Вы находитесь на странице: 1из 8

2.

16 Pipa Pitot dan Rata-rata unit area

W. H. HOWE (1969) J. 0. HOUGHEN (1982)


B. G. LIPTK, M. PTCNK (1995) B. G. LIPTK (2003)

Tipe A. Standar, single-ported


B. multiple-opening, nilai rata-rata
C. Area rata-rata untuk pipa

Aplikasi Cairan, gas, dan uap air

Pengoperasian Tekanan Terpasang secara permanen untuk karbon atau


stainlees-steel, unit akan beroperasi pada sampai
1400 PSIG (97 bar) pada 100F (38C) atau 800
PSIG (55 bar) pada perkiraan 700F (371C);
tingkatan tekanan dari unit retractable adalah fungsi
dari tingkatan nilai yang asing.
Temperatur Pengoperasian Untuk pemasangan permanen, sampai dengan
750F (399C) dalam baja dan sampai dengan
850F (454C) dalam kosntruksi stainless-steel
Ragam Aliran dapat digunakan oleh pipa yang berukuran 2 in. (50
mm) atau yang lebih besar ; tanpa batas atas
Material Konstruksi Kuningan, baja, stainsless-steel
Nilai Reynolds Minimal Dalam kisaran 20,000 sampai 50,000
Kisaran Kemampuan Biasanya terbatas pada 3:1
Persyaratan Pengoperasian Sebenarnya Aliran diatas pipa berdiameter 25 sampai 30 dan
aliran dibawah 5 diperlukan jika lokasi sensor pitot
dibawah aliran valve atau pada dua siku pada
bidang yang berbeda; jika pelurusan baling-baling
tersedia,persyaratan ini dapat dikurangi menjadi
aliran diatas pipa berdiameter 10 dan aliran pipa
dibawah 5
Ketidakakuratan Untuk unit industri standar: 0.5 sampai 5% dari skala
penuh. Spekulasi industri pitot secara individu harus
memperoleh kalibrasi sebesar 1% dari kisaran hasil.
Spekulasi pitot yang melintas secara penuh dibawah
kondisi laboratorium dalam perundingan National
Bureau of Standards, batas kekeliruan/error sebesar
0.5% dari aliran sebenarnya. Ketidakakuratan dari
kalibrasi individu multiple-opening dalam rata-rata
pipa pitot, ketika nilai Reynold melebihi 50,000,
adalah 2% dari jangkauannya. Kesalahan dalam
rata-rata area unit pipa diklaim antara 0.5 dan 2%
dari rentangnya.
Biaya Pembiayaan untuk pipa pitot sendiri sebenarnya
keseluruhan. Rata-rata pipa dengan material
stainless-steel adalah $800 jika tetap dan $1500
yang dapat ditarik masuk untuk pemasngan balutan
panas. Unit Hastelloy untuk pengaplikasian
cerobong asap dapat memerlukan biaya $2000 atau
lebih. Biaya indicator pitot lokal $500 ; setelan d/p
transmitter untuk pengaplikasian pitot seharga
$1,500. Tambahan biaya kalibrasi yang dapat
berjumlah sampai $1000/pipa.

List Sebagian Supplier ABB Automation Instrumentation


(www.abb.com/us/instrumentation)(A)
Air Monitor Corp. (www.airmonitor.com)(C)
Alnor Instrument Co. (www.alnor.com)(A)
Blue White Industries (www.bluwhite.com)(A)
Brandt Instruments (www.brandt.com)(C)
Dietrich Standard (www.annubar.com)(Annubar
B)
Dwyer Instruments Inc. (www.dwyer-inst.com)(B)
The Foxboro Co. (www.foxboro.com)(pitot venturi
A)
Kobold Instruments Inc. (www.koboldusa.com)(B)
Meriam Instrument (www.meriam.com)(B)
Mid-West Instrument
(www.midwestinstrument.com)(delta tubeB)
United Electric Controls Co. (www.ueonline.com)(A)

Untuk ukuran dari kecepatan pipa, pada 1732, Henry de Pitot menciptakan pipa pitot. Pipa pitot
mendeteksi kecepatan aliran pada titik tunggal (standar),pada beberapa titik dapat
mempengaruhi kedalam pemerikasaan rata-rata (multiported), atau pada beberapa titik yang
melintas secara melintang pada bagian pipa (area-averaging), kelebihan mereka adalah biaya
yang murah, bertahan lebih lama minim tekanan, dan mampu memasukan sensor pemeriksaan
dalam proses pipa ketika sistem berada dibawah tekanan (basah atau tekanan-panas).
Kelemahan dari pipa pitot tipe sensor ini adalah keakuratan yang rendah, kemampuan
menjangkau yang rendah, dan pembatasan menjadi hanya sesuai dengan cairan murni, gas, atau
uap kecuali bila dibersihkan.

Teori Pengoperasian

Pengaruh tekanan terhadap terhadap tubuh, yang mana dibenamkan didalam perpindahan fluida
adalah jumlah dari tekanan statis dan tekanan dinamis. Dengan demikian :

= + 2.16(1)

Dimana,

Pt = Total tekanan , yang mana dapat merasakan pemeriksaan yang tepat ketika aliran
merasakan sebuah titik didalam keadaan isentropik (entropi konstan)
P = Tekanan statis sebuah aliran apakah berada dalam keadaa bergerak atau istirahat

Pv = Tekanan dinamis yang diakibatkan oleh energi kinetik dari aliran yag menyatu

Dengan pengertian untuk hubungan energi pada kondisi isentropik titik stagnasi dari probe ideal:



= 2.16(2)

0

Dimana :

Vp = Datangnya kecepatan pada lokasi probe

= berat jenis air

gc = konstanta

Untuk berat jenis cairan, integrasi hasil produk, terdapat pada poin,

2
( ) = = 2.16(3)
2

Untuk gas yang dapat dimampatkan dengan sempurna yang mana tetap konstan selama pada
perubahan isentropik , seperti persamaan berikut:

1 2 2.16(4)
( ) = =
2

Dimana = rasio spesifikasi panas

Asumsikan stagnasi isentropik pada titik kepekaan pada probe,


2.16(5)
=

0

Dimana, menggunakan unit Inggris :

Vp = Datangnya kecepatan, ft/s

P = Tekanan, lbf/ft2

= berat jenis air, lbm/ft3



gc = 32.2 2
Jika berat jenis air konstan, integrasi hasil produk

(2 ) 2.16(6)
( ) = =
2

Untuk gas yang dimampatkan dengan sempurna, dengan rasio
tetap konstan selama pada
perubahan isentropik , persamaan didapatkan sebagai berikut:

1 (2 ) 2.16(7)
( ) = =
2

Dimana adalah rasio spesifikasi panas.

Untuk memperhitungkan datangnya aliran pada titik khusus, diperlukan sebuah ukuran atau nilai
dari kedua tekanan statis.

Fig. 2.16a

Datangnya aliran pada poin (dalam pergolakan jangkauan aliran) saling

berhubungan pada akar kuadrat pada tekanan perbedaan

antara total dan tekanan statis


Fig. 2.16b

Rotameter pitot dengan memotong jalan aliran masuk kedalam melalui

tubrukan terbuka (facing flow) dan keluar melalui port statis pada sisi

yang berlawanan (tidak diperlihatkan) (ABB Instruments, formerly

Fischer & Porter Co.)

(P) dan tekanan total (Pt) pada poin tersebut (Fig. 216a)

( )0.5 2.16(8)
=

Dimana C = konstanta dimensional

Menghasilkan Tekanan yang Berbeda

Salah satu dari masalah dengan pipa pitot adalah mereka tdak dapat menghasilkan sinyal
keluaran yang kuat. Sel d/p sudah dibahas pada bagian 5 dalam Ukuran Tekanan. Waktu
minimum dari sel d/p pintar adalah 0 sampai 2 in. dari H2O (0 sampai 0.5 kPa). Sel d/p pintar ini
keakuratannya sampai dengan 0.1% dari jangka waktu yang sebenarnya. Untuk perbedaan yang
lebih dangkal, dibawah 0 sampai 1 in. H2O (0 sampai 25 Pa), tipe membran sel d/p dapat
digunakan.

Tambahan untuk menggunakan sel d/p , satu dapat memasang elemen elastis atau alat
manometer tipe pembaca keluaran, flow meter daerah tak tentu. (Fig. 2.16b), atau flow meter
termal (Fig. 2.16c) sebagai detektor pipa pitot. Detektor termal memberikan kemampuan
menjangkau tertinggi. Tetapi hanya dapat dipakai saat pipa pitot dalam dibersihkan.
Ukuran Tekanan Statis

Dalam proses aliran fluida melalui pipa, pada umumnya tekanan statis telah memperhitungkan
satu diantara 3 kebiasaan : (1) mengetuk pada dinding, (2) probe statis masuk kedalam arus
fluida, atau (3) darilubang kecil yang terdapat pada tubuh aerodinamis yang terbenam pada pipa
aliran.

Dari data Shaw1 (yang diperkenalkan oleh Benedict1) diperlihatkan bahwa kesalahan daripada
ukuran tekanan statis nilai terendah dari kecepatan sampai dengan 200 ft/s (60m/s) jika dimensi
ketukan pada dinding sesuai dengan Fig. 2.16d, dimana ketika diameter ketukan (d) adalah
0.0635 in., pipa sensor ID 2d, dan rasio jarak ketukan ke diameter adalah (I/d) adalah 1.5 < I/d
< 6.

Fig. 2.16c

Jangkauan pipa pitot dapat bertambah dari pergantian

detektor sel d/p dengan flowmeter panas

Fig. 2.16d

Ukuran dinding ketuk untuk tekanan statis


Kesalahan pada tekanan statis biasanya bergantung pada kekentalan aliran, kecepatan aliran,
dan apakah aliran dpat dimampatkan. Ketetapan Shaw1 adalah,untuk aliran yang tidak dapat
dimampatkan didalam pipa penyalurnya.dengan konstanta pipa Reynolds 2 x 105, kesalahan
yang terjadi adalah 1% dari rata-rata tekanan dinamis mungkin terjadi menggunakan dinding
ketuk dengan dameter 1/10th dari pipa. Rayle3 meyebutkan bahwa diameter ketuk 0.03 in.(0.75
mm) dengan ujungnya berbentuk kerucut 0.015 in. (0.34 mm) dalam akan dipastikan mendekati
sensor tekanan statis yang sesungguhnya.

Tekanan statis mungkin juga dapat mensensor melalui selipan pipa kedalam perpindahan fluida.
Satu susunannya terlihat pada Fig 2.16e.

Desain probe statis yang lainnya juga dijelaskan didalam literatur2. Probe aerodinamis adalah
pergerakan sisipan badan kedalam aliran fluida dengan tepat pada lubang di permukaan yang
mana melalui sinyal tekan yang diperolehnya. Probe diorientasikan jadi sensor tekanan dapat
mengalir dari tekanan statis. Dua susunan didapatkan dari Benedict2, silinder dan irisannya
terlihat pada Fig. 2.16f. probe berotasi sampai sensor tekan dari masing-masing lubang sama,
atau kemungkinan lainnya, dua ketukannya bermacam-macam untuk mendapatkan rata-rata
tekanan.

Fig. 2.16e Fig 2.16f

Tipe probe sensor tekanan statis Dua bentuk dari probe aerodinamis yang
digunakan untuk sensor tekanan statis

Fig. 2.16g

Tipe pipa pitot


Fig. 2.16h

Skematik dari perangkat industri untuk mesensor

Tekanan statis dan dinamis pada

Aliran fluida

Total tekanan terjadi pada sebuah titik dimana genangan aliran yang menggenankg tidak entropi,
yang mana diasumsikan terjadi jika menyinggung pipa pitot atau pada titik tertentu pada gerakan
badan mesin pada arus yang terbenam. Fig. 2.16g menjelaskan tipe pipa pitot ; juga diperlihatkan
ketukan sensor tekanan statis. Variasi lainnya terlihat pada Fig. 2.16h.

Pipa Pitot Berujung Tunggal

Pipa pitot sensitive terhadap arah aliran dan harus sangat hati-hati alam meluruskan dari muka
kedalam aliran. Akan menjadi sangat sulit jika arah aliran berubah-ubah dari perubahan karena
turbulensi. Pipa pitot dibuat dengan kadar sensitive yang kurang pada arah aliran jika tubrukan
antar celah dalam kemiringan 15 diameter diperpanjang sepanjang 1.5 kedalam pipa.
Karakteristik dari bermacam bentuk dan orientasi telah dibahas oleh Benedict2. Fig. 2.16i
menjelaskan tipe dayaguna pipa pitot.

Elemen pitot ventur dan venturi ganda dapat berkembang untuk menambah kekuatan sinyal
tekanan yang dihasilkan oleh sensor kecepatan arus dalam, yang terlihat pada Fig. 2.16j dan
2.16k. Elemen ini diperuntukkan untuk memastikan bila aliran berada di posisi yang tetap. Jadi
ukurannya harus dikonversikan untuk aliran yang melalui pengkalibrasian. Yang mana mejadi
penyebab untuk properti dari