You are on page 1of 2

1.

Ards pada neonatal : perkembangan yang immature pada system pernafasan atau tidak
adekuatnya jumlah surfraktan dalam paru RDS dikatakan sebagai hyline membrane disease
2. Sel glial dan PD pada neuron : sel non neuron yg menyediakan dukungan dan nutrisi
mempertahankan homeostasis membentuk myelin dan hepartisipasi dalam transmisi sinyal
dalam system saraf.
3. CSS adalah bagian cairan serebro spinal
4. Anomani fisik minor : kelainan wajah yang bersifat minor
5. Hiperkinesis : kemampuan yg dimiliki seseorang untuk menghayati sesuatu secara fisik lebih dari
rata rata orang pada umumnya, misalnya dapat memperkirakan dengan tepat jarak antara dirinya
dan benda lain tanpa usaha yg besar
6. Visuomotor : kemampuan menghadapi suatu masalah dari hal yg mudah ke hal yg lebih sulit yg
memerlukan kemampuan visual ataupun motoric (penglihatan, pengamatan dan ketrampilan
tangan)
7. Terapi okupasi : bentuk layanan kesehatan kpd masyarakat atau px yg mengalami gangguan fisik
dan atau mental dengan menggunakan latihan atau aktivitas mengerjakan sasaran yg terseleksi
untuk meningkatkan kemandirian individu pada area aktivitas kehidupan sehari hari produktivitas
dan pemanfaatan waktu luang dalam rangka meningkatkan derjat kesehatan masyarakat
8. Auditory integration training : terapi yg bersifat sensoris
9. Terapi sensory integrasi :salah satu bentuk terapi okupasi dan treatmen pada anak berkebutuhan
khusus yg juga seringkali digunakan sebagai cara untuk melakukan upaya perbaikan baik untuk
perbaikan gangguan interaksi social maupun perilaku lainnya
10. SSRI (selective serotonium reuptake inhibitor): kelas senyawa yg biasanya digunakan sebagai obat
antidepresan dalam pengobatan gangguan kecemasan deprasi dan beberapa gangguan
kepribadian
11. Gerakan babbling : gerakan mengoceh
12. Gangguan perkembangan pervasif adalah kelompok kondisi psikiatrik dimana keterampilan sosial
yang diharapkan, perkembangan bahasa dan kejadian perilaku tidak berkembang secara sesuai
atau hilang pada masa kanak kanak awal umumnya, gangguan mempengaruhi berbagai bidang
perkembangan, bermanifestasi pada awal kehidupan ...
13. kelainan kualitatif : Terjadinya gangguan fungsi trombosit dicurigai pada pasien dengan
perdarahan kulit dan mukosa dan pada pasien dengan masa perdarahan memanjang walaupun
jumlah trombositnya normal. Kelainan tersebut dapat bersifat herediter atau didapat. Kelainan
herediter contohnya pada Glazzmann thrombastenia, dimana terjadi defek pada GP IIb/IIIa,
sedangkan pada Bernard Soulier Syndrome terjadi defek pada GP Ib. Pada kelainan yang bersifat
didapat dapat berasal dari obat-obatan seperti aspirin, clopidogrel, indomethacin dan lain-lain.
Kelainan ini juga dapat diinduksi oleh kondisi-kondisi seperti kelainan mieloproliferatif, uremia,
hiperbilirubin dan lainnya.
14. Stereotipe adalah penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok
di mana orang tersebut dapat dikategorikan. ... Namun, stereotipe dapat berupa prasangka positif
dan juga negatif, dan kadang-kadang dijadikan alasan untuk melakukan tindakan diskriminatif.
15. Gangguan persepsi sensorik adalah perubahan jumlah pola dari stimulus yang masuk, disertai
dengan respon yang berkurang, berlebihan, terdistorsi, atau menganggu rangsangan tersebut.
16. Stres psikososial adalah stress yang dipicu oleh hubungan relasi dengan orang lain di sekitarnya
atau akibat situasi sosial lainnya. Contohnya seperti stres adaptasi lingkungan baru, masalah cinta,
masalah keluarga, stres macet di jalan raya, diolok-olok, dan lain-lain.
17. Retardasi mental adalah kondisi sebelum usia 18 tahun yang ditandai dengan rendahnya
kecerdasan (biasanya nilai IQ-nya di bawah 70) dan sulit beradaptasi dengan kehidupan sehari-
hari.
18. Hipoplasia adalah penurunan jumlah sel yang nyata dalam jaringan yang mengakibatkan
penurunan jaringan atau organ, akibatnya organ tersebut menjadi kerdil.
19. Migrasi sel abnormal adalah pusat dalam proses pembangunan dan pemeliharaan multicellular
organisme. Jaringan formasi selama berhubung dengan lembaga pembangunan, penyembuhan
luka dan tanggapan kekebalan semua memerlukan orchestrated gerakan dalam sel tertentu ke
arah yang spesifik lokasi. Kesalahan selama proses ini memiliki konsekuensi serius berhubungan
termasuk keterlambatan mental, penyakit vascular, formasi tumor dan metastasis. Pemahaman
tentang mekanisme sel yang bermigrasi dapat mengakibatkan pengembangan novel terapeutik
strategi untuk mengendalikan, misalnya, invasi sel tumor. Sel dalam sel-sel hewan yang sering
bermigrasi ke dalam respon, dan lebih lanjut, khusus sinyal eksternal sebuah proses yang disebut
chemotaxis.
20. Kromosom 2, adalah salah satu dari 23 pasangan kromosom yang terdapat pada manusia. Setiap
orang normalnya memiliki dua kopi kromosom ini. Kromosom 2 merupakan kromosom terbesar
kedua manusia, terdiri dari lebih dari 237 juta pasangan basa [1] (bahan pembangun DNA dan
menduduki hampir 8% DNA total dalam sel).
21. Mekonium adalah kotoran atau feses yang dihasilkan bayi selama di dalam rahim. ... Pada kondisi
stres di dalam kanudngan, misalnya akibat kekurangan kadar oksigen, bayi akan mengeluarkan
mekonium sehingga tercampur dengan cairan amniom (air ketuban).