Вы находитесь на странице: 1из 5

Cara Merakit MotherBoard

November 25, 2009

Jika anda telah membeli seperangkat komputer dengan spesifikasi anda sendiri, tapi anda
bingung bagaimana cara merakitnya. Jangan khawatir. Di sini saya menyajikan bagaimana cara
merakit komputer dengan aman.!

Pertama siapkan perangkat keras (hardware) yang akan dirakit. Seperti processor, motherboard,
hard disk, CD Drive, dan RAM. Kalaupun anda memiliki budget yang berlebihan, anda dapat
membeli VGA card atau Sound Card. Tapi ingat, socket pada perangkat keras milik anda harus
sesuai dengan socket yang disediakan motherboard. Jadi, ada baiknya anda bertanya kepada
pelayan toko sebelum membeli perangkat keras.
Kemudian anda tinggal mulai merakitnya. Di foto saya menggunakan prosesor intel pentium III.
Maaf ya, soalnya nanti kalo ada apa-apa jadi gak begitu rugi. Tapi pada dasarnya hampir sama,
merakit komputer dengan menggunakan prosesor apapun (kecuali notebook). Basa-basinya
sampe sini dulu aja yach. Sekarang kita mulai saja.

Buka penutup / pengaman socket processor pada motherboard. Tapi anda harus membuka dulu
penguncinya. Seperti pada foto di samping, anda tinggal membuka tuas yang terletak di samping
socket processor. Lalu anda keluarkan pengaman pada socket tersebut dan letakkan processor di
socketnya dengan hati-hati. Jika anda bingung bagaimana letak processor yang tepat. Jangan
khawatir, pada salah satu sisi processor terdapat bagian yang merupakan tanda letak processor.
Nah, anda tinggal mencocokannya saja dengan socketnya. Karena kalau letaknya tidak benar si
processor sendiri tidak akan bisa masuk ke socketnya. Lalu anda pasang pengunci prcessor
supaya tidak lari kemana-mana. Tapi ingat! Hati-hati dalam melakukan penguncian. Jika terlalu
kasar, bisa saja itu membengkokkan pin yang ada pada bagian bawah processor. Jika itu terjadi
maka bersiap-siaplah mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki kerusakan itu.
Setelah itu pasang kipas processor. Jangan sampai anda lupa memasang perangkat yang satu ini.
Jika tidak, processor akan kepanasan dan akan mengakibatkan terbakarnya processor jika
digunakan dalam waktu yang agak lama. Caranya, cocokkan antara kaki-kaki pengunci pada
kipas denga lubang yang ada di motherboard yang ada di sekitar socket processor. Pasang kipas
dan pastikan kaki-kaki penguncinya masuk ke lubang itu, lalu anda tinggal memutar pengunci
yang ada di bagian atas kaki-kaki kipas processor tersebut. Selanjutnya anda tinggal memasang
kabel power kipas processor. Oia, untuk lebih jelasnya anda baca buku User Guide
motherboardnya. Karena pada setiap motherboard akan sedikit berbeda.

Setelah itu, pasang motherboard pada casingnya. Setelah motherboard terpasang di casing,
pasang RAMnya. Jika anda bingung bagaimana letak RAM yang benar, anda tinggal melihat slot
RAM pada motherboard. Di sana terdapat bagian yang sedikit menonjol. Cocokkan itu dengan
bagian bawah RAM sehingga RAM dapat terpasang dengan benar. Intinya, kalau tidak tepat
memasangnya, RAM tidak akan masuk ke slotnya.

Selanjutnya, pasang CD Drive pada bagian atas di casing. CD Drive ini perlu untuk meng-install
sistem operasi supaya komputer bisa digunakan. Pemasangan CD Drive ini tergolong mudah.
Anda tinggal membuka penghalang yang ada di belakang lubang yang akan ditempati DC Drive
pada casing. Begini, jika anda meraba dari dalam casing ke luar melalui bagian yang akan
ditempati CD Drive, maka anda akan merasakan di situ ada penghalang. Nha, itu yang saya
maksud. Anda dapat membukanya menggunakan setang, lalu anda tinggal membuka
penutupnya. Setelah itu, pasang CD Drivenya. CD Drive dimasukkan dari bagian depan casing.
Setelah itu, pasang sekrup-sekrup supaya CD Drive tetap pada posisinya.
Kemudian, pasang kabel yang menghubungkan CD Drive dengan motherboard. Kabel
tergantung dari CD Drive. Jika CD Drive berinterface ATA, maka anda harus menggunakan
kabel ATA. Jika berinterface SATA, maka gunakan kabel SATA. Pemasangannya cukup mudah.
Jika anda bingung posisi bagaimana posisi pemasangan yang benar. Lagi-lagi. Sepertinya saya
tidak perlu menjelaskannya lagi karena ini sudah beberapa kali dibahas di atas. Kemudian pasang
kabel power dari power supply casing ke CD Drive. Anda dapat memilih yang mana saja,
asalkan bisa masuk ke colokannya pada CD Drive. Cara untuk menentukan posisi yang benar
sama dengan cara yang sudah dibahas sebelum-sebelumnya.

Setelah itu, pasang hard disk pada casing. Pasang hard disk pada kelompok di bagian bawah
letak CD Drive, karena lebar hard disk lebih kecil daripada lebar CD Drive. Anda tinggal
memasangnya, cocokkan lubag-lubang pada bagian samping hard disk dengan lubang-lubang
pada gantungan hard disk yang terdapat pada casing. Setelah itu pasang sekrup-sekrupnya
supaya hard disk tidak terjatuh. Kemudian pasang kabel data yang menghubungkan hard disk
dengan motherboard dan jangan lupa dengan kabel powernya.

Kemudian anda tinggal memasang kabel speaker header, front panel USB header, front panel
audio header (jika tersedia), dan front panel switch/LED header. Dimana anda memasangnya
dapat anda temukan di buku User Guide motherboard. Kemudian yang terakhir, pasang kabel
power dari power supply casing ke motherboard. Untuk lebih jelasnya, baca buku User Guide
motherboardnya. Setelah itu, pasang tutup casing, lalu cpasang kabel dari monitor, keyboard,
mouse, power supply (jika ada), dan speaker (jika ada).

Dan ingat! Setiap motherboard akan sedikit berbeda, sehingga jangan meniru tata letak pada foto
di samping! Dan ingat! Selalu baca buku User Guide motherboard. Saya tidak memaksa anda
untuk mengikuti cara-cara yang telah saya jelaskan di atas. Anda juga dapat merubah urutan-
urutan pemasangannya sesuai dengan keadaan. Jika anda tidak yakin dapat melakukannya
dengan benar, ada baiknya anda meminta bantuan kepada orang yang lebih mengerti untuk
merakit komputer anda. Pada akhirnya, keputusan berada di tangan anda.

Вам также может понравиться