You are on page 1of 2

Nama : Eka Fitri Wulandari

NIM : 201553004

Peranan sulfur pada tanaman

Peranan S dalam pertumbuhan dan metabolisme tanaman diantaranya (1) merupakan


bagian penting dari ferodoksin, suatu komplex Fe dan S yang terdapat dalam kloroplas dan
terlibat dalam reaksi oksidoreduksi dengan transfer elektron serta dalam reduksi nitrat dalam
proses fotosintesis, (2) S terdapat dalam senyawa-senyawa yang mudah menguap yang
menyebabkan adanya rasa dan bau pada rumput-rumputan dan bawangbawangan (Tisdale et al.
1990).

Fungsi sulfur (belerang) pada tanaman

1. Membantu pembentukan asam amino.


2. Membantu pembentukan tunas
3. Merangsang pembentukan bintil akar tanaman
4. Merangsang pertumbuhan anakan
5. Berperan dalam pembentukan klorofil
6. Meningkatkan kekebalan tanaman dari serangan pathogen

Gejala defisiensi sulfur pada tanaman

Gejala defisiensi sulfur ditandai dengan warna daun muda memudar (klorosis), berubah
menjadi hijau muda, kadang-kadang tampak tidak merata, menguning atau keputih-putihan.
Pertumbuhan tanaman terhambat, kerdil, berbatang pendek, dan kurus.

Kadar sulfur dalam jaringan tanaman


Siklus sulfur

Sulfur terjadi akibat dari proses terjadinya pembakaran bahan bakar fosil batu bara atau
terjadi akibat adanya aktifitas gunung berapi, lalu asapnya itu akan naik ke atmosfer, atau udara
sulfur oksida itu akan berada diawan yang menjadi hidrolidid air membentuk H2SO4, awan akan
mengalami kondensasi yang akhirnya menurunkan hujan yang dikenal dengan hujan asam.
Air hujan itu akan masuk kedalam tanah yang akan diubah menjadi Sulfat yang sangat
peting untuk tumbuhan. Sulfat hanya terdapat dalam bentuk anorganik (SO4), sulfat ini yang
mampu berpindah dari bumi atau alam ketubuh tanaman/ tumbuhan melalui penyerapan sulfat
oleh akar .Sulfur akan direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan berbentuk sulfur dioksida atau
hidrogen sulfida.