You are on page 1of 7

Berikut ini contoh soal-soal HOTS berdasarkan modul penyusunan SOAL HOTS dari Dirjen PSMA

1. SOAL HOTS Kimia


menggunakan stimulus data untuk memecahkan masalah
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XII/1
Kurikulum : Kurikulum 2013
Kompetensi Dasar : 3.8 Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisikadan kimia, manfaat,dan proses
pembuatan unsur-unsur periode 3 dan golongan transisi (periode4)
Materi : Sifat-sifat unsur periode ketiga
Indikator Soal : Disajikan tiga unsur periode ketiga dan data hasil percobaan reaksinya, peserta didik dapat
menentukan dengan tepat urutan sifat reduktor dari sifat reduktor yang paling lemah ke sifat reduktor yang paling
kuat.
Level Kognitif : Penalaran (C4)

Daya pereduksi dan daya pengoksidasi berkaitan dengan kecenderungan melepas atau
menyerap elektron.Zat pereduksi (reduktor) melepas elektron pada reaksi redoks, sedangkan zat pengoksidasi
(oksidator) menyerap elektron.Jadi, makin mudah suatu spesi melepas elektron makin kuat daya
pereduksinya.Sebaliknya, makin kuat menyerap elektron makin kuat daya pengoksidasinya.Makinbesar (makin
positif) harga potensial elektrode, makin mudah mengalami reduksi, sebaliknya makin kecil (makin negatif) harga
potensial elektrode, makin mudah teroksidasi.Harga potensial elektrode dari beberapa unsur periode ketiga adalah
sebagai berikut.
Na+ (aq) + e Na(s) E0 = -2,71 volt
Mg2+ (aq) + 2e Mg (s) E0 = -2,37 volt
Al3+ (aq) + 3e Al (s) E0 = -1,66 volt
CI2 (g) + 2e 2Cl (aq) E0 = + 1,36 volt
Diketahui unsur X, Y, danZ merupakan unsur periode ketiga.Berikut merupakan data hasil reaksi ketiga unsur
tersebut sebagai berikut :
1) Unsur X dapat larut dalam larutan HCl maupun dalam larutan NaOH.
2) Unsur Y dapat bereaksi dengan air membebaskan hidrogen,
3) Sedangkan unsur Z tidak bereaksi dengan air tetapi oksidanya dalam air dapat memerahkan lakmus biru.
Urutan sifat reduktor dari yang paling lemah ke yang paling kuat adalah.
a. X, Y, Z
b. X, Z, Y
c. Z, X, Y
d. X, Z, X
e. Y, X, Z
Kunci/Pedoman Penskoran: C
Unsur X dapat bereaksi dengan larutan asam maupun basa, berarti unsur X bersifat amfoter (sesuai dengan sifat
unsur Al).
Unsur Y dapat bereaksi dengan air membebaskan hidrogen, berarti unsur B memiliki sifat redutor yang kuat dan
terletak bagian kiri dalam periode ketiga (sesuai dengan sifat Na)
Oksida unsur Z dalam air memerahkan lakmus biru berarti berifat asam, berarti dalam periode ketiga terletak
bagian kanan (sesuai dengan unsur (P, S dan Cl)
Sehingga letak ketiga unsur tersebut dalam system periodic adalah : Y-X-Z, sifat reduktor Y > X > Z, sehingga
urutannya dari sifat reduktor yang lemah ke sifat reduktor yang lebih kuat adalah : Z < X < Y
Keterangan:
Soal ini termasuk soal HOTS karena mengukur kemampuan peserta didik dalam:
1) menelaah data percobaan sifat unsur berdasarkan hasil reaksi secara kritis,
2) memproses dan menerapkan informasi hasil reaksi,
3) menggunakandata percobaan untuk menyimpulkan urutan kekuatan sifat reduktor dari yang lemah ke yang lebih
kuat.
2 . SOAL FISIKA
Mata Pelajaran : FISIKA
Kelas/Semester : XI/1
Kurikulum : 2013
Kompetensi Dasar : Menganalisis cara kerja alat optik menggunakan sifat pemantulan dan pembiasan cahaya oleh
cermin dan lensa.
Materi : Mata dan kaca mata.
Indikator Soal : Disajikan gambar salah satu cacat mata dan data titik dekatnya, siswa dapat menganalisis gambar
dan data tersebut untuk menentukan jarak benda dari mata.
Level Kognitif : Penalaran
Soal:
1. Berikut ini disajikan gambar perjalanan sinar pada mata.
Budi dan Andi menderita cacat mata seperti gambar.Budi ingin meminjam kaca mata Andi. Budi dapat membaca
tanpa kacamata pada jarak 100 cm sedangkan Andi mampu membaca tanpa kacamata pada jarak 50 cm. Agar dapat
membaca buku dengan jelas, Budi bermaksud meminjam kacamata Andi. Pada jarak berapakah Budi harus
meletakkan buku tersebut agar dapat membaca dengan jelas memakai kacamata Andi?
A. 25 cm
B. 30 cm
C. 33 cm
D. 40 cm
E. 50 cm
Kunci/Pedoman Penskoran: C
Keterangan:
Soal ini termasuk soal HOTS karena:
1. Stimulus yang disajikan kontekstual dan menarik (baru, belum pernah dimuat dalam buku-buku atau kumpulan
soal sebelumnya).
2. Untuk menjawab soal di atas, siswa harus memahami konsep miopi dan hipermetropi berdasarkan sinar yang
jatuh ke mata sesuai gambar yang diberikan.Selanjutnya siswa harus menganalisis konsep menentukan kekuatan
kacamata yg harus digunakan pada seseorang yang menderita cacat mata, sehinggaakhirnya siswa dapat
menentukan jarak buku harus diletakkan agar terbaca dengan jelas
3. Soal Seni Budaya
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : X/ 1
Kurikulum : 2013
Kompetensi Dasar : Memahami karya musik berdasarkan simbol, jenis nilai estetis dan fungsinya.
Materi : Tangga nada.
Indikator Soal :
Diberikan tangga nada C Mayor dan gambar tuts piano, peserta didik dapat menganalisis susunan tangga nada E
Mayor.
Level Kognitif : Penalaran
Soal:
Perhatikan gambar berikut!

Dengan mengamati tangga nada C Mayor di atas, nadanada manakah yang tepat dinaikkan setengah nada untuk
tangga nada E mayor?
A. F G A B
B. F G B C
C. F G C D
D. F G E D
E. F G B D
Kunci/Pedoman Penskoran: C
Keterangan:
Soal di atas dikategorikan soal HOTS karena:
1. Stimulus yang disajikan kontekstual, menarik karena sangat dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari.
2. Untuk dapat menjawab soal di atas, dari pedoman tangga nada C Mayor di atas, terlebih dahulu peserta didik
harus menyusun tangga nada E mayor dengan benar sehingga akan mengetahui nadanada apa saja yang harus
dinaikkan setengah nada agar jaraknya sama dengan jarak C Mayor sehingga menghasilkan nada yang tidak fals.
4. contoh soal Sejarah
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Kelas/Semester : X/2
Kurikulum : 2013
Kompetensi Dasar : Menganalisis perkembangan kehidupan masyarakat, pemerintahan, dan budaya pada masa
kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha di Indonesia serta menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada
kehidupan masyarakat Indonesia masa kini.
Materi : Bukti-bukti kehidupan pengaruh Hindu dan Buddha yang masih ada sampai masa kini.
Indikator Soal : Disajikan wacana tentang asal usul Wayang dan sejarah perkembangannya, peserta didik dapat
menganalisis adanya akulturasi di bidang seni budaya antara kebudayaan lokal dan kebudayaan Hindu
Budhayangmasih ada pada masyarakat Indonesia masa kini.
Level Kognitif : Penalaran
Perhatikan wacana di bawah ini!

Asal Usul Wayang dan Sejarah Perkembangannya


Wayang adalah sebuah seni pertunjukkan Indonesia yang berkembang pesat dan telah diakui dunia karena keunikan
yang dimilikinya. Sama seperti Batik, UNESCO pada 7 November 2003 juga telah menobatkan wayang sebagai
Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam
seni bertutur asli Indonesia. Seni pertunjukan wayang sendiri disukai oleh semua lapisan masyarakat.Bukanhanya
di Jawa, kini wayang juga akrab dan sering disajikan di acara-acara sakral di seluruh dunia. Adapun bagi Anda
yang ingin tahu seperti apa sejarah dan asal usul Wayang beserta perkembangannya hingga saat ini, simaklah
pemaparan kami berikut! Asal usul Wayang ditinjau dari sejarah yang ada, asal usul Wayang dianggap telah hadir
semenjak 1500 tahun sebelum Masehi.Wayang lahir dari para cendikia nenek moyang suku Jawa di
masa silam.Padamasa itu, wayang diperkirakan hanya terbuat dari rerumputan yang diikat sehingga bentuknya
masih sangat sederhana.Wayang dimainkan dalam ritual pemujaan roh nenek moyang dan dalam upacara-upacara
adat Jawa.Pada periode selanjutnya, penggunaan bahan-bahan lain seperti kulit binatang buruan atau kulit kayu
mulai dikenal dalam pembuatan wayang.Adapun wayang kulit tertua yang pernah ditemukan diperkirakan berasal
dari abad ke 2 Masehi.
http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/10/asal-usul-wayang-dan-sejarah.html
Soal:
Unsur akulturasi dalam wacana di atas adalah.
A. kisah Mahabarata dan Ramayana berbentuk kakawin.
B. cerita Wayang terdiri dari kisah Mahabarata dan Ramayana.
C. dalam cerita pewayangan munculnya tokoh tokoh punakawan.
D. wayang hanya di pertunjukkan dalam kegiatan upacara tertentu. E. wayangsendiri telah hadir semenjak 1500
tahun sebelum Masehi.
Kunci Jawaban: D
Keterangan:
Soal HOTS karena:
1) Stimulusnya kontekstual dan menarik, karena sesuai dengan dinamika masyarakat Indonesia saat ini.
2) Agar dapat menentukan unsur akulturasi, peserta didik harus memahami unsur budaya lokal, budaya asing, dan
budaya baru yang timbul.
3) Untuk menentukan unsur akulturasi, peserta didik harus menganalisis unsur-unsur akulturasi dalam berbagai
tradisi budaya yang ada di Indonesia.
Pengembangan Soal-soal Higher Order of Thinking Skill (HOTS)
(By. Mohamad Arif Hasan)
a.Pengertian HOTs
Pengertian Higher Order of Thinking Skill (HOTS) merupakan kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir
kreatif, jadi kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kurikulum 2013 juga menuntut materi pembelajarannya sampai metakognitif yang
mensyaratkan peserta didik mampu untuk memprediksi, mendesain, dan memperkirakan. Sejalan dengan itu ranah dari HOTS
yaitu analisis yang merupakan kemampuan berpikir dalam menspesifikasi aspek-aspek/elemen dari sebuah konteks
tertentu; evaluasi merupakan kemampuan berpikir dalam mengambil keputusan berdasarkan fakta / informasi;
dan mengkreasi merupakan kemampuan berpikir dalam membangun gagasan / ide-ide. Kemampuan-kemampuan ini merupakan
kemampuan berpikir level atas pada taksonomi Bloom yang terbaru hasil revisi oleh Anderson dan Krathwohl seperti pada gambar di
bawah ini.Kronologis pengembangan butir soal HOTS ini adalah rendahnya kemampuan peserta didik Indonesia berdasarkan hasil
survey yang dilaksanakan oleh benchmarking internasional seperti PISA dan TIMSS. Belajar berpikir kritis tidak langsung seperti belajar
tentang materi, tetapi belajar bagaimana cara berpikir kritis dalam penggunaanya untuk memecahkan masalah saling berkaitan satu
sama lain. Keterampilan berpikir peserta didik dapat dilatih melalui kegiatan dimana peserta didik diberikan suatu masalah, masalah
tersebut dapat berbentuk soal yang bervariasi (Prayugo 2012). Dalam pengembangansoal HOTS, diperlukan pemahaman terlebih
dahulu tentang HOTS dan cara mengembangkan soal HOTS yang dilengkapi dengan kata kerja operasional dan contoh untuk mata
pelajaran seperti pada penjelasan berikut ini.
b.Soal Higher Order of Thinking Skill (HOTS)
Higher Order of Thinking Skill (HOTS) atau ketrampilan berfikir tingkat tinggi dibagi menjadi empat kelompok yaitu pemecahan
masalah, membuat keputusan, berfikir kritis dan berfikir kreatif. Untuk melaksanakan penilaian, guru memerlukan instrumen
penilaian dalam bentuk soal-soal, baik untuk menguji aspek pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Instrumen penilaian yang
digunakan guru untuk menguji hasil belajar peserta didik pada aspek pengetahuan biasanya diambil dari berbagai buku atau kumpulan
soal-soal ujian. Soal dapat berupa uraian atau pilihan ganda.Kenyataan di lapangan, soal-soal cenderung lebih banyak menguji aspek
ingatan. Banyak buku yang menyajikan materi dengan mengajak peserta didik belajar aktif, sajian konsep sangat sistematis, tetapi
sering diakhiri soal evaluasi yang kurang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Melatih peserta didik untuk terampil ini
dapat dilakukan guru dengan cara melatihkan soal-soal yang sifatnya mengajak peserta didik berpikir dalam level analisis, evaluasi dan
mengkreasi.Untuk menguji keterampilan berpikir peserta didik, soal-soal untuk menilai hasil belajar dirancang sedemikian rupa sehingga
peserta didik menjawab soal melalui proses berpikir yang sesuai dengan kata kerja operasional dalam taksonomi Bloom, baik pada soal
pengetahuan, sikap maupun keterampilan. Di dalam pembelajaran dinyatakan bahwa kemampuan peserta didik bukan hanya untuk
menguasai sekumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu
proses penemuan, berarti peserta didik harus selalu diajak untuk belajar dengan menggunakan proses berpikir untuk menemukan
konsep-konsep tersebut.
c.Pengembangan Soal HOTS
Pengembangan soal HOTS memerlukan berbagai kriteria baik dari segi bentuk soalnya maupun konten materi subyeknya. Teknik
penulisan soal-soal HOTS baik yang berbentuk pilihan ganda atau uraian secara umum sama dengan penulisan soal tingkat rendah,
tetapi ada beberapa ciri yang membedakannya.Ada beberapa cara yang dapat dijadikan pedoman oleh para penulis soal untuk menulis
butir soal yang menuntut berpikir tingkat tinggi, yakni materi yang akan ditanyakan diukur dengan perilaku sesuai dengan ranah kognitif
Bloom pada level analisis, evaluasi dan mengkreasi, setiap pertanyaan diberikan dasar pertanyaan (stimulus) dan soal mengukur
kemampuan berpikir kritis. Soal HOTS selayaknya meminimalisir kemampuan mengingat kembali informasi (recall), tetapi lebih
mengukur kemampuan:
1. Transfer satu konsep ke konsep lainnya,
2. Memproses dan menerapkan informasi,
3. Mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbeda-beda,
4. Menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah,
5. Menelaah ide dan informasi secara kritis.
Agar butir soal yang ditulis dapat menuntut berpikir tingkat tinggi, maka setiap butir soal selalu diberikan dasar pertanyaan (stimulus)
yang berbentuk sumber/bahan bacaan seperti: teks bacaan, paragrap, teks drama, penggalan novel/cerita/dongeng, puisi, kasus,
gambar, grafik, foto, rumus, tabel, daftar kata/simbol, contoh, peta, film, atau suara yang direkam.
Keterampilan-keterampilan di dalam HOTS di dalam taksonomi Bloom termasuk tiga level tertinggi yaitu analisis, evaluasi dan
mengkreasi. Untuk peserta didik tingkat menengah tidak semua keterampilan dapat dilatihkan melalui pemecahan soal-soal tetapi kita
dapat memilih yang sesuai dengan tingkat berpikir peserta didik tersebut dan mendesain menjadi soal yang mendorong peserta didik
berpikir tingkat tinggi.
Contoh Kata Kerja Operasional dan Soal Berpikir Tingkat Tinggi
1. Buatlah ...
Ayo membuat gambar kue ulang tahun yang indah seindah yang kalian inginkan.
2. Rancanglah ...
Rancanglah beberapa menu sehat untuk 3 hari.
3. Kembangkan ...
Kembangkan sebuah rencana kampanye anti penggunaan narkoba (narkotik dan obat-obatan
terlarang) beserta jinggle anti narkoba.
4. Karang ...
Karanglah sebuah cerita persahabatan dengan latar belakang perselisihan antar suku.
5. 5. Ciptakan ...
Ciptakanlah sebuah rancang bangun kendaraan untuk akhir abad 21.
6. 6. Tulis ...
Dengan memakai sudut pandang Malin Kundang, tulislah sebuah surat yang menceritakan
konflik antara si Malin dengan ibunya.
7. Prediksi ... .(berdasarkan data / informasi / pengetahuan yang dimiliki)
Hutan di desa diubah menjadi ladang jagung. Apa saja yang mungkin terjadi karena perubahan
itu (Peserta didik membuat dugaan / ramalan: Jika hujan turun deras terus menerus, maka bukit
akan longsor karena ... .)
8.Tentukan ...
Tentukan alat ukur manakah yang lebih cocok untuk mengetahui berat sebutir buah jeruk !
9.Simpulkan...
Amatilah semua bagian sekolah ini. Simpulkan apakah para guru dan peserta didik di sekolah ini
telah menjalankan ajaran kebersihan adalah sebagian dari iman. Berikan penjelasan untuk
kesimpulan kalian.
10.Nilailah (menilai) ...
Menurut penilaianmu, apakah Malin Kundang satu-satunya yang bersalah dalam peristiwa
tersebut? Mengapa?
11.Usul.
Jajanan apakah yang bisa kamu usulkan ke pengelola kantin supaya kantin menjual makanan
yang lebih sehat ?
Contoh Soal HOTS
Mata Pelajaran Matematika
1. Tabel berikut menyajikan waktu lari dalam menit dan detik untuk pemenang medali emas pada olimpiade tahun 2008 dalam lomba
lari 100 m, 200 m, 400 m, dan 800 m.
Manakah berikut ini yang paling mungkin merupakan waktu lari bagi pemenang medali emas untuk lomba lari wanita 800 m?
1. 1:00,18
2. 1:20,43
3. 1:48,02
4. 1:54.87
5. Materi Pelajaran : Bangun 3 Dimensi
Mengkreasi :
Rancanglah suatu bangun baru yang memiliki bagian-bagian yang berasal dari bangun yang kamu pilih tadi. Beri nama untuk bangun
barumu dan namailah bagian-bagiannya.
Mengevaluasi:
Menurutmu, apakah bangun tersebut tepat digunakan di tempat kamu menemukannya tadi? Mengapa?
Menganalisis :
Terangkan mengapa bangun tadi digunakan di tempat dimana kamu menemukannya.
Mata Pelajaran Kimia
1. Unsur 12Mg dan 19K mempunyai potensial ionisasi 744 Kj/mol dan 425 Kj/mol.Maka diperkirakan
potensial ionisasi dari 20Ca adalah .
1. 320 kJ/mol
2. 382 kJ/mol
3. 596 kJ/mol
4. 780 kJ/mol
5. 896 kJ/mol
6. Diketahui lima kelompok unsur A, B, C, D dan E. Dari percobaan diperoleh data sebagai berikut
a). Logam B merupakan reduktor paling kuat.
b). Logam A dan C dapat mereduksi ion D2+ menjadi D, tetapi tidak dapat mereduksi E2+.
c). Logam C dapat mereduksi ion A2+ menjadi A.
Urutan harga potensial elektroda standar semakin meningkat adalah .
1. A B C D E
2. E D C B A
3. B C A D E
4. B E C A D
5. B E D A C
Mata Pelajaran Biologi
Materi Pelajaran : Serangga
Mengkreasi :
Buatlah jenis serangga baru dari bagian-bagian tubuh serangga yang ada. Gambar dan beri nama bagian-bagian tersebut.
Mengevaluasi :
Kalau kamu ingin menjadi serangga, serangga apa yang jadi pilihanmu? Sebutkan alasannya, paling sedikit lima alasan.
Menganalisis :
Pilih dua macam serangga, bandingkan. Tulislah hasil perbandinganmu.
Mata Pelajaran Ekonomi
Materi Pelajaran : Pasar
Mengkreasi :
Buatlah usulan perubahan/perbaikan yang dapat membuat pasar di sekitar rumahmu menjadi lebih baik. Kirimkan surat itu kepada
pemerintah setempat.
Mengevaluasi :
Setujukah kamu apabila semua pasar tradisional diganti dengan pasar modern? Mengapa?
Menganalisis :
Bandingkan kondisi beberapa jenis pasar, carilah apa saja kekuatan dan kelemahan masing-masing jenis pasar?
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Materi Pelajaran: Puisi dengan judul Sempurna
Kau begitu sempurna
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan selalu memujamu
Di setiap langkahku
ku kan selalu merindukan dirimu
Tapi satu bayangkan hidup tanpa cintamu
Janganlah kau tinggal diriku
Ku tak akan mampu semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Engkau di diriku, oh sayangku
Engkau begitu sempurna
Dinyanyikan oleh: Gita Gutawa
Mengkreasi :
Tulislah sebuah puisi tentang seseorang yang kamu kirimi surat !
Mengevaluasi :
Selama ini sikap baik apa yang sudah kamu lakukan kepada seseorang yang kamu kirimi surat ?
Menganalisis :
Bandingkan perasaanmu antara kepada temanmu dengan kepada seseorang yang kamu kirimi surat!
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Kancil and Crocodile
Kancil was a clever mousedeer. He had many enemies. One of them was Crocodile. Crocodile lived in a river in the forest.Now, one day,
Kancil went to the river. It was a very hot day, and he wanted to have a bath. Kancil bathed and splashed about in the water.Crocodile
saw Kancil. "A nice meal," he thought. Then, he crawled behind Kancil and grabbed him. He caught one of Kancil's legs.Kancil was
terrified. Then, he had an idea. He saw a twig floating near him. He picked it up and said, "You stupid fool! So you think you've got me.
You're biting a twig - not my leg. Here, this is my leg."
And with that, he showed Crocodile the twig. Crocodile could not see well. He was a very stupid creature, too. He believed the cunning
mousedeer. He freed the mousedeer's leg and snapped upon the twig. Kancil ran out of the water immediately."Ha! Ha!" he laughed. "I
tricked you!".
Mengkreasi :
Compose a letter of apology from Kancil to Crocodile.
Mengevaluasi :
Do you think Kancil has done the right thing? Why?
Menganalisis :
In what ways are Kancil and Crocodile different?
CONTOH LAIN KATA KERJA OPERASIONAL PERTANYAAN SOAL HOTS
A.Mengingat (Ingatan/recall)
Kapan terjadi .........?
Sebutkan .......!
Apa yang dimaksud dengan .......?
Apa pengertian dari .......?
Siapakah ....?
B.Analisis
Bagaimanakah cara kerja .........?
Apa makna dari simbol .......?
Apa makna lambang .......?
Perhatikan tabel .............., buatlah analisis dari .......!
Perhatikan grafik .............., buatlah analisis dari .......!
Perhatikan gambar .............., buatlah analisis dari .......!
Perhatikan diagram .............., buatlah analisis dari .......!
Apa saja penyebab ............?
Temukan contoh-contoh ......... pada teks .........!
Klasifikasikan ............ berdasarkan ..........!
Kelompokkan ............ berdasarkan ...............!
Buatlah diagram untuk mengilustrasikan ...........dari cerita di atas!
Pola apa yang tampak dari ..........?
Buatlah sebuah outline mengenai .............!
Perhatikan ......, pilah-pilah dan jelaskan setiap komponen penyusunnya!
Berikan contoh ...............!
Informasi apa saja yang diperlukan untuk ............?
Berdasarkan .............., buatlah sebuah diagram!
Berdasarkan ................, buatlah sebuah grafik!
Teknik-teknik apa yang digunakan dalam ...............?
Ke dalam kategori-kategori apa saja, ........... dapat dikelompokkan ?
Termasuk jenis apakah ........... ini?
Dari beberapa ... di atas, yang manakah yang bukan termasuk kelompok.?
Apa fungsi dari ..........?
Apa tujuan dari ...........?
Apa hubungan antara ............ dengan ..............?
Ukurlah .............!
Informasi-informasi .............. manakah yang relevan?
C.Membandingkan
Bandingkan antara ..................dengan...............!
Apa perbedan antara ...............dengan.................?
Apa persamaan antara ..............dengan ................?
Bandingkan ................ sebelum dan sesudah di ................!
Bandingkan karakter tokoh ..........di awal dengan di akhir cerita!
Pilah-pilah antara ................dengan .................!
Pada hal apa saja kamu dapat membuat perbandingan antara ...dengan ...?
Yang manakah dari ...............yang paling tinggi/tua/bagus/tepat/sesuai/cocok?
D.Menginferensi
Buatlah sebuah hipotesis, apa yang akan terjadi bila .............!
Prediksikan apa yang akan terjadi pada .............!
Buatlah pemecahan masalah dari ...............!
Bagaimana sudut pandang penulis tentang ............?
Prediksilah bagaimana akhir dari cerita .........!
Apa gagasan utama cerita ..............?
Apa tema besar dari cerita ................?
Apa pesan moral dari cerita ............?
Kembangkan sebuah rencana untuk .............!
Apa kesimpulan yang dapat ditarik dari .......... ini ?
Usulkan dan deskripsikan sebuah penemuan baru yang dapat menyelesaikan masalah....!
Tulislah sebuah laporan peneletian tentang .............!
Berdasarkan bahan bacaan tersebut, apa yang dapat kamu simpulkan tentang .....?
Buatlah sebuah ...........!
Desain sebuah ............!
Rancang sebuah...........!
E.Mengevaluasi
Apakah biaya yang digunakan untuk ................. sepadan dengan hasilnya?
Apakah usaha yang dilakukan untuk .................. sepadan dengan hasilnya?
Apakah ............ telah bertindak secara tepat?
Apa yang akan kamu lakukan dengan situasi ............. ini, mengapa?
Apakah penelitian ............ ini telah dirancang dengan baik? jelaskan!
Keputusan apakah yang sebaiknya diambil tentang masalah ...............ini ?
Apakah keputusan yang dipilih oleh ..............bijaksana menurutmu ? Mengapa?
Jika kamu seorang hakim, apa putusanmu? Jelaskan!
Manakah yang terbaik dari ...........? mengapa?
Alasan apa yang paling tepat untuk ..............? mengapa?
Reviu langkah-langkah percobaan ............. yang telah dilakukan ?
Gunakan rubrik penilaian berikut untuk menilai ............!
Apa yang akan kamu lakukan pada situasi .............. semacam ini, mengapa?