You are on page 1of 5

TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER

LABORATORIUM HUKUM KONTRAK


LEGAL OPINION

Disusun oleh:
Cintya Elrika (47) NIM. 11010114120163
Rani Trivena Sari (48) NIM. 11010114120167
Andrea Christianingrum (50) NIM. 11010114120172

Mata Kuliah / Kelas : Laboratorium Hukum Kontrak / A2


Dosen Pengampu : Ery Agus Priyono, S.H., M.Si.

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2017
EL CHRISTIA SARI, S.H. AND PARTNERS LAW FIRM
Jalan Flamboyan Nomor 10 Bandung, Telepon : (0295) 385233

Bandung, 7 September 2010

Perihal : Penyampaian Legal Opinion

Kepada
Yth. Tuan Hero Yudo Martono
di Surabaya

LEGAL OPINION
(PENDAPAT HUKUM)

Dengan hormat,
Merujuk pada pertemuan kami dengan Tuan Hero Yudo Martono tanggal 2 September 2010,
kami Kantor Hukum EL CHRISTIA SARI, S.H. AND PARTNERS LAW FIRM
menyampaikan Legal Opinion sebagai berikut :
Dengan ini saya, El Christia Sari, S.H. selaku advokad memberikan pendapat hukum (Legal
Opinion) kepada Tuan Hero Yudo Martono berkaitan dengan akan diajukannya gugatan
kepada CV. Waditra Reka Cipta yang merupakan perusahaan konsultasi IT berkedudukan di
Gedung Kantor Pusat PT. INTI Lantai 2 Jalan Moch Toha Nomor 77 Bandung 40253
selaku Tergugat.

A. FAKTA HUKUM
Bahwa klien kami Tuan Hero Yudo Martono telah melakukan perjanjian kerja
Pembuatan Aplikasi Interoperabilitas Inter-Departemen dan telah melaksanakan
kewajiban dan menyelesaikan pekerjaan sesuai perjanjian seharga Rp 55.000.000,-
kepada CV. Waditra Reka Cipta. Dimana tanggal perjanjian pembelian tersebut
terlampir sebagai berikut :
1. Bahwa pada tanggal 1 April 2010, telah diadakannya perjanjian kerja Pembuatan
Aplikasi Interoperabilitas Inter-Departemen antara Tuan Hero Yudo Martono
dengan CV. Waditra Reka Cipta yang ditandatangani di Surabaya tanggal 1 April
2010.
2. CV. Waditra Reka Cipta telah membayar uang muka sebesar Rp 19.250.000,-
yaitu 35% dari nilai kontrak yang dibayarkan saat serah terima penyelesaian
pekerjaan tahap pertama dan sisanya 65% akan dibayar pada saat serah terima
penyelesaian pekerjaan tahap akhir.
3. Pada tanggal 31 Agustus 2010 telah diserahkan pekerjaan tahap akhir dan telah
diterima 35% lagi biaya Pembuatan Aplikasi Interoperabilitas Inter-Departemen
sedangkan
4. seharusnya, pada tanggal 31 Agustus 2010 CV. Waditra Reka Cipta
menyerahkan biaya Pembuatan Aplikasi Interoperabilitas Inter-Departemen
sebesar 65% pada saat serah terima penyelesaian pekerjaan tahap akhir.
5. Tuan Hero Yudo Martono ingin meminta pembayaran Pembuatan Aplikasi
Interoperabilitas Inter-Departemen secara penuh. Tetapi setelah melakukan
musyawarah dengan CV. Waditra Reka Cipta, pihak pertama menolak untuk
membayar sisa biaya Pembuatan Aplikasi Interoperabilitas Inter-Departemen
sebesar Rp 16.500.000,- yaitu 30% dari nilai kontrak dengan alasan yang tidak
sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

B. ISU HUKUM
Bahwa setelah melihat kasus posisi di atas maka isu hukum yang dapat diambil adalah
sebagai berikut.
1. Telah terjadi wanprestasi oleh CV. Waditra Reka Cipta yang merupakan
perusahaan konsultasi berkedudukan di Gedung Kantor Pusat PT. INTI Lantai 2
Jalan Moch Toha Nomor 77 Bandung 40253 kepada Tuan Hero Yudo Martono
selaku Tim Interoperabilitas yang beralamat Jalan Wiguna Timur Gang 9 Nomor 4
Surabaya.
2. CV. Waditra Reka Cipta berkewajiban memberikan sisa pembayaran Pembuatan
Aplikasi Interoperabilitas Inter-Departemen kepada Tuan Hero Yudo Martono
sebesar Rp 16.500.000,- yaitu 30% dari nilai kontrak secara penuh.
C. ANALISIS HUKUM
Dengan melihat fakta-fakta hukum di atas maka dasar hukum yang digunakan sebagai
alat bukti oleh Tuan Hero Yudo Martono dengan CV. Waditra Reka Cipta adalah
bahwa pada tanggal 1 April 2010, telah diadakannya perjanjian kerja Pembuatan
Aplikasi Interoperabilitas Inter-Departemen antara Tuan Hero Yudo Martono dengan
CV. Waditra Reka Cipta yang ditandatangani di Surabaya tanggal 1 April 2010.

Dengan melihat alat bukti di atas maka dasar hukum yang kuat untuk mengajukan
gugatan ke pengadilan adalah :
1. Pasal 1239 BW : tentang wanprestasi ketika si berhutang tidak memenuhi
kewajibannya (tidak berbuat sesuatu).
2. Pasal 1240 BW : tentang dalam rangka berpiutang berhak menuntut akan
penghapusan segala sesuatu yang telah dibuat berlawanan dengan perikatan. Dan
bolehlah ia minta supaya dikuasakan oleh hakim untuk menyuruh menghapuskan
segala sesuatu yang telah dibuat tadi atas biaya si berhutang.
3. Pasal 1243 BW : tentang kewajiban berhutang membayar penggantian biaya.

D. REKOMENDASI HUKUM
Berdasarkan isu hukum maka menurut kami telah terjadi wanprestasi atas klien kami
Tuan Hero Yudo Martono oleh CV. Waditra Reka Cipta. Hal ini sesuai dengan dasar
hukum Pasal 1239 BW dan CV. Waditra Reka Cipta berkewajiban melakukan
pembayaran sisa biaya Pembuatan Aplikasi Interoperabilitas Inter-Departemen atas
tidak terpenuhinya suatu prestasi sebesar Rp 16.500.000,- yaitu 30% dari nilai kontrak
kepada Tuan Hero Yudo Martono.

E. KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat kami tarik adalah Tuan Hero Yudo Martono berhak
mengajukan gugatan kepada CV. Waditra Reka Cipta, karena telah melakukan
wanprestasi.

Demikian legal opinion ini dibuat, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, apabila ada
pertanyaan lebih lanjut, silahkan bapak menghubungi kami. Atas perhatiannya kami ucapkan
terima kasih.
Bandung, 6 September 2010
Hormat kami
Konsultan Hukum

El Christia Sari, S.H.