You are on page 1of 5

Ca Liang Telinga

1. Telinga luar
a. Karsinoma sel skuamosa
Kanker sel basa dan kanker sel skuamosa adalah tumor yang paling sering terjadi di
liang telinga dan aurikula, karena daerah ini paling sering terkena sinar matahari dan radiasi
sinar ultraviolet yang kemungkinan merupakan penyebabnya. Pasien dengan keadaan ini,
memiliki gejala seperti pruritus, rasa sakit pada liang telinga, sekret yang berbau busuk,
penurunan fungsi pendengaran dan kelumpuhan nervus facial.
Karsinoma sel skuamosa merupakan tumor telinga yang paling sering ditemukan.
Predileksi utamanya adalah di liang telinga. Lewis mendapatkan 11 % dari tumor ini telah
bermetastasis ke kelenjar leher pada saat pertama kali pasien datang. Karsinoma sel
skuamosa liang telinga luar dapat tampak seperti massa polipoid berwarna merah.

Gambar. karsinoma sel skuamosa di daun telinga

b. Karsinoma sel basal


Karsinoma sel basal merupakan karsinoma yang paling sering ditemukan di daun
telinga. Tumor ini bisa meluas dari daun telinga ke telinga tengah, mastoid dan bagian
skuamosa tulang temporal. Karsinoma sel basal bisa timbul sebagai lesi nodular atau plaque.
Lesi ini bila dibandingkan dengan kulit normal sekitarnya akan teraba lebih keras dan tebal.
Lesi karsinoma sel basal cenderung untuk berkrusta dan berdarah yang sering dikira sebagai
lesi kulit jinak.

Gambar. karsinoma sel basal di daun telinga


Keganasan yang terjadi di aurikula dan liang telinga ditegakkan melalui pemeriksaan fisik
dan biopsi. Tumor di daerah ini umumnya tidak akan terasa sakit, tapi akan terasa sakit bila
sudah mengenai periosteum. Kanker pada aurikula yang paling sering adalah karsinoma sel
skuamosa. Telah dipertimbangkan bahwa adanya hubungan antara otitis eksterna kronis dan
keganasan liang telinga, oleh sebab itu pasien dengan otitis eksterna dan adanya jaringan
granulasi dalam kanal ataupun erosi kulit pada liang telinga harus memiliki tingkat
kecurigaan lebih tinggi. Sebagai bagian dari perawatan dan pembersihan liang telinga, biopsi
harus dilakukan untuk menegakkan diagnosa keganasan dalam liang telinga.

2. Telinga tengah

Berbagai jenis keganasan dapat berasal dari telinga tengah mastoid dan daerah
sekitarnya, terutama pada liang telinga.

Tumor Primer

Dengan ekspansinya tumor dapat merusak jaringan di sekitarnya dan menyebabkan


gangguan pendengaran dan rasa penuh pada telinga dan pada beberapa kasus dapat meluas ke
basis cranium, menimbulkan komplikasi saraf kranialis dan intrakranialis. Tumor ini sangat
vascular, dan seringkali dapat terlihat sebagai suatu massa keunguan di dasar telinga tengah
lewat membrane timpani yang semitransparan. Kepucatan yang timbul pada penekanan
dengan otoskop pnemotik di sebut tanda Brown. Tumor jinak lain termasuk neurofibroma
saraf fasialis, hemangioma dan osteoma. Tumor ganas primer pada rongga telinga tengah
antara lain : karsinoma sel skuamosa, rabdomiosarkoma, karsinoma kistik adenoid dan
adenokarsinoma.Tumor dapat pula meluas ke anterior lewat fisura fisura menuju kelenjar
parotis dan fossa pterigomaxillaris.Tumor ganas telinga tengah yang paling umum pada
dewasa adalah karsinoma kistik adenoid dan adenokarsinoma. Tumor ganas yang paling
sering meluas dari liang telinga ke telinga tengah adalah karsinoma sel skuamosa. Tumor lain
yang berasal dari liang telnga dan meluas ke telinga tengah (lebih jarang) adalah karsinoma
kistik adenoid, melanoma maligna dan sel basal karsinoma yang ditelantarkan.

Tumor sekunder

Keganasan hematologis seperti limfoma maligna dan leukemia sering menyebabkan


tulang temporal hamper selalu memperlihatkan sumsum tulang apeks petrosa dan juga
menginfiltrasi telinga tengah dan tuba Eustachius, menimbulkan gangguan pendengaran
konduktif dan terbentuknya efusi.
Gejala Klinis

Gejala klinis berupa nyeri, rasa penuh dalam telinga, gangguan pendengaran, dan
vertigo bila labirin vestibular terlibat. Saraf fasialis menjadi lumpuh bila tumor mengerosi
dinding kanalis posterior dan melibatkan saraf tersebut, namun dalam hal ini biasanya terjadi
pada akhir perjalanan penyakit.

Tumor ganas daun telinga dapat berupa tumor superficial dengan atau tanpa ulserasi
tergantung jenis tumornya, sehingga mudah dideteksi secara dini. Tumor ganas liang telinga
dan telinga tengah sering terlambat diketahui oleh karena tidak cepat dapat terlihat dan
gejalanya seringkali hanya menyerupai penyakit infeksi oleh karena biasanya penyakit ini
timbul pada telinga yang sebelumnya telah menderita otitis media supuratif kronik.

Pada keadaan ini otorea yang biasanya purulen berubah menjadi hemorhargik. Nyeri
yang hebat bisa disebabkan oleh otitis eksterna atau otitis media, tetapi bila tumor ganas
telinga disertai nyeri hebat, sangat mungkin disebabkan oelh invasi tumor ke tulang. Paresis
fasial perifer sering terjadi di samping gangguan pendengaran dan gangguan keseimbangan.

3. Telinga dalam
Klasifikasi

Klasifikasi tumor ganas telinga tidak ditemukan di dalam klasifikasi TNM dari UICC
tahun 1987. Goodwin membagi pasien berdasarkan penyebaran ke arah medial menjadi 3
golongan yang kelihatannya praktis untuk penggunaan klinik:

1 .Golongan 1: tumor yang mengenai konka daun telinga dan / atau bagian tulang
rawan liang telinga.

2 .Golongan 2: tumor mengenai bagian superfisial tulang temporal yaitu bagian tulang
dari liang telinga dan korteks mastoid.

2. Golongan 3: tumor sudah mengenai struktur dalam tulang temporal, telinga tengah,
kanalis fasial, basis kranii atau sel mastoid. Ada atau tidaknya pembesaran kelenjar
limfe regional harus diperhatikan secara terpisah.
Ada kalanya terutama bila ada infeksi penunjang, tumor dapat menimbulkan gejala
pengeluaran secret, khususnya secret berdarah.

Gejala Dan Tanda

1. Telinga luar

Sakit yang tidak sembuh-sembuh dalam waktu 4 minggu


Munculnya benjolan merah muda yang memiliki permukaan bersisik keras, terkadang
mengeluarkan darah dan nanah.

2. Telinga tengah

Keluarnya cairan dari telinga yang mungkin bernoda darah


Muncul gangguan pendengaran
Telinga sakit
Terkadang seseorang tidak bisa menggerakkan wajah pada sisi telinga yang terkena

3. Telinga bagian dalam

Nyeri
Sakit kepala
Gangguan pendengaran
Tinitus
Pusing

Satu-satunya cara untuk memastikan ada tidaknya kanker adalah dengan mengambil
sejumlah sampel jaringan dari area yang abnormal dari telinga untuk dilakukan pemeriksaan
di mikroskop atau disebut juga biopsi. Sebelum dokter mengambil biopsi, akan diberikan
anestesi lokal untuk mematirasakan area sehingga Anda tidak merasa sakit. Biopsi dari
telinga tengah mungkin sulit untuk diambil dan kemungkinan Anda akan diberi bius Bila
biopsi menunjukkan Anda positif terkena kanker, maka pemeriksaan akan dilanjutkan dengan
MRI scan atau CT scan.

Daftar Pustaka : https://www.scribd.com/doc/115448224/CA-Liang-Telinga-Scribd


https://www.scribd.com/document/113309936/Referat-Tumor-Ganas-Tht
Dryus