You are on page 1of 4

HANDOUT

KOMUNIKASI EFEKTIF
Prof. Dr. dr. Endang Basuki, MPH
Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI
KOMUNIKASI EFEKTIF

KOMUNIKASI
Suatu proses di mana seseorang mengirimkan pesan kepada orang lain, biasanya
dilakukan dengan menggunakan kata atau bahasa.1

UNSUR KOMUNIKASI
Pembuat berita
Berita
Media
Penerima berita
Umpan balik
Lingkungan

BERITA:
Fakta
Gagasan

KOMUNIKASI di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.


Dokter dengan pasien dan keluarganya.
Dokter dengan sesame petugas medis/paramedis dan pegawai administrasi, dan
sebaliknya
Petugas paramedis dengan pasien dan keluarganya
Petugas administrasi dan keluarganya

PERHATIKAN CONTOH BERIKUT :


Minum yang banyak ya!
Jangan tidur terlalu malam, banyak istirahat!
Komunikasi dikatakan efektif bila apa yang ingin disampaikan oleh provider dimengerti oleh
pasien. Pengertian tersebut harus sesuai dengan apa yang diharapkan oleh provider.2

MANFAAT KOMUNIKASI EFEKTIF


Meningkatkan kebutuhan pasien
Meningkatkan kepuasan pasien
Mengurangi tuntutan malpraktek
Meningkatkan kepuasan kerja provider

TINGKAT KOMUNIKASI
1. This is how I perceive me, provider hanya memikirkan diri sendiri (self-awareness)
pada saat berbicara dengan pasien.
2. This how I perceive you, selain memikirkan diri sendiri provider juga mengamati
perilaku pasien dan mendengarkan apa yang dikatakan oleh pasien.
3. This is how I perceive you seeing me and hearing me, pada tingkat ini provider
menyadari apa yang dibicarakan, dilakukan dan dirasakan baik oleh dia sendiri maupun
pasien.
4. This is how I think you see me seeing you. Untuk tercapainya tingkat ini, provider
harus benar-benar memahami situasi pasien saat itu, dan dalam berkomunikasi dengan
pasien selalu bersemangat, serta tanggap terhadap ucapan verbal dan perilaku non-
verbal pasien, terjadinya komunikasi empatik
Bila provider memahami tingkat komunikasi, provider akan dapat mengantisipasi
proses komunikasi tersebut, dapat memahami apa yang tersirat, dan dapat mengetahui
dampak ucapannya terhadap proses komunikasi tersebut.

LANGKAH:
1. Self awareness, kita menyadari bahwa kita sedang berkomunikasi dengan seseorang,
kita sudah bersiap-siap untuk mempraktekkan teori Komunikasi Interpersonal.4
2. Menyadari bahwa orang yang berkomunikasi dengan kita mungkin belum pernah
belajar atau mengetahui bagaimana berkomunikasi dengan baik, jadi tidak usah
hiraukan bagaimana cara mereka berkomunikasi, yang penting kita sendiri tetap
berkomunikasi sesuai dengan ilmu yang kita pelajari.
3. Dengan melakukan atau mempraktekkan setiap hari.

KOMUNIKASI INTERPERSONAL (KIP)


INTERAKSI ANTARA ORANG DENGAN ORANG LAIN, DUA ARAH, VERBAL DAN
NON-VERBAL. SALING BERBAGI INFORMASI DAN PERASAAN ANTARA SATU
DENGAN LAINNYA, ATAU ANTAR INDIVIDU DI DALAM KELOMPOK KECIL.

KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL


Keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang dokter :
Keterampilan melakukan komunikasi verbal.

Keterampilan melakukan komunikasi non-verbal.


Keterampilan melakukan pengamatan komunikasi verbal dan non-verbal pasien.

KOMUNIKASI VERBAL adalah komunikasi melalui kata-kata yang


diucapkan oleh seseorang
Membuat pasien merasa nyaman.

Mengajukan pertanyaan (pertanyaan terbuka dan tertutup diajukan satu-persatu).

Mendengar aktif (refleksi isi, refleksi perasaan, merangkum).

Memberikan informasi.

Menanggapi klien (asumsi, evaluasi, memotong pembicaraan, tidak mencela,


menenteramkan, memuji).

Mendorong klien berbicara.

MEMBUAT PASIEN MERASA NYAMAN


PERILAKU VERBAL:
Petugas menyambut dengan ramah.

Mengucapkan salam.

Menyilakan duduk.

Memperkenalkan diri.

Menciptakan hubungan (rapporting), berbasa-basi dengan klien.

Menjelaskan wewenang dan tanggung jawabnya.

Mempersilakan klien berbicara secara bebas, baik bertanya maupun mengemukakan


pendapat (HAK KLIEN).