You are on page 1of 2

KELEMAHAN PENCATATAN AKUTANSI

SECARA MANUAL

STIE SAK KERINCI


Fakultas Ekonomo Akutansi

Saat ini Anda masih menggunakan pencatatan secara manual seperti buku dan
pen untuk mencatat laporan keuangan bisnis Anda? Jika ya, maka sudah saatnya bagi
Anda untuk kembali menilai dan memastikan apakah sistem yang Anda gunakan sudah
tepat. Saat ini banyak perusahaan yang telah meninggalkan pencatatan akuntansi secara
manual. Hal ini dikarenakan sistem akuntansi secara manual memiliki beberapa
kelemahan yang berbahaya bagi keamanan data Anda,
Pada pembukuan manual Anda harus mencatat banyak hal secara manual pada
beberapa kertas kerja/buku, dan menyusun jurnal double entry yang cukup
membingungkan bagi mereka yang tidak mengerti akuntansi, serta sangat memakan
waktu dan beresiko apabila tidak teliti.
Untuk penjualan barang dagangan, proses pembuatan jurnal juga menjadi rumit,
karena harus mengetahui rekening apa untuk barang tersebut, dan harus menghitung
harga pokok barang manual. Satu persatu dari kartu stok tiap barang, apakah
menggunakan metode FIFO, atau Average.
Pembuatan laporan aliran kas jauh lebih rumit daripada laporan Neraca dan Laba
Rugi. Dimana harus diketahui necara bulan sebelumnya, menghitung perubahaannya,
menghitung nilai penyusutan dan menyusunnya menjadi laporan sesuai aturan
akuntansi yang berlaku.
Anda akan sulit mengawasi keuangan perusahaan jika menggunakan akuntansi secara
manual. Data finansial atau pembukuan perusahaan hanya dipegang oleh 1 orang atau
1 departemen sehingga Anda akan kesulitan untuk mengendalikan keuangan
perusahaan.
Menggunakan akuntansi secara manual membutuhkan biaya besar. Anda harus
menggaji seorang in-house accountant untuk menyelesaikan pembukuan Anda. Belum
lagi biaya auditor yang harus memeriksa laporan keuangan Anda.
Perpebedaan proses akuntansi yang menggunakan komputerisasi dengan yang
manual. Laporan seperti daftar piutang, daftar utang dan laporan interim dapat disusun
dan dicetak setiap saat dengan segera. Kalau data penyesuaian telah dimasukkan dalam
komputer maka laporan keuangan akhir dapat segera dicetak. Oleh karena itu, dalam
sistem komputer tidak diperlukan lagi kertas kerja seperti pada sistem
manual. dibandingkan dengan sistem manual, sistem komputerisasi memang
jelas mempunyai keunggulan khususnya dalam hal kecepatan, ketelitian dan kapasitas
pemrosesan.
Saat ini telah muncul akuntansi berbasis internet yang dikenal dengan cloud
accounting. Dengan akuntansi cloud, Anda dapat menyimpan data Anda secara online
sehingga risiko kehilangan data sangat kecil. Data dapat diakses dengan mudah kapan
pun Anda memerlukannya. Karena bersifat online, Anda dapat mengundang orang-
orang kepercayaan Anda untuk mengoperasikannya. Dengan demikian, Anda dapat
mengawasi pekerjaan mereka sekaligus kondisi finansial Anda.