You are on page 1of 8

ANALISA JURNAL

Hubungan Perilaku Keluarga Dengan Kejadian Demam Thypoid Pada Anak Di


Wilayah Kerja Puskesmas Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo
Tahun 2013

(Genesis Behavioral Family Relationship With Typhoid Fever In Children In The


Work Area Health Center Mongolato
Gorontalo Regency Lake District)

Disusun Oleh:
Kelompok 1
Elma Ayu Oktavianty, S. Kep
Hasdawiyah, S. Kep
Maya Ranita, S. Kep

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANJARMASIN


PROGRAM S1 KEPERAWATAN PROFESI NERS
TAHUN AKADEMIK 2015/2016
ANALISA JURNAL

1. Judul Penelitian
Hubungan Perilaku Keluarga Dengan Kejadian Demam Thypoid Pada Anak Di
Wilayah Kerja Puskesmas Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo
Tahun 2013

Menurut Notoadmodjo (2010) judul penelitian harus mencerminkan tujuan


peneelitian, judul penelitian tidak terlalu panjang yakni antara 9-12 suku kata dan
judul penelitian hendaknya mencakup variabel-variabel yang diteliti serta tempat
atau lokasi penelitian.
Pada jurnal ini, judul telah menggambarkan dengan jelas tentang tujuan penelitian.
Judul juga telah dilengkapi dengan lokasi penelitian dan mencakup variabel-
variabel yang akan diteliti (variabel pengetahuan keluarga, sikap dan tindakan).
Judul terlalu panjang yakni 20 suku kata.

2. Nama Peneliti
Meylan Hedimo

3. Tahun Penelitian
Penelitian dilakukan pada tahun 2013 dan diterbitkan pada tahun 2013
Jurnal diterbitkan pada tahun 2013 yang artinya jurnal masih baru (dibawah 3
tahun).

4. Tempat Penelitian
Di Wilayah Kerja Puskesmas Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo
Tahun 2013
5. Alamat Jurnal
Jurnal S1 Keperawatan UNG Juli 2013

6. Tujuan Penelitian
Menurut Notoadmodjo (2010) tujuan penelitian adalah suatu indikasi apa yang
dicari melalui penelitian itu, tujuan dirumuskan dalam bentuk pernyataan konkret,
dapat diamati dan dapat diukur.

Pada jurnal ini, tujuan telah dalam bentuk konkret dapat diamati dan dapat diukur
yakni untuk memperoleh informasi (data) tentang hubungan perilaku keluarga
dengan kejadian demam thypoid pada anak di Wilayah Kerja Puskesmas
Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo tahun 2013

7. Latar Belakang
Menurut Hendratmo (2006) dalam blognya di situs
http://www.hdn.or.id/index.php/artikel/2006/menulis_latar_belakang, pada latar
belakang harus memuat :
a. Gambaran umum tentang masalah yang akan diangkat
b. Actual/fenomena yang teramati dilapangan
c. Solusi/suatu hal untuk mengatasi masalah dimana akan diuraikaan hal-hal
yang akan dilakukan/diteliti

Pada jurnal ini, latar belakang telah menggambarkan secara umum tentang Angka
kematian anak yang disebabkan oleh demam typoid dari sektor dunia sampai
tempat penelitian. Masalah utama yang dipaparkan dalam latar belakang adalah
rendahnya angka masyarakat yang menerapkan perilaku hidup bersih guna
mencegah penularan demam thypoid pada anak.
.
8. Metode Penelitian
Menurut Notoadmodjo (2010) survey analitik adalah penelitian yang mencoba
menggali bagaimana dan mengapa fenomena itu terjadi, kemudian melakukan
analisis dinamika korelasi antara fenomena atau antarafaktor risiko dengan faktor
efek. Survey analitik dibagi menjadi 3 yaitu cross sectional, case control dan
cohort.

Pada jurnal ini penelitian bersifat observasional dengan rancangan penelitian cross
sectional study dimana tujuannya untuk melakukan pengukuran variabel dependen
(perilaku keluarga) diidentifikasi saat ini kemudian variabel independen (kejadian
thypoid pada anak) diidentifikasi adanya atau terjadinya pada waktu yang lalu.
Metode ini sudah sesuai dengan tujuan penelitian dimana pada penelitian ini
peneliti dapat mengambil kasus (perilaku keluarga) dan kontrol (kejadian thypoid
anak) dalam waktu yang bersamaan dan subyek penelitian dapat dibatasi (subyek
yang digunakan adalah anak berusia 2-15 tahun di wilayah kerja Puskesmas
Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo).

9. Subjek Penelitian
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak berusia 2-
15 tahun di wilayah kerja Puskesmas Mongolato Kecamatan Telaga Kabupaten
Gorontalo yaitu 680 orang.

Pengambilan sampel yang tepat diharapkan mampu mewakili seluruh anggota


populasi. Penggunaan total purposive sampling pada kelompok kasus dikarenakan
jumlah sampel yang diinginkan terlampau sedikit dibandingkan jumlah populasi
yang banyak.
10. Hasil Penelitian
Pada bagian hasil penelitian dipaparkan hasil-hasil dari tahapan penelitian, dari
tahap analisis, desain, hasil dijelaskan dengan teoritik baik secara kualitatif,
kuantitatif maupun secara statistik, dan juga dibandingkan dengan hasil
penelitian terdahulu yang sejenis. Penyajian hasil penelitian umumnya
dikelompokkan menjadi 3 yaitu penyajian dalam bentuk teks, penyajian dalam
bentuk tabel dan penyajian dalam bentuk grafik. (Notoadmodjo, 2010).

Pada jurnal ini hasil penelitian disajikan dalam bentuk tesk dan tabel. Hasil
penelitian dibagi menjadi analisis univariat dan analisis bivariat. Setiap hasil
dipaparkan dalam sebuah tabel bivariate (tabel yang menyajikan data dari dua
variabel secara silang) dan dijelaskan dalam bentuk teks kemudian dilakukan
pengujian statistik menggunakan uji chi square dengan 0,05. Pada bagian
pembahasan, setiap variabel didukung dengan teori-teori dan hasil penelitian
sebelumnya yang sejenis.

11. Kelebihan Jurnal


Pada jurnal ini, judul telah menggambarkan dengan jelas tentang tujuan
penelitian.
Judul juga telah dilengkapi dengan lokasi penelitian dan mencakup variabel-
variabel yang akan diteliti (variabel perilaku keluarga, kejadian demam
thypoid pada anak).
Abstrak telah menjelaskan tentang latar belakang, tujuan penelitian, metode
penelitian, hasil penelitian, kesimpulan dan saran.
Latar belakang telah menjelaskan gambaran umum tentang masalah yang akan
diangkat, actual/fenomena yang teramati dilapangan dan solusi/suatu hal
untuk mengatasi masalah dimana diuraikaan hal-hal yang akan
dilakukan/diteliti
Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan penelitian cross
sectional dimana dalam penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana
dan mengapa partus premature terjadi melalui pengumpulan data dilakukan
hanya sekali saja.
Pada hasil penelitian disajikan dalam bentuk tesk dan tabel. Setiap hasil
dipaparkan dalam sebuah tabel bivariate (tabel yang menyajikan data dari dua
variabel secara silang) dan dijelaskan dalam bentuk teks kemudian dilakukan
pengujian statistik menggunakan uji chi square dengan 0,05. Pada bagian
pembahasan, setiap variabel didukung dengan teori-teori dan hasil penelitian
sebelumnya yang sejenis.
Daftar rujukan disusun secara alfabetis berdasarkan nama penulis dengan
urutan: nama penulis, tahun terbitan, judul buku atau artikel,kota penerbit, dan
nama penerbit. Penulisan daftar rujukan menggunakan cara (sistem) Harvard.

12. Kekurangan Jurnal


Judul melebihi 12 suku kata
Sampel yang digunakan terlampau sedikit dibandingkan dengan jumlah
populasi yang banyak.
Pada daftar rujukan masih terdapat rujukan di atas 16 tahun.
Masih ada rujukan yang tidak ditulis pada daftar pustaka.

13. Implikasi
a. Sebagai tambahan ilmu untuk mahasiswa kesehatan khususnya keperawatan
b. Bagi tenaga kesehatan sebagai acuan dalam memberikan pelayanan yang lebih
optimal dan teliti khususnya pemberian pendidikan kesehatan tentang perilaku
hidup bersih pada ibu yang mempunyai anak usia 2-15 tahun
DAFTAR PUSTAKA

http://kim.ung.ac.id/index.php/KIMFIKK/article/view/2800 <diakses pada tanggal 8


Agustus 2016 jam 20.30 WITA>

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodelogi Penelitian Kesehatan Ed. Rev. Jakarta:


Rineka Cipta
ANALISA PICO

1. P (PATIENT AND CLINICAL PROBLEM)


Masalah utama yang sering terjadi pada ibu bersalin adalah perdarahan
antepartum yang dapat menyebabkan partus premature. Perdarahan antepartum
dapat disebabkan karena plasenta previa dan solusio plasenta. Selain karena
perdarahan antepartum, karakteristik ibu juga berperan aktif dalam kejadian
partus premature. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, di
Banjarmasin jumlah angka lahir hidup sebanyak 11.345 orang, angka lahir mati
sebanyak 36 orang, jumlah BBLR sebanyak 409 orang dan jumlah ibu bersalin
yang ditolong tenaga kesehatan sebanyak 11.949 orang.
Di RS Bhayangkara Banjarmasin sendiri jumlah ibu bersalin pada tahun 2016
bulan Juni Juli di ruang VK Bersalin sebanyak 187 orang. Jumlah ibu bersalin
dengan partus premature sebanyak 2 orang, jumlah ibu bersalin dengan usia <20
tahun sebanyak 2 orang, jumlah ibu bersalin dengan usia >35 tahun sebanyak 37
orang. Jumlah ibu bersalin dengan perdarahan antepartum yaitu plasenta previa
sebanyak 1 orang, jumlah ibu bersalin dengan solusio plasenta tidak ada dan
jumlah ibu bersalin dengan jumlah paritas >3 sebanyak 15 orang.\

2. I (INTERVENTION)
-

3. C (COMPARATOR)
-

4. O (OUTCOME)
Menurunkan angka kejadian dan resiko yang terjadi pada ibu bersalin dengan
partus premature.