You are on page 1of 13

ASUHAN KEPERAWATAN

AMPUTASI
I.
Analisa data
No. Data Etiologic Masalah
1 DS : Faktor Etiologi Nyeri
- Klien mengatakan trauma
nyeri pada daerah
yang dipotong Tindakan
DO :
-Klien tampak pembedahan ( Amputasi )
meringis
menahan nyeri Terputusnya kontiunitas
sambil jaringan
memegang
paha kanannya Kerusakan
skala nyeri 8, integritas kulit
nyeri bertambah
pada saat Menstimulasi
bagian sekitar neurotransmiter BPH
luka tersentuh.
- klien tampak Pengeluaran
gelisah menahan neuro transmiter BPH
sakit
- TD : 120/80 Medula spinalis
mmHg
- N :84 x/m Korteks sere
- RR : 20 x/m
- T : 37 oC
- GCS E: 4 V:5 SSP
M: 6
Nyeri

2 DS: Gangguan citra


- Klien mengatakan Faktor Etiologi tubuh
trauma
tidak dengan
keadaannya Tindakan pembedahan (
Amputasi )
sekarang,
- klien mengatakan Kehilangan angota tubuh
malu bila kakinya
Gangguan citra tubuh
yang dipotong
dilihat orang jadi
klien selalu
disembunyikan
dengan cara
diselimuti.
- Klien mengatakan
dirinya tidak
berguna lagi
karena tidak bisa
membantu
pekerjaan rumah
tangga yang biasa
dia lakukan
- Klien mengatakan
dirinya sekarang
pasti akan
merepoti
keluarganya
- Klien juga
menanyakan alat
yang cocok untuk
dipakai setelah
pulang dari RS
nanti.
DO :
- klien tampak
kurang kooperatif
- klien tampak
mudah
emosional
3 DS : Faktor Etiologi Kerusakan
- klien Trauma Mobilitas Fisik
mengatakan
tidak mau
Tindakan
beraktifitas
pembedahan ( Amputasi )
karena sakit di
daerah luka
Kehilangan
operasi angota tubuh

DO :
Kelemahan Otot
- terdapat luka
operasi
- rentang gerak
Kerusakan Mobilitas Fisik
terbatas
- kemampuan
memenuhi
aktivitas sehari-
hari dibantu
keluarga seperti
makan, minum,
mandi, BAK, BAB
Diagnosa
No. Diagnosa Tanggal ditemukan Tanggal teratasi
1 Nyeri b/d terputusnya 12 Desember 2016 15 Desember 2016
kontinuitas jaringan
kulit

2 Gangguan Citra Diri 12 Desember 2016 15 Desember 2016


b/d aspek biopsikal,
kehilangan bagian
tubuhnya

3 Kerusakan Mobilitas 12 Desember 2016 15 Desember 2016


Fisik b/d kehilangan
bagian tubuhnya, nyeri

Rencana keperawatan
No. Diagnosa NOC NIC
1 Nyeri b/d terputusnya Setelah dilakukan 1. Monitor TTV
kontinuitas jaringan tindakan keperawatan
2. Monitor karakteristik
kulit diharapkan dalam waktu nyeri (skala,
frekuansi, durasi )
1 X 6 jam diharapkan
DS :
nyeri hilang atau 3. Letakkan kepala
- Klien mengatakan terkontrol dengan dengan posisi agak
ditinggikan dalam
nyeri pada daerah kriteria hasil :
posisi anatomis /
yang dipotong - Kesadaran semifowler
DO : compos mentis
- Klien tampak
- GCS 15 4. Lakukan teknik
meringis manajemen nyeri
- TD : 120/80
seperti teknik
menahan nyeri
mmHg relaksasi, distraksi
sambil
- N: 60-80/mnt
5. Kolaborasi dengan
memegang paha
- RR 16-24/ mnt dokter dalam
kanannya skala pemberian analgetik
- T: 360C
nyeri 8, nyeri
- Klien tampak
bertambah saat
tenang
bagian sekitar
- Klien tidak
luka tersentuh.
menangis lagi
- klien tampak gelisah
Klien tidak nyeri lagi
menahan sakit
dengan skala nyeri :
- TD : 120/80 mmHg
0-1 ( ringan )
- N : 84 x/m
- RR : 20 x/m
-T : 37 oC
GCS E: 4 V:5 M: 6
2 Gangguan Citra Diri Setelah dilakukan 1. Dorong ekspesi
ketakutan,
b/d aspek biopsikal, tindakan keperawatan
perasaan negatif,
kehilangan bagian diharapkan dalam waktu dan kehilangan
bagian tubuh
tubuhnya. 1x6 jam diharapkan
DS: gangguan citra diri klien
- Klien mengatakan
tidak terjadi dengan
2. Jelaskan kepada
tidak percaya dengan
kriteria hasil : pasien dan keluarga
keadaannya bahwa klien dapat
- KU baik
beraktivitas dengan
sekarang,
- Klien bisa menggunakan alat
- klien mengatakan bantu seperti
menerima
tongkat
malu bila kakinya
keadaan dirinya
yang dipotong dilihat
- Klien bisa
orang jadi klien
bersosialisasi
selalu
dengan keluarga,
3. Libatkan keluarga
disembunyikan
teman dalam memberikan
dengan cara dukungan
- Klien mempunyai
emosional
diselimuti.
rasa percaya diri
- Klien mengatakan
- Klien merasa
dirinya tidak berguna
keadaannya tidak
lagi karena tidak bisa 4. Bantu klien dalam
akan merepotkan
melakukan aktivitas
membantu pekerjaan
keluarganya sehari-hari seperti
rumah tangga yang duduk, makan,
- Klien mengerti
minum
biasa dia lakukan
alat yang bisa dia
sehingga akan
pakai untuk
5. Minta kepada
merepotkan
beraktivitas keluarga agar tidak
keluarganya menjauhi klien
- - Klien juga
6. Berkolaborasi
menanyakan alat dengan ahli
rehabilitasi medik
yang cocok untuk
dipakai setelah
7. berkolaborasi
pulang dari RS nanti dengan psikologi
DO :
- klien tampak
kurang kooperatif
- klien tampak
mudah emosional

3 Kerusakan mobilitas Setelah dilakukan 1. Bantu pasien dalam


fisik b/d kehilangan tindakan keperawatan melakukan aktifitas
bagian tubuh diharapkan dalam waktu dari tidur keduduk
1 X 6 jam klien dapat
DS : melakukan mobilitasfisik 2. Libatkan anggota
- klien mengatakan dengan kriteria hasil : keluarga dalam
- Klien mau memenuhi kebuthan
tidak mau
melakukan klien
beraktifitas karena aktifitas secara
mandiri
sakit di daerah
- Luka tampak 3. Jelaskan dan beri
luka operasi kering dukungan kepada
- Rentang gerak klien bahwa klien
DO :
aktif mampu untuk
- terdapat luka
- Mampu beraktivitas secara
operasi melakukan mandiri walaupun
aktifitas sehari- klien kehilangan
- rentang gerak
hari seperti bagian tubuhnya.
terbatas makan, minum,
mandi, bab, bak, Berkolaborasi dengan
mandi, BAK,
duduk, berdiri tim fisioterapi
Kemampuan
memenuhi aktivitas
sehari-hari dibentuk
keluarga seperti
makan, minum,
mandi BAK
Implementasi
No. Hari/Tanggal DX Jam Implementasi
1 Senin, 12 I 08.00 1. Mengukur TTV saat ganti perban
Desember
2. Mengukur skala nyeri, durasi, frekuensi
2016 08.05
3. Memberikan bantal pada tempat tidur
pasien
08.15
4. Mengajarkan klien tarik nafas dalam,
dan mengajak klien untuk bercerita
09.00 tentang keluarganya

5. Memberikan injeksi tramadol


09.05
II 1. Mendorong klien untuk
mengungkapkan perasaannya
09.13
mengenai keadaannya sekarang

2. Memberikan penjelasan kepada


09.25
keluarga dan klien bahwa klien bisa
menggunakan tongkat untuk
beraktivitas

10.10 3. Melibatkan keluarga dalam


memberikan dukungan emosional

4. Membantu klien dalam melakukan


10.15
aktivitas sehari-hari seperti duduk,
makan, minum

10.22 5. Meminta kepada keluarga agar tidak


menjauhi klien

1. Membantu pasien dalam melakukan


aktifitas dari tidur keduduk

2. Melibatkan anggota keluarga dalam


memenuhi kebutuhan klien
3. Jelaskan dan beri dukungan kepada
klien bahwa klien mampu untuk
beraktivitas secara mandiri walaupun
klien kehilangan bagian tubuhnya.

Evaluasi
No. Hari/Tanggal DX Jam Evaluasi
1 I - S : Klien mengatakan masih nyeri
pada kaki yang dipotong

O:
- Klien tampak meringis
menahan nyeri sambil
memegang paha kanannya
- skala nyeri 10, nyeri
bertambah saat bagian sekitar
luka tersentuh.
- klien tampak gelisah menahan
sakit
- TD : 130/90 mmHg
- N :90 x/m
- RR : 22 x/m
- T : 37 oC
- GCS E: 4 V:5 M: 6

- A : Masalah belum
- teratasi

- P : Intervensi
- dilanjutkan

- I:
- Mengukur TTV Mengukur skala
nyeri, durasi, frekuensi
- Memberikan bantal pada tempat
tidur pasien
- Mengajarkan klien tarik nafas
dalam, dan mengajak klien untuk
bercerita tentang keluarganya
- Memberikan injeksi tramadol
- E:
- Klien mengatakan masih nyeri di
daerah kaki
- Klien tampak meringis kesakitan
- TD : 130/90 mmHg
- N :86 x/m
- RR : 22 x/m
- T : 37 oC
- GCS E: 4 V:5 M:6
o =15

II S:
Klien mengatakan tidak percaya
dengan keadaannya sekarang,
- klien mengatakan bila kakinya dipotong
dilihat orang jadi klien selalu
disembunyikan dengan cara diselimuti.
- Klien mengatakan dirinya tidak berguna
lagi karena tidak bisa membantu
pekerjaan rumah tangga yang biasa dia
lakukan sehingga akan merepotkan
keluarganya
- Klien juga menanyakan alat yang cocok
untuk dipakai setelah pulang dari RS
nanti

O:
- klien tampak kurang kooperatif
- klien tampak mudah emosional

A : masalah belum
Teratasi

P : intervensi
diteruskan

I:
- Mendorong klien untuk
mengungkapkan perasaannya
mengenai keadaannya sekarang
- Memberikan penjelasan kepada
keluarga dan klien bahwa klien bisa
menggunakan tongkat untuk
beraktivitas

- Melibatkan keluarga dalam memberikan


dukungan emosional

- Membantu klien dalam melakukan


aktivitas sehari-hari seperti duduk,
makan, minum
- Meminta kepada keluarga agar tidak
menjauhi klien

E:

- Klien mengatakan masih terasa malu


untuk bersosialisasi
- Suami tetap memberikan dukungan
kepada klien
- Klien masih tidak kooperatif dan masih
terlihat emosional

E:
- Keluarga klien mengatakan klien tidak
bisa menelan sehingga makanan yang
III dimasukkan kedalam tubuh dimuntahkan
kembali
- sudut mulut masih tertinggal ke kanan
- gangguan menelan positif
S:
- klien mengatakan tidak mau
beraktifitas karena
- sakit di daerah luka operasi
O:
- terdapat luka operasi
- rentang gerak terbatas kemampuan
memenuhi aktivitas sehari-hari dibantu
keluarga seperti makan, minum,
mandi, BAK,
A : masalah belum
teratasi

P : intervensi
dilanjutkan

I
4. Membantu pasien dalam melakukan
aktifitas dari tidur keduduk

Melibatkan anggota keluarga dalam


memenuhi

5. kebutuhan klien

6. Jelaskan dan beri dukungan kepada


klien bahwa klien mampu untuk
beraktivitas secara mandiri walaupun
klien kehilangan bagian tubuhnya.

E
- Aktivitas tampak di bantu keluarga
- Rentang gerak masih terbatas