You are on page 1of 1

Industri petrokimia merupakan industri yang memproduksi

bahan kimia yang berasal dari minyak bumi dan gas alam serta
PETROKIMIA bahan bakar fosil dan sumber terbarukan seperti jagung dan tebu.
Industri petrokimia dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu
industri hulu (setengah jadi) dan industri hilir (barang jadi)

DUA KELAS PETROKIMIA


1. Olefin (termasuk etilen dan propilen)
Olefin adalah hidrokarbon tak jenuh dengan sebuah ikatan rangkap terbuka
yang sangat reaktif , sehingga dengan mudah dapat berpolimerisasi membentuk
produk polimer. Jalur olefin yaitu untuk membentu gas-olefin. Dapat
diproduksi dengan bahan baku nafta dan etana. Olefin dihasilkan oleh kilang
minyak. Kimia tanaman menghasilkan olefin dengan cracking uap gas alam cair
seperti etana dan propana.
2. Aromatik (termasuk benzena, toluene, dan isomer silen)
Senyawa aromatik adalah senyawa hidrokarbon tidak jenuh yang mempunyai
rangkaian ikatan atom C secara siklis berupa ikatan atom antara C6-C8 yang
sangat reaktif sehingga akan mudah bereaksi atau berpolimerisasi sehingga
> > >TIGA
membentuk produk KELOMPOK
polimer. PETROKIMIA
Jalur aromatik yaitu denganPRIMER< < < fraksi-
pembentukan
fraksi aromatik. Aromatik dihasilkan
a. Olefin dengan cracking cairan katalitik
b. Aromatik dari fraksi
c. Gas Sintetis
EtIlen minyak
dan propilen
bumi. merupakan Benzenaoleh
Aromatik diproduksi adalah bahan baku
reformasi untuk dariCampuran
katalitik nafta. dari karbon monoksida
sumber penting bahan kimia pewarna dan deterjen sintetik. dan hidrogen yang digunakan untuk
industri dan produk plastik Benzena dan toluena untuk isosianat membuat amonia dan metanol.
sedangkan butadiena digunakan MDI dan TDI yang digunakan dalam Amonia digunakan untuk membuat
pembuatan poliuretan. Silena untuk pupuk urea dan metanol digunakan
dalam pembuatan karet sintetis.
memproduksi plastik dan serat sintetis. sebagai pelarut dan kimia menengah.

PETROKIMIA KOMERSIAL UTAMA DAN TURUNANNYA


Etilena Polietilena; etanol; etilen oksida (etilen glikol, glikol eter, etoksilat); vinil asetat; 1,2-dikloroetana
(trikloroetilen, tetrakloroetilen, vinil klorida)
Isopropil alkohol; akrilonitril; polipropilena; polipropilen oksida (poliol, propilen glikol, glikol eter);
Propilen
asam akrilik (akrilik polimer); alil klorida (epiklorohidrin)
Hidrokarbon C4 Isomer butilena (isobutilen); 1,3-butadiena (karet sintetis)
Olefin lebih tinggi Poliolefin; alpha-olefin; olefin lain yang lebih tinggi; deterjen alkohol

Etilbenzena (stirena [polistirena]); kumena-isopropilbenzena (fenol, aseton, bisphenol A [epoksi resin,


Benzena polikarbonat], pelarut); sikloheksana (asam adipat [nilon], kaprolaktam); nitrobenzena (anilin [metilen
difenil diisosianat {MDI}]; alkilbenzena (deterjen); klorobenzena

Toluena Benzena; toluena diisosianat {TDI} (poliuretan); asam benzoat (kaprolaktam [nilon])
Silena campuran Orto-silena (ftalat anhidrida); para-silena (dimetil tereftalat [poliester], asam tereftalat)

ADITYA RISVAN R. 2A D4 TEKNIK KIMIA PRODUKSI BERSIH - 161424001