You are on page 1of 4

Nama : aditya p m

Kelas ; xb

5 merk obat keras


Mengobati inflamasi atau peradangan (misalnya radang reumatik, radang usus,
radang pada ginjal, radang pada mata, radang karena asma dan radang pada
tempat lainnya.)
Mengatasi alergi
Meredakan pembengkakan otak
Mengatasi edema makula
Mengatasi mual dan muntah akibat kemoterapi
Untuk mendiagnosis penyakit Cushing
Mengatasi hiperplasia adrenal kongenital
Indikasi Dexamethasone juga digunakan untuk mencegah terjadinya reaksi penolakan
tubuh dalam proses pencakokkan organ.
Dexamethasone sering diberikan pada ibu hamil yang memiliki resiko
melahirkan secara prematur. Pemberian obat ini bertujuan untuk mematangkan
organ paru-paru janin.
Para pendaki gunung yang mengalami high-altitude cerebral edema (HACE),
atau high-altitude pulmonary edema (HAPE), sering menggunakan obat ini.
Dexamethasone yang diberikan secara injeksi sering digunakan sebagai
pertolongan pada kondisi darurat untuk penyelamatan nyawa.

efek samping dexamethasone

Keringat berlebihan
Jerawat
Mudah haus
Sering buang air kecil
Nyeri otot
Kulit kering dan menipis serta gampang memar
Pertumbuhan rambut yang tidak biasa
Gangguan pola tidur
Sakit kepala
Vertigo
Nyeri pada sendi atau/dan tulang
Sakit perut atau perut terasa kembung
Rentan terhadap infeksi
Perubahan suasana hati seperti depresi dan mudah tersinggung
Badan terasa lelah atau lemas

Perhatian & Peringatan

Agar aman, informasikan kepada dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti
tekanan darah tinggi, depresi atau gangguan mental, infeksi herpes pada mata, gangguan
otot, TB, diabetes, penyakit ginjal, gagal jantung, radang lambung, glaukoma atau
katarak, penggumpalan darah, osteoporosis, gangguan tiroid, penyakit hati.
Beri tahu dokter jika Anda baru saja atau akan menerima vaksin.
Hati-hati dan bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan dexamethasone jika Anda
berencana untuk hamil, sedang hamil atau menyusui.
Jangan menghentikan pemakaian obat ini secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter
terutama pada penggunaan jangka panjang karena dapat mengakibatkan gejala-gejala
seperti mialgia, artralgia dan malaise.
Penderita gangguan pencernaan seperti tukak lambung dan kolitis ulceratif sebaiknya
hati-hati jika menggunakan deksametason (dexamethasone), karena beresiko terjadinya
perdarahan pada saluran pencernaan.
Pasien yang memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal misalnya pasien usia lanjut,
deksametason (dexamethasone) diberikan dengan dosis terendah dan durasi sesingkat
mungkin.
Sistem kekebalan tubuh yang menurun menyebabkan pasien lebih rentan terkena
penyakit cacar dan campak.
Segera hubungi dokter bila terjadi alergi atau overdosis,