Вы находитесь на странице: 1из 2

1.

1 Pathway
Faktor kardiogenik Faktor non-kardiogenik
PATHWAY

Isufisiensi
limfatik Unkwnown
ARSD

Gagal jantung kiri Pnemonia Post. Lung Pulmonary


transplant Embolism
Aspirasi As.
Lymphangit Eclamasia
Lambung ic High
carsinomicl altitude
Bahan Toksik
osis Pulmonary
inhalan Silicosis edema

Ketidakseimbangan
Staling Force

Tekanan Tekanan Tekanan Tekanan


Kapiler
Onkotik Negative Onkotik
Paru
Plasma
Interstitial Interstitial

Cairan berpindah
ke interstitial

Akumulasi cairan berlebih (transudat / eksudat)

Alveoli terisi Cardiac ouput Pemasangan alat


cairan bantu nafas
(ventilator)

Gangguan O2 jaringan
Bed rest Pemasangan Area
pertukaran gas
fisik selang invasi
endotrakheal
M.O

Defisit
Gangguan Pengambilan Kelelahan perawatan
perfusi O2 Gangguan Resiko
diri
jaringan komunikas tinggi
Intoleransi i verbal infeksi
aktivitas
Gangguan pola
nafas

(Carpenito, 2006)
Trauma Thorax

Mengenai rongga toraks sampai Terjadi robekan Pemb. Darah intercostal, pembuluh
rongga pleura, udara bisa masuk darah, jaringan paru-paru
(pneumothorax)

Terjadi perdarahan :
Karena tekanan negative intrapleura (perdarahan jaringan intersititium, perdarahan
Maka udara luar akan terhisap masuk intraalveolar diikuti kolaps kapiler kecil-kecil
ke rongga pleura (sucking wound) dan alektasi) tahanan perifer pembuluh paru naik
-open pneumothorak (aliran darah turun)
-close pneumothorak ringan kurang 300 cc di punksi
-tension pneumothorak sedang 300 - 800 cc
di pasang drain
Tek. Pleura meningkat berat lebih 800 cc torakotomi

Sesak napas progresif (sukar bernapas/ Tek. Pleura meningkat terus mendesak paru-paru
bernapas berat) (kompresi dan dekompresi)
Nyeri bernapas (adanya jejas/trauma)
Bising napas berkurang/hilang pertukaran gas berkurang
(pekak dengan jelas/tidak jelas)
Bunyi napas sonor/hipersonor
(nadi cepat/lemah)
Poto toraks gambaran udara lebih
anemis / pucat dari rongga thorak

WSD/Bullow Drainage

Diskontuinitas jaringan Thorak drain bergeser merangsang reseptor nyeri


pada pleura viseralis
dan parietalis

Risiko infeksi merangsang reseptor nyeri pada perifer nyeri akut