You are on page 1of 7

JOB SHEET

Topik Keterampilan : Abortus Inkomplit


Mata kuliah : ASKEB I
Waktu : 60 Menit
Objek Perilaku Siswa : Setelah mempelajari praktik pemeriksaan abortus
inkomplit, diharapkan mahasiswa mampu:
1. Menyiapkan perlengkapan dan bahan yang
diperlukan untuk melakukan pemeriksaan
Abortus Inkomplit
2. Melakukan pemeriksaan Abortus inkomplit.
3. Melakukan penatalaksanaan Abortus inkomplit
4. Melakukan pendokumentasian
Metode : Demonstrasi
Alat Bantu Ngajar : 1. Jobshteet
2. Daftar Tilik
3.alat-alat
Dosen : Zunuraini STr. Keb

Dasar Teori

Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan oleh akibat akibat tertentu pada
atau sebelum kehamilan tersebut berusia 22 minggu atau buah kehamilan belum
mampu untuk hidup di luar kandungan (Prawirohardjo,2006). Abortus adalah
ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20
minggu atau berat janin kurang dari 500 gram, sebelum janin mampu hidup diluar
kandungan (Nugroho,2010).
Abortus inkomplit adalah dimana sebagian jaringan hasil konsepsi masih
tertinggal di dalam uterus dimana pada pemeriksaan vagina, kanalis servikalis
masih terbuka dan teraba jaringan dalam kavum uteri atau menonjol pada ostium
uteri eksternum, perdarahannya masih terjadi dan jumlahnya bisa banyak atau
sedikit bergantung pada jaringan yang tersisa, yang menyebabkan sebagian
placental site masih terbuka sehingga perdarahan berjalan terus (Saifuddin, 2002).
Petunjuk Bagi Mahasiswa
1. Baca dan pelajari lembaran kerja yang tersedia
2. Siapkan alat dan bahan secara lengkap sebelum tindakan dimulai.
3. Ikuti petunjuk instruktur.
4. Tanyakan pada intruktur bila terdapat hal-hal yang kurang dimengerti atau
dipahami.
5. Laporkan hasil kerja setelah melakukan latihan.

Keamanan dan Keselamatan Kerja


1. Setiap langkah dilakukan secara sistematis dan hati-hati.
2. Sebelum melakukan pemeriksaan pastikan pasien bersedia untuk dilakukan
pemeriksaan dan melakukan informed consent.
3. Pakailah peralatan sesuai dengan fungsinya.
4. Pusatkan perhatian pada pekerjaan dan keadaan ibu.
5. Pastikan tindakan pencegahan infeksi.
6. Pastikan tempat dilakukan pemeriksaan nyaman bagi ibu dan menjaga privacy.
7. Meleakan semua peralatan ditempat yang mudah terjangkau.
8. Berhati-hati saat melakukan pemeriksaan.

Peralatan
Peralatan :
1. Sarung tangan pemeriksaan
2. Tensimeter
3. Tiang infus
4. spekulum
5. Bengkok
6. Handuk cuci tangan
7. Tempat sampah kering
8. Tempat sampah basah
9. Kom berisi cairan klorin 0,5
10. Sampiran bila perlu
Bahan :
1. Kapas DTT
2. Betadine
3. Infus set, RL / NACL
4. Sabun cuci tangan
5. Air mengalir
6. Tissue
7. Phantom
Perlengkapan :
1. Tempat tidur
2. Troli

Prosedur Pelaksanaan
1. Persiapan
a. Lakukan konseling dan informed consent
b. Siapkan peralatan, bahan dan perlengkapan yang akan digunakan serta
susun/letakan secara ergomestric
c. Siapkan lingkungan untuk menjaga privacy klien
d. Beritahu pasien tentang tindakan yang dilakukan
e. Perhatikan tindakan pencegahan infeksi
2. Langkah-langkah
No Langkah Kerja dan Key Point
1. Siapkan Alat
Key Point :
Alat, bahan dan perlengkapan disusun
secara ergonomis
2. Lakukan Informed Consent pada ibu
Key Point :
Jelaskan prosedur pemeriksaan pada ibu
dan yakinkan ibu setuju dengan tindakan
yang akan dilakukan

3. Cuci tangan dan keringkan


Key Point :
Cuci tangan dengan 7 langkah, dilakukan
memakai sabun, dibawah air yang
mengalir, den keringkan dengan handuk
bersih

4. Amati tingkat energy dan keadaan emosi


ibu
Key Point :
Pengamatan dilakukan selama kunjungan
5. Lakukan pemeriksaan tanda-tanda vital
pada ibu
Key Point :
Amati keadaan ibu dan pastikan ibu tetap
merasa nyaman
6. Cuci tangan dan keringkan
Key Point :
Cuci tangan dengan 7 langkah, dilakukan
memakai sabun, dibawah air yang
mengalir, den keringkan dengan handuk
bersih

8. Atur posisi ibu untuk pemeriksaan


perineum
Key Point :
Posisi ibu dorsal recumbent, lakukan
vulva hygine

8 Pakai sarung tangan pemeriksaan


Key Point :
Gunakan sarung tangan yang bersih

9 Lakukan pemeriksaan dalam


Key Point :
Lihat menggunakan spekulum vagina
untuk melihat sisa jaringan konsepsi
22. Lepaskan sarung tangan
Key Point :
Celupkankedalam bak berisi larutan
klorin 0,5 %

23. Cuci tangan dan keringkan


Key Point :
Cuci tangan dengan 7 langkah dengan
sabun dibawah air mengalir dan
keringkan dengan handuk yang bersih

24 Jelaskan hasil pemeriksaan kepada pasien


dan keluarga
Key Point :
Agar pasien dan keluarga tahu hasil dari
pemeriksaan mengurangi dalam
kecemasan

24. Catat hasil pemeriksaan


Key Point :
Dokumentasikan dalam bentuk SOAP

Aplikasi
1. Menunjuk sala satu mahasiswa untuk melakukan demonstrasi
2. Mintalah mahasiswa lain untuk memperhatikan dan melakukan penilaian
terhadap langkah yang dilakukan menggunakan daftar tilik
3. Diskusikan hasil penilaian tema dengan mahasiswa lain dan beri masukan
4. Lakukan penilaian praktik secara umum.
Evaluasi
1. Mahasiswa mampu mendemonstrasikan cara pemeriksaan dan
penatalaksanaan partus lama yang disebabkan oleh hipertonik.
2. Setiap langkah dilakukan secara berurutan.
3. Penempatan alat secara ergonomis (mudah dijangkau dan telah dicek
fungsinya).
4. Memperhatikan privacy klien dalam setiap prosedur.
5. Memperhatikan kenyamanan pasien dalam setiap prosedur.
6. Pembimbing melakukan observasi menggunakan daftar tilik.