You are on page 1of 2

Nama/NIM : Aulia Dina/J1B112210

Tugas : Kimia Bahan Bakar Hayat

HABISKAN PISANGMU SAMPAI KE KULIT NYA!

Pisang yang merupakan salah satu buah populer yang awam nya di konsumsi
dalam oleh berbagai kalangan ini ternyata tidak hanya enak loh, tetapi banyak juga
manfaat lainnya. Banyak dari kita setelah memakan buah yang satu ini, kulit serta
bonggol nya dibuang begitu saja. Jika kita masih berpikir, satu kulit pisang tidak apa,
lima kulit pisang tidak masalah, 1 sisir kulit pisang hanya sedikit. Semua sampah
tersebut juga termasuk salah satu kontribusi kita dalam menambah jumlah limbah
organik dilingkungan. Limbah padat organik saat ini sudah semakin banyak
jumlahnya yang terdapat beberapa jenis dapat dimanfaatkan salah satunya adalah
sampah yang berasal dari kulit buah, seperti kulit pisang. Limbah yang berasal dari
kulit buah memiliki karakteristik dalam kategori limbah organik, basah serta memiliki
volume cukup besar. Sampah dari kulit buah tersebut merupakan sampah yang
sudah membusuk.
Kulit buah pisang (Musa sapientum) merupakan salah satu limbah organik
yang memiliki nilai karbohidrat yang tinggi juga nutrisi yang dapat membantu
pertumbuhan mikroba. Kulit pisang memiliki kandungan kandungan, seperti
karbohidrat yang nantinya dapat diubah menjadi glukosa dengan bantuan proses
hidrolisis, kemudian diubah menjadi etanol yang dapat diolah sebagai menjadi salah
satu bahan baku dari pembuatan bioetanol. Selain itu, hasil ampas dari sisa
pembuatan bioetanol juga dapat kita olah lagi menjadi energi alternatif lainnya,
salah satunya briket arang sehingga diharapkan dapat ikut membantu kebutuhan
energi rumah tangga di aplikasikan untuk kompor rumah tangga maupun industri
kecil.
Jadi, apakah kita tetap memilih menambah jumlah sampah di lingkungan.
Atau memulai mencintai bumi kita dengan mengolah limbah tersebut menjadi
sesuatu yang lebih bernilai dan tentu nya juga dapat mengurangi biaya kehidupan
yang tentunya semakin berkembangnya jaman semakin meningkat. Pilihan tersebut
ada di dalam diri kita masing-masing. Semoga pemikiran kita menjadi terbuka dan
bisa lebih peduli lagi terhadap lingkungan.