berarti mental kita jelek, ingat bahasa jawa penuh
dengan berbagai hal. Semoga bahasa jawa dapat dicintai oleh warga
indonesia.(kilah Pak Mugyan, sebagai pembina ekskul karawitan)