You are on page 1of 20

Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......

(Rudyanti) 133-152

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERUSAHAAN


PASANGAN USAHA YANG BERITIKAD BAIK DALAM
PERJANJIAN MODAL VENTURA
Rudyanti Dorotea Tobing
STIH Tambun Bungai Palangka Raya
Email : rudyanti_tobing@yahoo.com

Abstract

Formation of Venture Capital Company (PMV) in Indonesia is to finance to SMEs as


Partnership Company (PPU). The main function of PMV is equity (equity participation)
to the PPU, especially entrepreneurs beginners. Article 1 paragraph 2 of Regulation of
the Minister of Finance No. 18 / PMK.010 / 2012 on the Venture Capital Company
states that: "Venture Capital is a business entity that conducts business financing /
equity into a company (investee company) for a certain period in the form of shares of
stock, participation in the form of the purchase of convertible bonds and / or financing
based on the division in the results. " In practice, the majority of PMV is engaged in the
provision of credit and direct loans like banks. This situation triggered by the
increasing number of business people who need loans for their business. On the other
hand there are still many businesses that do not understand the true nature of venture
capital firms. In ignorance and in desperate conditions, many businesses are doing the
borrowing agreement with PMV. Arrangements were made just like a bank loan
agreement following the security agreement in the form of imposition of Hak
Tanggungan. When the PPU of default, the mortgage was executed and auctioned. PMV
do into agreement for the understanding the true state of the PPU were in desperate
need of funds. Article 1338 paragraph (3) of the Civil Code states that the agreement
must be implemented in good faith. Good faith should be available from the moment the
process of negotiating and drafting of contracts and the implementation of the contract.
In essence the PPU has to implement its obligations in good faith, but instead PMV
which does not apply the principle of good faith. PPU good faith should get legal
protection. As a form of legal protection against PPU good faith, there should be strict
sanctions to PMV who do venture capital agreement that does not comply with the
legislation.
Keywords: Good Faith, Agreement Venture Capital, Venture Capital Company,
Partnership Company.

A. Pendahuluan keuangan, juga memenuhi kebutuhan


Pembentukan Perusahaan non keuangan yaitu pendampingan
Modal Ventura (selanjutnya ditulis manajemen. Istilah modal ventura
PMV) di Indonesia adalah untuk merupakan terjemahan dari terminologi
melakukan pembiayaan sebanyak- bahasa Inggris, venture capital yang
banyaknya kepada Usaha Kecil dan berarti sesuatu yang mengandung risiko
Menengah (selanjutnya ditulis UKM). atau dapat pula berarti sebagai usaha.
Sifat pembiayaan modal ventura adalah Jadi secara harfiah modal ventura
disamping memenuhi kebutuhan

133
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

berarti modal yang diinvestasikan pada spesifik sesuai dengan jenis usaha
suatu usaha yang mengandung risiko. 1 penerima modal ventura. PMV dalam
Secara institusional dan formal menjalankan usahanya dilakukan
usaha modal ventura ini baru ada dengan cara penyertaan modal ke dalam
setelah keluarnya Keputusan Presiden Perusahaan Pasangan Usaha
No. 61 Tahun 1988 tentang Lembaga (selanjutnya ditulis PPU). Dalam
Pembiayaan dan Keputusan Menteri melakukan penyertaan modal tersebut
Keuangan No. 1251/KMK.013/1988 PMV tidak sekedar merupakan
tentang Ketentuan dan Tata Cara semacam lembaga sosial yang bersifat
Pelaksanaan Lembaga Pembiayaan. philantropik atau charity yang
Keputusan Presiden No. 61 Tahun 1988 menjalankan usahanya berdasarkan
telah diganti dengan Peraturan Presiden tanggung jawab sosial dan rasa belas
No. 9 Tahun 2009 tentang Lembaga kasihan. PMV adalah lembaga bisnis
Pembiayaan (selanjutnya ditulis Perpres yang bertolak pada high risk dan high
No. 9 Tahun 2009). Lebih lanjut Modal return investment serta bukan suatu
Ventura diatur secara khusus dalam usaha yang spekulatif. Konsep dasar
Peraturan Menteri Keuangan No. modal ventura adalah pembiayaan
18/PMK.010/2012 tentang Perusahaan dalam bentuk penyertaan modal (equity
Modal Ventura (selanjutnya ditulis participation) ke dalamPPU.
Permenkeu No. 18/PMK.010/2012). Penyertaan modal oleh PMV ini
Pasal 1 angka 2 Permenkeu No. tidak dapat disamakan dengan
18/PMK.010/2012 menyebutkan perjanjian pinjam meminjam atau
bahwa: perjanjian kredit perbankan. Dalam
Perusahaan Modal Ventura perjanjian modal ventura tidak ada
(Venture Capital Company) yang pinjaman sejumlah uang, sehingga
selanjutnya disingkat PMV adalah kedudukan PMV bukanlah sebagai
badan usaha yang melakukan usaha Kreditur, melainkan sebagai partner
pembiayaan/penyertaan modal ke usaha bagi PPU. Pada beberapa waktu
dalam suatu perusahaan (investee ditemukan kondisi bahwa Sebanyak
company) untuk jangka waktu 70% industri modal ventura saat ini
tertentu dalam bentuk penyertaan melenceng dari fungsi utamanya yaitu
saham, penyertaan dalam bentuk penyertaan modal (equity participation)
pembelian obligasi konversi, kepada PPU, terutama wirausaha
dan/atau pembiayaan berdasarkan pemula. Saat ini, mayoritas industri
pembagian atas hasil usaha. modal ventura bergerak di bidang
Untuk memenuhi kebutuhan non pemberian kredit dan pinjaman
2
keuangan ini dibutuhkan keahlian langsung layaknya bank.
2
Berubah Jadi 70% Modal Ventura
1
Sunaryo, Hukum Lembaga 'Bank', http://mdn.biz.id/n/160724/
Pembiayaan, Sinar Grafika, Jakarta, 2008, hlm. http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/20
19 15/04/28/160724/70persen-modal-ventura-
berubah-jadi-bank/#.VcwevX0wwdU diposting
1 28 April 2015, diakses 25 Juli 2016

134
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

Keadaan ini dipicu oleh semakin pula PMV, segera melakukan eksekusi
banyaknya PPU yang membutuhkan terhadap barang jaminan. Padahal
pinjaman untuk usahanya. Industri sesungguhnya dalam perjanjian modal
modal ventura tidak hanya dibutuhkan ventura, apabila PPU mengalami
bagi start up company tetapi high kesulitan dalam usahanya, PMV harus
potential economy. Di sisi lain masih membantu PPU tersebut. PPU yang
banyaknya PPU yang tidak memahami beritikad baik untuk membayar
hakekat sesungguhnya dari perusahaan pinjamannya tidak diberi kesempatan
modal ventura. PPU menganggap atau bantuan oleh PMV.
bahwa PMV adalah sama seperti bank B. Metode Penelitian
yang memberikan pinjaman. Penelitian ini tergolong jenis
Dalam ketidak mengertiannya penelitian hukum normatif (legal
dan dalam kondisi yang terdesak, research)3
banyak PPU yang melakukan perjanjian yakni penelitian yang mengkaji
pinjam meminjam dengan PMV. peraturan perundang-undangan dalam
Perjanjian dibuat layaknya seperti suatu tata hukum yang koheren.
perjanjian kredit perbankan. Dalam Penelitian ini menggunakan bahan
perjanjian tersebut juga mengharuskan hukum sebagai sumber utamanya.
adanya jaminan kebendaan. Jaminan ini Abdulkadir Muhammad
4
dibuat dalam bentuk pembebanan Hak mengatakan, penelitian hukum
Tanggungan. PMV melakukan normatif mengkaji hukum yang
perjanjian ini dengan PPU karena dikonsepkan sebagai norma atau
memahami benar keadaan PPU yang kaidah yang berlaku dalam
sangat membutuhkan pinjaman. Padahal masyarakat. Dalam konteks penelitian
sesungguhnya PMV tidak memiliki hukum normatif, lebih lanjut
kewenangan untuk melakukan Abdulkadir Muhammad berpendapat
perjanjian pinjam meminjam layaknya
3
kredit perbankan. Penelitian hukum normatif adalah
PPU berusaha melakukan penelitian hukum yang dilakukan dengan cara
meneliti bahan pustaka atau data sekunder
kewajibannya sebagaimana tertuang belaka. Penelitian hukum normatif ini
dalam perjanjian modal ventura. PPU mencakup : (1) Penelitian terhadap asas-asas
hukum; (2) penelitian terhadap sistemtaik
yang tidak mengerti mengenai hakekat hukum; (3) penelitian terhadap taraf sinkronisasi
sesungguhnya perjanjian modal ventura vertikal dan horisontal; (4) perbandingan
berusaha untuk mengembalikan hukum; (5) sejarah hukum. Soerjono Soekanto
dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif:
pinjamannya beserta bunga yang Suatu Tinjauan Singkat, Edisi 1, Cet. V, PT
diperjanjikan. Dalam keadaan tertentu, RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2001, hlm.23-
24. Lihat juga Soerjono Soekanto dan Sri
ada kalanya PPU tidak dapat membayar
Mamudji, Peranan dan Penggunaan
angsuran pinjaman kepada PMV oleh Perpustakaan di Dalam Penelitian Hukum,
karena kondisi perusahaan yang Pusat Dokumentasi Hukum Fakultas Hukum
Indonesia, Jakarta, 1979, hlm.15
mengalami kerugian. Dalam keadaan ini 4
Abdulkadir Muhammad, Hukum dan
Penelitian Hukum, PT Citra Aditya Bakti,
Bandung, 2004, hlm. 51

135
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

bahwa penelitian hukum normatif C. Hasil dan Pembahasan


adalah penelitian hukum yang mengkaji 1. Modal Ventura sebagai
hukum tertulis dari berbagai aspek yaitu Pembiayaan bagi Perusahaan
: aspek teori, aspek sejarah, filsafati, Pasangan Usaha
perbandingan, struktur dan komposisi, Konsep dasar modal ventura
lingkup dan materi, konsistensi, adalah pembiayaan dalam bentuk
penjelasan umum dan pasal demi pasal, penyertaan modal (equity participation)
formalitas dan kekuatan mengikat suatu ke dalam PPU. Penyertaan modal oleh
undang-undang serta bahasa hukum PMV ini tidak dapat disamakan dengan
yang digunakan, tetapi tidak mengkaji penyertaan biasa, dan tidak juga semua
aspek terapan atau implementasinya. penyertaan modal pada perusahaan lain
Penelitian ini menggunakan dapat digolongkan sebagai pembiayaan
bahan hukum sebagai sumber modal ventura. Pembiayaan modal
utamanya. Oleh karenanya, penelitian ventura mempunyai ciri-ciri atau
ini bertujuan untuk mengkaji hukum karakteristik tertentu yang membedakan
positifnya, dalam arti menghimpun, dengan usaha lain sekalipun usaha
memaparkan, mensistemasi, tersebut sejenis. Beberapa karakteristik
menganalisis, menafsirkan dan menilai yang melekat pada usaha modal ventura
norma-norma hukum positif yang tersebut adalah sebagai berikut : 5
berkaitan dengan konsep perjanjian 1. Bantuan pembiayaan pada
kredit sindikasi yang berasaskan perusahaan pasangan usaha
demokrasi ekonomi, berdasarkan dan bukan dalam bentuk
dalam kerangka tatanan atau sistem pinjaman (loan), tetapi
hukum yang berlaku dimana hukum dalam bentuk penyertaan
adalah salah satu sub sistem dari modal (equity participation)
keseluruhan sistem aktivitas atau setidak-tidaknya
PerjanjianModal Ventura. pinjaman yang dapat
Penelitian mengenai dialihkan ke equity
Perlindungan Hukum Terhadap (convertible);
Perusahaan Pasangan Usaha Yang 2. Bantuan pembiayaan bersifat
Beritikad Baik dalam Perjanjian Modal sementara, sampai pada
Ventura ini dilakukan dengan waktunya dilakukan
pendekatan yaitu : a) pendekatan divestasi, dengan ketentuan
filsafati (philosophycal approach); b) tidak boleh melebihi jangka
pendekatan peraturan perundang- waktu 10 (sepuluh) tahun;
undangan (statute approach); c) 3. Penyertaan modal bersifat
pendekatan konseptual (conceptual jangka panjang (long term),
approach), d) pendekatan historis biasanya di atas 3 (tiga)
(historical approach). tahun;

5
Sunaryo, Op.Cit., hlm. 26

136
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

4. Pembiayaan ini berisiko yang masih lemah. Di sini usaha modal


tinggi (high risk) karena ventura dapat memberikan banyak
tidak didukung dengan manfaat bagi pengembangan usaha,
jaminan (collateral); khususnya bagi UKM) yang banyak
5. Motif utamanya tetap bisnis, terdapat di Indonesia.
yaitu mengharapkan Tujuan kegiatan usaha PMV,
keuntungan yang tinggi diatur secara tegas dalam Pasal 3
berupa capital gain sebagai Permenkeu No. 18/PMK.010/2012,
imbalan atas risiko yang yaitu :
tinggi; 1. Pengembangan suatu penemuan
6. Perusahaan modal ventura baru;
terlibat dalam manajemen 2. Pengembangan perusahaan atau
(hand on management) pada UMKM yang pada tahap awal
perusahaan pasangan usaha; usahanya mengalami kesulitan
7. Investasi modal biasanya dana;
dilakukan terhadap 3. Membantu perusahaan atau
perusahaan yang tidak punya UMKM yang berada pada tahap
akses untuk memperoleh pengembangan;
kredit dari bank; 4. Membantu perusahaan atau
8. Umumnya ditujukan pada UMKM yang berada pada tahap
perusahaan kecil atau kemunduran usaha;
perusahaan baru, tetapi 5. Pengembangan proyek
memiliki potensi besar untuk penelitian dan rekayasa;
berkembang; 6. Pengembangan berbagai
9. Pemodal ventura merupakan penggunaan teknologi baru dan
personifikasi manusia alih teknomogi daik dari dalam
unggul yang mampu mencari maupun luar negeri; dan/atau
dan melihat peluang bisnis, 7. Membantu pengalihan
profesional, kreatif, inovatif kepemilikan perusahaan.
dan dinamis, serta memiliki
jiwa entrepreneurship. Dari ketentuan di atas nampak
Pendirian PMV bukanlah tanpa jelas bahwa kegiatan usaha dari PMV
ada tujuan dan manfaat. Sebagai antara lain adalah membantu
lembaga bisnis, usaha modal ventura perusahaan atau UKM yang berada
sudah tentu berorientasi untuk pada tahap awal usahanya mengalami
memperoleh keuntungan yang besar kesulitan, pada tahap pengembangan
mengingat usaha ini mempunyai tingkat dan/atau pada tahap kemunduran usaha.
risiko yang tinggi (high risk). Meskipun Hal ini sejalan dengan sejarah Modal
demikian, bukan berarti usaha modal Ventura di Indonesia, yakni pendirian
ventura ini tidak mempunyai misi PT. Bahana Pembinaan Usaha
humanistik (humanistic institution), Indonesia oleh pemerintah pada tahun
yaitu lembaga penolong bagi usaha 1973 sebagai PMV pertama di

137
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

Indoensia yang mempunyai maksud dan yang tinggi pula, juga bertujuan
tujuan tertentu. untuk : 7
Menurut KPHN Hoedhiono 1. Memungkinkan dan
Kadarisman, maksud dan tujuan mempermudah pendirian suatu
didirikannya PT Bahana Pembinaan perusahaan baru;
Usaha Indonesia ini adalah untuk :6 2. Membantu membiayai
1. menumbuhkan dan perusahaan yang sedang
mengembangkan kemampuan mengalami kesulitan dana dalam
usaha dari pengusaha kecil dan pengembangan usahanya,
menengah dengan terutama pada taha-tahap awal;
mengusahakan segala bantuan 3. Membantu perusahaan baik pada
yang diperlukan untuk tahap pengembangan suatu
mencapainya, tanpa produk maupun pada tahap
mengabaikan kaidah berusaha mengalami kemunduran;
yang sehat; 4. Membantu terwujudnya dari
2. Membantu kelancaran hanya satu gagasan menjadi
pertumbuhan perusahaan kecil proyek jadi yang siap
dan menengah dengan jalan dipasarkan;
mengadakan penyertaan modal 5. Memperlancar mekanisme
saham dalam perusahaan- investasi dalam dan luar negeri;
perusahaan, dan memberikan 6. Mendorong pengembangan
pinjaman jangka menengah/ proyek research and
panjang serta menyediakan development;
bantuan keahlian yang diberikan 7. Membantu pengembangan
untuk mengatasi masalah teknologi baru dan
manajemen perusahaan yang memperlancar terjadinya alih
bersangkutan; teknologi;
3. Membantu menciptakan kondisi 8. Membantu dan memperlancar
berusaha yang baik bagi pengalihan kepemilikan suatu
pengusaha kecil dan menengah perusahaan.
agar mereka dapat tumbuh
menjadi pengusaha yang dapat Di samping tujuan di atas, Martono
diandalkan. menginventarisasi beberapa manfaat
dilihat dari sisi Perusahaan Pasangan
Menurut Dahlan Siamat, Usaha (Investee Company) yaitu
pembiayaan modal ventura di samping sebagai berikut : 8
berorientasi untuk memperoleh
keuntungan yang tinggi, dengan risiko 7
Dahlan Siamat, Manajemen
Lembaga Keuangan, Lembaga Penerbit
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia,
Jakarta, 2001, hlm. 337.
6 8
KPHN Hoedhiono Kadarisman, Martono, Bank dan Lembaga
Modal Ventura Alternatif Pembiayaan Usaha Keuangan Lain,Ekonisia, Yogyakarta, 2002,
Masa Depan, IBEC, Jakarta, 1995, hlm. 118. hlm. 129

138
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

1. Kegiatan usaha dapat kegiatan produksi biasanya


ditingkatkan. Pada umumnya kegiatan pemasarannya tidak
perusahaan pasangan usaha efisien. Hal ini disebabkan oleh
merupakan perusahaan kecil kegiatan pemasaran dilakukan
yang memerlukan penambahan sendiri dan jumlah produksinya
dana untuk meningkatkan masih relatif kecil. Dengan
kegiatan usahanya. Perusahaan masuknya modal ventura yang
kecil dan baru pada awal dapat memberikan bantuan dana,
perkembangan biasanya sulit bantuan manajemen, juga
untuk mendapatkan fasilitas memiliki jaringan pemasaran
kredit dari bank. Dengan adanya yang luas, maka Perusahaan
pembiayaan modal ventura, Pasangan Usaha dapat
perusahaan kecil dan masih meingkatkan efisiensi pemsaran
dalam awal perkembangan dapat produknya.
menjadiperusahaan pasangan 4. Peningkatan bankabilitas.
usaha sehingga dapat Perusahaan yang baru dan
memperoleh bantuan dana untuk mengalami kesulitan dana
meningkatkan kegiatan biasanya juga memiliki
usahanya. manajemen yang lemah. Dengan
2. Kemungkinan berhasil usaha kondisi yang demikian para
lebih besar. Seseorang yang kreditur termasuk bank kurang
menemukan produk atau suatu berminat untuk memberikan
ciptaan baru belum tentu mampu pinjaman. Dengan masuknya
mepmproduksi dan berhasil modal ventura, akan
memasarkan hasil produknya. meningkatkan kepercayaan para
Pelaksanaan produksi dan kreditur/bank untuk memberikan
pemasaran produk pinjaman kepada perusahaan
membutuhkan suatu keahlian, tersebut.
pengalaman dan jaringan 5. Peningkatan tingkat likuiditas.
pemasaran yang dapat menjamin Pembiayaan modal ventura
kelancaran usaha. Dengan dengan cara penyertaan modal
masuknya modal ventura yang tidak perlu membayar beban
memiliki kemampuan bunga dan angsuran utang. Hal
manajemen dan latar belakang ini berbeda dengan utang bank
bisnis yang kuat sebagai partner yang menimbulkan kewajiban
usaha, kemungkinan berhasilnya membayar angsuran utang dan
perusahaan pasangan usaha akan beban bunga. Dengan demikian,
menjadi lebih besar. penambahan modal penyertaan
3. Peningkatan efisiensi pemasaran secara langsung akan
produk. Pada awal dilakukannya meningkatkan tingkat likuiditas
perusahaan.

139
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

6. Peningkatan tingkat rentabilitas. kepentingan manusia yang perlu diatur


Dengan bantuan penambahan dan dilindungi.9
dana sekaligus bantuan Perlindungan hukum harus
manajemen yang memiliki melihat tahapan yakni perlindungan
tenaga-tenaga profesional dan hukum lahir dari suatu ketentuan hukum
berpengalaman, maka kegiatan dan segala peraturan hukum yang
produksi dan pemasaran akan diberikan oleh masyarakat yang pada
lebih efektif dan efisien. Volume dasarnya merupakan kesepakatan
produksi dan penjualan dapat masyarakat untuk mengatur hubungan
ditingkatkan. Biaya produksi perilaku antara anggota-anggota
dan pemasaran dapat ditekan, masyarakat dan antara perseorangan
dan pada akhirnya akan dengan pemerintah yang diangggap
meningkatkan kemampuan mewakili kepentingan masyarakat.
memperoleh laba (rentabilitas). Lili Rasjidi berpendapat bahwa
hukum dapat difungsikan untuk
2. Perlindungan Hukum Terhadap mewujudkan perlindungan yang
Perusahaan Pasangan Usaha sifatnya tidak sekedar adaptif dan
yang Beritikad Baik Dalam fleksibel, melainkan juga prediktif dan
Perjanjian Modal Ventura antispatif. 10 Sunaryati Hartono
Hukum seyogyanya memberikan berpendapat bahwa hukum dibutuhkan
keadilan, karena keadilan itulah tujuan untuk mereka yang lemah dan belum
dari hukum. Oleh karena itu sudah kuat secara sosial, ekonomi dan politik
seyogyanya bila hukum yang mengatur untuk memperoleh keadilan sosial.11
mengenai perjanjian modal ventura Secara umum dapat diberikan
memberikan pula keadilan kepada para pengertian bahwa perlindungan hukum
pihak. Keadilan akan dapat tercapai bila adalah upaya yang harus ditempuh oleh
para pihak mendapatkan perlindungan pemerintah (negara) untuk menjamin
hukum. adanya kepastian hukum terhadap
Perlindungan hukum menurut orang/barang yang dilindungi. Semula
teori Salmond dari Fitzgerald bahwa perlindungan hukum merupakan tujuan
hukum bertujuan mengintegrasikan dan pemerintah/negara yang pada waktu itu
mengkoordinasikan berbagai cukup hanya mempertahankan hukum
kepentingan dalam masyarakat karena saja atau dengan kata lain hanyalah
dalam suatu lalu lintas kepentingan, tugas menjaga ketertiban dan
perlindungan terhadap kepentingan ketentraman saja (naatswakerstaats).
tertentu hanya dapat dilakukan dengan
cara membatasi berbagai kepentingan di 9
Satjipto Rahardjo, Ilmu Hukum, Citra
lain pihak. Kepentingan hukum adalah Aditya Bhakti, Bandung, 2000, hlm. 53
10
mengurusi hak dan kepentingan Lili Rasjidi dan I.B. Wyasa Putra,
Hukum Sebagai Suatu Sistem, Penrbit Remaja
manusia, shingga hukum memiliki Rosdakarya, Bandung, 1993, hlm. 118
11
otoritas tertinggi untuk menentukan Sunaryati Hartono, Politik Hukum
Menuju Satu Sistem Hukum Nasional, Penerbit
Alumni, Bandung, 1991, hlm. 55

140
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

Sekarang tujuan perlindungan hukum pembentukan undang-undang


yang dilakukan oleh pemerintah/negara dimaksudkan untuk melindungi hak-hak
tidak hanya sekedar menjaga ketertiban dasar. Di samping itu, usaha
dan keamanan saja, tetapi lebih dari itu pembatasan hak-hak dasar ternyata juga
melaksanakan ketentuan peraturan dengan menggunakan instrumen
12
perundang-udangan sebagai realisasi undang-undang.
dari pada kehendak negara, juga untuk Sedangkan menurut
menyelenggarakan kepentingan umum Soedjatmoko bahwa perjuangan
(public service). menentang kemiskinan dan ketidak
Dalam hal ini tidak dapat merataan (inequality) yang ada adalah
dikatakan hanyalah sekedar sebagai perjuangan demi hak-hak ekonomi dan
pengawas saja terhadap alur lintas sosial serta perjuangan menegakan hak-
hukum pada tatanan kehidupan hak politik, adalah perjuangan demi
bermasyarakat dan bernegara, tetapi masyarakat yang bebas dan demokratik,
juga dapat menjalankan fungsi lainnya tidak akan ada artinya apabila tidak
sebagai pelaksanana maupun sebagai berdasarkan keamanan negara dan
penentu dengan seluruh instrumen yang bangsa, di samping keamanan dan tidak
ada padanya. Sebagai contoh dalam dapat diganggu gugatnya pribadi
Pembukaan UUD 1945, memberikan manusia. Dengan demikian, masalahnya
perlindungan hukum terhadap segenap adalah mendamaikan hak-hak begara
warga negara Indonesia, tugas untuk melindungi dirinya sendiri dan
memajukan kesejahteraan umum, hak-hak asasi manusia dari individu dan
mencerdaskan kehidupan bangsa, serta masyarakat dengan kehidupan
13
ikut melaksanakan ketertiban dunia demokratik.
berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 Pendapat lainnya seperti
untuk menuju kepada kesejahteraan dikemukakan oleh Henry Shue dalam
masyarakat yang adil dan makmur. bukunya Basic Rights bahwa ada tiga
Selain itu dalam rangka jenis kewajiban yang berkorelasi
perlindungan hukum berdasarkan dengan setiap hak dasar (basic rights)
konsepsi hak-hak asasi manusia, yaitu : (a) kewajiban untuk menghindari
pembentukan peraturan perundang- perampasan hak; (b) kewajiban untuk
undangan menjadi sesuatu yang melindungi dari perampasan hak; dan
menentukan, karena menurut Phlipus (c) kewajiban untuk membantu
M. Hardjon bahwa ide negara hukum terampas haknya.14
(rechtstaat) cenderung ke arah
12
positivisme hukum, yang membawa Philipus M. Hardjon, Ide Negara
konsekuensi bahwa hukum harus Hukum Dalam Sistem Ketatanegaraan Republik
Indonesia, Bahan Kuliah Program Studi Ilmu
dibentuk secara sadar oleh badan Hukum Program Pasca Sarjana Universitas
pembentuk undang-undang pada Airlangga, Surabaya, 1994, hlm. 5
13
Soedjatmoko, Pembangunan dan
dasarnya dimaksudkan untuk Kebebasan, Penerbit LP3S, Jakarta, 1985, hlm.
membatasi kekuasaan pemerintah 32-33.
14
secara tegas dan jelas. Pada sisi lain, Todung Muya Lubis, Hak-Hak Asasi
Manusia Dalam Masyarakat Dunia, Isu dan

141
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

Menurut Philipus M. Hardjon Perlindungan hukum dalam


dalam rangka perlindungan hak-hak kepustakaan hukum berbahasa Belanda
asasi manusia, bahwa pembentukan dikenal dengan sebutan
undang-undang pada dasarnya rechtbescherming van de burgers, ini
dimaksudkan untuk membatasi menunjukkan kata perlindungan hukum
kekuasaan pemerintah secara tegas dan merupakan terjemahan dari bahasa
jelas. Pada sisi lain juga dimaksudkan Belanda. Kata perlindungan
untuk melindungi hak-hak dasar. 15 mengandung pengertian terdapat suatu
Dengan demikian maka keberadaan usaha untuk memberikan hak-hak pihak
perlindungan hukum bagi masyarakat yang dilindungi sesuai dengan
merupakan tanggung jawab negara kewajiban yang telah dilakukan. Ada
melalui pemerintah yang dua macam bentuk perlindungan hukum
diimplementasikan ke dalam peraturan yaitu perlindungan hukum yang bersifat
perundang-undangan. preventif dan represif.
Perlindungan dapat diartikan Preventif artinya perlindungan
sebagai usaha-usaha mempertahankan, yang diberikan sebelum terjadinya
menjamin atau menjaga kemungkinan- sengketa, artinya perlindungan hukum
kemungkinan yang dapat membawa ini bertujuan untuk mencegah terjadinya
kerugian terhadap sesuatu. Dalam sengketa, sedangkan sebaliknya
Amandemen yang dilakukan terhadap perlindungan hukum represif bertujuan
UUD 1945 secara jelas memberikan untuk menyelesaikan sengketa.16
perlindungan terhadap hak-hak asasi. Perlindungan hukum dapat
UUD 1945 dapat diartikan sebagai dibedakan menjadi dua yaitu :
fundamental rights (setiap hak yang 1. Perlindungan Hukum Preventif, yaitu
secara eksplisit atau implisit dijamin perlindungan yang diberikan oleh
oleh Konstitusi) bukan non- pemerintah dengan tujuan untuk
fundamental rights. mencegah sebelum terjadinya
Menurut Philipus M. Hadjon pelanggaran. hal ini terdapat dalam
bahwa Perlindungan Hukum adalah peraturan perundang-undangan
perlindungan akan harkat dan martabat, dengan maksud untuk mencegah
serta pengakuan terhadap hak-hak asasi suatu pelanggaran serta
manusia yang dimiliki oleh subyek memberikan rambu-rambu atau
hukum berdasarkan ketentuan hukum batasan-batasan dalam melakukan
dari kesewenangan, perlindungan suatu kewajiban.
hukum merupakan suatu hal yang 2. Perlindungan Hukum Represif, yaitu
melindungi subyek-subyek hukum perlindungan hukum akhir berupa
melalui peraturan perundang-undangan sanksi seperti penjara, denda dan
yang berlaku dan dipaksakan hukuman-hukuman tambahan yang
pelaksanaannya dengan suatu sanksi. diberikan apabila sudah terjadi

16
Tindakan, Penerbit Yayasan Obor Indonesia, Philipus M. Hardjon, Perlindungan
Jakarta, 1993, hlm. 147 Hukum Bagi Rakyat Indonesia, Bina Ilmu,
15
Philipus M. Hardjon, Loc. Cit. Surabaya, 1987, hlm 20

142
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

sengketa atau telah dilakukan suatu mempunyai peranan yang sangat


pelanggaran. penting dalam setiap perikatan.18
Masih menurut Philipus M Perjanjian dalam sistem hukum
Hadjon, lebih menitikberatkan kepada perdata Indonesia diatur dalam Buku III
sarana perlindungan hukum yang KUH Perdata Perdata. Pasal 1313 KUH
represif, seperti penanganan Perdata Perdata memberikan pengertian
perlindungan hukum di lingkungan tentang perjanjian yaitu:
Peradilan Umum. Ini berarti bahwa Suatu perbuatan dengan mana
perlindungan hukum baru diberikan satu orang atau lebih
ketika masalah atau sengketa sudah mengikatkan dirinya terhadap
terjadi, sehingga perlindungan hukum satu orang lain atau lebih.
yang diberikan oleh Peradilan Umum Hubungan antara dua orang tersebut
bertujuan untuk menyelesaikan adalah suatu hubungan hukum dimana
sengketa. Begitu juga dengan teori-teori hak dan kewajiban di antara para pihak
lain yang menyinggung tentang tersebut dijamin oleh hukum.
perlindungan hukum juga membahas Suatu perjanjian terjadi dengan
sarana perlindungan hukum yang sah apabila masing-masing pihak bebas
bersifat represif.17 mengikatkan dirinya. Jika dalam
Manusia dalam memperoleh perjanjian itu terdapat ketidakbebasan
keperluan-keperluan hidupnya di dalam kehendak (willgebrek), maka perjanjian
pergaulan masyarakat saling itu dapat dibatalkan. Suatu perjanjian
mengadakan hubungan-hubungan dianggap tidak ada kebebasan kehendak
hukum dan perjanjian-perjanjian apabila terjadi karena paksaan (dwang),
berdasarkan persesuaian kehendak. Dari kekeliruan (dwaling), dan penipuan
perjanjian-perjanjian itu timbul akibat- (bedrog).
akibat hukum yang mengikat kedua Pasal 1320 KUH Perdata yang
belah pihak. Perjanjian merupakan menyatakan sahnya sebuah perjanjian
sumber perikatan selain undang-undang. yaitu (1) Kesepakatan kedua belah
Pasal 1233 Kitab Undang-Undang pihak mengikatkan dirinya; (2)
Hukum Perdata (selanjutnya ditulis Kecakapan untuk membuat suatu
KUH Perdata) menyatakan bahwa perikatan; (3) Adanya suatu hal tertentu;
suatu perikatan dapat dilahirkan karena (4) Adanya suatu sebab yang halal.
perjanjian atau pun karena undang- Unsur yang pertama dan yang kedua
undang. Dalam hukum perikatan, disebut sebagai unsur subjektif, unsur
hubungan hukum yang sering terjadi yang ketiga dan keempat adalah sebagai
adalah berdasarkan perjanjian, oleh unsur objektif, karena merupakan objek
karena itu dapat dikatakan perjanjian di dalam sebuah perjanjian. Keempat
unsur di atas saling mendukung satu
sama lain, karena apabila unsur objektif
17
http://fitrihidayat-
tidak dipenuhi dalam suatu perjanjian,
ub.blogspot.co.id/2013/07/perlindungan-hukum-
18
unsur-esensial-dalam.html diunduh tanggal 20 Subekti, Hukum Perjanjian,
Juli 2016 Intermasa, Jakarta, 2010, hlm. 1

143
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

maka perjanjian tersebut dikatakan batal ukur itikad baik dalam KUH Perdata. 21
demi hukum. Sedangkan dalam hal Apa yang dimaksud dengan itikad baik
unsur subjektif tidak dipenuhi, (te goeder trouw; good faith)
perjanjiannya bukan batal demi hukum, perundang-undangan tidak memberikan
tetapi salah satu pihak mempunyai hak definisi yang tegas dan jelas. 22 Dalam
untuk meminta supaya perjanjian itu kamus Besar Bahasa Indonesia, yang
dibatalkan yang diminta oleh pihak dmaksud dengan itikad baik adalah
yang tidak cakap atau pihak yang kepercayaan, keyakinan yang teguh,
memberi kesepakatan secara tidak bebas maksud, kemauan (yang baik).23 Dalam
Beberapa asas yang berlaku Kamus Hukum Fockema Andrea
dalam hukum perjanjian yang penting dijelaskan bahwa goede trouw adalah
antara lain asas kebebasan berkontrak, maksud, semangat yang menjiwai para
asas konsensualitas, asas kekuatan peserta dalam suatu perbuatan hukum
mengikat, dan asas itikad baik. Asas atau tersangkut dalam suatu hubungan
kebebasan berkontrak dapat hukum. 24 Wirjono Prodjodikoro
disimpulkan dari Pasal 1338 ayat (1) memberikan batasan itikad baik dengan
KUH Perdata yang menunjukan bahwa istilah dengan jujur atau secara
pihak-pihak yang membuat perjanjian jujur. 25 Itikad baik dalam Pasal 1338
diperbolehkan membuat ketentuan- ayat (3) KUH Perdata mengandung
ketentuan sendiri asalkan tidak makna bahwa pelaksanaan dari suatu
melanggar ketertiban umum dan perjanjian harus berjalan dengan
kesusilaan. 19 Asas konsensualitas dapat mengindahkan norma-norma kepatutan
disimpulkan dari Pasal 1320 Kitab dan keadilan.
Undang-Undang Hukum Perdata yang Menurut J. M. Van Dunne, daya
menentukan bahwa salah satu syarat berlaku itikad baik meliputi seluruh
sahnya suatu perjanjian adalah kata proses kontrak atau diibaratkan dengan
sepakat para pihak yang mengikat the rise and all of contract. Dengan
dirinya. Asas kekuatan mengikat
21
tersimpul dari Pasal 1338 ayat (2) Kitab Ridwan Khairandy, Kebebasan
Berkontrak & Pacta Sunt Servanda versus
Undang-Undang Hukum Perdata yang Iktikad Baik Sikap yang Harus Diambil
menentukan bahwa suatu perjanjian Pengadilan, FH UII, Yogyakarta, 2015,
hlm.51
yang dibuat secara sah akan 22
Agus Yudha Hernoko, Hukum
mengikat para pihak sebagaimana Perjanjian Asas Proporsionalitas dalam
mengikatnya undang- undang.20 Kontrak Komersial, LaksBang Mediatama,
Yogyakarta, 2008, hlm. 116
Asas itikad baik dapat 23
Tim Penyusun Kamus Pusat
disimpulkan dari Pasal 1338 ayat (3) Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
KUH Perdata yang menyatakan bahwa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,
Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi II, Balai
Perjanjian harus dilaksanakan dengan Pustaka, Jakarta, 1998, hlm. 369 dalam Agus
itikad baik. Ketentuan ini sangat Yudha Hernoko, Ibid.
24
N.E. Algra et. All, Kamus Istilah
abstrak, tidak ada pengertian dan tolok Hukum Fockema Andreae Belanda-Indonesia,
Bina Cipta, Jakarta, 1983, hlm.580-581 dalam
19
Ibid., hlm. 14 Agus Yudha Hernoko, Ibid.
20 25
Ibid. Agus Yudha Hernoko, Loc.Cit.

144
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

demikian itikad baik meliputi tiga fase Namun, market share industri modal
perjalanan kontrak, yaitu (i) pre ventura saat ini masih sangat kecil bila
contractuele fase, (ii) contractuele fase, dibanding industri jasa keuangan
dan (iii) postcontractuele fase. 26 Pasal lainnya seperti industri perusahaan
1338 ayat (3) KUH Perdata pada pembiayaan. Industri pembiayaan yang
umumnya dihubungkan dengan Pasal dikembangkan pemerintah pada periode
1339 KUH Perdata, bahwa Persetujuan yang hampir bersamaan dengan industri
tidak hanya mengikat apa yang dengan modal ventura memiliki pertumbuhan
tegas ditentukan di dalamnya, cukup signifikan. Di mana saat ini total
melainkan juga segala sesuatu yang aset perusahaan pembiayaan sudah
menurut sifatnya persetujuan dituntut mencapai Rp 420,44 triliun pada akhir
berdasarkan keadilan, kebiasaan, atau 2014. Dengan demikian, apabila
undang-undang. Substansi Pasal 1339 dibandingkan dengan industri
KUH Perdata pada prinsipnya pembiayaan tersebut, total aset industri
mempunyai kandungan yang sama perusahaan modal ventura hanya sekitar
dengan Pasal 6.248 paragraf 1 NBW 2,14% dari total aset industri
yang menyatakan bahwa kontrak tidak pembiayaan. Dalam skala yang lebih
hanya mengikat apa yang secara tegas besar lagi, apabila dibanding dengan
disepakati, tetapi juga kepada apa yang jumlah total seluruh aset industri
menurut sifat kontrak yang berasal dari keuangan non bank sebesar Rp1.351
hukum, kebiasaan atau persyaratan triliun, maka market share perusahaan
kerasionalan dan kepatutan.27 modal ventura relatif masih sangat
Perkembangan Usaha Modal kecil, yaitu hanya sebesar 0,67%. 28
Ventura di Indonesia masih dinilai Selain perkembangan industri
lamban. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut berjalan lambat, bahkan, core
memantau industri modal ventura business dari PMV telah banyak
Indonesia dari tahun ke tahun bergeser dari tujuannya semula. Hal ini
kondisinya kurang baik jika dibanding ditandai dengan minimnya aktivitas
industri lain baik lembaga pembiayaan dalam bentuk penyertaan kepada PPU
maupun industri keuangan non bank baik dalam bentuk equity participation
secara umum. Bahkan, sejak pertama maupun pembelian obligasi konversi. 29
industri ini dikembangkan hingga akhir
2014, pertumbuhan aset industri modal 28
OJK: Perkembangan Industri Modal
ventura belum menunjukkan
Ventura RI Kurang Baik
perkembangan signifikan sekalipun Disfiyant Glienmourinsie
masih menunjukkan tren pertumbuhan. http://ekbis.sindonews.com/read/994272/34/ojk-
perkembangan-industri-modal-ventura-ri-
Total aset industri modal ventura kurang-baik-1430105390 diposting Senin, 27
pada 2014 tumbuh 9,10% dari Rp 8,24 April 2015 diakses tanggal 25 Juli 2016
29
triliun pada 2013 menjadi Rp 8,99 OJK Susun Aturan Soal Modal
Ventura,
triliun pada akhir Desember 2014. http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt553
de83c2f0f4/ojk-susun-aturan-soal-modal-
26
Ibid., hlm. 118 ventura diposting Senin, 27 April 2015, diakses
27
Ibid. tanggal 25 Juli 2016

145
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

Sebanyak 70% industri modal ventura antara 6 (enam) bulan sampai dengan 1
saat ini melenceng dari fungsi utamanya (satu) tahun dengan bunga yang jauh
yaitu penyertaan modal (equity melebihi bunga perbankan. Apabila
participation) kepada PPU, terutama perusahaan Pasangan Usaha tidak dapat
wirausaha pemula. Saat ini, mayoritas mengembalikan dana yang telah
industri modal ventura bergerak di dipinjamkan oleh Perusahaan Modal
bidang pemberian kredit dan pinjaman Ventura, maka jaminan kebendaan
langsung layaknya bank.30 tersebut akan dieksekusi kemudian
Perjanjian pembiayaan yang dilelang. Konstruksi perjanjian modal
dibuat oleh PMV serta proses ventura yang terjadi dalam praktik ini,
pemberian pembiayaan pun menyerupai sangat berbeda dengan konstruksi
pemberian kredit oleh bank. PMV perjanjian yang diatur dalam aturan
meskipun dalam perjanjiannya perundang-undangan.
menggunakan istilah pembiayaan tetapi Pada suatu kasus diajukan
secara substansi isinya sama dengan gugatan oleh salah satu Perusahaan
perjanjjian kredit bank. Perjanjian Pasangan Usaha kepada Perusahaan
Modal Ventura yang dibuat oleh Modal Ventura. Substansi gugatan dari
Perusahaan Modal Ventura dan Penggugat adalah pembatalan
Perusahaan Pasangan Usaha bukan lagi perjanjian, dengan alasan bahwa
murni sebagai Perjanjian Modal Perusahaan Modal Ventura sebagai
Ventura yang diamanatkan oleh aturan lembaga pembiayaan telah melakukan
perundang-undangan yaitu sebagai tindakan yang bertentangan dengan
bantuan pembiayaan kepada Perusahaan Akta Pendirian Perusahaan dan
Pasangan Usaha yang pada umumnya ketentuan Peraturan Perundang-
adalah Usaha Kecil dan Menengah. undangan tentang Lembaga Pembiayaan
Perjanjian Modal Ventura yang dibuat sebagaimana diatur dalam Peraturan
tidak berbeda dengan perjanjian kredit Pemerintah Republik Indonesia Nomor
yang dilakukan antara Bank dengan 9 Tahun 2009 tentang Lembaga
nasabahnya. Perusahaan Pasangan Pembiayaan jo Peraturan Menteri
Usaha harus menyediakan jaminan Keuangan Nomor 18/PMK.010/2012
kebendaan layaknya kredit perbankan. tentang Perusahaan Modal Ventura,
Jaminan kebendaan tersebut kemudian dengan modus operansi yaitu
diikat dalam bentuk perjanjian jaminan Perusahaan Modal Ventura membuat
hak tanggungan. Perjanjian pun berlaku perjanjian pembiayaaan dengan
hanya untuk rentang waktu yang singkat Penggugat namun isi perjanjian bukan
perjanjian pembiayaan atau penyertaan
30
70% Modal Ventura Berubah Jadi modal melainkan dibuat menjadi hutang
'Bank' piutang bagi Penggugat.
http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/20
15/04/28/160724/70persen-modal-ventura-
Atas perkara ini hakim yang
berubah-jadi-bank/#.VgIOmH2rgdU diposting menangani menolak gugatan Penggugat
28 April 2015, diakses 25 Juli 2016 seluruhnya dan menghukum penggugat
untuk membayar biaya perkara.

146
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

Pertimbangan dari hakim adalah bahwa kontrak harus didasarkan pretium


tuntutan Penggugat yang menyatakan iustum yang mengacu kepada reason
dalam hukum perjanjian pembiayaan dan equality yang mensyaratkan adanya
antara Perusahaan Modal Ventura keseimbangan antara kerugian dan
dengan Penggugat di hadapan Notaris keuntungan bagi keduabelah pihak
adalah sah karena telah sepakat untuk dalam kontrak (just price). Hal tersebut
membuat dan menandatangani sejalan dengan tujuan hukum sendiri,
perjanjian pembiayaan yang dibuat dan yakni merealisasikan keadilan. Isi
ditandatangani secara notariil berikut hukum, termasuk isi kontrak harus
dengan perjanjian accessoirnya. memuat nilai-nilai keadilan.32
Berdasarkan hal tersebut maka tidak Pasal 1339 KUHPerdata sendiri
bisa membatalkan akte perjanjian yang menentukan bahwa suatu perjanjian
telah dibuat antara Perusahaan Modal tidak hanya mengikat untuk hal-hal
Ventura dengan penggugat secara yang dengan tegas dinyatakan di
Notariil yang berupa Akte otentik. dalamnya, tetapi juga untuk segala
Menurut penulis, putusan hakim sesuatu yang menurut sifatnya
dalam perkara tersebut adalah tidak diharuskan oleh kepatutan, kebiasaan,
tepat. Pertimbangan hakim hanya atau undang-undang. Dalam konteks
menekankan bahwa antara Penggugat hukum kontrak, hakim memiliki
dan Tergugat telah sepakat untuk kewenangan untuk mencegah terjadinya
membuat dan menandatangani pelanggaran rasa keadilan. 33 Dengan
perjanjian pembiayaan yang dibuat kewenangannya, hakim harus
secara Notariil, sehingga tidak dapat mengurangi atau bahkan meniadakan
dibatalkan. Putusan hakim hanya sama sekali suatu kewajiban kontraktual
mendasarkan pada asas kebebasan dari suatu kontrak yang mengandung
berkontrak. Menurut Ridwan Khairandy ketidak adilan.34
terlihat jelas bahwa teori hukum kontrak Mengikuti yurisprudensi di
klasik yang merupakan refelksi hukum Belanda, maka kepatutan atau ketidak
terhadap teori ekonomi laissez faire, adilan tersebut adalah kepatutan atau
telah mengesampingkan atau bahkan keadilan yang berkembang dalam
memusuhi doktrin itikad baik. Dalam masyarakat. Dalam rangka untuk
pandangan teori klasik, sesuai dengan mencegah timbulnya ketidak adilan
konsep otonomi kehendak dan kesucian dalam kontrak akibat penerapan
kontrak, para pihak tetap terikat pada isi kebebasan berkontrak dan facta sunt
kontrak, sekalipun isi kontrak itu tidak servanda, hakim berpegang kepada
patut. 31 fungsi itikad baik dalam pelaksanaan
Dalam menilai itikad baik, hakim kontrak.35
harus memperhatikan kepatutan. Setiap
32
Ibid., hlm. 63
31 33
Ridwan Khairandy, Kebebasan Subekti, Hukum Perjanjian, Op.Cit.,
Berkontrak & Pacta Sunt Servanda Versus hlm. 43 dalam Ridwan Khairandy, Ibid.
34
Itikad Baik Sikap Yang Harus diambil Ibid.
35
Pengadilan, Op.Cit., hlm.59. Ibid., hlm. 64

147
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

Pada perjanjian modal ventura mengangsur pinjamannya dalam


yang dibuat oleh PMV dengan PPU beberapa jangka waktu tertentu hingga
yang menyerupai perjanjian kredit usahanya yang dibiayai oleh kredit dari
perbankan, nampak jelas bahwa PMV bank dapat berjalan dengan baik.
tidak beritikad baik. Pertama, adanya Kedua, nampak atau ternyata
syarat-syarat yang diperjanjikan, yang pihak debitur berada dalam keadaan
sebenarnya tidak masuk akal atau yang tertekan (dwang positie); Karena
tidak patut atau yang bertentangan kebutuhan dana yang mendesak untuk
dengan perikemanusiaan (onredelijke menjalankan usahanya, maka PPU mau
contractsvoorwaarden atau unfair tidak mau, suka tidak suka dia harus
contract terms); PMV dalam menandatangani perjanjian yang telah
menjalankan usahanya tidak sesuai dipersiapkan secara baku oleh pihak
dengan karakterikstik dan tujuan dari PMV. Kondisi ini dapat dikatagorikan
kegiatan usaha modal ventura sebagai keadaan tertekan.
sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Ketiga, terdapat keadaan
Peraturan Menteri Keuangan No. dimana bagi debitur tidak ada pilihan-
18/PMK.010/2012. Perusahaan Modal pilihan lain kecuali mengadakan
Ventura mendudukan diri sebagai perjanjian a quo dengan syarat-syarat
kreditur layaknya sebuah Bank, bukan yang memberatkan; Dalam perjanjian
sebagai perusahaan yang membantu antara PMV dengan PPU tidak terdapat
PPU. Meskipun perjanjian tersebut keseimbangan posisi (bargaining
merupakan perjanjian pembiayaan, akan position). PPU yang sangat
tetapi isi dari perjanjian tersebut membutuhkan dana untuk proyeknya,
bukanlah perjanjian pembiayaan yang tidak mempunyai pilihan-pilihan lain
sepatutnya. Terbukti dalam perjanjian kecuali tunduk kepada syarat-syarat
tersebut ada kewajiban untuk yang memberatkan, antara lain harus
membayar angsuran untuk 3 (tiga) menyerahkan agunan sebagai jaminan
bulan pertama, yang langsung dipotong atas hutangnya, harus membayar
dari jumlah pinjaman yang diterima di berbagai biaya yang dipotong dari
awal. PMV yang secara normatif jumlah pinjaman. Pemotongan ini
seharusnya menjadi mitra usaha bagi dilakukan di awal.
PPU dengan tujuan membantu PPU Ke empat, nilai dari hasil
untuk mengembangkan usahanya, justru perjanjian tersebut sangat tidak
terlihat sangat mencekik PPU. seimbang kalau dibandingkan dengan
Perjanjian kredit perbankan saja tidak prestasi timbal balik dari para pihak.
sekejam perjanjian ini yang Hasil dari perjanjian modal ventura
mengharuskan membayar angsuran yang dinikmati oleh PMV sangat tidak
untuk 3 (tiga) bulan pertama dengan seimbang dengan prestasi dari PPU.
langsung memotong dari pinjaman. PMV pun telah menjalankan usahanya
Pada perjanjian kredit perbankan saja, yang bertentangan dengan Pasal 2
masih diberikan grace periode yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor
Debitur diperbolehkan untuk tidak 18/PMK.010/2012 yaitu bahwa kegiatan

148
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

usaha Perusahaan Modal Ventura ditutup. Dalam perkara ini, PMV telah
adalah penyertaan saham (equity menyalahgunakan keadaan, dimana
participation), penyertaan melalui PMV telah mengetahui bahwa PPU
pembelian obligasi konversi (quasi sangat membutuhkan tambahan modal
equty participation), dan/atau untuk proyek yang sedang
pembiayaan berdasarkan pembagian dikerjakannya. Apabila PMV
atas hasil usaha (profit/revenue menjelaskan secara rinci mengenai
sharing). karakteristik dan tujuan dari modal
Selanjutnya dalam Pasal 10 ventura kepada PPU, sudah pasti tidak
ditegaskan bahwa kegiatan usaha PMV akan terjadi perjanjian ini.
disertai dengan pemberian pelatihan dan D. Kesimpulan
pendampingan kepada PPU di bidang PPU yang beritikad baik dalam
administrasi, akuntansi, manajemen, perjanjian Modal Ventura harus
dan pemasaran, serta bidang lainnya mendapatkan perlindungan hukum.
yang mendukung kegiatan usaha PMV. Asas itikad baik dapat disimpulkan dari
Dari Pasal 10 ini terlihat jelas bahwa Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata yang
PMV bukanlah hanya sekedar pihak menyatakan bahwa Perjanjian harus
yang menyediakan dana tetapi juga dilaksanakan dengan itikad baik. Itikad
turut membantu agar perusahaan baik dalam Pasal 1338 ayat (3) KUH
pasangan usahanya yang pada Perdata mengandung makna bahwa
umumnya berupa UMKM dapat pelaksanaan dari suatu perjanjian harus
menjadi lebih berkembang. Hal ini berjalan dengan mengindahkan norma-
sejalan dengan asas demokrasi ekonomi norma kepatutan dan keadilan. Pasal
yang mengutamakan kemakmuran 1338 ayat (3) KUH Perdata pada
masyarakat, bukan kemakmuran umumnya dihubungkan dengan Pasal
masing-masing individu. 1339 KUH Perdata, bahwa Persetujuan
PMV hanya mengeluarkan tidak hanya mengikat apa yang dengan
sejumlah uang tanpa melakukan tegas ditentukan di dalamnya,
pembinaan terhadap PPU, tetapi melainkan juga segala sesuatu yang
menuntut mendapatkan bagi hasil, tidak menurut sifatnya persetujuan dituntut
perduli bahwa PPU mengalami kerugian berdasarkan keadilan, kebiasaan, atau
dan kendala dalam menjalankan undang-undang. Itikad baik meliputi
usahanya. PMV hanya ingin menikmati tiga fase perjalanan kontrak, yaitu pre
keuntungan tetapi tidak melakukan contractuele fase, contractuele fase, dan
upaya apapun untuk membantu PPU, postcontractuele fase.
bahkan kerugian dibebankan Pemberian kredit dan pinjaman
sepenuhnya kepada PPU. Selain itu langsung layaknya bank oleh PMV
terdapat hubungan kausal (causaal kepada PPU melanggar fungsi utama
verband) dalam perjanjian ini, adalah PMV yaitu untuk melakukan
penting bahwa tanpa menyalahgunakan pembiayaan kepada UMKM sebagai
keadaan yang didasari itikad tidak baik PPU. Fungsi utama PMV adalah
itu maka perjanjian itu tidak akan penyertaan modal (equity participation)

149
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

kepada PPU, terutama wirausaha DAFTAR PUSTAKA


pemula sesuai dengan Pasal 1 angka 2 Agus Yudha Hernoko, 2008, Hukum
Peraturan Menteri Keuangan No. Perjanjian Asas
18/PMK.010/2012 tentang Perusahaan Proporsionalitas dalam Kontrak
Modal Ventura menyebutkan bahwa: Komersial, LaksBang
Perusahaan Modal Ventura (Venture Mediatama, Yogyakarta, 2008.
Capital Company) adalah badan usaha Algra N.E. et. All, Kamus Istilah
yang melakukan usaha Hukum Fockema Andreae
pembiayaan/penyertaan modal ke dalam Belanda-Indonesia, Bina Cipta,
suatu perusahaan (investee company) Jakarta, 1983.
untuk jangka waktu tertentu dalam Dahlan Siamat, Manajemen Lembaga
bentuk penyertaan saham, penyertaan Keuangan, LembagaPenerbit
dalam bentuk pembelian obligasi Fakultas Ekonomi Universitas
konversi, dan/atau pembiayaan Indonesia, Jakarta, 2001
berdasarkan pembagian atas hasil KPHN Hoedhiono Kadarisman, Modal
usaha. Ventura Alternatif Pembiayaan
Pemberian kredit dan pinjaman Usaha Masa Depan, IBEC,
langsung layaknya bank leh PMV ini Jakarta, 1995
dipicu oleh semakin banyaknya pelaku Lili Rasjidi dan I.B. Wyasa Putra,
usaha yang membutuhkan pinjaman Hukum Sebagai Suatu Sistem,
untuk usahanya. Di sisi lain masih Penrbit Remaja Rosdakarya,
banyaknya pelaku usaha yang tidak Bandung, 1993
memahami hakekat sesungguhnya dari Lubis, Todung Muya, Hak-Hak Asasi
perusahaan modal ventura. Dalam Manusia Dalam Masyarakat
ketidak mengertiannya dan dalam Dunia, Isu dan Tindakan,
kondisi yang terdesak, banyak pelaku Penerbit Yayasan Obor
usaha yang melakukan perjanjian Indonesia, Jakarta, 1993
pinjam meminjam dengan PMV. Martono, Bank dan Lembaga
Perjanjian dibuat layaknya seperti Keuangan Lain, Ekonisia,
perjanjian kredit perbankan berikut Yogyakarta, 2002
dengan perjanjian jaminan dalam Muhammad, Abdulkadir, Hukum dan
bentuk pembebanan Hak Tanggungan. Penelitian Hukum, PT Citra
Ketika PPU wanprestasi, maka agunan Aditya Bakti, Bandung, 2004.
dieksekusi dan dilelang. Sebagai wujud Panggabean, H.P., Penyalahgunaan
perlindungan hukum terhadap PPU Keadaan (misbruik van
yang beritikad baik, perlu ada sanksi omstandigheden) Sebagai
yang tegas kepada PMV yang Alasan ( baru) Untuk
melakukan perjanjian modal ventura Pembatalan Perjanjian
yang tidak sesuai dengan peraturan (Berbagai Perkembangan
perundang-undangan. Hukum di Belanda dan
Indonesia),Liberty, Yogyakarta,
2010

150
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

Philipus M. Hardjon, Ide Negara Citra Aditya Bakti, Bandung,


Hukum Dalam Sistem 1993
Ketatanegaraan Republik Sunaryati Hartono, Politik Hukum
Indonesia, Bahan Kuliah Menuju Satu Sistem Hukum
Program Studi Ilmu Hukum Nasional, Penerbit Alumni,
Program Pasca Sarjana Bandung, 1991
Universitas Airlangga, Surabaya, Sunaryo, Hukum Lembaga Pembiayaan,
1994 Sinar Grafika, Jakarta, 2008.
Philipus M. Hardjon, Perlindungan Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan
Hukum Bagi Rakyat Indonesia, dan Pengembangan Bahasa
Bina Ilmu, Surabaya, 1987. Departemen Pendidikan dan
Ridwan Khairandy, Ridwan, Itikad Kebudayaan, Kamus Besar
Baik Dalam Kebebasan Bahasa Indonesia, Edisi II, Balai
Berkontrak, Universitas Pustaka, Jakarta, 1998.
Indonesia Fakultas Hukum Van Dunne, Diktat Kursus Hukum
Pascasarjana, Jakarta, 2004. Perikatan, diterjemakan Sudikno
Ridwan Khairandy, Kebebasan Mertokusumo, Yogyakarta,
Berkontrak & Pacta Sunt 1987.
Servanda versus Iktikad Baik Berubah Jadi 70% Modal Ventura
Sikap yang Harus Diambil 'Bank',
Pengadilan, FH UII, http://mdn.biz.id/n/160724/
Yogyakarta, 2015. http://www.medanbisnisdaily.co
Satjipto Rahardjo, Ilmu Hukum, Citra m/news/read/2015/04/28/160724
Aditya Bhakti, Bandung, 2000 /70persen-modal-ventura-
Soedjatmoko, Pembangunan dan berubah-jadi-
Kebebasan, Penerbit LP3S, bank/#.VcwevX0wwdU diakses
Jakarta, 1985 tanggal 25 Juli 2016
Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, OJK: Perkembangan Industri Modal
Penelitian Hukum Normatif: Ventura RI Kurang Baik
Suatu Tinjauan Singkat, Edisi 1, Disfiyant Glienmourinsie
Cet. V, PT RajaGrafindo http://ekbis.sindonews.com/read/
Persada, Jakarta, 2001. 994272/34/ojk-perkembangan-
Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, industri-modal-ventura-ri-
Peranan dan Penggunaan kurang-baik-1430105390
Perpustakaan di Dalam diposting Senin, 27 April 2015
Penelitian Hukum, Pusat diakses tanggal 25 Juli 2016
Dokumentasi Hukum Fakultas
Hukum Indonesia, Jakarta, 1979. OJK Susun Aturan Soal Modal Ventura,
Subekti, Hukum Perjanjian, Intermasa, http://www.hukumonline.com/be
Jakarta, 2010. rita/baca/lt553de83c2f0f4/ojk-
Sudikno Mertokusumo, Bab-Bab susun-aturan-soal-modal-ventura
Tentang Penemuan Hukum, PT.

151
ISSN 2502-9541
Jurnal Ilmu Hukum Tambun Bungai Vol. 1 No. 2, Septembert 2016 Perlindungan Hukum.......(Rudyanti) 133-152

diposting Senin, 27 April 2015, 28 April 2015, diakses 25 Juli


diakses tanggal 25 Juli 2016 2016
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
70% Modal Ventura Berubah Jadi Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun
'Bank' 2009 tentang Lembaga
http://www.medanbisnisdaily.co Pembiayaan.
m/news/read/2015/04/28/160724 Peraturan Menteri Keuangan No.
/70persen-modal-ventura- 18/PMK.010/2012 tentang
berubah-jadi- Perusahaan Modal Ventura
bank/#.VgIOmH2rgdU diposting

152
ISSN 2502-9541